Untitled Document
Jumat, 8 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:50
Satu Pelaku Berhasil Kabur,
Ketahuan, Seorang Pejambret Dihajar Massa di Kampar


Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:45
6 Pintu Rumah Kontrakan di Simpang PIR-Rohul Ludes Terbakar

Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:42
Visibility 3 Km, Pekanbaru Mulai Dikepung Asap

Jum’at, 27 Pebruari 2015 10:33
Dari Malaka, Tennas Effendy Bersiap Dibawa ke Pekanbaru

Jum’at, 27 Pebruari 2015 06:48
Bulog Akui Naiknya Harga Beras Ikut Turut Dipicu Raskin yang tak Optimal

Kamis, 26 Pebruari 2015 20:54
Datangi Warga, Pukesmas Panipahan, Rohil Gelar Pengobatan Gratis

Kamis, 26 Pebruari 2015 20:47




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Satu Pelaku Berhasil Kabur,
Ketahuan, Seorang Pejambret Dihajar Massa di Kampar

- ‎Dugaan Korupsi Dana BOS di SMKN,
Kejari Siak Tingkatkan ke Penyidikan dan "Siapkan" 3 Tersangka

- Pelaku Lolos, Polsek Rumbai Pesisir, Pekanbaru Gerebek Rumah Bandar Narkoba
- Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II,
Jaksa Temukan Bukti Adanya Tersangka Baru

- Dugaan Korupsi Lahan Asrama Haji,
Jaksa Periksa Mantan Kasubag Pertanahan Pemprov Riau

- Satu Malam 3 Rumah Terbakar di Inhu,
Satu Keluarga Tewas Dalam Kebakaran di Kuala Cenaku

- Terlibat Dugaan Korupsi dan TPPU Penyertaan Modal Rp300 M Dirut PT. BLJ Group Bengkalis No Comment


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.179.210
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com