Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 26 Agustus 2016 11:31
Protes Kios tak Kunjung Diperbaiki,
Pedagang Plaza Sukaramai Blokir Jalan Jendral Sudirman


Jum’at, 26 Agustus 2016 11:14
Bertemu Kapolda, Muncul Desakan Kapolres Meranti Dicopot

Jum’at, 26 Agustus 2016 10:57
Doakan Meranti Kembali Aman,
Dari tanah Saci, Bupati Irwan Himbau Semua Pihak Tahan Diri


Jum’at, 26 Agustus 2016 10:30
Sejumlah Marsekal TNI AU Haidiri Istighosah di Lanud Roesmin Nurjadin

Jum’at, 26 Agustus 2016 10:14
Maling 15 Motor di 7 Kecamatan Dibekuk Satreskrim Polres Rohul

Jum’at, 26 Agustus 2016 10:10
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Bank Riau Kepri, Bangun Kerjasama dan Sienergi

Jum’at, 26 Agustus 2016 09:51
Pengurus Cabang Inkai Dumai 2016-2019 Resmi Dikukuhkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Protes Kios tak Kunjung Diperbaiki,
Pedagang Plaza Sukaramai Blokir Jalan Jendral Sudirman

- Bertemu Kapolda, Muncul Desakan Kapolres Meranti Dicopot
- Maling 15 Motor di 7 Kecamatan Dibekuk Satreskrim Polres Rohul
- Datang ke Meranti, Kapolda Langsung Temui Tokoh dan Keluarga Korban
- Sudah Terima Sagu Hati, Ratusan PKS di JJS Duri Ditagih Janji Pindah
- Selatpanjang Mulai Kondusif, Akses ke Polres Ditutup Polisi
- Modus Motor Rusak, Motor Pelajar di Tambusai Utara, Rohul Dibawa Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.10.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com