Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 00:16
Meski Bebas Hot Spot, Rohil Tetap Diselimuti Asap

Kamis, 18 September 2014 00:10
SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik


Kamis, 18 September 2014 00:08
Kasus DBD Sempat Turun,
Petugas Diskes Bengkalis Tetap Maksimalkan Pencegahan


Kamis, 18 September 2014 00:06
Menhut Berharap Gambut Semanjung Kampar Jangan Tinggal Kenangan

Kamis, 18 September 2014 00:03
Juara Grup Liganus Putaran II, Persikalis Melaju ke Semifinal

Rabu, 17 September 2014 23:59
Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan


Rabu, 17 September 2014 23:16
Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- DPRD Geram,
Dahlan Iskan Didesak Umumkan Nama Pejabat Riau Pemeras PT Adhi Karya

- Polisi Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru, 12 WNA Ditangkap
- Dua Lagi Tersangka Proyek PLUT Diskop Kampar Ditahan Kejari
- Pemilik Lahan Segera Dipanggil,
Polhut Dishutbun Rohul Amankan 3 Perambah HL Bukit Suligi Tandun

- Didukung Tim Investigasi Gabungan,
Polres Inhil Proses Dugaan Penyimpangan Terbitnya Izin PT SAL

- Petugas LP Bangkinang Berhasil Gagalkan Penyeludupan Shabu- ke dalam Lapas
- Polda Riau Musnahkan Puluhan Juta Rupiah Sabu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.254.108
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com