Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2013 06:30
Dua Terdakwa Kasus Kredit Macet BRK Divonis 4 Tahun

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru menilai dua terdakwa kredit macet Bank Riau Kepri bersalah. Vonis hukuman 4 tahun penjara dijatuhkan.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua terdakwa kasus kredit macet di Bank Riau Kepri (BRK), Yumadris, mantan Kepala Cabang BRK Batam, dan Buchari Arrahim, mantan Direktur Pemasaran BRK. Akhirnya divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Sidang putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Krosbin L Gaol SH, pada Senin (15/4/13) malam itu, keduanya divonis 4 tahun kurungan penjara. Selain itu, majelis hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 300 juta atau subsider selama 1 bulan,

" Atas perbuatan terdakwa yang terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 Undang Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001. Terdakwa dijatuhi hukuman selama 4 tahun penjara, dan denda sebesar Rp 300 juta atau subsider selama 1 bulan kurungan," terang Krosbin.

Amar putusan majelis hakim tersebut, sudah berdasarkan segala pertimbangan pertimbangan. Baik yang meringankan maupun yang memberatkan.

Usai majelis hakim membacakan amar putusannya, kedua terdakwa menyatakan pikir pikir atas putusan vonis hakim tersebut.

Sementara itu usai persidangan. Wira, pihak keluarga terdakwa, sangat yakin jika Buchori dan Yumidris tidak bersalah dan tidak melakukan tindak pidana korupsi. Mereka berdua murni hanya tugas.

" Saya yakin paman saya, Buchori tidak bersalah dalam perkara ini. Beliau hanya menjalankan tugas yang semata mata untuk menyelamatkan kondisi Bank Riau Kepri," tuturnya.

Seperti diketahui, putusan vonis terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oka Regina SH, yang menuntut terdakwa selama 6 tahun penjara. Karena melanggar Pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 Undang Undang No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001.

Selain itu, keduanya juga dikenakan denda sebesar Rp 500 juta, atau subsider selama 3 bulan penjara. Atas pemberian kredit Rp35,2 miliar ke Arya Wijaya, Dirut PT Saras, yang berujung kredit macet.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan
- Sidang Pemalsuan Surat Tanah,
Saksi Ngaku Pernah Diminta Batalkan Jual Beli Lahan

- Gabungan Polda Riau dan Mabes Polri Tangkap Pelaku Hate Speech Medsos


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.104.53
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com