Untitled Document
Sabtu, 11 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Mei 2015 22:48
Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri

Jum’at, 29 Mei 2015 22:38
REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya

Jum’at, 29 Mei 2015 22:02
Waisak Fair Pekanbaru Diikuti 120 Stand

Jum’at, 29 Mei 2015 21:48
Polres Kampar Gagalkan Penyelewengan 990 Liter Bensin

Jum’at, 29 Mei 2015 21:39
Juara Tiga Tingkat Riau, Formi Rohul Tetap Banggakan Daerah

Jum’at, 29 Mei 2015 21:29
TPID Riau dan Komisi XI DPR-RI Bahas Solusi Inflasi

Jum’at, 29 Mei 2015 21:25
Kunjungi Sejumlah Sekolah,
Polres Pelalawan Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pangkalan Lesung




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri
- Polres Kampar Gagalkan Penyelewengan 990 Liter Bensin
- Kunjungi Sejumlah Sekolah,
Polres Pelalawan Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pangkalan Lesung

- Untuk Diperlombakan Tingkat Polda,
31 Siswa SDN 007 Wakili Pocil Satlantas Polres Pelalawan

- Nekat Merampok Warung di Tenayan Raya,
Warga Pelalawan Nyaris Dibakar Massa di Pekanbaru

- Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Embarkasi Haji,
Kejati Riau Belum Tahan M Guntur Sebagai Tersangka

- Ditodong Pisau,
Motor Warga Rumbai Dirampas Kawanan Begal Mengaku Polisi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.174.11
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com