Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 11:23
PCR Expo 2017, Cara Jitu Kenalkan Jurusan Akademik ke Masyarakat

Senin, 21 Agustus 2017 11:08
Pimpin Apel Awal Pekan, Bupati Rohul Tantang Pejabat Ikut Assesment

Senin, 21 Agustus 2017 10:49
Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir

Senin, 21 Agustus 2017 09:45
Besok, Menkominfo Buka Kongres Perdana AMSI di Jakarta

Senin, 21 Agustus 2017 09:26
Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru

Senin, 21 Agustus 2017 08:36
Gubri Temu Ramah dengan Guru dan Jajaran Dinas Pendidikan di Dumai

Senin, 21 Agustus 2017 07:33
Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car

Senin, 21 Agustus 2017 07:23
Transportasi Online Vs Kompensioanl, Gubri Himbau Semua Pihak Ikuti Aturan

Ahad, 20 Agustus 2017 20:46
HUT Jalasenastri Armada Barat, Gubri Kunjungi Mako Lanal Dumai

Ahad, 20 Agustus 2017 20:06
Bentrok dengan Supir Taksi,
3 Korban Luka Pengemudi Gojek Dievakuasi ke RS Bhayangkara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 9 April 2013 17:42
Menelisik Keberadaan 'Ayam Kampus' di Pekanbaru

Prostitusi atau pelacuran di Pekanbaru adalah fakta yang tak terbantahkan keberadaannya. Termasuk aktivitas 'ayam kampus'. Pasti adanya!

Riauterkini- Menelusuri dunia malam dan kehidupan remang-remang Kota Pekanbaru selalu tak lepas dari bisnis esek-esek. Prostitusi atau bahasa kasarnya pelacuran! Baik yang terselubung maupun yang terang-terangan, meskipun tetap saja diklamufasekan dengan berbagai dalih.

Lokalisasi pelacuran Teleju memang sudah tinggal sejarah. Tetapi lembar nista Kota Bertuah tidak otomatis tertutup rapat. Justru halaman-halaman buram baru terbuka merata. Tersebar di hampir semua kawasan kota. Menjamurnya tempat hiburan malam dan panti pijat menjadi indikasi bisnis lendir di kota ini tak pernah ada matinya.

Mencari perempuan bisa pakai atau Bispak bukan perkara susah di Pekanbaru. Asal mau, banyak jalan menuju lembah dosa. Sebutlah Komplek Perumahan Jondul atau mampirlah ke beberapa panti pijat. Mudah saja mendapatkan pelayanan plus pemuas birahi.

Prostitusi awam untuk konsumsi kelas menengah ke bawah memang meriah di Pekanbaru. Mudah dan banyak yang murah. Bisa terjadi kapan saja. Tak harus menunggu malam. Siang bolong pun sering Satpol PP menangkap pasangan mesum.

Desakan arus bawah (baca syahwat) faktanya tak hanya monopoli kaum menengah ke bawah, tetapi juga menjadi hasrat kaum eksekutif, seperti pengusaha, pejabat dan wakil rakyat. Mereka juga menginginkan penyaluran. Kelompok inilah yang menjadi incaran pemain bisnis seks kelas atas.

Hukum ekonomi pasar berbicara. Ada harga ada kualitas. Bagi kelompok penikmat seks high class harga tak menjadi masalah. Yang penting 'barang' jaminan mutu. Muda, cantik, seksi dan berkelas.

Wanita muda, canti dan seksi mungkin banyak yang terjun ke dunia prostitusi, namun tidak banyak yang kemudian masuk kategori berkelas, karena bukan mahasiswi yang sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi.

Sebagaimana di kota-kota besar di Indonesia, kelompok wanita Bispak berkelas karena statusnya mahasiswi atau lebih lazim disebut 'Ayam Kampus' juga banyak terdapat di Pekanbaru. Jumlahnya tak terhitung dan tersebar di hampir seluruh kawasan Kota Bertuah.

"Sebanyak mahasiswi baik, banyak juga yang seperti saya ini, Bang," ujar Melati (23), seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi ternama di Pekanbaru yang 'nyambi' menjajakan diri kepada riauterkinicom di sebuah tempat kost belum lama ini.

Menurut Melati yang dipastikan merupakan salah seorang 'ayam kampus' di Pekanbaru, karena menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)-nya, asal teman seprofesinya tak dimonopoli satu kampus, melainkan hampir semua kampus perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, baik umum maupun berlebel agama, 'melahirkan' wanita 'sumbu pendek'. Tak pikir panjang demi mendapatkan uang dan kepuasan hidup sesaat.

Untuk menelisik keidupan 'ayam kampus' di Pekanbaru, redaksi riauterkinicom telah melakukan penelusuran. Hasilnya, disajikan dalam bentuk tulisan bersambung. Dimulai dari berita ini.***(red/bersambung)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Siap memuaskan cewek
085223121992

doda
invite pin saya 7FB4BA81,bagi cwek mw seks khusus pekanbaru

Rena
Rena 38 thn,Pekan baru. Pin 2B7C2816 Wanita dewasa,bispak.

jellina permata sari
Memek aku udh lama gk di entotin niih! Untuk pekanbaru hubungi aku ya "jellina" 085265555130

wendi harman
ayam kampus, tidak selamnya itu mahasiswi, jika iya, kasihan kali si mahasiswi, ingat org tua, kluarga dan tuhan,wahai saudariku, bgi yg tlah trjun ksna kmblilh kjln yg bnar, cri duit tdk hrus sperti itu,msh bnyak cra yg baik, tmbh lgi anda seorg MAHASISWI.. bayangkan wahai ayam kampus, jika suatu

RAHIM ATAN DANGDUT
waaahhh,itu ayam kesukaan gue...

kucing garong
tolong mintakan nnomor hp ayam kampusnya.... kapan ke pekan baru mudah tinggal tlpn ja lagi..... no gue ini 0821 7482 xxxx

oknum pak Haji "suka jilati" Ayam kampus
Oknum pak Haji suka makan "Ayam kampus",ada oknum Pak Haji "memelihara beberapa orang oknum Ayam kampus"bodinya wah bahenol,putih,tinggi.dari jauh mirip sandra dewi dari dekat mirip iyet bustamam,

oknum pak Haji "suka jilati" Ayam kampus
Oknum pak Haji suka makan "Ayam kampus",ada oknum Pak Haji "memelihara beberapa orang oknum Ayam kampus"bodinya wah bahenol,putih,tinggi.dari jauh mirip sandra dewi dari dekat mirip iyet bustamam,

endehoi
Serius tuh!!!!!


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car
- Transportasi Online Vs Kompensioanl, Gubri Himbau Semua Pihak Ikuti Aturan
- Bentrok dengan Supir Taksi,
3 Korban Luka Pengemudi Gojek Dievakuasi ke RS Bhayangkara

- Sopir Gojek dan Taksi Bentrok di Depan Mal SKA Pekanbaru
- Sering Mencuri, Ayah di Kampar Ini Laporkan Anak Kandung ke Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com