Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 22:01
Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat

Ahad, 25 Pebruari 2018 21:42
Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya

Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 April 2013 17:42
Menelisik Keberadaan 'Ayam Kampus' di Pekanbaru

Prostitusi atau pelacuran di Pekanbaru adalah fakta yang tak terbantahkan keberadaannya. Termasuk aktivitas 'ayam kampus'. Pasti adanya!

Riauterkini- Menelusuri dunia malam dan kehidupan remang-remang Kota Pekanbaru selalu tak lepas dari bisnis esek-esek. Prostitusi atau bahasa kasarnya pelacuran! Baik yang terselubung maupun yang terang-terangan, meskipun tetap saja diklamufasekan dengan berbagai dalih.

Lokalisasi pelacuran Teleju memang sudah tinggal sejarah. Tetapi lembar nista Kota Bertuah tidak otomatis tertutup rapat. Justru halaman-halaman buram baru terbuka merata. Tersebar di hampir semua kawasan kota. Menjamurnya tempat hiburan malam dan panti pijat menjadi indikasi bisnis lendir di kota ini tak pernah ada matinya.

Mencari perempuan bisa pakai atau Bispak bukan perkara susah di Pekanbaru. Asal mau, banyak jalan menuju lembah dosa. Sebutlah Komplek Perumahan Jondul atau mampirlah ke beberapa panti pijat. Mudah saja mendapatkan pelayanan plus pemuas birahi.

Prostitusi awam untuk konsumsi kelas menengah ke bawah memang meriah di Pekanbaru. Mudah dan banyak yang murah. Bisa terjadi kapan saja. Tak harus menunggu malam. Siang bolong pun sering Satpol PP menangkap pasangan mesum.

Desakan arus bawah (baca syahwat) faktanya tak hanya monopoli kaum menengah ke bawah, tetapi juga menjadi hasrat kaum eksekutif, seperti pengusaha, pejabat dan wakil rakyat. Mereka juga menginginkan penyaluran. Kelompok inilah yang menjadi incaran pemain bisnis seks kelas atas.

Hukum ekonomi pasar berbicara. Ada harga ada kualitas. Bagi kelompok penikmat seks high class harga tak menjadi masalah. Yang penting 'barang' jaminan mutu. Muda, cantik, seksi dan berkelas.

Wanita muda, canti dan seksi mungkin banyak yang terjun ke dunia prostitusi, namun tidak banyak yang kemudian masuk kategori berkelas, karena bukan mahasiswi yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi.

Sebagaimana di kota-kota besar di Indonesia, kelompok wanita Bispak berkelas karena statusnya mahasiswi atau lebih lazim disebut 'Ayam Kampus' juga banyak terdapat di Pekanbaru. Jumlahnya tak terhitung dan tersebar di hampir seluruh kawasan Kota Bertuah.

"Sebanyak mahasiswi baik, banyak juga yang seperti saya ini, Bang," ujar Melati (23), seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi ternama di Pekanbaru yang 'nyambi' menjajakan diri kepada riauterkinicom di sebuah tempat kost belum lama ini.

Menurut Melati yang dipastikan merupakan salah seorang 'ayam kampus' di Pekanbaru, karena menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)-nya, asal teman seprofesinya tak dimonopoli satu kampus, melainkan hampir semua kampus perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, baik umum maupun berlebel agama, 'melahirkan' wanita 'sumbu pendek'. Tak pikir panjang demi mendapatkan uang dan kepuasan hidup sesaat.

Untuk menelisik keidupan 'ayam kampus' di Pekanbaru, redaksi riauterkinicom telah melakukan penelusuran. Hasilnya, disajikan dalam bentuk tulisan bersambung. Dimulai dari berita ini.***(red/bersambung)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat
- Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.236.164
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com