Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 April 2016 10:55
Pemko Wujudkan Masyarakat Madani dengan Program Jumat Mengaji

Jum’at, 29 April 2016 09:52
Annas Maamun Pasrah Terima Keppres Pemberhentian Dirinya

Jum’at, 29 April 2016 09:45
Tertimbun Tembok, Makam Pejuang di Rohil Mulai Dibersihkan

Jum’at, 29 April 2016 09:35
Kalah di MA, Pemko Pekanbaru Siap Hibahkan Bangunan Pustu Rintis pada Masyarakat

Jum’at, 29 April 2016 09:09
Satpol PP Amankan Lima Pasangan Diduga Mesum di Kawasan Main Stadium

Jum’at, 29 April 2016 07:09
Dibuka Bupati Bengkalis , 294 Kafilah Ikuti MTQ Bukitbatu

Jum’at, 29 April 2016 07:06
Sekdakab Buka Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah Kampar ke-III



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Satpol PP Amankan Lima Pasangan Diduga Mesum di Kawasan Main Stadium
- Ibu Kandung Jadikan Anak Kurir Ganja 17 Kilogram Ditangkap di Kandis, Siak
- Kapolri Mutasi 7 Kapolres di Jajaran Polda Riau
- Bentrok Ormas LMP dan PP, Polres Kampar Tetapkan 22 Tersangka
- Termasuk Wakapolres, 3 Perwira Polres Meranti Sertijab
- 23 Gram Sabu dan Honda CRV Disita,
Bandar Narkoba di Ujungbatu Ditangkap Polisi Rohul di Jalan

- Polres Bengkalis Musnahkan 3.139 Karung dan 25 Ton Bawang Merah Ilegal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.84.122
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com