Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:40
Rusak Parah, BPLS Janji Perbaiki Kapal Keruk Riau

Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:33
Lecehkan Martabat Melayu, Belasan Pemuda Geram Kecam Effendi Simbolon

Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:30
Kepala Daerah Dilantik di Pekanbaru, Warga Dumai Kecewa

Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:27
Rayakan Ulang Tahun ke-8, DPC Gerindra Rohil Bagikan Susu Gratis

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:47
Demi Porprov IX,
Bupati Kampar: Tak Ada Kayu Api Sendipun Akan Kami Belah


Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:40
Rumah Penduduk di Jalan Karet Pekanbaru Ditelan Kobaran Api

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:35
Diduga Jadi Pengedar Sabu, IRT di Tapung Hulu Dibekuk Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Rumah Penduduk di Jalan Karet Pekanbaru Ditelan Kobaran Api
- Diduga Jadi Pengedar Sabu, IRT di Tapung Hulu Dibekuk Polisi
- Jambret Tas Dua Perempuan, Tiga Pemuda di Rohul Ditangkap
- Berkas dan Penabrak Anggota Kostrad Hingga Tewas Dilimpahkan ke Jaksa
- Tabrak Dump Truk Dinas BMP Rohul, Pengendara Sepeda Motor Ini Kritis
- Dua Pekerja Subkon Wilmar Tewas Tertabrak Mobil Tangki CPO
- Ngaku Dinas di Kejati Riau,
Pegawai Gadungan Tipu Pemilik 20 Panti di Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.160.177.33
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com