Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 00:16
Meski Bebas Hot Spot, Rohil Tetap Diselimuti Asap

Kamis, 18 September 2014 00:10
SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik


Kamis, 18 September 2014 00:08
Kasus DBD Sempat Turun,
Petugas Diskes Bengkalis Tetap Maksimalkan Pencegahan


Kamis, 18 September 2014 00:06
Menhut Berharap Gambut Semanjung Kampar Jangan Tinggal Kenangan

Kamis, 18 September 2014 00:03
Juara Grup Liganus Putaran II, Persikalis Melaju ke Semifinal

Rabu, 17 September 2014 23:59
Jika UU Pemda Disahkan,
Kepala Daerah Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan


Rabu, 17 September 2014 23:16
Tanpa Demokrat, Pimpinan Defenitif DPRD Riau Diumumkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Maret 2013 13:27
Razia Warung Mesum Arengka II,
Satpol PP Amankan Pasangan Sedang 'Bergaul'


Sejumlah warung remang-remang di Arengka II dirazia Satpol PP. Petugas mendapat sepasang pria dan wanita sedang 'bergaul' di siang bolong.

Riauterkini-PEKANBARU- Sinyalemen warung darurat di kawasan Arengka II atau Jalan MS Amin menjadi lokasi pelacuran mendapat bukti. Senin (4/3/13) razia Satpol Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru yang sedang melakukan razia penertiban mendapat wanita penghibur di salah satu warung yang populer disebut 'Tenda Biru' sedang melayani birahi pelanggannya.

"Wanita itu Lia namanya, sedang melayani Fadri. Mereka sedang gituan (bersetubuh.red) di siang bolong saat kami razia," papar Komandan Satpol PP Kota Pekanbaru Baharuddin kepada wartawan di markasnya.

Kepada petugas, Fadri mengakui kalau sedang menyalurkan birahi saat dirazia. Ia dikenakan biaya Rp 200 ribu untuk sekali kencan dengan Lia.

Selain mengamankan Lia dan Fadri yang tertangkap basah sedang 'bergaul' di siang bolong, Satpol PP juga mengamankan 6 wanita diduga pelacur bersama 3 pria yang diduga pelanggannya.

Petugas tidak hanya mengamankan 7 wanita dan 4 pria, tetapi juga memboyong sejumlah properti dari lokasi, seperti kursi plastik dan pengeras suara yang digunakan memutar musik.

Namun sebagaimana razia pada umumnya, mereka yang terjaring hanya dibawa ke markas Satpol PP untuk keperluan pendataan. Setelah menekan pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan, mereka akan dilepas bebas.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
psikiatris
Jonga munafik do.kalo ado gratis psti ko mau jugo kan bg..manusiawi itu do,,


Berita Hukum lainnya..........
- DPRD Geram,
Dahlan Iskan Didesak Umumkan Nama Pejabat Riau Pemeras PT Adhi Karya

- Polisi Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru, 12 WNA Ditangkap
- Dua Lagi Tersangka Proyek PLUT Diskop Kampar Ditahan Kejari
- Pemilik Lahan Segera Dipanggil,
Polhut Dishutbun Rohul Amankan 3 Perambah HL Bukit Suligi Tandun

- Didukung Tim Investigasi Gabungan,
Polres Inhil Proses Dugaan Penyimpangan Terbitnya Izin PT SAL

- Petugas LP Bangkinang Berhasil Gagalkan Penyeludupan Shabu- ke dalam Lapas
- Polda Riau Musnahkan Puluhan Juta Rupiah Sabu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.137.223
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com