Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 21:52
Penuhi Panggilan KPK,
Zulkifli Yusuf: Siapa Bilang Saya Mangkir


Kamis, 23 Oktober 2014 21:47
Wisuda Perdana,
Universitas Islam Kuansing Tamatkan 422 Sarjana


Kamis, 23 Oktober 2014 21:40
Program Tak Terlaksana,
Dewan Minta Kepala BPM Bangdes Mundur


Kamis, 23 Oktober 2014 21:32
Pimpinan Defenitif DPRD Meranti Resmi Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 21:26
Pembangunan Gedung Baru Diskes Riau Semakin Tak Jelas

Kamis, 23 Oktober 2014 21:19
Diskes Bengkalis Sosialisasi TBC di Duri

Kamis, 23 Oktober 2014 21:09
Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Turun di PT Riau, Kasasi Wan Yulimizani Melambung di MA




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2013 18:20
Terkait Sengketa Tanah,
Warga Rohul Siap Bela Diri dari Preman PT MAN


Warga Sukadamai, Rohul mengharapkan desanya kondusif, namun jika terus diprovokasi preman PT MAN, mereka harus membela diri.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Insiden kerusuhan di Desa Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu sudah kondusif, tapi begitu masyarakat setempat berharap suasana desa selamanya aman.

Sejumlah masyarakat Suka Damai mengungkapkan insiden Rabu sore kemarin (20/3/13) sekitar pukul 15.00 Wib, merupakan insiden kesekian kalinya terjadi, dimana karyawan PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) masuk ke pemukiman penduduk, sengaja memancing emosi masyarakat setempat.

Kepala Desa Suka Damai, Gunarin, mengungkapkan, awal pemicu aksi nyaris bentrok antara 40 PAM Swakarsa PT MAN yang diduga oknum preman sewaan dari Sumatera Utara (Sumut) seperti Binjai, Tanah Karo, dan Medan, dengan sekitar 300 masyarakat setempat, Rabu sore kemarin, dipicu konflik berkepanjangan lahan KKPA yang belum selesai sampai hari ini.

Awalnya, puluhan PAM Swakarsa PT MAN lengkap dengan senjata tajam, panah, dan senjata beracun, masuk ke pemukiman penduduk. Tidak tahu alasannya, mereka berada mengumpul di depan salah satu rumah masyarakat setempat.

Sambil kumpul-kumpul, ternyata puluhan oknum diduga preman itu sengaja memancing emosi masyarakat. Selain seret-seret senjata tajam, oknum juga teriak-teriak.

Bukan itu saja, sedikitnya 5 kursi plastik di rumah Kepala desa turut dirusak para oknum perusahaan. Akibat aksi tersebut, emosi masyarakat memuncak dan sempat terjadi aksi lempar batu.

”Perusahaan sengaja membuat schock therapy atau menakut-nakuti masyarakat. Tentu di belakang layar ada akktor intelektualnya yang memang ahli hukum. Tapi saya sudah minta masyarakat tetap tenang,” ungkap Kades Suka Damai Gunarin di ujung telepon, Kamis sore (21/3/13).

Puluhan preman PT MAN sempat dibawa Gunarin ke kantor desa. Saat ditanya, mereka inginkan agar areal konflik diserahkan ke perusahaan. Para oknum diminta meninggalkan perkampungan, tapi saat akan pergi, sempat terjadi salah paham. Para oknum itu dikejar masyarakat sampai areal perkebunan.

”Polisi pun tahu kok mereka bawa senjata tajam dan senjata berbahaya lainnya. Tapi kita tidak tahu kenapa mereka tidak ditangkap,” ujar Gunarin.

”Kita berharap Polisi memberikan kenyaman kepada masyarakat, sehingga hal seperti kemarin tidak terulang, apalagi Polisi dengan oknum preman itu sudah saling kenal,” harap Gunarin lagi.

Lebih lanjut Gunarin mengatakan, warganya siap membela diri dan membertahankan tahan jatah transmigrasi jika dari rongrongan PT MAN. "Ini tahan resmi warga. Jatah dari program transmigrasi. Karena itu, warga akan mempertahankannya," tegasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Polres Rohul AKBP Yudi Kurniawan mengaku tugas Polisi sebatas pengaman. Menurutnya, konflik baru selesai jika seluruh pihak terkait seperti perusahaan, masyarakat, Tata Pemerintahan, Badan Pertanahan Nasional, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, serta instansi lain duduk satu meja selesaikan masalah.

Untuk menjaga situasi di Desa Suka Damai tetap kondusif, Kapolres Yudi mengaku telah intruksikan personilnya di Polsek Tambusai Utara untuk tetap patroli rutin ke perkampungan. Dan jika masyarakat terasa terancam dengan ulah oknum preman itu bisa melaporkan ke Polisi, tapi sejauh ini belum satu pun masyarakat melapor.

Sebenarnya, konflik KKPA bukan saja antara PT MAN dengan masyarakat Suka Damai, tapi turut melibatkan masyarakt Payung Sekaki dan Pagar Mayang karena areal perkebunan ada di beberapa desa. Kasusnya sendiri telah sampai ranah pengadilan dan Mahkamah Agung, tapi hasilnya belum diketahui.

