Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 21:09
Rapat Bersama di BNPP RI,
Wabup Berharap Masalah Abrasi Meranti Selesai di Era Jokowi-JK


Jum’at, 24 Maret 2017 20:24
Penyelesaian Dugaan Penyerobotan Lahan,
Pemkab Inhil Tekankan Surya Dumai Grup Segera Tanggapi Tuntutan Warga


Jum’at, 24 Maret 2017 20:17
Waka DPRD Dumai Minta Dispar Riau Perhatikan Pariwisata Daerah

Jum’at, 24 Maret 2017 19:45
Di Hadapan Kader PKS,
Gubri Sebut Pejabat Korup Merusak Imej Riau


Jum’at, 24 Maret 2017 19:31
Bupati Kuansing Imbau Masyarakat Salat Subuh Berjamaah ke Masjid

Jum’at, 24 Maret 2017 19:26
PKS Mulai Buka Komunikasi Politik Sejumlah Balon Gubri

Jum’at, 24 Maret 2017 19:19
PKB Inhil Kembali Gelar Pendidikan Kader Pertama di 12 Kecamatan

Jum’at, 24 Maret 2017 19:15
Bupati Kukuhkan Badan Pengelola Masjid Agung Kuantan Singingi

Jum’at, 24 Maret 2017 19:07
2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional


Jum’at, 24 Maret 2017 19:04
Ruslan Resmi Jabat Kepala BPN Kabupaten Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- 2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional

- Bayi 9 Bulan Nyaris Jadi Korban Penculikan di Dumai
- Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak
- Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi
- Larikan Gadis Bawa Umur, Pemuda di Ujungbatu Ditangkap Polisi Rohul
- Korupsi Aset Desa Beringin Jaya,
Kades di Kuansing Dihukum 4 Tahun Penjara, Jaksa Ajukan Banding

- Kejari Pelalawan Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi Cetak Sawah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.197.75.83
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com