Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 26 September 2016 13:37
Hyundai Pekanbaru Perpanjang Program Spesial Diskon Hingga 20 Oktober 2016

Senin, 26 September 2016 13:30
Catatan Ibadah Haji Bagus Santoso,
Cara Terbaik Sucikan Hati dan Mendamaikan Jiwa


Senin, 26 September 2016 13:29
Sekdakab Meranti Harap ASN dan Honorer Patuhi Kebijakan Pimpinan

Senin, 26 September 2016 12:56
Ide Tolak Sebutan Sekedar Pemecah Suara di Pilkada Pekanbaru

Senin, 26 September 2016 12:51
Dispora Riau Taja Pelatihan Peningkatan Komptensi Pelatih Paskibra

Senin, 26 September 2016 12:46
Sudah Sepekan Genangan Air dan Galian Kabel PLN Macetkan Jalan Soeta

Senin, 26 September 2016 11:51
Aktivis FPR Peringati Hari Tani Nasional dengan Demo di DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- 3 Napi Lapas Bengkalis Kedapatan Edarka Sabu
- Tabrak Pos Satpam PTPN V di Inhu, Pengemudi Xenia Meninggal
- Tak Senang Tersenggol Motor, Warga Inhil Bacok Wajah Penyenggol
- Kesal Listrik Sering Padam, Kantor PLN Ujungbatu Diserbu Warga
- Ruang Penmas Polda Riau Terbakar Dini Hari Tadi
- Polsek Lirik Inhu Temukan Bong Sabu di Rumah Korban Pembunuhan Tukang Kebun
- KPK Dituding Ogah Tindak-lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Kuansing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.68.206
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com