Untitled Document
Ahad, 8 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Maret 2015 21:54
Sakit Hati Diejek Ompong Jadi Pemicu Terbunuhnya Karyawan Angkringan

Sabtu, 28 Maret 2015 19:52
Musda XI KNPI Kabupaten Kampar Resmi Dibuka

Sabtu, 28 Maret 2015 19:49
Kubah Masjid Raya Rimba Melintang Rohil Mendadak Rubuh

Sabtu, 28 Maret 2015 19:39
Uang Rp23,5 Juta Raib,
Pelaku Pembunuhan Pasutri di Inhil Diduga Karyawan Korban


Sabtu, 28 Maret 2015 19:35
Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawan Angkringan Ditembak Polisi

Sabtu, 28 Maret 2015 17:16
Diduga Korban Perampokan,
Pasutri di Teluk Pantaian, Inhil Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Tali


Sabtu, 28 Maret 2015 16:36
Dukung Agung dengan Syarat, Sikap Andi Mengecewakan DPP Munas Ancol



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Maret 2013 19:51
Kejari Bengkalis Lelang Puluhan Mobil Barang Bukti Pidana

Digelar lelang puluhan mobil oleh Kejari Bengkalis. Semua merupakan barang bukti tindak kejahatan yang sudah ada keputusan hukum tetap.

Riauterkini-BENGKALIS- Sedikitnya sekitar 20 unit kendaraan roda empat, roda dua, kapal motor, termasuk ribuan batang kayu bakau (teki), barang bukti (BB) tindak pidana kejahatan resmi dilelang Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, di Aula Kantor Kejari Bengkalis, Rabu (6/3/13).

Diikuti puluhan peminat, lelang barang bukti yang selama ini menumpuk di gudang Kantor Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian berjalan tertib dan lancar. Lelang barang bukti tersebut, Kejari Bengkalis melimpahkan pelaksanaannya kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai.

''Resmi kita sudah mengumumkan pelelangan umum untuk barang bukti puluhan unit sepeda motor, termasuk beberapa unit kendaraan roda empat. Mekanisme pelelangan sepenuhnya kita limpahkan kepada pejabat lelang dari Dumai,'' kata Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis, melalui Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin) Mulyadi Ngadiyo, kepada sejumlah wartawan, Rabu (6/3/13).

Menurut Mulyadi, pelelangan sejumlah barang bukti atas perkara yang sudah incrath (berkuatan hukum tetap) bertujuan menyelamatkan keuangan negara. Apabila barang bukti tersebut terus dibiarkan, nilai ekonomis akan berkurang.

''Ini salah satu upaya kita menyelamatkan uang negara, ketimbang barang bukti itu tidak bermanfaat. Lebih baik ada masukan bagi negara melalui mekanisme pelelangan ini,'' katanya lagi.

''Kendaraan roda dua yang dilelang tidak memiliki surat, dan soal surat menyurat itu tanggung jawab dari peminat lelang atau masyarakat yang telah membeli kendaraan. Pejabat lelang hanya memberi surat risalah pelelangan, dan sebelum pelelangan ini, kita sudah umumkan disalah satu media lokal di Riau,'' tambahnya.***(dik)

Teks Foto : Tampak proses pelelangan barang bukti (BB) tindak pidana kejahatan di Aula Kantor Kejari Bengkalis, Rabu (6/3/13).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Drs. BENTEK, M.Si
Makenye....! Jadi orang jangan Ego-Lah.... Macam engkau sorang aje yang pandai... Ha...!! Makan pandai tu...

THE TECONG
Sengajo dengan Belom tu, bedo-bedo tipesnyo genk. Apo lagi kalau bisa di jadikan Anjungan Tunai Melaros...

Darwis
Belom jugo lagi ye..... Berkas laporan Baligho Narkoba Bengkalis Tahun 2012 " T. Zainudin " di usek-usek... Entah sengajo di pendam agaknyo....? Mako kawan tu dah pindah ke diklat pulak dah


Berita Hukum lainnya..........
- Sakit Hati Diejek Ompong Jadi Pemicu Terbunuhnya Karyawan Angkringan
- Uang Rp23,5 Juta Raib,
Pelaku Pembunuhan Pasutri di Inhil Diduga Karyawan Korban

- Pelaku Pembunuhan Sadis Karyawan Angkringan Ditembak Polisi
- Diduga Korban Perampokan,
Pasutri di Teluk Pantaian, Inhil Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Tali

- Suap APBD, KPK Periksa Sejumlah Mantan dan Anggota DPRD Riau
- Dua Maling Lintas Provinsi Ditangkap Aparat Polres Inhu
- Pengendara Motor Tewas Ditabrak Lari Avanza Misterius


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.164.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com