Untitled Document
Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 Januari 2015 21:07
Warga Pasir Penyu Idamkan Sosok Mukhtarudin sebagai Pembaharu Inhu

Jum’at, 30 Januari 2015 21:04


Jum’at, 30 Januari 2015 21:03
Pelaku Sudah Berkeluarga,
Pemerkosa Wanita Tunawicara Ditangkap Polsek Tualang, Siak


Jum’at, 30 Januari 2015 20:55
RAPP Terus Tingkatkan Tata Kelola Hutan

Jum’at, 30 Januari 2015 20:46
Gubri Nonaktif Annas Jadi Terdakwa,
Kemendagri Mengaku Belum Menerima Nomor Registrasi dari Pengadilan


Jum’at, 30 Januari 2015 20:16
Tak Bayar Dana Ganti Rugi‎, Satpol PP Pekanbaru Hentikan Pekerjaan PT. ‎FKC

Jum’at, 30 Januari 2015 19:59
Jelang Munas, DPD Hanura Riau Diyakini Dukung Wiranto



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pelaku Sudah Berkeluarga,
Pemerkosa Wanita Tunawicara Ditangkap Polsek Tualang, Siak

- Gubri Nonaktif Annas Jadi Terdakwa,
Kemendagri Mengaku Belum Menerima Nomor Registrasi dari Pengadilan

- Tak Bayar Dana Ganti Rugi‎, Satpol PP Pekanbaru Hentikan Pekerjaan PT. ‎FKC
- Wanita Tunawicara Diperkosa di Tualang, Siak
- Aksi Terus Berkelanjutan,
Ratusan Masyarakat Tuntuk PT IKS Kembalikan Lahan 1.750 Ha

- Kasus Korupsi Dana Pam Pilkda 2011,
Polisi Segera Tahan Kakansatpol PP Kampar

- Selewengkan Dana Banyuan Masyarakat,
Tiga Mantan Pengurus UPK Dayang Daipa, Kuansing Diadili



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.238.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com