Untitled Document
Ahad, 7 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 April 2015 20:52
119 Mahasiswa STIE Bangkinang Diwisuda

Sabtu, 25 April 2015 20:11
Polisi Tangkap Bandar Judi Togel di Kuansing

Sabtu, 25 April 2015 19:56
Persaingan Elit Balon Bupati Meranti di PPP Semakin Seru

Sabtu, 25 April 2015 19:08
Todong Supir, Rampok Bersenpi di Siak Gondol Truk Bermutan Sawit

Sabtu, 25 April 2015 19:00


Sabtu, 25 April 2015 16:42
Bandel, Sejumlah Mobil Perusahaan di Duri Bebas Naik Turunkan Karyawannya di Jalur Angkot

Sabtu, 25 April 2015 16:37
Dewan Dapil Pekanbaru Ragu Pengelolaan Pasar Cik Puan Diserahkan ke Pihak Ketiga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Tangkap Bandar Judi Togel di Kuansing
- Todong Supir, Rampok Bersenpi di Siak Gondol Truk Bermutan Sawit
- Pawai TK Marpoyan Picu Macet Horor di Dua Jalan Protokol Pekanbaru
- Pelaku Ditangkap Pilisi,
Terdata 26 Makam Umat Budha Bagansiapiapi yang Dirusak

- Tembak Warga Minas, Rampok Gondol Rp400 Juta
- Jamsostek Raib,
Eks Karyawan "Polisikan" GM PT Cocacola Pekanbaru

- ‎Gara-gara Diajak Pacaran, Siswi MTs Digagahi Tiga Pemuda


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.187
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com