Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Mei 2015 14:27
MPC Pemuda Pancasila Rohil Bersiap Gelar Pelantikan

Sabtu, 23 Mei 2015 14:23
Disalatkan di Masjid Al-Falah,
Almarhum Hardy Jamaluddin Dikuburkan di TPU Harapan Haya


Sabtu, 23 Mei 2015 14:07
Plafon SD 005 Ukui Pelalawan Ambruk, Nyaris Celakakan Murid

Sabtu, 23 Mei 2015 14:05
Tiga Kios dan Satu Rumah Warga Ujungbatu, Rohul Ludes Terbakar

Sabtu, 23 Mei 2015 14:03
Gelar Showroom Ivent, WMR Cabang Duri Dibanjiri Hadiah dan Kemudahan

Sabtu, 23 Mei 2015 14:01
Plt Sekda Rohil Lantik 6 Pejabat Eselon III

Sabtu, 23 Mei 2015 13:59
Kunjungi Rohul, Danrem 032/WB Ancan Pecat Prajurit Terlibat Narkoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Kios dan Satu Rumah Warga Ujungbatu, Rohul Ludes Terbakar
- Kunjungi Rohul, Danrem 032/WB Ancan Pecat Prajurit Terlibat Narkoba
- Diduga Libatkan Tahanan LP Tg Balai Karimun,
Tim Satgas Polres Meranti Bongkar Rantai Peredaran Narkoba

- Di Kawasan Perkebunan PT TBS,
Polres Kuansing Kembali Razia PETI

- Sejak Jadi Tersangka, Bupati Rohul Sering Anggap Dirinya Pahlawan
- Warung Maksiat di Rohul Terindikasi Jadi Tempat Kumpul Bandar Narkoba dan Perampok
- Diduga Sakit, Penderes Getah di Duri Tewas Dalam Kebun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.155.193
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com