Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 30 Juni 2016 22:35
2 Bulan Jadi Member SKA Family Card, Anes Bawa Pulang Hadiah Emas 25 Gram

Kamis, 30 Juni 2016 22:30
Pemko Bayar Tagihan Rp1,1 Miliar,
Besok, Gaji 350 Karyawan PT MIG Cair


Kamis, 30 Juni 2016 21:45
Tak Lupakan Tradisi, Hutahaean Group Berbagi dengan Sesama Jelang Lebaran

Kamis, 30 Juni 2016 21:04
66 Personel Polres Kampar Dapat Kenaikan Pangkat ‪

Kamis, 30 Juni 2016 20:58
Perencanaan Jaringan Fiber Optik Dukung Kampar Menunju Smart Regency

Kamis, 30 Juni 2016 19:08
Kaban Penghubung Lepas Balik Basamo Mahasiswa Riau Se Jabodetabek

Kamis, 30 Juni 2016 19:04
Pererat Silaturrahmi, KNPI Inhil Taja Buka Bersama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- 66 Personel Polres Kampar Dapat Kenaikan Pangkat ‪
- Polres Dumai Musnahkan 2,6 Kilogram Sabu
- OTK Teror Rumah Ketua Pokja II LPSE Dumai
- Pemasok Masuk DPO, Polres Siak Bekuk Seorang Pengedar Dengan BB 6,5 Kg Ganja
- Bupati Pelalawan Pimpin Apel Ramadniya Siak 2016
- Belum Ada Tersangka, Polisi Mulai Kuak Sebab Dua Kapal Pemkab Bengkalis Terbakar
- Porles Bengkalis Kerahkan 300 Personil Amankan Idul Fitri 1437 H


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.209.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com