Untitled Document
Selasa, 10 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 31 Maret 2015 19:34
3 Pemakai dan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Pinggir, Bengkalis

Selasa, 31 Maret 2015 19:24
Pemko Dumai Harapkan Pilkada Berlangsung Kondusif

Selasa, 31 Maret 2015 19:20
Tiga orang di Sekap,
Dinas Petanian dan Peternakan Kampar Dirampok


Selasa, 31 Maret 2015 19:15
Sekko Sampaikan LKPJ 2014 Walikota Dumai

Selasa, 31 Maret 2015 19:12
Bupati Rohul Batal Hadiri Coffee Morning Bersama Wartawan

Selasa, 31 Maret 2015 19:06
Dumai Tuan Rumah Workshop KIE dan Zoonosis

Selasa, 31 Maret 2015 19:01
Bupati Achmad Pimpin Rapat Pemantapan MTQ ke-15 Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 April 2013 18:12
Senilai Rp 6,857 Milyar
Proyek Jalan dan Parit Beton Terkesan Asal Jadi


Warga keluhkan pekerjaan peningkatan jalan dan parit beton di Desa Meskom, Bengkalis. Proyek senilai 6,857 milyar terkesan asal jadi.

Riauterkini-BENGKALIS- Proyek peningkatan Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal sekaligus pembangunan parit beton Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, dinilai warga hanya terkesan asal jadi. Mirisnya pembangunan dianggarkan melalui APBD TA 2012 lalu tersebut tidak tanggung-tanggung digelontorkan hingga mencapai Rp 6,857 milyar lebih.

Seperti menurut penuturan Agus Setiawan, salah seorang warga setempat kepada sejumlah wartawan, Jum’at (12/4/13). Ia menyebutkan, hasil pembangunan dari pelaksanaan proyek yang dikerjakan PT. Budhian Indra itu tidak seperti yang diharapkan. Khususnya terlihat kondisi parit beton tidak rapi, melengkung, seperti “ular”.

“Proyek itu terlihat dikerjakan rekanan asal jadi saja. Padahal disana jelas terdapat konsultan pengawasnya. Tetapi kok bisa seperti ini, cukup tidak enak dilihat mata, padahal dananya milyaran rupiah,” cetusnya.

Terpisah, Kepala Desa Meskom Supendi mengaku, terkait kondisi proyek tersebut sudah beberapa kali dipertanyakan oleh kalangan masyarakat bahkan Anggota DPRD Bengkalis.

“Kita menyarankan agar menanyakan lebih jelas kepada dinas yang terkait,” katanya ketika dihubungi wartawan.***(dik)

Teks Foto : Terlihat hasil pengerjaan proyek parit beton Jalan Bengkalis-Perapat Tunggal dinilai warga terkesan asal jadi.Foto Istimewa




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Bengkalis
Kalau Pemda dan dewan nyo Banyak Penakut, mako Bebal lah yang Datang....

ujang
maklum j, uangnya kan habis dibagi2 ama pengawas , pemerintah ddan pemborongnya

rampok
kalau dinas terkait dan pemba bengkais tak peduli lapor saja ke kpk,padaha bupatinya sering berkoar2 prmbangunan untuk rakyat dan ingin mensejahterakan rakyat tapi kenyataannya kok seperti itu, atau mungkin anggaran 6 milyar lebih itu yang diterima k

budak bengkalis
hhmmmm..... itulah bengkalis.... Pecumoooo kasi tau DPRD bks,,, Orang tu dah Kenyang


Berita Hukum lainnya..........
- 3 Pemakai dan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Pinggir, Bengkalis
- Tiga orang di Sekap,
Dinas Petanian dan Peternakan Kampar Dirampok

- Simpan 60 Gram Sabu, Mantan Anggota Polres Pelalawan Dibekuk di Pekanbaru
- Mobdin Pakai Plat Hitam, BK DPRD Rohul Akui Masih Pakai Plat Dealer
- Ganti Plat Mobdin Jadi Plat Hitam, Langgar UU 22 Tahun 2009
- Diperiksa KPK,
Suparman Akui Ketemui Gubri Sehari Sebelum Ditangkap

- Kejari Rengat Bantah Endapkan Kasus Korupsi Mantan Sekda Inhu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.243.45
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com