Untitled Document
Rabu, 1 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Agustus 2014 21:01
Kekurangan Tenaga Penyidik, Inspektorat Riau Gandeng BPKP

Rabu, 27 Agustus 2014 20:59
Kerjasama UR dan Disdukcapil Rohul Lahirkan Akte Gratis untuk 20 Anak di Ujungbatu

Rabu, 27 Agustus 2014 20:57
Pengungkapan Tindak Pidana Lahgun Narkoba di Bengkalis Menurun

Rabu, 27 Agustus 2014 20:55
TP PKK Inhil Ikuti Pembukaan Jambore Kader PKK Nasional

Rabu, 27 Agustus 2014 20:38
547 CJH Kampar Dilepas Bupati Kampar

Rabu, 27 Agustus 2014 20:07
Tony Hidayat Rangkap Jabatan di DPRD Riau dan DPRD Kampar

Rabu, 27 Agustus 2014 20:02
Masyarakat Diharap Paham,
Kemacetan di Jalinsu Duri Disebabkan Minimnya Personel Kepolisian




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Maret 2013 20:00
Lima Kasus Korupsi di Rohil Mulai Dibidik Kejaksaan

Diduga telah terjadi sejumlah tindak korupsi di lingkungan Pemkab Rohil. Setidaknya kejaksaan membidik lima kasus.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Lima kasus korupsi di Rokan Hilir menjadi bidikan kejaksaan setempat. Dua kasus dalam tahap penyelidikan dan dua kasus sudah masuk penyidikan, ditambah satu kasus lama

Demikian dikatakan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Wayan Riana, Rabu (20/3/13) dijumpai dikediamannya. “Berarti penyelidikan kami sekarang ada dua, penyidikan ada dua. Mudah-mudahan akan meningkat segera kan, penyelidikannya nambah banyak,” katanya.

Satu kasus lama yang sudah penyidikan katanya, atas tersangka Julianto, kasus rumah layak huni. “Kalok penyidikan, yang lama kan Julianto, itu sebentar lagi mungkin berkasnya rampung, hampir 90 persenlah berkasnya, kasus rumah layak huni, stressing dari perkara yang dulu Ahmad Abdal dan Jakifri,” tambahnya..

Perkara tersebut sudah disidangkan. “Itu sudah saya sidangkan, sudah putus ingkrah, jadi diputus bersalah dua orang tu kan, sekarang PPTKnya saya naikkan, ini dari tahun 2012 bulan apa ya saya mulai sprint penyidikan, ini udah mau rampung, tinggal minta izin penyitaan dari Pengadilan Tipikor, sebentar lagi rampung berkasnya,” katanya.

Perkara kedua dari Polda Riau, dengan tersangka Kepala Dinas Perikanan Rohil Amrizal dan PPTKnya Trijon. “Kalau perkara dari polda, kita kan sudah terima tahap II, dari polda udah terima tahap II, kan dari kejati dulu, dari kejati diserahterimakan ke kekita, kan lokusnya disini. Perkara Pak Amrizal, mungkin minggu ini atau ngak minggu depan kita limpahkan ke pengadilan, Pengadilan Tipikor Pekanbaru,” katanya menyebut lokasi sidang.

Semua dakwaan katanya sudah lengkap. “Sudah lengkap, dakwaan sudah kita susun, terus administrasi pelimpahannya sudah kita siapkan juga. Saksi banyak dari sini, salah satu saksinya Haslin, Trijon salah satunya saksi mahkota, Haslin, ketua panitia lelang dulukan, banyaklah saksinya,” katanya menyebut satu persatu saksi.

Dalam kasus ini yang baru ditahan Amrizal dan Trijon. “Pak Amrizal, sama Trijon tadi, Trijon itu PPTKnya, informasi yang saya dapat dari kajati yang Trijonnya itu,” tambahnya.

Sedangkan terkait barang bukti berupa kapal, dia menyatakan belum jelas. “Informasi yang saya dapat, kita belum jelas, karena barang bukti yang ada dipenyidikan itu baru dokumen, dokumen kontrak, segala macam dokumen untuk pencairan uang muka itukan, karena diduga yang bermasalahkan pencairan uang muka, senilai Rp 1,3 miliar itu, itulah kerugian negaranya kan,,” katanya.

Satu lagi kasus korupsi yang sudah memasuki tahap penyidikan katanya kasus bea siswa dan kasus bantuan hibah. “Satu lagi ni ada yang beasiswa sama bantuan hibah. Ini dik udah rampung, penyidikan, sudah keluar sprindiknya, penyidikan tu,” tambahnya.

Sementara itu, dua kasus yang baru tahap penyelidikan, proyek fiktif di Bina Marga dan pembuatan, dan pemasangan bola wisata di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga

“Yang lid, penyelidikan ada dua juga, satu yang di Bina Marga, dugaan fiktif, satu lagi baru keluar sprinlidnya, baru penyelidikan, pembuatan dan pemasangan bola wisata di Dinas Pariwisata tahun anggaran 2012, di jalan Pulau Pedamaran itu, nyebrang, kan bola-bola wisata itu kan, itu anggaranya Rp 1,3 miliar, itu baru yang kita selidiki,” terangnya.

