Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 24 Juli 2016 20:47
Dihadiri Wabup Sukiman,
Ribuan Warga Rohul Ramaikan Tradisi "Pulang Kampong Busamo" di Rambah Hilir


Ahad, 24 Juli 2016 20:40
Kandidat Walikota Pekanbaru Ramli Walid Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Inhu

Ahad, 24 Juli 2016 20:38
255 JCH Ikuti Pembekalan di Menara Dang Merdu,
Bank Riau Kepri Adakan Silaturahmi dan Manasik Haji


Ahad, 24 Juli 2016 20:30
LAZIS IMRA PT RAPP Kembali Salurkan Bantuan

Ahad, 24 Juli 2016 16:42
Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri

Ahad, 24 Juli 2016 16:39
Anggota DPRD Kampar Ahmad Jevary Juniardo Hadiri Halal Bi Halal di Kampar Kiri Hulu

Ahad, 24 Juli 2016 15:54
10 Mahasiswa IPB Terancam Diberhentikan,
Kepala DPKA Rohul: Akan Kita Anggarkan di APBD Perubahan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri
- Pelantikan PC Federasi SP-BPU se Riau Nyaris Bentrok
- Heboh, Oknum Kades Asal Meranti Ditangkap SatNarkoba Polres Bengkalis
- Kejari Pelalawan Kembali Eksekusi Dua Terpidana Perkara Kehutanan
- Polres Dumai Canangkan Program Bulan Dumai Tertib
- Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal
- Ditinggal Berobat ke Puskesmas,
Uang Rp11 Juta Milik Warga Ujungbatu Disikat Maling



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.190.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com