Untitled Document
Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 25 Juli 2014 21:34
Kebakaran Ludeskan 98 Hektar Kebun Kelapa Sawit di Buluh Nipis, Kampar

Jum’at, 25 Juli 2014 21:32
Jelang Lebaran, Stok Daging di Rohul Aman

Jum’at, 25 Juli 2014 21:30
Disediakan Sanksi Berat bagi PNS Rohul Perpanjang Cuti Lebaran

Jum’at, 25 Juli 2014 15:52
Tiga Pejabat Polres Kampar Sertijab

Jum’at, 25 Juli 2014 15:42
Bupati dan Wabup Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2014

Jum’at, 25 Juli 2014 15:38
Lebaran, Warga Bengkalis Dihimbau Tidak Panik dan Doyan ‘Borong’ Bensin

Jum’at, 25 Juli 2014 15:36
Relawan Peduli Gaza Galang Dana di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2013 14:22
Tindak Asusila Meningkat,
LAM Rohul Segera Bertemu LKA dan MUI


LAM Rohul prihatin dengan meningkatnya tindak asusila di daerah tersebut. Dalam waktu dekat digelar petemuan dengan LKA dan MUI membahasnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dalam waktu dekat, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hulu akan membahas masalah asusila yang terjadi di masyarakat seperti meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

LAMR Rohul akan kumpulkan seluruh pemangku adat di Lembaga Kerapatan Adat (LKA) dari 16 kecamatan, termasuk kalangan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohul dengan agenda mencari solusi dalam meminimalisir angka pelecehan seksual.

"Rencananya hari ini (Selasa.red) pertemuan kita lakukan, tapi karena bertepatan dengan Ujian Nasional, pertemuan kita undur," jelas Ketua LAMR Rohul, Tengku Rafli Armien di Pasirpangaraian, Selasa (16/4/13).

Beberapa persoalan moral masyarakat masuk dalam agenda pembahasan antara LAMR Rohul, MUI, dan seluruh LKA, seperti kasus pencabulan anak di bawah umur, hamil di luar nikah, dan masalah asusila lain yang rentan terjadi di masyarakat.

Pertemuan dilakukan LAMR Rohul menyusul meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Sesuai data Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian, Januari-Maret 2013, sebanyak 13 kasus pelecehan seksual terjadi di Rohul.

Kasus dinilai meningkat, pasalnya kasus pelecehan seksual anak di bawah umur pada 2012 lalu hanya sebanyak 25 kasus, sementara sampai Maret 2013 kasus telah mencapai 13 kasus atau meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.

Di lain tempat, Ketua Pokja Pengaduan Fasilitasi dan Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul, Engki Prima Putra, mengatakan, berdasarkan data laporan masuk ke komisinya selama 2012 lalu ada 17 kasus didominasi kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur seperti terjadi di Kecamatan Tambusai Utara.

Kasus pelecehan seksual anak di bawah umur sampai Maret 2013 baru 5 kasus. Empat diantaranya masih proses hukum di Kepolisian dan satu kasus lagi sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpangaraian.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LKA Rokan
Sebaiknya yg menjadi ketua LAM rohul jangan dari pejabat rohul, agar adat benar-benar dikuasai oleh orang adat, jangan seperti sekarang kok malah kepala dinas sosial yg jadi ketua LAM , akhirnya bupati seenaknya membelokkan adat istiadat sesuai keing

ORG SOBORANG
PEJABAT DI PEMDA ROHUL BAGAIMANA? KELIHATANNYA BUPATI MENDUKUNG PEJABATNYA MEMBUAT ASUSILA (CONTOHNYA UDAH BANYAK DARI THN 2007 S/D SEKARANG ADEM2 AJA)


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Pejabat Polres Kampar Sertijab
- Pengamanan Lebaran,
13 CCTv Untuk Pantau Titik Rawan di Pekanbaru

- Azas Disparitas Diabaikan, Terpidana Korupsi BLK Siak Kecewa
- Polsek Tebing Tinggi Amankan Ganja dan Pengedarnya
- Tiga Hari Operasi Ketupat di Riau, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Raya
- Usai Sidang,
Tahanan Narkoba Kejari Pekanbaru Kabur di PN Pekanbaru

- Polres Rohil Tangkap Kontainer Bermuatan Kayu Pakai Dokumen Palsu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.138.238
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com