Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Mei 2016 20:53
‎Siaga Darurat Karlahut Diperpanjang Hingga Empat Bulan ke Depan

Senin, 30 Mei 2016 20:00
Pelayanan Perizinan Terbaik Nasional, Bupati Siak Terima Piala dan Piagam

Senin, 30 Mei 2016 19:54
Sekdakab Kampar Hadiri Penanaman Karet Perdana di Kecamatan XIII Koto Kampar

Senin, 30 Mei 2016 19:51
Menkopolhukam dan Gubri Saksikan MoU BRG bersama 11 Universitas

Senin, 30 Mei 2016 19:46
Mudik Lebaran, Organda Siapkan 46 Ribu Bus

Senin, 30 Mei 2016 19:09
Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan


Senin, 30 Mei 2016 18:22
Terganjal Aturan Baru, Ranperda Tata Kelola BUMD Dua Kali Gagal Disahkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan

- Pegang Kemaluan Anak di Bawah Umur, Ayah Tiri di Sinaboi Rohil Ditangkap
- Korupsi Pertanggungjawaban Dana Satker,
Tiga Bendahara Pemkab Bengkalis Dituntut 4 dan Tahun Penjara

- Gunakan Kaos Berlogo Palu-Arit,
Warga Airmolek Inhu Ditangkap Polisi

- Paman Cabul Ditangkap Polisi di Rohil
- Tidak Kantongi Izin,
Dua Tempat Karoke di Perawang, Siak Diduga Ilegal

- Ops Patuh SIAK 2016 di Rohul,
Satu Nyawa Melayang dan 652 Pengendara Ditilang



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.48.54
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com