Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
DPRD Dumai Gelar Sosialisasi Fungsi dan Kewenangan

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
Januari-Oktober Renggut 6 Nyawa,
Diskes Klaim DBD di Bengkalis Turun


Selasa, 25 Nopember 2014 21:52
Pelanggan PDAM Tirta Dharma Duri Keluhkan Bengkaknya Tagihan

Selasa, 25 Nopember 2014 21:40
Piala Gubernur 2014,
Tim Sepakbola Kampar Tumbangkan Juara Porprov 2014


Selasa, 25 Nopember 2014 21:34
Ribuan Warga Sei Tohor Siap Menanti Kedatangan Presiden RI

Selasa, 25 Nopember 2014 21:17
Banjir di Rohul Telan Korban,
Pencarian Jasad Korban Tenggelam Dilanjutkan Rabu Pagi


Selasa, 25 Nopember 2014 20:49
Demo di RRI Ricuh, Puluhan Mahasiwa Luka Kena Pukul Rotan Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Curi Alat Pengetam Kayu, Warga Pelalawan Ditahan di Pekanbaru
- Danrem Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam Presiden
- Atlet Dayung Tenggelam, Basarnas Masih Sisir Sungai Siak
- Sempat Tidur Saat Rekonstruksi,
Kuasa Hukum Sebut Annas Maamun Sehat dan Tabah

- Kasus Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Hingga Kini KPK Belum Tetapkan Tersangka Baru

- Sidang Perambahan Hutan,
Anggota DPRD Rohul Dituntut 3 Tahun Kurungan Denda Rp1,5 Miliar

- Pelanggar Pajak Toko Sony Elektronik Dihukum Percobaan,
Jaksa Banding Atas Putusan PN Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.192.202
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com