Untitled Document
Rabu, 23 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 20 Agustus 2014 19:37
Warga Pulau Gadang Berharap Pemkab Kampar Bangun Stadion Mini

Rabu, 20 Agustus 2014 19:35
Pemko Dumai Gelar Pertemuan Persiapan Penilaian Adipura 2014

Rabu, 20 Agustus 2014 19:32
Bupati Kampar Bubarkan Panitia HUT ke-69 RI

Rabu, 20 Agustus 2014 19:23
Gubri Pastikan Tahun Ini Pemprov Buka Lowongan CPNS

Rabu, 20 Agustus 2014 19:19
Tim Tangguh Kecamatan Kampar Siap Laksanakan Tugas

Rabu, 20 Agustus 2014 19:09
Jefry Noer: KKM Miliki Peluang Besar Sebagai Motor Ekonomi

Rabu, 20 Agustus 2014 18:50
Asik Main Judi,
Enam Orang Karyawan PT Nagasakti Ditangkap Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Asik Main Judi,
Enam Orang Karyawan PT Nagasakti Ditangkap Polisi

- Usai Panen, Petani Sawit di Kampar Tenggelam di Sungai
- Korupsi Drainase Kemen PU, Jaksa akan Periksa Kakak Tersangka
- Bupati Bengkalis Pimpin Puncak Hari Anak Nasional 2014
- Polda Riau Tangkap Pengedar Sabu Rp25 Juta
- Sempat Dikarungi, Bocah 9 Tahun Selamat dari Upaya Penculikan
- LAM Riau Turun ke Pungkat, Inhil,
Polisi Mestinya Menyelidiki Penyebab Warga Marah ke PT SAL



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.76.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com