Untitled Document
Rabu, 22 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 17 September 2014 11:50
Polres Dumai Ciduk Gebong Besar Narkoba

Rabu, 17 September 2014 11:48
53 Paket Senilai Rp38 Miliar di Disdik Pelalawan Batal Dilelang

Rabu, 17 September 2014 11:45
RSUD AA Segera Lakukan Pengadaan Alat Kesehatan Rp30 Miliar

Rabu, 17 September 2014 11:26
Bupati Rohil Peringati Hari Perhubungan dan Koperasi di Baganbatu

Rabu, 17 September 2014 11:16
Kabut Asap, Diskes Siagakan 74 Ribu Masker

Rabu, 17 September 2014 11:14
Asap Menebal, Anak di Rohul Diminta Kurangi Aktifitas di Luar

Rabu, 17 September 2014 10:38
Dikepung Asap, Kualitas Udara di Pekanbaru tak Sehat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Ciduk Gebong Besar Narkoba
- Merasa Terdholimi, AC Siap Bongkar Korupsi Dishub Dumai
- Gonjang-ganjing Hutang Proyek PON,
Siapa Dituding Dahlan Minta Komisi 5 Persen?

- Maling Gondol Uang Rp120 Juta ADD Lubuk Mandian Gajah, Pelalawan
- Kejari Siak Tahan Dua Tersangka Korupsi yang Berbeda
- Perampas dan Penggelapan Sepeda Motor di Pekanbaru Ditangkap Polisi
- Kesemberautan Pasar Pagi Arengka,
Oktober, Satpol PP Usir Paksa PKL di Jalur Hijau dan Badan Jalan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.236.20
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com