Untitled Document
Jumat, 15 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 6 Maret 2015 14:01
Kajati Riau Bantah Diamkan Kasus Korupsi

Jum’at, 6 Maret 2015 13:54
Kemenag Rohul Gelar Raker Bahas Anggaran 2016 dan Haji

Jum’at, 6 Maret 2015 13:06
Di Pekanbaru, Mensos Datang Gepeng Menghilang

Jum’at, 6 Maret 2015 11:32
Bupati Bengkalis Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Duri

Jum’at, 6 Maret 2015 10:01
Polres Pelalawan Tangkap Tiga Pengedar dan Penikmat Narkoba

Jum’at, 6 Maret 2015 07:47
Nasdem Kuansig Bersia Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wakilnya

Jum’at, 6 Maret 2015 07:34
Kasus Narkoba, Personil Satpol PP Bengkalis Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kajati Riau Bantah Diamkan Kasus Korupsi
- Polres Pelalawan Tangkap Tiga Pengedar dan Penikmat Narkoba
- Kasus Narkoba, Personil Satpol PP Bengkalis Ditangkap
- Dikabarkan Sakit Strok,
Terdakwa Perambahan Iswaja Mulyadi Hadiri Cap Go Meh

- Polsek Sinaboi Rohil Tangkap Enam Pejudi Qyu-qyu
- Seorang Kakek di Rohul Terpeleset dan Tewas di Kolam Ikan
- Polisi Gagalkan Transaksi Ganja 15 Kilogram di Ukui, Pelalawan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.173.192
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com