Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 2 September 2014 20:57
Agen Angkutan Mulai Masuk Terminal Bandar Laksamana Indragiri

Selasa, 2 September 2014 20:51
Baru 5 Mantan Anggota DPRD Rohul Kembalikan Mobil Dinas

Selasa, 2 September 2014 20:46
Dimulai, PU Bengkalis Awasi Pekerjaan Proyek di Lapangan

Selasa, 2 September 2014 20:46
Formasi Sementara CPNS Kota Pekanbaru Dirilis

Selasa, 2 September 2014 20:40
Raskin Terutang Bulog Capai Rp14,5 Miliar

Selasa, 2 September 2014 19:48
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Gubri,
Lusa Mabes Polri Periksa Wide sebagai Pelapor


Selasa, 2 September 2014 19:39
Menemui Kenalan Lewat HP,
Gadis 14 Tahun di Bengkalis Sudah Empat Hari Hilang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kasus Dugaan Pelecehan oleh Gubri,
Lusa Mabes Polri Periksa Wide sebagai Pelapor

- Menemui Kenalan Lewat HP,
Gadis 14 Tahun di Bengkalis Sudah Empat Hari Hilang

- Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Jaksa Teliti Tiga Lagi Berkas Tersangka Baru

- Pembunuhan Bocah di Siak,
Terdakwah Dituntut 9 Tahun Penjara

- Lakalantas Maut di Kampar Kiri, Pengendara Sepeda Motor Tewas di TKP
- Isu Penculikan Anak,
Warga Pesiran, Bengkalis Kejar Empat OTK

- Kebakaran Hebat, Bengkel Motor Ludes di Mudik Ulo, Kuansing


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.18.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com