Untitled Document
Ahad, 18 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 5 Juli 2015 00:29
Kemacetan Jalan Lintas Duri-Pekanbaru Capai 7 Jam

Ahad, 5 Juli 2015 00:25
Pengundian Shop and Win SKA Tahap II Periode VI,
Delapan Pemenang Bawa Pulang Hadiah Istimewa


Ahad, 5 Juli 2015 00:18
Rp65 Juta Gaji Poktan Inhu Dirampok OTK

Sabtu, 4 Juli 2015 21:20
Buka Bersama Keluarga Wartawan,
Riauterkinicom Serahkan THR Sebagai Hak Karyawan


Sabtu, 4 Juli 2015 16:57
Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda

Sabtu, 4 Juli 2015 16:55
Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas,
Satlantas Polresta Pekanbaru Terjunkan Personil ke Pusat Perbelanjaan


Sabtu, 4 Juli 2015 16:50
Mayat Wanita Membusuk di Tampan Pekanbaru Ternyata Mahasiswi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Rp65 Juta Gaji Poktan Inhu Dirampok OTK
- Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda
- Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas,
Satlantas Polresta Pekanbaru Terjunkan Personil ke Pusat Perbelanjaan

- Mayat Wanita Membusuk di Tampan Pekanbaru Ternyata Mahasiswi
- Warga Desa Dayo Rohul Blokir Jalan, Aktivitas 4 Perusahaan Terganggu
- Jual Sabu-sabu, Seorang Kakek Diciduk Sat Res Narkoba Polres Kampar
- Security Bandara SSK II Rampas Ransel Wartawan RTV


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.46.95
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com