Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Juli 2016 19:57
Pustu Teratak Buluh Kampar Berikan Layanan KB Gratis

Rabu, 27 Juli 2016 19:43
Bupati Siak Lepas Peserta Lomba Kadarkum Tingkat Nasional ke Jakarta

Rabu, 27 Juli 2016 19:33
Duo Zul Kandidat Ketua DPD KNPI Rohul, Tiga Balon Tak Lolos Verifikasi

Rabu, 27 Juli 2016 19:25
Terpanggil Bantu Masyarakat,
Politisi Andi Rusli Siapkan Dua Mobil dan Speedboat Pribadi sebagai Ambulance


Rabu, 27 Juli 2016 19:13
Kampar Bersiap Laksanakan PP Nomor 18 Nomor 2016

Rabu, 27 Juli 2016 17:33
Diikuti 16 PK dan 31 OKP,
Wabup Sukiman Buka Musda ke-5 DPD KNPI Rohul 2016


Rabu, 27 Juli 2016 17:28
Razia KTP, 50 Warga Dumai Terjaring Operasi Yustisi 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Putusan Kasasi, Mantan Kadishub Dumai Divonis MA 6 Tahun Penjara
- Hasil Audit BPKP Molor, Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Bioethanol ’Mandeg’
- Dua Pelaku Curanmor di Pulau Rupat Ditangkap Polisi Rohul
- Perkara Penganiayaan oleh Caca Gurning,
Telah Ingkrah, Jaksa Tak Kunjung Eksekusi

- Bawa Air Softgun, Warga Asal Medan Diperiksa Polisi di Rohul
- Polda Riau Stop Kasus Pemalsuan Tandatangan untuk Bayar Proyek Jembatan Kelakap di Siak
- Guru Bantu di Rohul Kena Jambret, Tas Berisi Uang Rp20 Juta Dibawa Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.63.153
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com