Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Juli 2016 19:51
Catatan KontraS,
Inilah Jejak Kasus Dua Warga Meranti Hingga Divonis Mati


Jum’at, 29 Juli 2016 19:35
Sudah Tujuh Bulan,
3.000 Guru MDA dan Madrasah tidak Terima Bantuan Hibah dari Pemkab Rohul


Jum’at, 29 Juli 2016 19:23
Beri Bantuan Insentif Rp30 Juta,
Pengelola Ponpes Mamba'ul Ma'arif Sebut” APP Penyemangat Mereka


Jum’at, 29 Juli 2016 19:09
Komisi I DPR RI Lihat Langsung Alutsista di Lanud Roesmin Nurjadin

Jum’at, 29 Juli 2016 17:57
Masuk Eksekusi Mati Jilid III,
Gambaran Hidup Pujo dan Agus di Kepulauan Meranti


Jum’at, 29 Juli 2016 17:46
Minggu Depan, Gubri Lantik Ahmad Hijazi Jadi Sekdaprov Riau

Jum’at, 29 Juli 2016 17:00
PLN Rayon Dumai Kembali Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Catatan KontraS,
Inilah Jejak Kasus Dua Warga Meranti Hingga Divonis Mati

- Komisi I DPR RI Lihat Langsung Alutsista di Lanud Roesmin Nurjadin
- Eksekusi Mati Jilid III,
Dua Warga Meranti Selamat Dari Regu Tembak Nusakambangan

-
- Satu Ditangkap Paksa,
Dua Tahanan Kabur Polsek Kubu, Rohil Menyerahkan Diri

- Istri Siri Korban KDRT di Ujungbatu Laporkan Suami ke Polisi
- Jaksa Limpahkan Perkara Penimbunan Miras dan Rokok Tanpa Cukai


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.101.145
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com