Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 21 Oktober 2014 12:19
1

Selasa, 21 Oktober 2014 11:32
Tundukan Tuan Rumah 2-0,
Takraw Beregu Putri Meranti Melaju ke Semi Final Porprov Riau VIII


Selasa, 21 Oktober 2014 11:28
Meranti Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Ke-IX 2017

Selasa, 21 Oktober 2014 11:07
Lawan Arus, Pajero Gilas Pasutri Pengendara Motor di Pekanbaru

Selasa, 21 Oktober 2014 10:12
10 Madrasah Rohul Terima Block Grant Percepat Akreditasi Program Join RI-Australia

Selasa, 21 Oktober 2014 09:58
Truk Muatan 147 Batang Kayu Olahan Ilegal Diamankan Polisi di Rohil

Selasa, 21 Oktober 2014 08:47
Rekan Kena Pukul, Wartawan Rohil Gelar Solidaritas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Lawan Arus, Pajero Gilas Pasutri Pengendara Motor di Pekanbaru
- Truk Muatan 147 Batang Kayu Olahan Ilegal Diamankan Polisi di Rohil
- Rekan Kena Pukul, Wartawan Rohil Gelar Solidaritas
- Pegawai Dipenda Duri Dirampok
- Korupsi Dana Program K2I,
Tersangka Susilo Jalani Pemeriksaan Kejati Riau

- Pencuri ATM di Pekanbaru Tertangkap Warga dan Ditembak Polisi
- Korupsi Proyek Peningkatan Jalan Lukun-Sungai Tohor, Meranti,
Dua Lagi Terdakwa Dituntut Jaksa 8 tahun Penjara



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.103.17
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com