Untitled Document
Rabu, 7 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 Januari 2015 16:02
Diperingati Berulang Kali Tak Digubris,
Satpol PP Angkat Gerobak PKL di Bagansiapiapi


Rabu, 28 Januari 2015 15:59
‎Sekdakab Bengkalis Lantik 4 Pejabat Eselon II

Rabu, 28 Januari 2015 15:49
Meski Ada dari Internal PPP,
Dedi Putra Pastikan Tak Masuk Bursa Balonbup Meranti


Rabu, 28 Januari 2015 15:38
Komisi B DPRD Riau Dapat Oleh-oleh Batu Akik Solar dari Bupati Rohul

Rabu, 28 Januari 2015 15:33
Bakti Sosial Wujud Kepedulian Pemkab Kampar terhadap Warganya

Rabu, 28 Januari 2015 15:25
Dua Pegawai Disdikpora Rohul Tersandung Korupsi, Bupati Achmad Enggan Komentari

Rabu, 28 Januari 2015 14:24
8 Spesies Kantong Semar Mahal Ditemukan di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dua Pegawai Disdikpora Rohul Tersandung Korupsi, Bupati Achmad Enggan Komentari
- Dugaan Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Wabup Pelalawan Nonaktif Dituntut 9 Tahun Penjara

- Selewengkan Dana Bantuan Masyarakat, Ketua UPK di Rohul Segera Diadili
- Tubuh Dicat Merah,
Aktivis FSM Desak PT IKS Kembalikan Lahan Warga yang Diserobot

- Suap Pembahasan RAPBD Riau Tahun 2015,
Sekdaprov Riau Diperiksa Untuk Tersangka Gubri Nonaktif Annas Maamun

- Rebut Uang Rp100 Juta, Perampok Tembak Warga Pelalawan
- Belasan Gerobak Kayu Keluar dari Hutan Kundur, Meranti Setiap Hari


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.130.74
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com