Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 15 Maret 2013 14:55
Jaksa Sarankan Ketua DPRD Bengkalis Lepas Jabatan Ketua KONI

Posisi Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah sebagai Ketua KONI daerah tersebut dianggap bertentangan dengan aturan, karena itu jaksa menyarankan untuk mundur.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepemimpinan Jamal Abdillah sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis terus menuai kontroversi. Aparat penegak hukum di Bengkalis mengingatkan, agar kepemimpinan Jamal Abdillah di tubuh organisasi dunia olahraga tersebut, harus ditinjau ulang.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Mukhlis, saat berbincang-bincang dengan riauterkinicom di kantornya, Jum’at (15/3/13). Menurutnya, bahwa secara pendapat hukum saat ini Jamal Abdillah adalah Ketua DPRD Bengkalis atau pejabat publik dan strategis. Oleh karena itu, jabatan sebagai Ketua KONI Kabupaten Bengkalis sangat bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.

“Kita sudah mengirimkan surat resmi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Bengkalis dan kepada Gubernur Riau, terkait rangkap jabatan yang bersangkutan (Jamal Abdillah, red) ini. Surat tersebut mengingatkan dan sebagai pendapat hukum,” ungkapnya.

Selanjutnya disampaikan Mukhlis “karena sudah terlanjur sebaiknya mengundurkan diri saja. Ini peringatan, karena kita sebagai aparat penegak hukum, ini sebagai langkah pencegahan,” katanya lagi.

Namun, sambung pria berdarah Minang ini, apabila pertimbangan hukum atau langkah preventif tersebut tidak diindahkan. Resikonya adalah APBD yang sudah disiapkan dan digelontorkan untuk seluruh kegiatan KONI, tidak dibenarkan dicairkan.

“Ya, resikonya itu. Tetap juga dicairkan anggaran yang sudah disiapkan melalui APBD jelas berdampak pada hukum. Karena bertentangan dengan undang-undang,” tegasnya.

“Pejabat negara harus patuh dan taat pada hukum. Kalau pejabat negaranya saja tidak patuh, bagaimana dengan masyarakatnya. Karena pejabat negara harus menjadi panutan,” tandasnya.

Larangan itu sendiri didasari pada Undang-Undang (UU) Nomor 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16/2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dengan tegas melarang perangkapan jabatan pada kepengurusan KONI dengan jabatan struktural dan jabatan publik. Surat itu ditujukan kepada gubernur serta bupati dan walikota di seluruh Indonesia.

Dalam surat edaran yang bersifat segera itu, Mendagri mengancam pejabat struktural dan pejabat publik melanggar ketentuan itu akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 121 ayat (1), Pasal 122 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 16/2007 berupa peringatan, teguran tertulis, pembekuan izin sementara, pencabutan keputusan atas pengangkatan atau penunjukan atau pemberhentian, pengurangan, penundaan atau penghentian penyaluran dana bantuan dan kegiatan keolahragaan yang bersangkutan tidak diakui.***(dik)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar

- Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com