Untitled Document
Senin, 17 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 3 Agustus 2015 11:27
Songsong Pilkada Bengkalis, Herliyan Sementara Menetap di Duri

Senin, 3 Agustus 2015 10:59
Coba Kabur, Bandar Sabu Asal Bengkalis Ditembak Polisi

Senin, 3 Agustus 2015 10:35
Dilantik Plt Gubri, Kasiaruddin Resmi jadi Pj Bupati Inhu

Senin, 3 Agustus 2015 10:25
RAPP dan Asian Agri Bantu Padamkan Karhutla di Desa Terusan Bawah, Pelalawan

Senin, 3 Agustus 2015 09:48
Tetamu Mulai Berdatangan,
Dilantik Pagi Ini sebagai Pj Bupati Inhu, Kasiaruddin Siap dan Berharap Kemudahan


Senin, 3 Agustus 2015 07:25
2016 Uji Coba Tanam, Distan Berhasil Kembangkan Varietas Padi Unggul Khas Inhil

Senin, 3 Agustus 2015 02:04
Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Coba Kabur, Bandar Sabu Asal Bengkalis Ditembak Polisi
- Seorang Mahasiswa UIN Pekanbaru Tenggelam di Sungai Kuantan
- Dalami Kasus Suap RAPBD Riau,
KPK Turunkan Satu Tim Penyidik ke Pekanbaru

- Empat Pejabat Polres Kuansing Dimutasi
- 1.000 Karung Bawang Putih Asal Cina Diamankan Polres Kampar
- Pencuri Motor di Kampar Diamankan Polisi
- Sempat Terjatuh Menabrak Mobil,
Dua Pengangguran di Payung Sekaki Diringkus Polisi Usai Menjambret



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.232.156
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com