Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 10:42
Bupati Meranti Kaget Gaji Guru Honor Belum Dibayar

Kamis, 24 April 2014 10:36
Lahan Kampus Diserahkan ke BPN, Mahasiswa AMIK Protes Pemkab Meranti

Kamis, 24 April 2014 08:24
Pimpinan DPR Riau Berpotensi Didominasi Politisi Perempuan

Kamis, 24 April 2014 06:30
Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak

Kamis, 24 April 2014 06:22
Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi


Rabu, 23 April 2014 22:37
Dan Apel Puncak Harkitnas
Pemkab Meranti Siapkan Jambore Pendidikan di Mengkikip


Rabu, 23 April 2014 22:19
Bengkalis Minta Cabor Renang Dipertandingkan di Porprov Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Maret 2013 17:14
Kantor jadi Tempat Pesta Sabu,
Pemkab Bengkalis Merasa Terpukul


Penggerebekan aparat kepolisian ke Kantor Bupati Bengkalis karena adanya pesta sabu menjadi tamparan bagi Pemkab Bengkalis. Wabup Suayatno merasa terpukul.

Riauterkini-BENGKALIS- Ditetapkannya 2 (dua) orang oknum pegawai negeri sipil (PNS), SL dan SI dan seorang karyawan BUMD PT. BLJ Bengkalis RE, “nyabu” di Kantor Bupati Bengkalis, Sabtu (23/3/13) lalu. Wakil Bupati Bengkalis Suayatno, juga selaku Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkalis menyatakan, pemerintah terpukul.

Wabup Suayatno juga menyebutkan, bahwa sepenuhnya kasus ini diserahkan kepada aparat berwajib sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. Ia juga menyebutkan, atas tindakan memalukan tersebut, sanksi berat akan dijatuhkan apabila para PNS terbukti secara hukum mengonsumsi barang haram itu.

“Jujur Pemkab Bengkalis merasa terpukul dengan adanya peristiwa ini. Apalagi kegiatan memalukan tersebut di Kantor Bupati Bengkalis,” ungkapnya.

“Kita mendukung penuh setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian,” kata Suayatno lagi.

Perketat Penjagaan Kantor Bupati

Dibagian lain, pasca pengungkapan oleh aparat kepolisian adanya pesta sabu-sabu di Kantor Bupati, Sabtu (23/3/13) lalu itu. Wakil Bupati Suayatno juga menginstruksikan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperketat penjagaan.

“Terus terang kita sangat terpukul atas kejadian ini. Untuk itu kepada Satpol PP yang bertanggung jawab terhadap keamanan kantor pemerintah, saya minta untuk memperketat penjagaan,” ujarnya, Senin (25/3/13).

Ditambahkan Wabup, penjagaan secara ketat tidak hanya dilakukan pada saat hari kerja, pada hari libur. Setiap pegawai atau orang luar yang masuk di areal Kantor Bupati harus diketahui identitasnya dan tujuannya.

“Kemudian cek rutin di jam-jam tertentu setiap ruangan, terutama pada saat malam hari,” imbuhnya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ank Senggoro
Pedih rasanya lht kondisi hari ini.Org tua kt tak pernah ajarkan itu tetapi narkoba sulit dibrantas. saya menghimbau mari satu padu tkh agama,tkh masyrkt,guru,dprd,polisi,tentara,ayo kt himbau masyarakt, narkoba musuh bersama

Long Toyah Demam
kalau udah terbukti kejadiannya, jgn dikasi ampun lagi diberhentikan saja dengan secara tdk hormat, itu sudah musuh negara......

ibnu abdillah
daripada bisanya cuma mencela dan menghujat lebih bagus instropeksi diri sendiri, perbaiki diri sendiri. kita tak sempurna

tuah
Kepalo hotak budak tu hangus dh tk dapat berpikei lg, bukan kibus yg disalahkan tapi memang budak tu kualat.

Atan Sengat


PUTRA BENGKALIS
MAKANYA PAK,KALAU SELEKSI PNS TU BETUL-BETUUL....JANGAN MAIN SOGOK, PILIH YG BENER MAU MENGABDI UNTUK NEGERI, MASA IYA PNS NYABU....BENER2 GAK ADA NURANI, TERKUTUK LAH ENGKAU,DASAR SAMPAH DIKAU....

muska arya
kurang cantik cara permainan dan pengguna narkoba di bengkalis. mana lawan, mana kawan tak nampak

warga BKS
Pecat saja kalo itu asli pns atau honorer kantor bupati yg gunakan kantor untuk pesta narkoba.


Berita Hukum lainnya..........
- Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak
- Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi

- Panwaslu Inhu Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penggelembungan Suara di PPK Pasirpenyu
- Lampu Templok Picu Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Rokan IV Koto
- Truk Boks Terguling di Depan Mapolres Kuansing
- Diduga jadi Tempat Mesum,
Rumah Rektor UNISI Tembilahan Dikepung Warga

- Dari Mabes Polri dan Kejagung RI,
Berkas Tersangka Direktur PT Karya Dayun Dilimpahkan ke Kejari Siak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.33.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com