Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Agustus 2015 21:15
Sidang Senat Ternuka PCR Lantik 611 Mahasiswa Baru

Sabtu, 29 Agustus 2015 21:12
Terpantauan 47 Titik Panas, 29 Terindikasi Karhutla di Riau

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:37
Prof Dr Irwandi Jaswir MSc: Kebijakan Industri Halal Mesti Terintegrasi

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:34
Jendela Kantor Posmetro Rohil Dicongkel Maling, Dua HP Wartawan Raib

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:24
Proyek Jalan Rigid di Tambusai Makan Korban, Seorang Warga Rohul Tewas

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:18
Sekolah Global Andalan Gelar Malam Penganugerahan Siswa dan Guru Berprestasi YKCK 2015

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:07
Lepas 378 Calhaj,
Bupati Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- Jendela Kantor Posmetro Rohil Dicongkel Maling, Dua HP Wartawan Raib
- Diduga Dipicu Dendam, Polisi Buru Pembunuh Warga Bagansiapipi
- Tikam Teman Sesama Pedagang Ikan di Duri, Pelaku Dendam
- Kesadaran Pelajar di Duri Kenakan Helm Saat Bermotor Sangat Rendah
- Warga Bagansiapiapi Tewas Ditikam Dada dan Lehernya
- Frustasi, Seorang Kakek di Kuansing 'Obati' Demamnya dengan Gantung Diri
- Pedagang Ikan Asin di Duri Terkapar Dibacok Rekan Sendiri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.82.170
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com