Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Maret 2017 09:32
Ketua PC Inhil Ikuti Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 April 2013 13:28
Insiden Pengejaran Maling Sawit,
Balita Asal Bengkalis Tertembus Peluru Nyasar Polisi


Seorang balita berusia 4 tahun harus dirawat intensif. Ia tertembus peluru nyasar aparat kepolisian yang sedang mengejar maling buah kelapa sawit di Pinggir, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU-Seorang bocah bernama Rendi (4), warga Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir terkena peluru nyasar dari BKO Brimobda Riau yang melakukan pengejaran terhadap maling ("ninja") sawit di areal perusahaan PT Adei Plantations.

Saat ini korban tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru.

Paman korban, Nitra (32) yang dijumpai wartawan di RS Bhayangkara, Senin (15/4/13), menyebutkan keponakannya itu kena tembakan kemarin sekira pukul 11.00 WIB.

"Saat itu korban dibawa oleh ayahnya yang akan memotong karet di areal perkebuban milik PT Adei. Pada waktu bersamaan petugas sedang melakukan pengejaran terhadap maling sawit," tuturnya.

Peluru nyasar itu, imbuh Nitra, mengenai bahu kiri korban. Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Semantara dari pantauan riauterkini di RS Bhayangkara, kondisi korban sudah membaik. Bahu korban terlihat diperban sedangkan tangannya dipasang slang infus.***(son)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Polisi siluman
Senpi di letuskan krna si "maling" ga bs di "86" kan oleh Polisi...... akhirnya dpt mslah deh tu Polisi... Emang uda bobrok Citra Polisi

Pijon
seharusnya di usut secara hukum ,mau peluru nyar kek namanya ,itu udah pelanggaran , kalau sempat meninggal dunia


Berita Hukum lainnya..........
- Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai
- Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing
- Sat Reskrim Polres Inhil Tangkap Bandar Judi Rolet dan Pemain Judi Klotok
- Kilang Sagu Aseng Makan Korban,
Seorang Warga Meranti Meregang Nyawa Tersengat Arus Listrik

- 318 Buruh JO RWP Di-PHK Tanpa Pesangon
- Tutup Orientasi dan Tradisi Pembaretan,
Kapolres Pesankan Brigadir Remaja Harus Membaur dengan Masyarakat

- 2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.107.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com