Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 11:23
PCR Expo 2017, Cara Jitu Kenalkan Jurusan Akademik ke Masyarakat

Senin, 21 Agustus 2017 11:08
Pimpin Apel Awal Pekan, Bupati Rohul Tantang Pejabat Ikut Assesment

Senin, 21 Agustus 2017 10:49
Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir

Senin, 21 Agustus 2017 09:45
Besok, Menkominfo Buka Kongres Perdana AMSI di Jakarta

Senin, 21 Agustus 2017 09:26
Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru

Senin, 21 Agustus 2017 08:36
Gubri Temu Ramah dengan Guru dan Jajaran Dinas Pendidikan di Dumai

Senin, 21 Agustus 2017 07:33
Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car

Senin, 21 Agustus 2017 07:23
Transportasi Online Vs Kompensioanl, Gubri Himbau Semua Pihak Ikuti Aturan

Ahad, 20 Agustus 2017 20:46
HUT Jalasenastri Armada Barat, Gubri Kunjungi Mako Lanal Dumai

Ahad, 20 Agustus 2017 20:06
Bentrok dengan Supir Taksi,
3 Korban Luka Pengemudi Gojek Dievakuasi ke RS Bhayangkara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 27 Pebruari 2013 20:46
Positif 'Nyabu', Kepsek di Kampar Dinonaktifkan

Dunia pendidikan di Kampar tercoreng. Seorang kepala sekolah dinonaktifkan Bupati Jefry Noer karena positif mengkonsumsi sabu.

Riauterkini-KAMPAR- Bupati Kampar Jefry Noer mengakui kalau telah merintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengeluarkan surat penonaktifan DW sebagai kepala sekolah di Kecamatan Salo. Langkah tersebut menyusul hasil tes urine DW yang positif mengandung zat terlarang.

"Saya sudah perintahkan BKD untuk menonaktifkan yang bersangkutan. Saya tidak akan memberi toleransi untuk yang seperti ini," ujar Bupati Kampar kepada wartawan di Bangkinang, Rabu (27/2/13).

Sementara itu pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kampar Djanuarel menjelaskan, awalmnya, kepala sekolah berinisial DW dilaporkan warga menggunakan narkoba. Kemudian, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Kampar, BNN melakukan tes urine pekan lalu.

"Hasil tes urine, dia positif menggunakan narkoba jenis sabu," paparnya.***(man)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAK KAMPAR
MATILAH WAK

ughang kuok yg ba uma di pasir
Yang buwok tu jan ditiwu pulo le cu..konang anak bini di uma

KrIbO
Nde..nde, yo lomak cue jadi kepsek duuu Yo. kalau bisa kosodo pegawai kampau di tes urin,jan bonti pak toruih, kalau bisa jo darah sekalian. Yang positif bonti..banyak yang lain nio kojo leii. OKE BANG JEFRI...den dukuong.


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car
- Transportasi Online Vs Kompensioanl, Gubri Himbau Semua Pihak Ikuti Aturan
- Bentrok dengan Supir Taksi,
3 Korban Luka Pengemudi Gojek Dievakuasi ke RS Bhayangkara

- Sopir Gojek dan Taksi Bentrok di Depan Mal SKA Pekanbaru
- Sering Mencuri, Ayah di Kampar Ini Laporkan Anak Kandung ke Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com