Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 29 Mei 2016 20:18
Sambut Ramadhan,
Masyarakat Tapung Pekanbaru Gelar Silaturahmi Akbar dan Pelantikan IKTS


Ahad, 29 Mei 2016 19:41
Empat Nama Gugur,
Besok Pagi, Pansel Umumkan Tiga Nama Calon Sekdaprov Riau


Ahad, 29 Mei 2016 19:04
Sabet Juara II Tahun Lalu,
Modifikator Ryan Fadhlan Optimis Juara Lagi di HMC 2016 Pekanbaru


Ahad, 29 Mei 2016 18:48
Selamatkan Generasi Rohul dari Narkoba, Polsek Tandun Bentuk GRANT

Ahad, 29 Mei 2016 18:41
Bupati Kampar Hadiri Syukuran Listrik Masuk Desa Sungai Agung

Ahad, 29 Mei 2016 18:37
Gila Keseringan Hisap Lem dan Ganja,
Pengangguran di Lima Puluh Pekanbaru Nekat Gantung Diri


Ahad, 29 Mei 2016 18:30
Dirawat di RSUD Arifin Achmad,
Bayi Penderita Atresia Bilier Asal Inhil Harus Dirujuk ke RSCM Jakarta




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Selamatkan Generasi Rohul dari Narkoba, Polsek Tandun Bentuk GRANT
- Gila Keseringan Hisap Lem dan Ganja,
Pengangguran di Lima Puluh Pekanbaru Nekat Gantung Diri

- Organda: Angkutan Barang Dilarang Melintas H-5 Sampai H-1 Lebaran
- Miliki "Garam Setan", 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Dua Pelaku Jamret di Bangkinang, Kampar Tertangkap Warga
- Petugas Berhasil Selamatkan Gudang Keputuhan Pokok di Ujungbatu dari Kebakaran
- Jaksa Sudah Periksa 15 Saksi Dugaan Korupsi Dana Universitas KM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.191.202
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com