Untitled Document
Sabtu, 9 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Pebruari 2015 18:53
Pelayanan PMI Mengecewakan,
Pendonor di Inhil Enggan Sumbangkan Darah


Sabtu, 28 Pebruari 2015 17:42
Milad ke-36, MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang Kampar Gelar Berbagai Kegiatan

Sabtu, 28 Pebruari 2015 17:37
Empat Tersangka Penganiayaan di Kuansing Ditangkap

Sabtu, 28 Pebruari 2015 15:40
Pengurus Pengprov POBSI Riau Resmi Dilantik

Sabtu, 28 Pebruari 2015 14:07
Istri Tennas: Dimakamkan di TPU Amal Memang Wasiat Almarhum

Sabtu, 28 Pebruari 2015 13:52
Dari Dialog Poros Muda Inhu,
Bupati Harus Bervisi dan tak Sekedar Berduit


Sabtu, 28 Pebruari 2015 13:49
Kenalkan, Taufik Kosioner Baru KPU Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Empat Tersangka Penganiayaan di Kuansing Ditangkap
- Warga Dua Desa di Siak Pertanyakan Izin Operasional PT DSI
- Warga Duri, Bengkalis Sekarat Tersengat Arus Listrik
- Gara-gara Masalah Handphone,
Mayat Rudi di Rumbai, Pekanbaru Dibunuh dan Dibakar

- ‎Oknum Guru di Inhu Cabuli Siswi Dibawah Umur
- Dua Ditangkap Dua DPO,
Mayat Rudi di Rumbai Pekanbaru, Dibunuh dan Dibakar oleh 4 Pelaku

- Polisi Tetap Usut Kasus Kepemilikan Senpi Ketua DPRD Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.172.212
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com