Untitled Document
Selasa, 18 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 4 Agustus 2015 18:37
HACKED BY MR.JONES

Selasa, 4 Agustus 2015 18:33
HACKED BY MR.JONES

Selasa, 4 Agustus 2015 18:28
admin tes

Selasa, 4 Agustus 2015 17:42
Pemprov Riau Serahkan KUA-PPAS RAPBD Murni 2016

Selasa, 4 Agustus 2015 17:18
Sejumlah Traffict Light "Ngawur" di Duri Mulai Diperbaiki

Selasa, 4 Agustus 2015 17:09
Kementan RI Akan Kunjungi Kawasan Ketahanan Pangan dan Energi Kampar

Selasa, 4 Agustus 2015 17:06
Pasokan Bakal Masuk 10 Ribu Ton, Stok Beras Riau Cukup Hingga Oktober



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2013 14:22
Tindak Asusila Meningkat,
LAM Rohul Segera Bertemu LKA dan MUI


LAM Rohul prihatin dengan meningkatnya tindak asusila di daerah tersebut. Dalam waktu dekat digelar petemuan dengan LKA dan MUI membahasnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dalam waktu dekat, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hulu akan membahas masalah asusila yang terjadi di masyarakat seperti meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

LAMR Rohul akan kumpulkan seluruh pemangku adat di Lembaga Kerapatan Adat (LKA) dari 16 kecamatan, termasuk kalangan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohul dengan agenda mencari solusi dalam meminimalisir angka pelecehan seksual.

"Rencananya hari ini (Selasa.red) pertemuan kita lakukan, tapi karena bertepatan dengan Ujian Nasional, pertemuan kita undur," jelas Ketua LAMR Rohul, Tengku Rafli Armien di Pasirpangaraian, Selasa (16/4/13).

Beberapa persoalan moral masyarakat masuk dalam agenda pembahasan antara LAMR Rohul, MUI, dan seluruh LKA, seperti kasus pencabulan anak di bawah umur, hamil di luar nikah, dan masalah asusila lain yang rentan terjadi di masyarakat.

Pertemuan dilakukan LAMR Rohul menyusul meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sesuai data Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian, Januari-Maret 2013, sebanyak 13 kasus pelecehan seksual terjadi di Rohul.

Kasus dinilai meningkat, pasalnya kasus pelecehan seksual anak di bawah umur pada 2012 lalu hanya sebanyak 25 kasus, sementara sampai Maret 2013 kasus telah mencapai 13 kasus atau meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.

Di lain tempat, Ketua Pokja Pengaduan Fasilitasi dan Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul, Engki Prima Putra, mengatakan, berdasarkan data laporan masuk ke komisinya selama 2012 lalu ada 17 kasus didominasi kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur seperti terjadi di Kecamatan Tambusai Utara.

Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur sampai Maret 2013 baru 5 kasus. Empat diantaranya masih proses hukum di Kepolisian dan satu kasus lagi sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpangaraian.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LKA Rokan
Sebaiknya yg menjadi ketua LAM rohul jangan dari pejabat rohul, agar adat benar-benar dikuasai oleh orang adat, jangan seperti sekarang kok malah kepala dinas sosial yg jadi ketua LAM , akhirnya bupati seenaknya membelokkan adat istiadat sesuai keing

ORG SOBORANG
PEJABAT DI PEMDA ROHUL BAGAIMANA? KELIHATANNYA BUPATI MENDUKUNG PEJABATNYA MEMBUAT ASUSILA (CONTOHNYA UDAH BANYAK DARI THN 2007 S/D SEKARANG ADEM2 AJA)


Berita Hukum lainnya..........
- Sejumlah Traffict Light "Ngawur" di Duri Mulai Diperbaiki
- Bawa Barang Ilegal, 3 Truk Ditangkap Polres Kampar
- 10 Pekerja Warung Remang-remang Ditangkap Tim Yustisi Kampar
- Yulihasman Gantikan Ramadani sebagai Kapolsek Kuntodarussalam
- Miliki 46,5 Kg Sabu, Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati
- Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Kebun Sawit Warga Kuansing
- Lupa Teken BAP, Supriati Kembali Temui Penyidik KPK di SPN


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.34.173
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com