Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 29 September 2016 15:01
Meriahkan Pamerannya, Honda Arista Sudirman Berikan Hadiah Langsung Hingga Diskon Puluhan Juta

Kamis, 29 September 2016 14:54
Pemeriksaan Saksi Korupsi E-Learning Tuntas,
Pekan Depan Jaksa Agendakan Tuntutan Kadisdikpora Rohul dan Rekanan.


Kamis, 29 September 2016 14:42
Temui Wakilnya di Provinsi,
Anggota DPRD Rokan Hulu Sampaikan Persoalan Pembangunan Daerahnya


Kamis, 29 September 2016 14:27
Panasonic Tawarkan Enam Kategori Produk Elektronik dengan Harga Spesial

Kamis, 29 September 2016 14:14
Wabup Rohil Saksikan Pelantikan Pengurus DPD Paguyuban Pujakesuma Periode 2016-2021

Kamis, 29 September 2016 14:05
Digelar 6 Oktober, Pelalawan Expo Dimeriahkan Artis Dangdut Iis Dahlia

Kamis, 29 September 2016 14:03
Bunda PAUD Inhil Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional Tahun 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Pemeriksaan Saksi Korupsi E-Learning Tuntas,
Pekan Depan Jaksa Agendakan Tuntutan Kadisdikpora Rohul dan Rekanan.

- Ketuai SOMTC, Bareskrim Polri Perkuat Perlawanan Terhadap Humas Trafficking
- Meski Ilegal, Karaoke Keluarga di Perawang Dibiarkan Pemkab Siak Beroperasi
- Demo, Aktivis SBCI Riau Desak SKK Migas Tegur BOB Pertamina Hulu-PT BSP
- Gandeng Dishub dan Pelrsata Pekanbaru, Satpol PP Sosialisasikan Larangan Bongkar Muat Barang
- Satpol PP Bakal Segel JPO Kropos jika tak Diperbaiki
- Simulasi PKD/AEE, Pesawat Gagal Mendarat dan Pembajakan di Bandara SSK II Pekabaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.223.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com