Untitled Document
Selasa, 20 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 7 Juli 2015 21:42
Anggota Dewan Eka Putra Kecam Aksi Pungli di Disdukcapil Pelalawan

Selasa, 7 Juli 2015 20:44
Penelitian Program Studi Strategi Pertahanan, Kemenhan RI Kunjungi Bengkalis

Selasa, 7 Juli 2015 20:41
Dua Kali Dipanggil,
Komisi II DPRD Bengkalis Kecewa Terhadap Personel ULP Mangkir


Selasa, 7 Juli 2015 19:53
Peringatan Hari Jadi ke-503 Bengkalis Akan Digelar Meriah

Selasa, 7 Juli 2015 19:41
Pansus I DPRD Rohil Minta Pemilihan 69 Kepala Kepenghuluan Serentak Dilakanakan Akhir September 2015

Selasa, 7 Juli 2015 19:27
Bupati dan Wakil Bupati Rohil Buka Bersama Warga Binaan Rutan Bagansiapiapi dan Anak Yatim

Selasa, 7 Juli 2015 19:07
‎Buka Bareng Wakil Walikota Pekanbaru, Lazizmu Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Maret 2013 13:27
Razia Warung Mesum Arengka II,
Satpol PP Amankan Pasangan Sedang 'Bergaul'


Sejumlah warung remang-remang di Arengka II dirazia Satpol PP. Petugas mendapat sepasang pria dan wanita sedang 'bergaul' di siang bolong.

Riauterkini-PEKANBARU- Sinyalemen warung darurat di kawasan Arengka II atau Jalan MS Amin menjadi lokasi pelacuran mendapat bukti. Senin (4/3/13) razia Satpol Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru yang sedang melakukan razia penertiban mendapat wanita penghibur di salah satu warung yang populer disebut 'Tenda Biru' sedang melayani birahi pelanggannya.

"Wanita itu Lia namanya, sedang melayani Fadri. Mereka sedang gituan (bersetubuh.red) di siang bolong saat kami razia," papar Komandan Satpol PP Kota Pekanbaru Baharuddin kepada wartawan di markasnya.

Kepada petugas, Fadri mengakui kalau sedang menyalurkan birahi saat dirazia. Ia dikenakan biaya Rp 200 ribu untuk sekali kencan dengan Lia.

Selain mengamankan Lia dan Fadri yang tertangkap basah sedang 'bergaul' di siang bolong, Satpol PP juga mengamankan 6 wanita diduga pelacur bersama 3 pria yang diduga pelanggannya.

Petugas tidak hanya mengamankan 7 wanita dan 4 pria, tetapi juga memboyong sejumlah properti dari lokasi, seperti kursi plastik dan pengeras suara yang digunakan memutar musik.

Namun sebagaimana razia pada umumnya, mereka yang terjaring hanya dibawa ke markas Satpol PP untuk keperluan pendataan. Setelah menekan pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan, mereka akan dilepas bebas.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
psikiatris
Jonga munafik do.kalo ado gratis psti ko mau jugo kan bg..manusiawi itu do,,


Berita Hukum lainnya..........
- Polsek Lima Puluh, Pekanbaru Ringkus Seorang Penjual Togel
- 'ABG' Pelaku Curanmor di 33 TKP,
Aksi Pelaku Didorong Faktor Ekonomi

- Pelaku Masih 'ABG',
Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Bongkar 33 Kasus Curanmor

- Suap Pengesahan APBD 2015,
Seorang Mantan dan Dua Anggota DPRD Riau Usai Diperiksa KPK

- Wako Firdaus Sebut Kebakaran Pasar Cik Puan Akibat Kelalaian Manusia
- Pendemo Kembali Desak Usut Keterlibatan Bupati Bengkalis di Korupsi BLJ
- Kajari Pasirpangaraian Minta FOSWAR Jadi "Mata Telinga" Kejaksaan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.110.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com