Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 27 Nopember 2014 11:52
Satu Jam Operasi Zebra 2014 di Bagansiapiapi, 26 Roda Dua Terjaring

Kamis, 27 Nopember 2014 11:32
Tiba dari Meranti, Presiden Langsung Kembali ke Jakarta

Kamis, 27 Nopember 2014 11:28
Tagih Janji, Puluhan Anggota Geram Datangi DPRD Riau

Kamis, 27 Nopember 2014 11:28
Tak Berizin dan di DMJ,
Belasan Toko di Pasar Arengka Bakal Dibongkar


Kamis, 27 Nopember 2014 10:55
Anggaran Rp80 Miliar untuk Jembatan Siak IV Tergerus Kenaikan Harga BBM

Kamis, 27 Nopember 2014 10:42
Tinggalkan Meranti, Presiden Berkemungkinan ke Pasar Bawah

Kamis, 27 Nopember 2014 10:36
Humas Pemkab Inhil Taja Pelatihan Jurnalistik bagi Aparatur Pemerintah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Maret 2013 13:27
Razia Warung Mesum Arengka II,
Satpol PP Amankan Pasangan Sedang 'Bergaul'


Sejumlah warung remang-remang di Arengka II dirazia Satpol PP. Petugas mendapat sepasang pria dan wanita sedang 'bergaul' di siang bolong.

Riauterkini-PEKANBARU- Sinyalemen warung darurat di kawasan Arengka II atau Jalan MS Amin menjadi lokasi pelacuran mendapat bukti. Senin (4/3/13) razia Satpol Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru yang sedang melakukan razia penertiban mendapat wanita penghibur di salah satu warung yang populer disebut 'Tenda Biru' sedang melayani birahi pelanggannya.

"Wanita itu Lia namanya, sedang melayani Fadri. Mereka sedang gituan (bersetubuh.red) di siang bolong saat kami razia," papar Komandan Satpol PP Kota Pekanbaru Baharuddin kepada wartawan di markasnya.

Kepada petugas, Fadri mengakui kalau sedang menyalurkan birahi saat dirazia. Ia dikenakan biaya Rp 200 ribu untuk sekali kencan dengan Lia.

Selain mengamankan Lia dan Fadri yang tertangkap basah sedang 'bergaul' di siang bolong, Satpol PP juga mengamankan 6 wanita diduga pelacur bersama 3 pria yang diduga pelanggannya.

Petugas tidak hanya mengamankan 7 wanita dan 4 pria, tetapi juga memboyong sejumlah properti dari lokasi, seperti kursi plastik dan pengeras suara yang digunakan memutar musik.

Namun sebagaimana razia pada umumnya, mereka yang terjaring hanya dibawa ke markas Satpol PP untuk keperluan pendataan. Setelah menekan pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan, mereka akan dilepas bebas.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
psikiatris
Jonga munafik do.kalo ado gratis psti ko mau jugo kan bg..manusiawi itu do,,


Berita Hukum lainnya..........
- Satu Jam Operasi Zebra 2014 di Bagansiapiapi, 26 Roda Dua Terjaring
- Tak Berizin dan di DMJ,
Belasan Toko di Pasar Arengka Bakal Dibongkar

- Pembunuh Sadis di Pelalawan Berhasil Ditangkap di Aceh
- Tenggelam Saat Latihan,
Jasad Atlet Dayung Berhasil Ditemukan

- Diduga Sopir Mengantuk, Seorang Warga Muara Lembu, Kuansing Tewas Tertabrak
- Warga Bengkalis Tewas Kesetrum Genset
- Operasi Zebra Satlantas Polres Bengkalis di Duri Jaring Puluhan Ranmor


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.155.64
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com