Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Mei 2016 22:07
Bupati Jefry Hadiri HUT ke 39 Desa Baru, Kampar

Ahad, 1 Mei 2016 19:24
DPD LIRA Pekanbaru Silaturrahim ke Mapolresta Pekanbaru

Ahad, 1 Mei 2016 19:19


Ahad, 1 Mei 2016 19:17
Lestarikan Budaya Melayu,
Pembukaan MTQ Mandah, Inhil Dimeriahkan Penampilan 400 Pemain Berdah


Ahad, 1 Mei 2016 18:06
328 Petugas Lakukan Sensus Ekonomi 2016 di Inhu

Ahad, 1 Mei 2016 18:03
Honor Guru Bantu di Siak Cair Pekan Depan

Ahad, 1 Mei 2016 17:30
Tamatan MA di Rohul Diminta Tidak Menikah Dini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Dituduh Peras Nelayan Negeri Jiran,
Seorang Oknum Polair Polda Riau dan 3 Warga Ditangkap Aparat Malaysia

- Gerebek Gudang di Tambusai, Polres Rohul Sita 15 Ton Pupuk Subsidi Asal Sumut
- Peringati May Day, Ratusan Buruh Blokir Jalan Utama di Duri
- Terekam CCTV, Bocah Perempuan 6 Tahun Dicabuli di Toilet Gereja HKBP Pekanbaru
- Congkel Jendela Lantai Dua, Maling Bobol Toko New Celuler Pekanbaru
- 2 Tersangka Perdagangan Organ Satwa Dilindungi Terancam 5 Tahun Penjara
- Seks Menyimpang, Pak Guru SMA di Rohil Cabuli 5 Siswa


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.193.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com