Untitled Document
Rabu, 22 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 16 September 2014 22:38
Tahun Depan, Pemko Konsentrasi Bebaskan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai

Selasa, 16 September 2014 21:53
Polsek Mandau Razia Tempat-tempat Hiburan di Duri

Selasa, 16 September 2014 21:45
Disosnakertrans Rohul Sosialisasikan PKH Tingkat Kecamatan

Selasa, 16 September 2014 21:41
Wawako Dumai Kukuhkan KPED 2014-2018

Selasa, 16 September 2014 21:34
Puluhan Ribu Warga Meriahkan Pawai Ta’ruf MTQ XXIX Bengkalis di Bantan

Selasa, 16 September 2014 21:26
Pemko Dumai Bangun Waduk Reservoir

Selasa, 16 September 2014 21:23
Kejari Siak Tahan Dua Tersangka Korupsi yang Berbeda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Siak Tahan Dua Tersangka Korupsi yang Berbeda
- Perampas dan Penggelapan Sepeda Motor di Pekanbaru Ditangkap Polisi
- Kesemberautan Pasar Pagi Arengka,
Oktober, Satpol PP Usir Paksa PKL di Jalur Hijau dan Badan Jalan

- Mantan DPRD Riau Masih Enggan Kembalikan Mobil Opersionalnya
- Ditabrak Supra X, Pejalan Kaki di Kampar Tewas
- Tiga Kawanan Rampok Toko Mas Mulia, Pekanbaru Divonis Ringan
- Berkelahi Gara-gara Video Porno, Pemuda di Pekanbaru Ditahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.171.109
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com