Untitled Document
Selasa, 9 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 April 2015 21:14


Selasa, 28 April 2015 21:13
PT PLN Rohul Pasang Kapasitor 180 Volt di Desa BIM

Selasa, 28 April 2015 20:54
Enam Pejabat Non Job Pemprov Riau Masuk Bursa Calon Assesor

Selasa, 28 April 2015 20:44
KNPI Dumai Minta Pemerintah Perhatikan Organisasi Kepemudaan

Selasa, 28 April 2015 20:36
Dinilai Pesanan Asing, PP Gambut Tak Pikirkan 220 Ribu Pekerja

Selasa, 28 April 2015 20:34
Walikota Khairul Kagum Lihat Kemegahan Dumai Expo 2015

Selasa, 28 April 2015 20:31
Pemko Dumai Diminta Dukung Anggaran Pilwako



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Suap Pembahasan RAPBD Riau,
KPK Belum Berniat Naikan Status Gubri Nonaktif Annas Maamun

- Puluhan Pekerja Panti Pijat Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Tersangka Korupsi Dana Hibah, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Ditahan Polda
- Satlantas Polresta Pekanbaru Hunting Motor Bodong
- Jaksa Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Danah Hibar UIR
- Hendak Curi Motor, Seorang Buruh di Kampar Dihajar Massa
- Spesialis Penggelapan Mobil,
Polsek Tampan Ringkus Anggota TNI Gadungan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.149.107
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com