Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 18 April 2014 11:28
Saat Demo Bela Ketua Yayasan, Seorang Siswa SMA Wahidin Nyaris Diculik

Jum’at, 18 April 2014 11:25
HUT ke-48. Bank Riau Kepri 'Diceramahi' Ustadz Ahma Al-Habsy

Jum’at, 18 April 2014 06:40
PAN Menang di Kuantan Hulu,
Penghitungan Suara Pemilu di Sejumlah PPK Kuansing Lancar


Jum’at, 18 April 2014 06:33
Tarik Investor, Bupati Inhil Minta Optimalisasi Pelayanan Izin

Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Saat Demo Bela Ketua Yayasan, Seorang Siswa SMA Wahidin Nyaris Diculik
- Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi

- Digauli Hingga Melahirkan, Keponakan di Meranti Polisikan Paman
- Pasca Dua Warga Tertembak, Massa Kembali Demo Pembebasan Kades
- Tak Kunjung Tuntas, Proyek Pelabuhan Dumai Diduga Menyimpang
- Jaksa Wajibkan Pemohon PK Pemalsu Kartu Remi Hadiri Sidang
- Kejari dan Polres Dumai Tangkap Oknum Pengaku Intel Kejati


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.224.121
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com