Untitled Document
Selasa, 16 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 5 Mei 2015 19:02
Anggota DPD Asal Riau Intsiwati Ayus Gelar Dialog Terbuka

Selasa, 5 Mei 2015 18:55
DPRD Riau Minta Jabatan Sekwan DPRD Riau Diassesment Ulang

Selasa, 5 Mei 2015 18:51
Kasatpol PP Riau Buka Acara Pemberdayaan Satlinmas Pengamanan Swakarsa

Selasa, 5 Mei 2015 18:00
Tiga Bulan Gaji Karyawan Tak Dibayar,
Disnaker Pekanbaru Akan Perikasa RS Lancang Kuning


Selasa, 5 Mei 2015 17:54
Edarkan Sabu-sabu, Tiga Pria Ditangkap di Kampar

Selasa, 5 Mei 2015 17:49
Imigran Gelap Diduga Punya Usaha Kafe,
Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru Desak Pemko Bersikap Tegas


Selasa, 5 Mei 2015 17:44
Lantik Kades,
Bupati Meranti Minta Himpun Semua Aspirasi untuk Percepatan Kemajuan Desa




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Edarkan Sabu-sabu, Tiga Pria Ditangkap di Kampar
- Polres Dumai Tangkap Dua Mahasiswa Diduga Pengguna Pil Ekstasi
- Kunci Jawaban Bocor, Peserta Seleksi Anggota PPK Rohul Tuntut Tes Ulang
- 12 Peserta UN SMP di Bengkalis Kerjakan Soal di Penjara
- Satpol PP Bengkalis Kembali Amankan Sejumlah Wanita Diduga Pelacur
- Kemungkinan Bupati Rohul Dipanggil Paksa
- Satu Tersangka Ditembus Peluru,
Polsek Tampan Ringkus Dua Kawanan Pembobol Kartu ATM di Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.255.172
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com