Untitled Document
Selasa, 11 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juli 2015 12:20
Kapolsek Kompol Razif Pimpin Pemadaman Karhutla di Pangkalan Kerinci

Selasa, 28 Juli 2015 12:17
Daftar ke KPU Meranti, Irwan-Said Hasyim diusung 80 Persen Kursi

Selasa, 28 Juli 2015 11:35
Tinggalkan Senjata Laras Pendek, Dua Kelompok Pemuda Terlibat Perlahian di Langgam

Selasa, 28 Juli 2015 10:16
Mendaftar, Dua Parpol Pengusung IKO Ditolak KPU Kuansing

Selasa, 28 Juli 2015 07:43
Gencar Mensosialisasikan, Bupati Kampar Ajak Percepat Realisasi RTMPE

Senin, 27 Juli 2015 22:55
Hari Anak Nasional,
Bupati Achmad Ajak Orangtua Jauhkan Anak dari Bahaya Teknologi


Senin, 27 Juli 2015 22:47
350 CPNS Bengkalis Terima SK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Tinggalkan Senjata Laras Pendek, Dua Kelompok Pemuda Terlibat Perlahian di Langgam
- Tingkatkan Kinerja, Kejati Riau Gelar Rapat Paripurna
- Peras Supir Truk,
Polantas Gadungan di Pekanbaru Dibekuk Polisi

- Seorang Pria Mabuk di Dumai Dihajar Massa Hingga Tewas
- Curi Uang Rp70 Juta di Showroom Alfa Mobil,
Pengangguran di Pahlawan Kerja, Marpoyan Damai Dikerangkeng

- Lengkapi Penyidikan Dugaan TPPU PT BLJ, Kejari Bengkalis Tunggu Analisis OJK
- Antisipasi Pelanggaran Lalu Lintas,
Satlantas Polres Bengkalis Hunting di Jalan Utama di Duri



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.50.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com