Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 24 Juni 2016 21:38
HUT Bhayangkara Ke-70, Polres Inhu Gelar Donor Darah

Jum’at, 24 Juni 2016 21:31
Pemudik Diminta Hati- hati,
Dishub Riau Catat 29 Titik Rawan Lakalantas di Jalur Mudik


Jum’at, 24 Juni 2016 20:39
PT. RAPP Gelar Buka Bersama dengan MKP Pelalawan

Jum’at, 24 Juni 2016 20:33
Serapan Anggaran Ciptada Riau Diperkirakan Mulai Bergerak Agustus

Jum’at, 24 Juni 2016 20:21
Pengurusan HPL Dishutbun ke BPN,
Kabag Tapem: Tak Ada Kaitannya dengan Ganti Rugi Lahan Teknopolitan


Jum’at, 24 Juni 2016 18:57
BNI Bersama Pemda Kuansing Bagi Sembako Murah

Jum’at, 24 Juni 2016 18:51




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Barang Bukti Senilai Rp50 juta Disita,
Polresta Pekanbaru Gulung Empat Pengedar Sabu-sabu

- Polsek Tapung Hilir Giatkan Ops Cipkon dan Lakukan Razia ke Kafe
- Sita 164 Butir Pil Setan,
Polisi Gerebek Rumah Persembunyian Pengedar Ekstasi di Sail Pekanbaru

- Polres Meranti Bongkar Sindikat Pembalakan Kayu Ilegal
- Polres Bengkalis Sita 4 Paket Besar dan 135 Paket Ganja Siap Edar
- Kasus Penjualan Lahan Fiktif,
Seorang Oknum Kasi di Dihubkominfo Pelalawan Ditahan

- Putusan Banding Mantan Ketua DPRD Bengkalis Dikuatkan PT Riau, Kejari Bengkalis Ajukan Kasasi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.7.61
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com