Untitled Document
Selasa, 21 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 16 September 2014 10:56
Jaksa Kasasi Atas Putusan Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil

Selasa, 16 September 2014 10:39
Dibangun Caltex,
Tak Terbayangkan Andai SMAN I Belum Berdiri


Selasa, 16 September 2014 10:28
Diundang Dengar Klarifikasi,
Aktivis BEM Tolak Amplop Pemberian Gubri


Selasa, 16 September 2014 10:25
Kembali Berasap, di Riau Muncul 114 Titik Panas

Selasa, 16 September 2014 09:14
Berhutang, Anggota DPRD di Riau Ramai-ramai Gadaikan SK

Selasa, 16 September 2014 07:34
Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Mandau Gelar Razia Malam

Selasa, 16 September 2014 07:33
Polresta Pekanbaru Tangkap Tiga Perampok Sekaligus Maling



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2013 14:22
Tindak Asusila Meningkat,
LAM Rohul Segera Bertemu LKA dan MUI


LAM Rohul prihatin dengan meningkatnya tindak asusila di daerah tersebut. Dalam waktu dekat digelar petemuan dengan LKA dan MUI membahasnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dalam waktu dekat, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hulu akan membahas masalah asusila yang terjadi di masyarakat seperti meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

LAMR Rohul akan kumpulkan seluruh pemangku adat di Lembaga Kerapatan Adat (LKA) dari 16 kecamatan, termasuk kalangan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohul dengan agenda mencari solusi dalam meminimalisir angka pelecehan seksual.

"Rencananya hari ini (Selasa.red) pertemuan kita lakukan, tapi karena bertepatan dengan Ujian Nasional, pertemuan kita undur," jelas Ketua LAMR Rohul, Tengku Rafli Armien di Pasirpangaraian, Selasa (16/4/13).

Beberapa persoalan moral masyarakat masuk dalam agenda pembahasan antara LAMR Rohul, MUI, dan seluruh LKA, seperti kasus pencabulan anak di bawah umur, hamil di luar nikah, dan masalah asusila lain yang rentan terjadi di masyarakat.

Pertemuan dilakukan LAMR Rohul menyusul meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sesuai data Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian, Januari-Maret 2013, sebanyak 13 kasus pelecehan seksual terjadi di Rohul.

Kasus dinilai meningkat, pasalnya kasus pelecehan seksual anak di bawah umur pada 2012 lalu hanya sebanyak 25 kasus, sementara sampai Maret 2013 kasus telah mencapai 13 kasus atau meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.

Di lain tempat, Ketua Pokja Pengaduan Fasilitasi dan Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul, Engki Prima Putra, mengatakan, berdasarkan data laporan masuk ke komisinya selama 2012 lalu ada 17 kasus didominasi kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur seperti terjadi di Kecamatan Tambusai Utara.

Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur sampai Maret 2013 baru 5 kasus. Empat diantaranya masih proses hukum di Kepolisian dan satu kasus lagi sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpangaraian.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LKA Rokan
Sebaiknya yg menjadi ketua LAM rohul jangan dari pejabat rohul, agar adat benar-benar dikuasai oleh orang adat, jangan seperti sekarang kok malah kepala dinas sosial yg jadi ketua LAM , akhirnya bupati seenaknya membelokkan adat istiadat sesuai keing

ORG SOBORANG
PEJABAT DI PEMDA ROHUL BAGAIMANA? KELIHATANNYA BUPATI MENDUKUNG PEJABATNYA MEMBUAT ASUSILA (CONTOHNYA UDAH BANYAK DARI THN 2007 S/D SEKARANG ADEM2 AJA)


Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Kasasi Atas Putusan Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil
- Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Mandau Gelar Razia Malam
- Polresta Pekanbaru Tangkap Tiga Perampok Sekaligus Maling
- Dugaan Pencabulan Gubri,
Laporan Sulastri Dimasukkan ke Berkas Kasus Wide

- Polisi Serahkan Tiga Kerangka Korban Mutilasi pada Keluarga
- Gunakan Air Shoftgun, Pemuda 20 Kali Merampas di Stadion Utama
- Membandel, Disnaker Dumai Bakal Datangi PT. PKP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.41.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com