Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:07
Budaya K3 Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Ahad, 19 Pebruari 2017 19:25
Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:43
Kadis PMPD Rohul: Aplikasi Siskeudes Mudahkan Penyusunan Laporan Keuangan Desa

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:38
Transparansi Pansel Anggota Dewan Pendidikan Rohul Dipertanyakan

Ahad, 19 Pebruari 2017 17:33
Tak Perlu Menunggu RTRW,
Dewan Minta Pembangunan Transmisi Listrik dan Gardu Induk Dilanjutkan


Ahad, 19 Pebruari 2017 16:32
RAPP Gelar Goro di Banjar Benai, Kuansing

Ahad, 19 Pebruari 2017 16:20
Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil

- Sebuah Rumah di Duri, Bengkalis Terbakar
- Berbekal Airsoftgun, 3 Perampok SPBU Sudah 5 Kali Beraksi di Pekanbaru
- Sita Sepucuk Airsoftgun,
Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru Ringkus Tiga Kawanan Perampok SPBU

- Kebakaran Kapal Sembako di Dumai Diduga Korsleting Mesin
- Warga Siak Hulu Temukan Bayi di Kamar Mandi Masjid Amanah Tanah Merah
- Gauli Gadis 14 Tahun, Warga Duri Dijebloskan ke Tahanan Polsek Mandau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.65.30
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com