Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 25 September 2016 06:42
Polwan Cantik Dampingi Rio Sahera jadi Bujand Dara Rohil 2016

Ahad, 25 September 2016 06:07
Polsek Lirik Inhu Temukan Bong Sabu di Rumah Korban Pembunuhan Tukang Kebun

Sabtu, 24 September 2016 20:31
Ali Nafiah Kembali Nahkodai Forum Guru Bantu Inhu

Sabtu, 24 September 2016 20:29
KPK Dituding Ogah Tindak-lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Kuansing

Sabtu, 24 September 2016 16:50
Gaji 3 Bulan tak Dibayar Pemicu Tukang Kebun di Inhu Bunuh Majikan

Sabtu, 24 September 2016 16:40
PT Alfa Scorpii Beri Potongan Harga Sebesar Rp5 juta untuk Yamaha R25

Sabtu, 24 September 2016 16:37
Wisuda Sarjana ke 70 dan Pascasarjana ke 33 UIR,
Syabdan Dalimunte Puncaki Nilai Tertinggi Tingkat Universitas




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Maret 2013 19:51
Kejari Bengkalis Lelang Puluhan Mobil Barang Bukti Pidana

Digelar lelang puluhan mobil oleh Kejari Bengkalis. Semua merupakan barang bukti tindak kejahatan yang sudah ada keputusan hukum tetap.

Riauterkini-BENGKALIS- Sedikitnya sekitar 20 unit kendaraan roda empat, roda dua, kapal motor, termasuk ribuan batang kayu bakau (teki), barang bukti (BB) tindak pidana kejahatan resmi dilelang Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, di Aula Kantor Kejari Bengkalis, Rabu (6/3/13).

Diikuti puluhan peminat, lelang barang bukti yang selama ini menumpuk di gudang Kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian berjalan tertib dan lancar. Lelang barang bukti tersebut, Kejari Bengkalis melimpahkan pelaksanaannya kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai.

''Resmi kita sudah mengumumkan pelelangan umum untuk barang bukti puluhan unit sepeda motor, termasuk beberapa unit kendaraan roda empat. Mekanisme pelelangan sepenuhnya kita limpahkan kepada pejabat lelang dari Dumai,'' kata Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis, melalui Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin) Mulyadi Ngadiyo, kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/3/13).

Menurut Mulyadi, pelelangan sejumlah barang bukti atas perkara yang sudah incrath (berkuatan hukum tetap) bertujuan menyelamatkan keuangan negara. Apabila barang bukti tersebut terus dibiarkan, nilai ekonomis akan berkurang.

''Ini salah satu upaya kita menyelamatkan uang negara, ketimbang barang bukti itu tidak bermanfaat. Lebih baik ada masukan bagi negara melalui mekanisme pelelangan ini,'' katanya lagi.

''Kendaraan roda dua yang dilelang tidak memiliki surat, dan soal surat menyurat itu tanggung jawab dari peminat lelang atau masyarakat yang telah membeli kendaraan. Pejabat lelang hanya memberi surat risalah pelelangan, dan sebelum pelelangan ini, kita sudah umumkan disalah satu media lokal di Riau,'' tambahnya.***(dik)

Teks Foto : Tampak proses pelelangan barang bukti (BB) tindak pidana kejahatan di Aula Kantor Kejari Bengkalis, Rabu (6/3/13).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Drs. BENTEK, M.Si
Makenye....! Jadi orang jangan Ego-Lah.... Macam engkau sorang aje yang pandai... Ha...!! Makan pandai tu...

THE TECONG
Sengajo dengan Belom tu, bedo-bedo tipesnyo genk. Apo lagi kalau bisa di jadikan Anjungan Tunai Melaros...

Darwis
Belom jugo lagi ye..... Berkas laporan Baligho Narkoba Bengkalis Tahun 2012 " T. Zainudin " di usek-usek... Entah sengajo di pendam agaknyo....? Mako kawan tu dah pindah ke diklat pulak dah


Berita Hukum lainnya..........
- Polsek Lirik Inhu Temukan Bong Sabu di Rumah Korban Pembunuhan Tukang Kebun
- KPK Dituding Ogah Tindak-lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di Kuansing
- Gaji 3 Bulan tak Dibayar Pemicu Tukang Kebun di Inhu Bunuh Majikan
- Tukang Kebun Pembunuh Majikan di Lirik Inhu Berhasil Ditangkap Polisi
- Kapolres Kampar Hadiri Focus Group Discussion di Tapung Hulu
- Kapolda Riau Brigjen Supriyanto Diganti
- Korupsi Pelabuhan Dorak,
Mantan Sekdakab Kepulauan Meranti dan Tiga Pejabat Segera Diadili



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.206.103
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com