Untitled Document
Kamis, 25 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 Desember 2014 17:27
Jelang Tahun Baru, Satpol PP Pekanbaru Gelar Operasi Cipta Wibawa

Kamis, 18 Desember 2014 17:21
Ciptakan Iklim Investasi Kondusif,
Bupati dan Kapolres Meranti Raih Riau Invesment Award 2014


Kamis, 18 Desember 2014 17:13
Wako Pekanbaru Canangkan Gerakan Indonesia Bersih di Kampung Bandar

Kamis, 18 Desember 2014 16:59
Bupati Bengkalis Instruksikan Disbudparpora Kembangkan Seni Budaya Lokal

Kamis, 18 Desember 2014 16:48
Tukar Guling Tak Kunjung Tuntas,
14 Kamar Tahanan Lapas Bengkalis Tak Difungsikan


Kamis, 18 Desember 2014 16:43
Pokja Pangan Olahan Sagu Merbau Dukung Program Ketahanan Pangan

Kamis, 18 Desember 2014 16:31
Sisihkan Meranti dan Rohul,
Sah, Kampar Tuan Rumah Porprov 2017




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tukar Guling Tak Kunjung Tuntas,
14 Kamar Tahanan Lapas Bengkalis Tak Difungsikan

- Kasus Pembunuhan Bayi Jeanette Gracia,
Terdakwa Mengaku Sakit, Sidang Ditunda Hingga Pekan Depan

- Minta Kedepankan Rasa Keadilan, BEM se Riau akan Kawal Kasus Pungkat
- Usai Sidang Vonis Kasus Pungkat,
Wakil Ketua PN Tembilahan 'Mengamuk' kepada Panitera

- Pengedar Ekstasi Ditangkap di Jondul, Pekanbaru
- Elak Parkir si Lingkungan Sekolah,
3 Unit Motor Siswa SMPN 9 Mandau Raib Digondol Maling

- Kapolda Riau Lantik 180 Perwira Lulusan SAG


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.215.140
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com