Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 24 Nopember 2014 21:50
Longsor di Minas, Siak,
Bupati Siak Langsung Turun Tangan dan Berikan Santunan


Senin, 24 Nopember 2014 21:41
Bunuh Janda, Oknum Polisi Terancam Dipecat

Senin, 24 Nopember 2014 21:35
Dewan Siak Sampaikan Hasil Reses Dihapan Wakil Bupati

Senin, 24 Nopember 2014 21:31
OJK : Kandidat Pengurus BRK Wajib Fit and Proper

Senin, 24 Nopember 2014 21:28
Pasca Direndam Banjir,
Murid SDN 003 Kepenuhan Hulu, Rohul Belum Belajar


Senin, 24 Nopember 2014 21:24
Warga Tenayan Raya, Pekanbaru Ditangkap Simpan Sabu

Senin, 24 Nopember 2014 21:17
Puluhan Rumah di Meranti Pandak Terendam Banjir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Bunuh Janda, Oknum Polisi Terancam Dipecat
- Warga Tenayan Raya, Pekanbaru Ditangkap Simpan Sabu
- Seorang Pemuda di Rohul Diduga Setubuhi Murid SD Sebanyak 6 Kali
- 30 Napi Narkoba Lapas Bangkinang, Kampar Dapat Penyuluhan
- Guru SD Di Duri Tewas Ditabrak Bus Makmur Trayek Medan-Pekanbaru
- Dugaan Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM di KHTN Kampar,
Dipanggil Penyidik, Pemohon SHM Mangkir di Kejati Riau

- Kalau Ada Mahasiswa Demo Presiden,
Danrem: Jangan Harap Bisa Sampai di Ring Tiga



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.23.57.182
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com