Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Juli 2016 20:25
Komisi A DPRD Riau Sayangkan Alasan Pemerintah Pusat Tunda Penerimaan PNS

Kamis, 28 Juli 2016 20:22
200-an Pensiunan BRK Hadiri Halal Bi Halal di Menara Dang Merdu

Kamis, 28 Juli 2016 20:16
Bangun Kebun dalam Hutan Lindung, Wabup Kuansing Digugat di PN Rengat

Kamis, 28 Juli 2016 20:11
Belum Deadline, ,
DPRD Riau Tak Bisa Gelar Paripurna Pengesahan Tata Cara Pengelolaan BUMD


Kamis, 28 Juli 2016 19:17
Status Siaga Darurat Karhutla Diperpanjang, Tim FERT PT RAPP Selalu Siaga

Kamis, 28 Juli 2016 19:10
Pagi Buta, Motor Pelajar di Ujungbatu Dicuri dari dalam Rumah

Kamis, 28 Juli 2016 19:06
Ketua Gerindra Minta Calon Sekda Dumai Pejabat Lokal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Pebruari 2013 15:29
Ada Kades di Bengkalis Dituding Selewengkan ADD 2012

Penggunaan alokasi dana desa atau ADD kerap bermasalah. Seperti di sebuah desa di Bengkalis. Kepala desanya dituding melakukan penyelewengan.

Riauterkini-BUKITBATU- Kepala Desa Apiapi, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis dituding warganya menyelewengkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2012 lalu mencapai ratusan juta rupiah.

Mulyadi, warga setempat menyebutkan, munculnya tudingan itu dipicu sejumlah kegiatan yang seharusnya sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) melalui ADD, ternyata tidak pernah direalisasikan. Akan tetapi, dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan, ADD telah diserap 100 persen.

“Padahal dalam RKA itu tidak keseluruhan direalisasikan di lapangan. Tetapi kenapa anggaran senilai Rp 1 milyar dilaporkan atau sudah terlaksana 100 persen. Bukankah itu aneh,” cetusnya saat ditemui wartawan, Rabu (20/2/12).

Menurut Mulyadi lagi, kegiatan-kegiatan yang urung dilaksanakan, namun dilaporkan telah 100 persen sebagaimana tertuang dalam RKA 2012 lalu. Ia menyebutkan, rencana penyelenggaraan gotong royong senilai Rp 15 juta, pembangunan pos penjagaan di halaman Kantor Desa Parit Apiapi I tidak rampung dikerjakan menelan anggaran Rp 30 juta.

“Ada juga beberapa kegiatan lainnya, yang tidak pernah dilaksanakan menghabiskan anggaran Rp 500 juta,” katanya.

Ditambahkan Mulyadi, oleh karena itu sejumlah warga setempat berharap, agar pihak terkait yang mengawasi pemanfaatan dana ADD ini segera melakukan audit.

“Kepada pihak yang terkait kami berharap segera dilakukan audit. Tudingan ini tentu membuat resah masyarakat Desa Apiapi dan tentunya kepada pejabat aparatur desa tidak seenaknya menggunakan ADD tersebut,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Apiapi Mismon, ketika berhasil dihubungi wartawan belum bersedia memberikan penjelasan, adanya tudingan penyelewengan ADD oleh dirinya ini.

“Maaf pak, saya sedang mengikuti rapat di kantor Camat Bukitbatu. Soal masalah itu (penyelewengan ADD, red) no comment dululah,” kata Mismon singkat.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
masyarakat juga
Maaf riauterkini, kalau tak salah saya mismon itu kades parit 1 api-api. Mohon diperbaiki ya...

Komite Aspirasi Masyarakat Indonesia (KAMI)
Kepada Bapak Kapolres Bengkalis dan Bapak KAJARI Bengkalis. Segera ditindaklanjuti informasi masyarakat tersebut diatas. Selaku penegak hukum Bapak mesti pro aktif menindaklanjuti informasi masyarakat. Jika keduluan pihak BPMD Kab.Bengkalis dan In

Komite Aspirasi Masyarakat Indonesia (KAMI)
Kepada Bapak Kapolres Bengkalis dan Bapak KAJARI Bengkalis. Segera ditindaklanjuti informasi masyarakat tersebut diatas. Selaku penegak hukum Bapak mesti pro aktif menindaklanjuti informasi masyarakat. Jika keduluan pihak BPMD Kab.Bengkalis dan In

Komite Aspirasi Masyarakat Indonesia (KAMI)
Kepada Bapak Kapolres Bengkalis dan Bapak KAJARI Bengkalis. Segera ditindaklanjuti informasi masyarakat tersebut diatas. Selaku penegak hukum Bapak mesti pro aktif menindaklanjuti informasi masyarakat. Jika Bapak keduluan pihak BPMD Kab.Bengkalis


Berita Hukum lainnya..........
- Bangun Kebun dalam Hutan Lindung, Wabup Kuansing Digugat di PN Rengat
- Pagi Buta, Motor Pelajar di Ujungbatu Dicuri dari dalam Rumah
- Dipasok dari Sumut,
Resnarkoba Polres Pelalawan Ciduk Bandar Pemilik 4 Kg Ganja

- Masuk Daftar Eksekusi Mati Jilid III,
Lurah di Meranti Ini Sebut Warganya Tumbal Mafia Narkotika

- Diduga Ilegal dan Terancam Disegel,
Satpol PP Siak Layangkan Peringatan ke 2 pada Tempat Karoke Perawang

- Diduga Ada Pelanggaran Hukum‎ dan Pidana ,
Kejari Siak "Lirik" PNS Rangkap Jabatan dan Bergaji Ganda di BUMD

- Sampai ke Polisi,
Perkelahian Remaja di Tambusai Utara, Rohul Mirip Geng Motor



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.34.226
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com