Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Mei 2016 22:25
Ratusan Anggota Koptan Reboisasi di Rohul Nyaris Bentrok dengan Torganda

Selasa, 3 Mei 2016 22:18
Gaduh Eskalasi, Anggota Minta Pimpinan Dewan Segera Paripurnakan Draf Hak Angket

Selasa, 3 Mei 2016 22:10
Ditabrak Mobil, "Bule" Perancis Terkapar Dijalan Lintas Timur Inhu

Selasa, 3 Mei 2016 21:52
Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Bantan dan Bengkalis oleh Bupati

Selasa, 3 Mei 2016 20:22
Rutan Dumai Pindahkan Terpidana Mati Narkoba ke Lapas Pekanbaru

Selasa, 3 Mei 2016 20:11
Pemko Akan Benahi Penyelanggaraan Dumai Expo

Selasa, 3 Mei 2016 20:07




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Ditabrak Mobil, "Bule" Perancis Terkapar Dijalan Lintas Timur Inhu
- Rutan Dumai Pindahkan Terpidana Mati Narkoba ke Lapas Pekanbaru
- Kejari Dumai Terima Berkas Tersangka Pembunuhan Dalena
- Polres Dumai Berhasil Tangkap Pembunuh Pekerja Cars Wasd Uluna
- Sebelum Dibunuh Anak Angkatnya,
Nenek Intan Sempat Mimpi Didatangi Kyai dengan Pesan Hujan Api

- Polres Rohul Buru Pemenggal Leher Nenek Intan di Ujungbatu
- Sempat Buron, Mantan Dirut PD Aneka Karya Stanum Bangkinang Serahkan Diri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.27.220
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com