Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 31 Mei 2016 20:13
Walikota Firdaus Temu Ramah dengan Petani se-Pekanbaru di UPTB Rumbai

Selasa, 31 Mei 2016 20:02
DPR Setujui Anggota Dewan Mundur dari Jabatan Bila Ikut Pilkada

Selasa, 31 Mei 2016 20:00
Dirawat di RS Awal Bros, Kondisi Bupati Inhil Sudah Membaik

Selasa, 31 Mei 2016 19:50
Diduga Tak Kantongi Izin, Satpol PP Siak Surati Pengelola‎ Karaoke Box di Perawang

Selasa, 31 Mei 2016 19:46
Tak Ada yang Spesial, Fraksi PKB Ragukan Rekam Jejak Tiga Calon Sekdaprov Riau

Selasa, 31 Mei 2016 19:19
Pelayanan Perizinan Terbaik Nasional, Bupati Siak Terima Piala dan Piagam

Selasa, 31 Mei 2016 19:03
Temuan Uang Palsu di BI Meningkat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Tak Kantongi Izin, Satpol PP Siak Surati Pengelola‎ Karaoke Box di Perawang
- Temuan Uang Palsu di BI Meningkat
- Oknum Polisi Bunuh Istri di Rohul Divonis 16 Tahun Penjara
- Dipengaruhi Nonton Film Porno,
Siswa SMK di Siak Pegang Kelamin Dua Siswi SD

- Korban Pengeroyokan OTK di Pawan, Rohul Diduga Salah Sasaran
- Razia Penumbar di Bengkalis, Petugas Tilang 7 Kendaraan Angkutan
- Sepanjang 2016,
23 Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Terjadi di Mandau, Bengkalis



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.172.144
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com