Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 10:41
Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru

Senin, 11 Desember 2017 10:35
Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember

Senin, 11 Desember 2017 06:51
Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji

Ahad, 10 Desember 2017 21:05
Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada

Ahad, 10 Desember 2017 20:57
Gubri Lepas Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar MTQ XXXVI Riau

Ahad, 10 Desember 2017 20:23
Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 20:19
Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 18:56
Bupati Kampar Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 18:12
Hadiri UndanganMakan Bajambau,
Gubri Puji Pesona Wisata Alam Teluk Jering


Ahad, 10 Desember 2017 18:02
MTQ ke-36 Riau, Bupati Inhil Ikuti Prosesi Pelepasan Pawai Ta'aruf

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 20 Maret 2013 20:00
Lima Kasus Korupsi di Rohil Mulai Dibidik Kejaksaan

Diduga telah terjadi sejumlah tindak korupsi di lingkungan Pemkab Rohil. Setidaknya kejaksaan membidik lima kasus.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Lima kasus korupsi di Rokan Hilir menjadi bidikan kejaksaan setempat. Dua kasus dalam tahap penyelidikan dan dua kasus sudah masuk penyidikan, ditambah satu kasus lama

Demikian dikatakan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi Wayan Riana, Rabu (20/3/13) dijumpai dikediamannya. “Berarti penyelidikan kami sekarang ada dua, penyidikan ada dua. Mudah-mudahan akan meningkat segera kan, penyelidikannya nambah banyak,” katanya.

Satu kasus lama yang sudah penyidikan katanya, atas tersangka Julianto, kasus rumah layak huni. “Kalok penyidikan, yang lama kan Julianto, itu sebentar lagi mungkin berkasnya rampung, hampir 90 persenlah berkasnya, kasus rumah layak huni, stressing dari perkara yang dulu Ahmad Abdal dan Jakifri,” tambahnya..

Perkara tersebut sudah disidangkan. “Itu sudah saya sidangkan, sudah putus ingkrah, jadi diputus bersalah dua orang tu kan, sekarang PPTKnya saya naikkan, ini dari tahun 2012 bulan apa ya saya mulai sprint penyidikan, ini udah mau rampung, tinggal minta izin penyitaan dari Pengadilan Tipikor, sebentar lagi rampung berkasnya,” katanya.

Perkara kedua dari Polda Riau, dengan tersangka Kepala Dinas Perikanan Rohil Amrizal dan PPTKnya Trijon. “Kalau perkara dari polda, kita kan sudah terima tahap II, dari polda udah terima tahap II, kan dari kejati dulu, dari kejati diserahterimakan ke kekita, kan lokusnya disini. Perkara Pak Amrizal, mungkin minggu ini atau ngak minggu depan kita limpahkan ke pengadilan, Pengadilan Tipikor Pekanbaru,” katanya menyebut lokasi sidang.

Semua dakwaan katanya sudah lengkap. “Sudah lengkap, dakwaan sudah kita susun, terus administrasi pelimpahannya sudah kita siapkan juga. Saksi banyak dari sini, salah satu saksinya Haslin, Trijon salah satunya saksi mahkota, Haslin, ketua panitia lelang dulukan, banyaklah saksinya,” katanya menyebut satu persatu saksi.

Dalam kasus ini yang baru ditahan Amrizal dan Trijon. “Pak Amrizal, sama Trijon tadi, Trijon itu PPTKnya, informasi yang saya dapat dari kajati yang Trijonnya itu,” tambahnya.

Sedangkan terkait barang bukti berupa kapal, dia menyatakan belum jelas. “Informasi yang saya dapat, kita belum jelas, karena barang bukti yang ada dipenyidikan itu baru dokumen, dokumen kontrak, segala macam dokumen untuk pencairan uang muka itukan, karena diduga yang bermasalahkan pencairan uang muka, senilai Rp 1,3 miliar itu, itulah kerugian negaranya kan,,” katanya.

Satu lagi kasus korupsi yang sudah memasuki tahap penyidikan katanya kasus bea siswa dan kasus bantuan hibah. “Satu lagi ni ada yang beasiswa sama bantuan hibah. Ini dik udah rampung, penyidikan, sudah keluar sprindiknya, penyidikan tu,” tambahnya.