Walau masyarakat tiga desa sempat demo besar-besaran di Kantor Bupati Rohul dan Kantor Kejaksaan Negeri Pasirpangaraian sampai berakhir anarkhis, dimana seorang jaksa bernama Ardiansyah jadi sasaran amukan massa sebab ditunding berpihak ke perusahaan, tapi perkara agraria itu belum terselesaikan.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Anax inguzan
hai kepala desa,jangan lo membuat pengaduaan di bayangi ketakutan..tu wargamu yang kabur,kalo memang hebat wargamu,kok enggak ditunggu kalo dikejar kariawan pt man tuh,itu makanya jangan banyak makan tempe aja lo kepala desa,,jadi nyali kayak tempe d

anak inGusan
Bapak2 jgn pd bleng dung,preman itu kan subjek,objek nya dunk atasi!bukan soal perpu,bkn soaL preman!itu ranah yg brebeda!inti ny gimna solusi anda buat kasus sengketa lahan ini!kita kan sdh melaui tahpn kasasi dan tak berujung pd keputusan,itu lh pr

anak inGusan
Bapak2 jgn pd bleng dung,preman itu kan subjek,objek nya dunk atasi!bukan soal perpu,bkn soaL preman!itu ranah yg brebeda!inti ny gimna solusi anda buat kasus sengketa lahan ini!kita kan sdh melaui tahpn kasasi dan tak berujung pd keputusan,itu lh pr

anak inGusan
Bapak2 jgn pd bleng dung,preman itu kan subjek,objek nya dunk atasi!bukan soal perpu,bkn soaL preman!itu ranah yg brebeda!inti ny gimna solusi anda buat kasus sengketa lahan ini!kita kan sdh melaui tahpn kasasi dan tak berujung pd keputusan,itu lh pr

Mbh beres..
Sudh lah g usah di perpanjan masalah nya cari aja jalan keluar... Yg terbaik masarakat tidak di sakiti perusaha,an tidak di rugikan., kan sama sama kita tau barmansah berinvetasi juga tidak sedikit yg di korbankan sampai,budiarti yg begitu cantik saj

Malius
Menyikapi permasalahan premanisme tambusai utara,saya berangapan kesalahan pemerintahan kec:tambusai utara kenapa perda telah mengatur 2x24jam tamu wajib lapor ini ngak'bahkan identitas ajah tidak jelas asal dari mana tujuan apa'maka dengan ini biarl

camat tambusai utara


Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

Tim Ahmad
Knapa daerah sendiri ngk Bs damai Pak ahmad? Mimpin di kabupaten aja ngk bs alias amburadul, g mana mau jd gubernur Riau Ahmad? Bisa2 perang antar kabupaten bsk Ahmad? Coba jujur aja Pak Ahmad , Anda di bayar berapa sm perusahaan? Jujur aja la,untuk

bang joni
suyud %@!* tahu apa kau,dasar penjilat dan pengkianat jangan kau sok hebat.

Lae togar
wah,...!! pande x ni yang masukin brita,, salah,, bukan preman yang lari di kejar" warga..!! tapi,,warga yang lari di kejar" preman pt man...?? sebenarnya warga hanya ikut"tan karna di frovokatori oknum kades dan pihak" tertentu,,...!! hey,,,,

jhon hendri lubis
dah lah lae malau nyerah aja gak ada gunanya di pertahankan kl bkn hak kita.dah ada contohnya sama aku.

parmitu
waduh....... !! orng suka damai kok ngaku2 pulak itu lahannya itu kan milik pt man'ojo ngono lah???

anak petani
pak kapolres....ambil tindakan segera pak. lahan tsb memag lahan transmigrasi sm dgn lahan d desa yg lain, tp sdh ad kesepakatan utk dikelola oleh pt.man. hanya kepala desa dan oknum2 tertentu yg sdh terlibat jauh dgn melakukan penjualan lahan2 tsb k

warga suka damai
kami warga desa suka damai sangat menyesali tindakan kepala desa GUNARIN yg mengadu domba masyarakat dgn PT.MAN...slama ini kami warga transmigrasi teraniaya dgn semua tindakan kepala desa yg lalu maupun kepala desa yg skrng yg telah menjual lahan ka

asep
itu kepala desa ko jadi provokator y ! ternyata masyarakat salah memilih kepala desa yg suka narkoba...!

tukiran
itu kepala desa kebanyakan nyabu y ko ngak mengerti menilai mana yg benar dan mana yg salah...!

suyud
kepala desa gunarin telah menjadi alat kejahatan dr oknum2 yg telah menguasai lahan secara melawan hukum...lahan tersebut adalah lahan bersertifikat transmigrasi yg telah bekerjasama dgn pihak PT.MAN dan saat skrng lahan tersbut sdh dikuasai oleh okn


Berita Hukum lainnya..........
- Penuhi Panggilan KPK,
Zulkifli Yusuf: Siapa Bilang Saya Mangkir

- Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Turun di PT Riau, Kasasi Wan Yulimizani Melambung di MA

- PT. Indah Logistik Bantah Mobil Box Angkut Bawang Ilegal
- Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Mantan Sekdakab Pelalawan Divonis 2,5 Tahun Penjara

- Puluhan Pengendara Sepeda Motor di Kampar Terjaring Razia
- 18 Personil Polda Riau Bantu Tangkap Perampok di Pekanbaru
- Kadisbun Zulher Kembali tak Penuhi Panggilan KPK


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.235.83
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com