Wayan juga mengatakan tidak tertutup kemungkinan kasus ini akan melebar ke pengadaan dan pemasangan bola wisata di Kubu.

“Kemungkinan akan dilebarkan yang di Kubu, pengadaan bola wisata juga, itu sama anggarannya Rp 1,3 miliar, tapi yang di Kubu belum kita buat telaahannya, belum keluar sprinlidnya baru di jalan Pedamaran,” tambahnya.

Siapa yang bakal menjadi targetnya, dia belum bisa mengatakan, karena baru tahap penyelidikan. “Kan dugaan ini, kita selidiki, selidiki ini kan penyelidikan, belum penyidikan, kalau penyidikan itu udah ada tersangkanya. Dugaan ini kita selidiki, ada ngak kitanya disitu perbuatan menyimpang yang melawan hukum dan merugikan keuangan negara kan,” katanya.

Namun untuk pasal yang dikenakan terkait tindak pidana korupsi tetap pasal 2, pasal 3. “Tetap itu kemungkinan pasalnya kalau sudah bisa tingkatkan ke penyidikan tetap nantinya ke pasal 2 pasal 3 nantinya, kalau itu memang ada indikasi kesana,” prediksinya.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ajudan Annas
Kalian kalau berkomentar jangan menyudutkan Bapak..nanti kami lacak keberadaan kalian. Percuma saja kalian berkoar koar dimedia. Semua penegak hukum sudah kami beri setoran agar kasus besar tidak mencuat kepermukaan.

ucu totil
mash bnyak kasus2 korupsi yg laen lai pak jaksa buka mata dn lihatlah ...

Anak Rohil
Rohil ku sayang, rohil ku malang,

MAHASISWA INHU
cem na ga Bisu, sumber nurani da busuk biaya kuliah hasil culas sama gaek ANNAS MAAMUN, moga Rohil cepat diselamatkan orang-orang yang peduli. Amin

MAHASISWA INHU
cem na ga Bisu, sumber nurani da busuk biaya kuliah hasil culas sama gaek ANNAS MAAMUN, moga Rohil cepat diselamatkan orang-orang yang peduli. Amin

MAHASISWA INHU
cem na ga Bisu, sumber nurani da busuk biaya kuliah hasil culas sama gaek ANNAS MAAMUN, moga Rohil cepat diselamatkan orang-orang yang peduli. Amin

MAHASISWA DUMAI
Mana nuranimu Mahasiswa Rohiiiiiiiiiiiiiiiil ........................ bisu ya, ato pura-pura TULIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII.........................

MAHASISWA DUMAI
Mana nuranimu Mahasiswa Rohiiiiiiiiiiiiiiiil ........................ bisu ya, ato pura-pura TULIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII.........................

lambat
sedari dulu pak jaksa.....

abdi dalam kerajaan rohil
Tak usahlah kalian bakar2 suasana dan komentar lagi, itukan gertak sambal belacan pulau halang saja nyo, jgn pula benteng yg udah kami buat tumbang pula gara gara jaksanya tak mau lagi duduk semeja dan bernego dgn kami. Tlglah yg melakukan korup ituk

cucu atuk
atuk awak macam mano pulo tu?

ongah bagan
banyak cito kejari bagan ko, tak ado do sampai kepengadilan kejari dan kejati riau buat ATM , cari dana operasional bual sajo banyak yg disidik dl harusnya oknum jaksa22 nakal yg memeras saja kerjanya pada satker2 , polisi dan jaksa sama saja

ongah bagan
banyak cito kejari bagan ko, tak ado do sampai kepengadilan kejari dan kejati riau buat ATM , cari dana operasional bual sajo banyak yg disidik dl harusnya oknum jaksa22 nakal yg memeras saja kerjanya pada satker2 , polisi dan jaksa sama saja

ongah bagan
banyak cito kejari bagan ko, tak ado do sampai kepengadilan kejari dan kejati riau buat ATM , cari dana operasional bual sajo banyak yg disidik dl harusnya oknum jaksa22 nakal yg memeras saja kerjanya pada satker2 , polisi dan jaksa sama saja


Berita Hukum lainnya..........
- Pengungkapan Tindak Pidana Lahgun Narkoba di Bengkalis Menurun
- Sopir Colt Diesel Melarikan Diri,
Penjual Es Dawet Tewas Ditabrak di Baganbatu, Rohil,

- FBI Minta Aparat Usut Pencatutan Nama PWRI Dumai
- Diduga Korupsi Dana Posyandu, Anggota DPRD Dumai Terpilih Dipolisikan
- Cegah Penculikan Anak, Polres Dumai Koordinasi dengan Sekolah
- HMI Pekanbaru Minta Kejati Riau Usut Dugaan Korupsi di PTPN V
- Polres Inhu Tangkap Pengedar dan Pemakai Sabu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.157.6
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com