Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 28 Juli 2017 15:48
Seorang IRT di Pekanbaru Motornya Dirampas Dibegal

Jum’at, 28 Juli 2017 15:38
Pemerasan dalam Jabatan Mantan Kadisdik Pelalawan,
Pengadilan Tipikor Segera Kirim Berkas Banding Perkara


Jum’at, 28 Juli 2017 15:30
September, 15 Mesin PLN Bakal Penuhi Penuhi Daya Listrik di Bengkalis

Jum’at, 28 Juli 2017 15:22
Masyarakat Rohul Keluhkan Minimnya Pelayanan Desa

Jum’at, 28 Juli 2017 14:57
Ngakunya ke Sekolah, Belasan Pelajar di Rohul Malah Main Biliar

Jum’at, 28 Juli 2017 14:53
Tetap Siaga, Tim Gabungan Karlahut Mandau Sholat Jumat di Lahan Gambut

Jum’at, 28 Juli 2017 14:50
Jalan Senapelan Sering Macet, Dishub Pekanbaru Jadikan Parkir di Satu Arah

Jum’at, 28 Juli 2017 14:37
Melalui Munas Perdana, Himarohu Nusantara Terbentuk di Padang

Jum’at, 28 Juli 2017 14:30
Banyak Persoalan di Dunia Pendidikan,
Dewan Pertanyakan Pertanggungjawaban Gubri


Jum’at, 28 Juli 2017 13:48
Lowongan CPNS Kemenkum HAM 2017,
Pemkab Rohul Bantu Informasikan ke Masyarakat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 9 April 2013 15:58
Eksepsi Terdakwa Korupsi Dana Vaksin Jamaah Umroh Ditolak Hakim

Terdakwa kasus korupsi dana vaksin meningitis bagi jamaah umroh di KKP Pekanbaru ajukan eksepsi. Pengajuanya ditolak karena tidak masuk materi dakwaan.

Riauterkini-PEKANBARU-Esepsi (keberatan atas dakwaan jaksa) yang diajukan mantan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pekanbaru, Iskandari MKes, yang menjadi terdakwa kasus korupsi dana vaksin meningitis bagi jamaah umroh di KKP Pekanbaru. Ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Penolakan tersebut, karena tidak termasuk pada pokok materi dakwaan.

Penolakan esepsi terdakwa itu, disampaikan Isnurul SH selaku ketua mejelis hakim, Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Pada persidangan dengan agenda putusan sela.

" Kami selaku majelis, menolak eksepsi yang diajukan terdakwa,"ujar Isnurul.

Selanjutnya, majelis hakim meminta jaksa untuk melanjutkan sidang dengan mendengarkan keterangan saksi.

Sebelumnya dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Oka Regina SH menyebutkan, bahwa perbuatan terdakwa itu dilakukannya antara Bulan Januari 2011 sampai Desember 2011 dan Januari 2012 sampai Juli 2012.

Dimana KKP Pekanbaru diberi kewenangan untuk memberikan vaksin meningitis bagi setiap calon jamaah umroh. Untuk mendapatkan vaksin itu, oleh terdakwa jamaah diminta membayarkan uang dengan harga yang melebihi ketentuan.

Terdakwa melalui Kasi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah drg Mariane Donse dan pejabat fungsional dr Suwignyo (keduanya dituntut dalam berkas terpisah), memaksa jamaah umroh untuk membayar dana vaksin antara Rp200 ribu hingga Rp550 ribu.

Terdakwa beralasan, dengan diminta uang vaksin itu sebagai upaya anggaran subsidi silang, jika vaksin meningitis itu kosong, tidak lagi diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Namun kenyataannnya, hal itu hanya upaya terdakwa untuk mendapatkan keuntungan dari sana vaksin yang dibayarkan ribuan jamaah. Berdasarkan hasil audit, negara dirugikan Rp759.300.000.

Atas perbuatannya itu, terdakwa dijerat jaksa dengan pasal berlapis yakni, Pasal 12 huruf e Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke KUHP, junto Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
joko tak'uuk
Itu iskandarnya kq tdk dipenjara? Koruptor masih bebas berkeliaran piye toh??? Yg namanya sdh tersangka ya hrs ditahan/dipenjara, biar tersangka2 atau pelaku koruptor lain juga jera. Ini malah isterinya pasang badan utk suaminya, bikin malu saja... S


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Personel Polres Rohil Diajar Cara Memandikan Jenazah
- Gelapkan Sepeda Motor, Warga Rohil Ditangkap
-
- Perkara Korupsi Bid Dokkes Polda Riau,
Seorang Oknum Polisi Diadili Pekan Depan

- Diduga Korban Tabrak Lari,
Mayat Mr. X Ditemukan di di KM 69 Jalan Lintas Riau-Sumbar

- Diduga Palsukan Dokumen,
Polres Siak Amankan 12 Moge Harley Davidson dan Ducati

- Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.108.189
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com