Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Januari 2017 23:54
Diduga Langgar Zona Kampanye,
Acara Silaturrahmi Cawako Firdaus Dibubarkan Panwas


Senin, 23 Januari 2017 21:48
Pelaku Penipuan Bermotif Tipu Daya Ditangkap di Rohil

Senin, 23 Januari 2017 21:41
Hendak Transaksi Narkoba, Warga Rohil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2017 20:21
Minggu Ketiga Januari, DBD di Pekanbaru Terjadi 29 Kasus

Senin, 23 Januari 2017 20:17
Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedofil di Rohil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2017 19:59
Presiksi BMKG, Riau Akan Masuki Musim Kemarau Lebih Cepat

Senin, 23 Januari 2017 19:58
DPO Pencuri Sarang Walet Panipahan Laut Rohil Ditangkap Saat Ngopi

Senin, 23 Januari 2017 19:53
Wako Dumai Laporkan Tiga Nama Calon Sekda ke Gubri dan Komisi ASN

Senin, 23 Januari 2017 19:52
Undang Ketua BPK RI,
BRK Gelar Seminar Nasional Tata Kelola BUMD


Senin, 23 Januari 2017 19:09
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua IMI Riau, Polda Pastikan Belum Ada Tersangka



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:22
Larang Gubri Memutasi, Kemendagri Dituding Langgar UU

Larangan Kemendagri terhadap Gubri M Rusli Zainal melakukan mutasi pejabat direspon negatif. Karo Tapem dan Ortal Setdaprov Riau menuding kebijakan tersebut melanggar UU.

Riauterkini-PEKANBARU- Menyikapi pernyataan Staf Ahli Mendagri Bidang Politik, Hukum dan Hubungan Antar Kelembagaan, Kemendagri Raydonnyzar Moenek terkait larangan mutasi yang dilaksanakan Gubernur Riau, M Rusli Zainal jelang Pilgubri dianggap melanggar kewenangan Gubernur yang tertuang dalam undang-undang (UU) nomor 32 tahun 2004.

Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan, M Guntur, sesuai PP No 6 Tahun 2005 ayat 2 pasal 4 batas Gubernur mengeluarkan kebijakan strategis 5 bulan menjelang masa jabatan habis.

"Jadi disini kita harus mendapatkan penegasan. Kita mesti lihat dulu makna dari surat edaran itu apa. Jadi dasar dari surat edaran itu apa, jika memang tidak boleh melakukan mutasi sebelum pencoblasan, apa mungkin mengkebiri kewenangan yang sudah ada," jelasnya.

Guntur menjelaskan, dalam PP No 6 Tahun 2005 ayat 2 pasal 4 disebutkan, perihal batas Gubernur mengeluarkan kebijakan strategis bukan dihitung dari pencoblosan tapi batas berakhirnya massa jabatan Gubernur tersebut. Dalam administrasi batas akhir jabatan tersebut juga harus dilaporkan DPRD Riau.

"Jadi itu dalam aturannya, DPDR Riau mengirimkan surat ke Mendagri terkait massa jabatan Gubernur yang akan berakhir 5 bulan lagi. Jadi sesuai dengan jadwalnya, pak Gub itu massa jabatannya berakhir 21 November 2013. Disini Gubernur tidak lagi diperkenankan untuk melaksanakan kebijakan strategis seperti kesepakatan kerja sama," imbuhnya.

Terkait edaran yang dilakukan Mendagri untuk menjaga netralitas PNS sehingga pelaksanaan mutasi dilarang, Guntur menekankan jangan melakukan spekulasi sendiri. Dirinya paham akan maksud suarat edaran tersebut, namun, persiapan mutasi sendiri sudah dilakukan jauh-jauh hari.

"Kita paham dari surat edaran tersebut untuk netralitas pemilu, tetapi kita jangan berprasangka negatif dulu barangkali mutasi dilakukan untuk mengisi kekosongan yang menyebabkan terjadi pergeseran. Yang tidak boleh dilakukan dalam mutasi tersebut ada demosi, non job, perpindahan dari pejabat struktural ke fungsional," katanya.***(met)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
pangeranriau
guntur itu penjilat septina, atau simpanan (pil) nya kah?

pns-bongak
Guntur, ngomong kau dengan etika kewarasan. jangan seperti orang mabuk. mencari-cari dalih menyenangkan bos kau yang sudah diujung tanduk itu. Yang wajar saja, agar kau juga tidak tergusur habis sepeninggal RZ tersebut. Berpihaklah pada kebenaran, ja

harpen roland
haii ruslii,,besok siap2 ajee mutasii dilp,,bioo konee tembak sekali same kopasus

ocu siman
Hehe .. Tak heranlah, pusat itu memang tukang obrak abrik daerah, otda katanya tapi mereka tak rela, pejabat riau tesangkut korupsi merupakan pesanan, ongah tabrani kami mendukung mu... Mana perjuangan mu yg dulu, atau cari pengganti mu..

Pensiunan PNS Pemprov
Ini Guntur budak yg msk STPDN dibantu oleh Alm. Wan Ahmad ye, dah pandai pula becakap macam iye betul

Cerdas dlm memilih pemimpin
Siapa bilang Mambang Mit tdk punya kasus? Utk menyebut bbrp di antaranya: Penyalahgunaan APBD Inhu saat menjadi PLT Rp425jt lengkap dgn bukti tanda tangan ybs adalah sangat nyata. Penyalahgunaan hutan lindung saat ybs menjadi Setko Batam adalah korup

zainul
Sory tur, x ini kekuasaan dikau lebih rendah. Dulu jaman pilwako bole la semua nak d stel. Slamat sbentar lagi jabatan anda akan...

tek nyang kho
tak nyangka, masih muda, pintar, dan ganteng (jadilah...) ternyata berwatak PENJILAT nomor wahid!

Guntur si Panglima Sri Lampah
Si Guntur ini boleh lah dikasih gelar sebagai Panglima Sri Lampah. Lampah adalah alat untuk mengangkat dan melambung2 sesuatu yg sebenarnya ringan atau kurang berarti. Itu atas keberanian dia bertindak: 1. mendukung dan jadi tim sukses seorang calon

aulia aziz
ngelantur tuh dirjen mendagri,aku nih mau jadi kadis,jangan coba-coba batal aku dilantik,tau akibatnya nanti....

pns pemprov riau
Udahlah pak Guntur, tak usahlah merasa paling tahu undang2. Kalauhebat pak Guntur tentu sdh lama diangkat jadi pejabat di Depdagri sehingga tdk perlu menjilat %@!* Raja Zalim dan isterinya. Semestinya kalian mantan pejabat Pemko malu menampakkan di


Berita Hukum lainnya..........
- Pelaku Penipuan Bermotif Tipu Daya Ditangkap di Rohil
- Hendak Transaksi Narkoba, Warga Rohil Ditangkap
- Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedofil di Rohil Ditangkap
- DPO Pencuri Sarang Walet Panipahan Laut Rohil Ditangkap Saat Ngopi
- Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua IMI Riau, Polda Pastikan Belum Ada Tersangka
- Polres Kampar Musnahkan 26 Gram Shabu-Shabu
- Seorang Pelajar Tewas Mengapung di Area Pelabuhan Chevron


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 184.73.12.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com