Untitled Document
Sabtu, 17 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 4 Juli 2015 16:57
Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda

Sabtu, 4 Juli 2015 16:55
Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas,
Satlantas Polresta Pekanbaru Terjunkan Personil ke Pusat Perbelanjaan


Sabtu, 4 Juli 2015 16:50
Mayat Wanita Membusuk di Tampan Pekanbaru Ternyata Mahasiswi

Sabtu, 4 Juli 2015 16:17
Dilantik SBY, Nasrul Hadi Masuk Jajaran Pengurus DPP Demokrat

Sabtu, 4 Juli 2015 16:13
Momentum Malam Nuzulul Quran,
Wilmar Group Buka Bersama dan Satuni Anak Yatim di Dumai


Sabtu, 4 Juli 2015 15:24
Dishub Dumai Imbau Pemudik Tak Gunakan Angkutan Travel Ilegal

Sabtu, 4 Juli 2015 14:43
Warga Desa Dayo Rohul Blokir Jalan, Aktivitas 4 Perusahaan Terganggu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2013 16:20
Untuk Tersangka Kasus Suap PON Gubri,
Kabang Sekretaris dan Staf Ahli Anggota DPR Diperksa KPK


Penyidik KPK kembali memeriksa dua saksi dai lingkungan DPR RI untuk kasus suap PON. Keterangan keduanya untuk melengkapi berkas tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Sepertinya kasus suap PON ke XVIII Riau terus mengalami berkembang dan meluas ke sejumlah instansi baik pemerintah maupun politisi. Bukan hanya daerah, tapi sudah merambah secara nasional, mulai dari politisi Senayan sampai ke sejumlah Kementerian Negara. Sejumlah saksi telah dihadirkan untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal atas kasus suap PON Riau.

Hari ini, Jum'at (22/3/13) Penyidik KPK memeriksa tiga saksi untuk tersangka Gubri. Yakni, Agus Salim Kabag Sekretaris Komisi X DPR, Wihaji Staf Ahli Anggota DPR dan Musa PNS di Kementerian Dalam Negeri.

Sampai saat ini ketiga saksi yang dijadwalkan hadir di Gedung KPK Jakarta Pukul 10.00 WIB, belum bisa dipastikan apakah hadir atau tidak. Karena saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, dia mengaku belum mendapat informasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (21/3/13) kemarin memeriksa dua saksi terkait PON Riau. Kedua saksi yang dipanggil KPK adalah Ogan Sailendra Kabag Keuangan Kerja Sama Operasi (KSO) Kontraktor dari tiga perusahaan, yakni PT WIKA, PT PP dan PT Adhi Karya dan Hariyadi sebagai pengemudi Wayan Korioka Direktur Pemasaran PT PP.

Sebelumnya juga, KPK memanggil petinggi Di Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal terkait pencairan anggaran APBN untuk PON ke XVIII di Riau, yakni Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmempora) Yuli Mumpuni Widarso.

Selain Sesmempora Yuli Mumpuni Widarso, KPK juga memeriksa Deputi V Menko Kesra Sugihatatmo, namun keduanya tidak hadir. Tidak hanya itu, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Djoko Pekik Irianto juga tak luput dari pemeriksaan Penyidik KPK.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda
- Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas,
Satlantas Polresta Pekanbaru Terjunkan Personil ke Pusat Perbelanjaan

- Mayat Wanita Membusuk di Tampan Pekanbaru Ternyata Mahasiswi
- Warga Desa Dayo Rohul Blokir Jalan, Aktivitas 4 Perusahaan Terganggu
- Jual Sabu-sabu, Seorang Kakek Diciduk Sat Res Narkoba Polres Kampar
- Security Bandara SSK II Rampas Ransel Wartawan RTV
- Jalur Mudik Duri-Pinggir Bakal Didirikan 6 Pospam


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.96.99
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com