Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan

Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

Selasa, 19 Juni 2018 13:10
Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat

Selasa, 19 Juni 2018 13:05
Optimis Menang, Puluhan Ribu Saksi Siap Amankan Suara Firdaus-Rusli di TPS

Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

Senin, 18 Juni 2018 21:01
Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 27 Pebruari 2013 17:46
Belum Ada Penyitaan Rumah,
KPK Masih Menelusuri Aset Gubri Hasil Indikasi Korupsi


KPK masih menyelusuri aset Gubri hasil indikasi korupsi. Hingga kini belum ada penyitaan rumah milik tersangka korupsi PON dan izin kehutanan ini.

Riauterkini-JAKARTA- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi S.P mengungkapkan sampai saat ini pihaknya belum melakukan penyitaan apa pun terhadap aset Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal, termasuk rumah-rumah yang terindikasi hasil tindak pidana korupsi.

KPK masih melakukan penelusuran aset, kalau nantinya terbukti hasil tindak pidana korupsi akan langsung disita.

"Kita belum ada penyitaan terhadap aset Gubernur Riau Rusli Zainal, sampai saat ini kita masih menelurusuri aset yang terindikasi tindak pidana korupsi," kata Johan Budi kepada riauterkini.com, Rabu (27/2/13) di Gedung KPK, Jakarta.

Dia mengatakan, kalau hasil penelusuran aset tersebut, nantinya ditemukan ada indikasi hasil tindak pidana korupsi tentunya akan disita. "Apakah dia berbentuk rumah maupun aset lainnya, pasti kita sita," sebutnya.

Ditambahkan Johan Budi, penelusuran aset HM Rusli Zainal yang saat ini telah menjadi tersangka kasus suap PON dan korupsi kehutanan ini. Sampai saat ini KPK dan PPAT terus melakukan koordinasi guna melacah harta kekayaan Gubri, apakah itu di Indonesia maupun di luar negeri.

"Koordinasi kita dengan PPAT tetap diintensifkan, guna menelusuri harta kekayaan Rusli Zainal yang terindikasi tindak pidana korupsi dan pencucian uang," ujarnya.

Lebih jauh Johan Budi mengungkapkan, saat ini KPK belum memanggil Gubernur Riau M Rusli Zainal dalam pemeriksaan sebagai tersangka. Karena penyidik KPK masih terus mengumpulkan kelengkapan alat bukti dan saksi-saksi dalam kedua kasus tersebut.

"Memang pemanggilan RZ belum dilakukan, karena saat ini kita masih mengumpulkan alat bukti yang kuat," ungkapnya.

Saat ditanya, berdasarkan hasil penyidik KPK di Pekanbaru. Bahwa ada sebuah rumah RZ yang indikasinya hasil dari tindak pidana korupsi. "Terkait ada sebuh rumah RZ diindikasikan hasil tindak pidana korupsi, sampai sore ini belum ada laporan ke saya," sebutnya.***(jor)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com