Sementara itu, dua kasus yang baru tahap penyelidikan, proyek fiktif di Bina Marga dan pembuatan, dan pemasangan bola wisata di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga

“Yang lid, penyelidikan ada dua juga, satu yang di Bina Marga, dugaan fiktif, satu lagi baru keluar sprinlidnya, baru penyelidikan, pembuatan dan pemasangan bola wisata di Dinas Pariwisata tahun anggaran 2012, di jalan Pulau Pedamaran itu, nyebrang, kan bola-bola wisata itu kan, itu anggaranya Rp 1,3 miliar, itu baru yang kita selidiki,” terangnya.

Wayan juga mengatakan tidak tertutup kemungkinan kasus ini akan melebar ke pengadaan dan pemasangan bola wisata di Kubu.

“Kemungkinan akan dilebarkan yang di Kubu, pengadaan bola wisata juga, itu sama anggarannya Rp 1,3 miliar, tapi yang di Kubu belum kita buat telaahannya, belum keluar sprinlidnya baru di jalan Pedamaran,” tambahnya.

Siapa yang bakal menjadi targetnya, dia belum bisa mengatakan, karena baru tahap penyelidikan. “Kan dugaan ini, kita selidiki, selidiki ini kan penyelidikan, belum penyidikan, kalau penyidikan itu udah ada tersangkanya. Dugaan ini kita selidiki, ada ngak kitanya disitu perbuatan menyimpang yang melawan hukum dan merugikan keuangan negara kan,” katanya.

Namun untuk pasal yang dikenakan terkait tindak pidana korupsi tetap pasal 2, pasal 3. “Tetap itu kemungkinan pasalnya kalau sudah bisa tingkatkan ke penyidikan tetap nantinya ke pasal 2 pasal 3 nantinya, kalau itu memang ada indikasi kesana,” prediksinya.***(nop)



Berita Hukum lainnya..........
- Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru
- Kecewa Persekusi di Bali, Ketua LAM dan Tokoh Riau Jemput Kepulangan UAS di Bandara
- Rampok Rekan Kerja, Kernet Mobil Sales Ditangkap Polisi Bengkalis
- Polres Inhil Tangkap Satu dari Dua Penikam Anggota Satpol PP
- Satpol PP Pemkab Inhil Ditikam Orang tak Dikenal
- Miliki Sabu, Seorang Kakek di Perawang Ditangkap Polisi
- Jelang Kunjungan KPK, Pemkab Inhu Siapkan Data Akurat
- Pulang Solat Jumat,
Warga Kampung Baru Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai Siak

- Sunat Honor Pengamanan Porprov, Kasatpol PP Kampar Ditangkap Polda Riau
- Ajukan Permohonan ke PTNU,
Kuasa Hukum PT. RAPP Sebut SK Menteri LHK Tidak Berdasarkan Hukum

- Sambut HAKI,
Kejari Kuantan Singingi Ingatkan Semua Pihak Jangan Korupsi

- 2017, Kejati Riau Jerat 103 Tersangka Korupsi, PNS Mendominasi
- Keterangan Ahli dari UI Kuatkan Permohonan PT RAPP Atas SK Menteri LHK
- Tertangkap Bawa Sabu di SSK II Pekanbaru,
Gunakan 4 Lapis Celana, Pelaku Menyelipkan Narkoba di selangkangan

- 2 Warga Surabaya Tertangkap Bawa Narkoba di SSK II Pekanbaru
- Kasus Pidum di Bengkalis Tertinggi Lahgun Narkoba
- Peringatan Hari AIDS,
KPA - RAPP bersama Dinkes Pelalawan Gelar Seminar HIV/AIDS

- Tim Pora Bengkalis Evaluasi Kinerja
- Hakim Tolak Eksepsi Dua Korupsi BTT Pelalawan
- ‎Kecanduan Game Online,
Dua Pemuda di Rohul Mencuri Laptop di Rumdis Puskesmas Bangun Purba



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.44.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com