Untitled Document
Jumat, 16 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 3 Juli 2015 20:50
Safari Ramadhan, Bupati Bengkalis Tampung Aspirasi Warga

Jum’at, 3 Juli 2015 20:34
Jelang Buka Puasa,
Warga Tampan Pekanbaru Geger dengan Temuan Mayat Wanita Membusuk


Jum’at, 3 Juli 2015 20:30
Pilkada Pelalawan 2015,
Beredar Surat Dukungan DPP PAN untuk M Harris


Jum’at, 3 Juli 2015 20:23


Jum’at, 3 Juli 2015 20:23
Suap Pembahasan RAPBD Riau,
KPK Belum Juga Jerat Tersangka Baru


Jum’at, 3 Juli 2015 20:20
Pegawai Kemenag Rohul Terima Bingkisan Lebaran

Jum’at, 3 Juli 2015 20:15
‎PT Sinar Mas Wakafkan 10 Ribu Al Quran untuk Masyarakat Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Maret 2013 11:51
Bobol Dinding Lewat Kuburan,
Maling Gondol Rp 180 Juta dari BPR ABS


Bank Perkreditan Rakyat ABS di Jalan Jendral Sudirman Pekabaru dibobol. Maling yang masuk lewat kuburan menggondol Rp 180 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pembobolan brankas kembali terjadi di Pekanbaru. Setelah tujuh brankas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau di Jalan Terubuk Pekanbaru, giliran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ABS di Jalan Jendral Sudirman, samping RS Awalbros jadi sasaran.

Pembobolan brankas di lembaga keuangan mikro tersebut baru diketahui pagi tadi, Kamis (7/3/13). Sekitar pukul 7.30 WIB Hendrianto, petugas kemananan BRP ABS tiba di kantor dan mendapati pintu bagian belakang sudah terbuka.

Merasa curiga, Herianto lantas memeriksa ruang tempat menyimpan brankas. Ternyata benda penyimpan uang dan barang berharga tersebut sudah bolong, bekas dilobangi pakai mesin las.

Temuan tersebut lantas dilaporkan Hendrianto kepada Direktur BPR ABS Hendri. Tidak lama kemudian Hendri tiba di lokasi dan lantas melaporkannya kepada aparat berwajib.

Dari pantauan di lapangan dan keterangan aparat diketaui, bahwa kawanan maling masuk dengan cara membobol dindin pembatas perkarangan kantor dengan kuburan yang berada di belakangan kantor.

Di tembok tersebut terdapat lobang berdiameter sekitar 50 centimeter. Setelah itu, para maling membuka paksa pintu dan kemudian beraksi melobangi dinding brankas dengan mesin las portabel. Aksi tersebut dilakukan dengan bebas karena kamera CCTV mereka tutup dengan lakban dan server BPR ABS dimatikan.

Ada dua brankas yang coba dibuka, namun hanya satu yang isinya digondol, yakni uang sekitar Rp 180 juta.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Arief Fajar, para pelaku tergolong profesional dan rapi dalam melakukan aksi kejahatan.

"Mereka prefesional. Caranya kerjanya rapi," ujarnya memberi kesimpulan awal.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Arief Fajar mengatakan, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Jelang Buka Puasa,
Warga Tampan Pekanbaru Geger dengan Temuan Mayat Wanita Membusuk

- Suap Pembahasan RAPBD Riau,
KPK Belum Juga Jerat Tersangka Baru

- Kapolres Inhil Kukuhkan FKPM Nelayan Kecamatan Tanah Merah
- Menembak Ikan, Pria di Rohul Meninggal di Sungai Tapung
- Mendagri Segera Pecat Direktur IPDN dan Praja Terlibat Tindakan Asusila
- Kabur Usai Curi Motor di Bukittinggi,
Pria Bertato Spesialis Curanmor Lintas Provinsi Ditangkap di Pekanbaru

- Satgas P2TP2A di Duri Sayangkan Kasus Penyekapan Anak oleh Staf Zone 2000


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.45.247
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com