Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:17
Plt Wako Kampanyekan '"Pekanbaru Bersih, Bisa Kok" di Car Free Day

Ahad, 25 Pebruari 2018 09:37
Pendiri SLB Fajar Amanah Sebut Cuma Andi Rachman Peduli Kaum Difabel dan Disabilitas



loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Maret 2013 14:55
Jaksa Sarankan Ketua DPRD Bengkalis Lepas Jabatan Ketua KONI

Posisi Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah sebagai Ketua KONI daerah tersebut dianggap bertentangan dengan aturan, karena itu jaksa menyarankan untuk mundur.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepemimpinan Jamal Abdillah sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis terus menuai kontroversi. Aparat penegak hukum di Bengkalis mengingatkan, agar kepemimpinan Jamal Abdillah di tubuh organisasi dunia olahraga tersebut, harus ditinjau ulang.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Mukhlis, saat berbincang-bincang dengan riauterkinicom di kantornya, Jum’at (15/3/13). Menurutnya, bahwa secara pendapat hukum saat ini Jamal Abdillah adalah Ketua DPRD Bengkalis atau pejabat publik dan strategis. Oleh karena itu, jabatan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bengkalis sangat bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.

“Kita sudah mengirimkan surat resmi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Bengkalis dan kepada Gubernur Riau, terkait rangkap jabatan yang bersangkutan (Jamal Abdillah, red) ini. Surat tersebut mengingatkan dan sebagai pendapat hukum,” ungkapnya.

Selanjutnya disampaikan Mukhlis “karena sudah terlanjur sebaiknya mengundurkan diri saja. Ini peringatan, karena kita sebagai aparat penegak hukum, ini sebagai langkah pencegahan,” katanya lagi.

Namun, sambung pria berdarah Minang ini, apabila pertimbangan hukum atau langkah preventif tersebut tidak diindahkan. Resikonya adalah APBD yang sudah disiapkan dan digelontorkan untuk seluruh kegiatan KONI, tidak dibenarkan dicairkan.

“Ya, resikonya itu. Tetap juga dicairkan anggaran yang sudah disiapkan melalui APBD jelas berdampak pada hukum. Karena bertentangan dengan undang-undang,” tegasnya.

“Pejabat negara harus patuh dan taat pada hukum. Kalau pejabat negaranya saja tidak patuh, bagaimana dengan masyarakatnya. Karena pejabat negara harus menjadi panutan,” tandasnya.

Larangan itu sendiri didasari pada Undang-Undang (UU) Nomor 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16/2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dengan tegas melarang perangkapan jabatan pada kepengurusan KONI dengan jabatan struktural dan jabatan publik. Surat itu ditujukan kepada gubernur serta bupati dan walikota di seluruh Indonesia.

Dalam surat edaran yang bersifat segera itu, Mendagri mengancam pejabat struktural dan pejabat publik melanggar ketentuan itu akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 121 ayat (1), Pasal 122 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 16/2007 berupa peringatan, teguran tertulis, pembekuan izin sementara, pencabutan keputusan atas pengangkatan atau penunjukan atau pemberhentian, pengurangan, penundaan atau penghentian penyaluran dana bantuan dan kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan
- Sidang Pemalsuan Surat Tanah,
Saksi Ngaku Pernah Diminta Batalkan Jual Beli Lahan

- Gabungan Polda Riau dan Mabes Polri Tangkap Pelaku Hate Speech Medsos


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.253.34
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com