Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juli 2017 22:40
Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 26 Juli 2017 22:32
Bupati Buka Jambore Kader PKK 2017

Rabu, 26 Juli 2017 21:21
Program Lentera Solusi Atasi Kekurangan Listrik di Siak

Rabu, 26 Juli 2017 20:49
Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat

Rabu, 26 Juli 2017 20:40
Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017

Rabu, 26 Juli 2017 19:55
Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar

Rabu, 26 Juli 2017 19:54
Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi

Rabu, 26 Juli 2017 19:49
Peringatan HAN 2017,
Mahasiswa Riau dan Puskesmas Ajarkan Cara Sikat Gigi‎ ke Murid SD di Rohul


Rabu, 26 Juli 2017 19:45
Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis


Rabu, 26 Juli 2017 19:36
Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 16 April 2013 14:22
Tindak Asusila Meningkat,
LAM Rohul Segera Bertemu LKA dan MUI


LAM Rohul prihatin dengan meningkatnya tindak asusila di daerah tersebut. Dalam waktu dekat digelar petemuan dengan LKA dan MUI membahasnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dalam waktu dekat, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hulu akan membahas masalah asusila yang terjadi di masyarakat seperti meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

LAMR Rohul akan kumpulkan seluruh pemangku adat di Lembaga Kerapatan Adat (LKA) dari 16 kecamatan, termasuk kalangan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohul dengan agenda mencari solusi dalam meminimalisir angka pelecehan seksual.

"Rencananya hari ini (Selasa.red) pertemuan kita lakukan, tapi karena bertepatan dengan Ujian Nasional, pertemuan kita undur," jelas Ketua LAMR Rohul, Tengku Rafli Armien di Pasirpangaraian, Selasa (16/4/13).

Beberapa persoalan moral masyarakat masuk dalam agenda pembahasan antara LAMR Rohul, MUI, dan seluruh LKA, seperti kasus pencabulan anak di bawah umur, hamil di luar nikah, dan masalah asusila lain yang rentan terjadi di masyarakat.

Pertemuan dilakukan LAMR Rohul menyusul meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sesuai data Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian, Januari-Maret 2013, sebanyak 13 kasus pelecehan seksual terjadi di Rohul.

Kasus dinilai meningkat, pasalnya kasus pelecehan seksual anak di bawah umur pada 2012 lalu hanya sebanyak 25 kasus, sementara sampai Maret 2013 kasus telah mencapai 13 kasus atau meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.

Di lain tempat, Ketua Pokja Pengaduan Fasilitasi dan Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul, Engki Prima Putra, mengatakan, berdasarkan data laporan masuk ke komisinya selama 2012 lalu ada 17 kasus didominasi kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur seperti terjadi di Kecamatan Tambusai Utara.

Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur sampai Maret 2013 baru 5 kasus. Empat diantaranya masih proses hukum di Kepolisian dan satu kasus lagi sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpangaraian.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LKA Rokan
Sebaiknya yg menjadi ketua LAM rohul jangan dari pejabat rohul, agar adat benar-benar dikuasai oleh orang adat, jangan seperti sekarang kok malah kepala dinas sosial yg jadi ketua LAM , akhirnya bupati seenaknya membelokkan adat istiadat sesuai keing

ORG SOBORANG
PEJABAT DI PEMDA ROHUL BAGAIMANA? KELIHATANNYA BUPATI MENDUKUNG PEJABATNYA MEMBUAT ASUSILA (CONTOHNYA UDAH BANYAK DARI THN 2007 S/D SEKARANG ADEM2 AJA)


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi
- Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta
- Dua Korban Ledakan TNT Milik TNI AU di Rohul Dirujuk ke Jakarta dan Pekanbaru
- Kepergok Buang Sabu, Seorang Warga Inhu Diamankan Polisi
- Korupsi Belanja Rutin,
Bendahara Dinas Cipta Karya Kampar Dihukum 1 Tahun 6 Bulan

- Pemalsuan TTD Izin Prinsip Bupati,
Pengacara Tersangka Sebut B Harus Bertanggungjawab

- Berstatus Tersangka, Syahrani Andrian Tetap Dilantik Jadi Direktur BUMD Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.109.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com