Untitled Document
Kamis, 3 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 30 Juli 2014 20:40
Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata

Rabu, 30 Juli 2014 20:38
Sempat Muncul 24, Kini Titik Panas Bersih dari Wilayah Rohul

Rabu, 30 Juli 2014 20:37
Bupati Meranti Bawa Rombongan Berlebaran ke Rumdis Gubri

Rabu, 30 Juli 2014 17:34
4 Ruko dan 2 Rumah di Bangun Jaya Rohul Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rabu, 30 Juli 2014 15:54
Pemkab Inhil Rencana Bentuk Relawan Peduli Kebersihan dari Kalangan Pelajar

Rabu, 30 Juli 2014 13:36
Enam Rumah Karyawan PT SAGM di Inhil Ludes Terbakar

Rabu, 30 Juli 2014 09:13
Penjelasan Tertulis Bank Mandiri Terkait Dugaan Pembobolan Rekening di Duri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator
- Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor
- Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah
- Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa
- Motor Senggor Kios Bensin Picu Kebakaran di Reteh, Inhil
- Tiga Tewas dan Delapan Hilang,
Kapal Tujuan Bengkalis Tenggelam di Malaysia



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.119.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com