Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 2 September 2014 18:29
Harga Karet Anjlok, Pemerintan Meranti Diminta Turun Tangan

Selasa, 2 September 2014 17:31
Pembunuhan Bocah di Siak,
Terdakwah Dituntut 9 Tahun Penjara


Selasa, 2 September 2014 17:22
61 Anggota Dewan Baru Bakal Gunakan Mitsubishi Pajero

Selasa, 2 September 2014 17:20
Lakalantas Maut di Kampar Kiri, Pengendara Sepeda Motor Tewas di TKP

Selasa, 2 September 2014 17:07
Sekdakab Kampar Berharap Peringatan Harganas Tak Sebatas Seremonial

Selasa, 2 September 2014 16:54
Harga Karet Anjlok,
Dinas Perdagangan Meranti di Minta Turuntangan


Selasa, 2 September 2014 16:52
Bupati Pelalawan Buka Orientasi Gerakan Pramuka di Kerumutan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Maret 2013 19:40
2013, Kejahatan Seksual pada Anak di Inhu Meningkat

Awal tahun 2013 ditandai dengan peningkatan tindak asusila di Inhu. Korbannya kebanyakan anak di bawah umur.

Riauterkini - RENGAT-Pada 2013 tindak kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) cenderung terjadi peningkatan.

Pada medio Januari hingga Februari 2013 kasus pencabulan yang terjadi di Inhu telah menelan korban 11 orang anak. Dengan asumsi setiap pekan selama dua bulan ini terjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Di Kabupaten yang dipimpin Bupati termuda kedua di Indonesia.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Inhu Karmiatun Harman didampingi Sekretaris P2TP2A Bachtiar AB kepada wartawan Selasa (5/3/13) di Rengat menegaskan, korban pencabulan dilakukan mulai dari orang dewasa, ayah tiri hingga ayah kandung, bahkan pelakunya juga ada anak-anak. " Untuk itu sesuai tugas pokok, P2TP2A Inhu selalu mendampingi anak sebagai korban maupun sebagai pelaku," ujarnya.

Dari 11 kasus pencabulan yang tersebar disejumlah kecamatan dalam wilayah Inhu. Penanganan dan pendampingan terhadap setiap anak juga berbeda dari satu kasus dengan kasus lainnya. Karena selain anak normal, diantaranya juga ada korban pemerkosaan yang keterbelakangan mental.

Seperti yang terjadi di Jalan Makam Kusuma Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap pada Senin (18/2/13) lalu dengan korban berinisial Yo (16) yang mengalami keterbelakangan mental. Dimana Untuk mengungkap motif cabul yang dialami korban, P2TP2A Inhu mendatangkan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Inhu hingga penyidikan di Kepolisian.

Pelaku pencabulan ini merupakan pelajar SMP kelas VII yang dipengaruhi seusai nonton film porno di HP orang tuanya. “Pendampingan terhadap korban bekerja sama dengan SLB sedangkan pelaku didampingi oleh tim P2TP2A Inhu," tandasnya.

Sementara itu kasus pencabulan juga dialami Ap (17) siswi salah satu SMA di Rengat. Karena selain korbannya masih tergolong anak-anak, pelaku pencabulan itu mencapai tiga orang yang juga masih di bawah umur. Menangani kasus ini P2TP2A Inhu harus mendatangi pihak sekolah. Sebab, salah seorang pelakunya merupakan siswa SMA kelas XII yang dalam waktu dekat akan menghadapi Ujian Nasional (UN). “Pihak sekolah belum memberikan jawaban tentang pelaku untuk dapat mengikuti UN. Karena pihak sekolah menilai, pelaku telah melanggar peraturan sekolah. Untuk itu P2TP2A akan mencoba mendatangi Disdik," ungkapnya.

P2TP2A Inhu menghimbau kepada orang tua agar tidak lengah terhadap anaknya. Karena pencabulan itu dapat terjadi kapan saja. Sehingga sangat diharapkan peran orang tua untuk mencegah terjadinya pencabulan tersebut.

Kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur ini, pada 2013 jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya lima kasus. Dimana sepuluh kasus pencabulan itu terjadi diantaranya, dua kasus di Kecamatan Peranap, dua kasus di Kecamatan Batang Gansal, dua kasus di Kecamatan Pasir Penyu dan empat kasus di Kecamatan Rengat. “Diluar kasus cabul, P2TP2A juga menangani 7 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pembunuhan Bocah di Siak,
Terdakwah Dituntut 9 Tahun Penjara

- Lakalantas Maut di Kampar Kiri, Pengendara Sepeda Motor Tewas di TKP
- Isu Penculikan Anak,
Warga Pesiran, Bengkalis Kejar Empat OTK

- Kebakaran Hebat, Bengkel Motor Ludes di Mudik Ulo, Kuansing
- Tolak Banding,
Hukuman Dua Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil, Naik Jadi 5 Tahun

- Langgar Perda, Pemko Pekanbaru Segel 9 Gerai Ritel
- Dipolisikan dalam Kasus Pencabulan,
Kemendagri Janji tak Persulit Izin Pemeriksaan Gubri



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.154.124
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com