Untitled Document
Jumat, 5 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 28 Nopember 2014 07:04
Serbu Mahasiswa Dalam Musholla,
Ormas Islam Desak Sejumlah Petinggi Polda Dicopot


Jum’at, 28 Nopember 2014 07:01
‎Polsek Tualang Musnahkan 1,8 Kilogram Ganja Kering

Jum’at, 28 Nopember 2014 04:28
Pemkab Rohul Wacanakan Dirikan Sekolah Penerbangan Tahun 2015

Jum’at, 28 Nopember 2014 04:22
Termasuk Gubri Nonaaktif Annas Maamun,
Tahanan KPK Sembuyikan Uang Jutaan Rupiah


Kamis, 27 Nopember 2014 20:26
Menunggu Diperbaiki Pemerintah,
Masyarakat Tanjung Medan Rohil Perbaiki Jalan Amblas


Kamis, 27 Nopember 2014 20:22
Pemodal Ilog Rohil Masih Dicari Polisi

Kamis, 27 Nopember 2014 19:52
Wawako Dumai Buka Peringatan HPS Ke-34



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Pebruari 2013 15:03
6 Tv Kabel Diusut Polresta Pekanbaru,
3 Sudah Kantongi RK dari KPID Riau


KPID Riau menyatakan tidak semua dari 6 Tv kabel yang diusut Polresta Pekanbaru ilegal. Tiga di antaranya sudah kantongi rekomendasi kelayakan atau RK.

Riauterkini-PEKANBARU- Dari Enam Tv Kabel (Harapan Multimedia Vision, Asia Vision, Satelit Vision, Mekar Vision, Panam Vision, Angkasa Vision) yang ditahan pihak Polresta Pekanbaru beberapa hari yang lalu, Tiga di antaranya belum memiliki Rekomendasi Kelayakan (RK) penyiaran dari KPID Riau.

“Dari enam itu, ada tiga yang belum memiliki RKnya yakni Tv Mekar Vision, Satelit Vision dan Angkasa Vision. Sementara yang tiganya lagi sudah ada RK dan menunggu Izin Penggunaan Penyiaran (IPP),” kata Alnofrizal, Koordinator Bidang Perizinan KPID Riau kepada riauterkinicom di Gedung DPRD Riau, Jum'at (22/02/13).

Kemudian, dari tiga Tv Kabel yang belum memiliki RK tersebut, hanya dua yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang akan dilaksanakan KPID Riau, yakni Tv Satelit Vision dan Mekar Vision.

“EDP itukan salah satu bagian untuk mendapatkan RK dari KPID dan setelah EDP dilaksanakan maka kita akan kirim surat rekomendasi ke Kementriaan Komunikasi dan Informatika agar kedua Tv Kabel itu dikeluarkan IPPnya. EDP itu akan kita laksanakan pada hari Selesa besok,” terangnya.

Selain itu, Alnofrizal pun mengatakan, bagi semua Tv Kabel yang ada di Riau, jika belum memiliki IPP maka tidak boleh melakukan penyiaran, meskipun Tv Kabel tersebut sudah mendapatkan RK penyiaran dari KPID Riau.

“Wajar saja kalau mereka kemarin tu ditangkap pihak kepolisian. KPID hanya mempunyai kewenangan sebatas himbauan saja dan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penyegelan kepada seluruh Tv Kabel yang ada,” tutupnya. ***(ary)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kapitalis
Artinya " Duit yg ngatur, negara off "........wkwkwkwkwk

mafia
hepeng atur negara on.


Berita Hukum lainnya..........
- Serbu Mahasiswa Dalam Musholla,
Ormas Islam Desak Sejumlah Petinggi Polda Dicopot

- ‎Polsek Tualang Musnahkan 1,8 Kilogram Ganja Kering
- Termasuk Gubri Nonaaktif Annas Maamun,
Tahanan KPK Sembuyikan Uang Jutaan Rupiah

- Pemodal Ilog Rohil Masih Dicari Polisi
- Korupsi KUR Rp 3 Miliar,
Kejari Rengat Tahan Mantan Karyawan BRI Inhu

- Polres Dumai Musnahkan Sabu Senilai Rp1,5 Miliar
- Kasus Penyertaan Modal ke PT BLJ Rp300 M
Kejari Bengkalis Temukan 165 Aliran Dana Bermasalah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.66.237
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com