Untitled Document
Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 20 September 2014 09:07
Tembak Tiga Warga Rohil Hingga Tewas, Pensiunan TNI Ditangkap

Sabtu, 20 September 2014 09:03
Menhut Dukung Upaya Mabes Polri Selidiki Peristiwa Karhutla

Sabtu, 20 September 2014 07:25
11

Sabtu, 20 September 2014 07:21
Sengketa Lahan, Tiga Warga Rohil Tewas Ditembak Pensiunan TNI

Jum’at, 19 September 2014 22:13
Kerja di Riau, Banyak Pekerja Asing Gunakan Visa Wisata

Jum’at, 19 September 2014 22:08
Peningkatan Produksi Timah Meranti,
10 Hari Lagi Kapal Striping WPJ Tiba


Jum’at, 19 September 2014 22:02
Sahkan APBD, Anggota DPRD Riau Lama Dianggap Memaksakan Kehendak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 20:37
Tersangka 2 Kasus Korupsi,
KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Gubri


KPK hingga kini belum menjadwalkan pemanggilan Gubri M Rusli Zainal untuk diperiksa sebagai tersangka kasus suap PON dan kasus korupsi penerbitan izin kehutanan.

Riauterkini-JAKARTA- Sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap PON XVIII Riau dan izin Kehutan Jum'at lalu, hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa menentukan jadwal pemanggilan Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal untuk diperiksa pasca ditetapkan tersangka untuk pertama kalinya.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara KPK Johan Budi kepada riauterkini.com, Jum'at (15/2/13) di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Menurut Johan Budi, KPK belum menjadwalkan kapan Gubri diperiksa sebagai tersangka.

"Saya belum tahu kapan Rusli Zainal akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus suap PON dan izin Kehutan di Riau," katanya.

Saat ditanya, apa alasan mengapa HR Rusli Zainal belum juga diperiksa padahal sudah ditetapkan tersangka. Johan Budi menyebutkan, kalau yang bersangkutan pasti dipanggil, hanya saja waktunya belum bisa dipastikan. "KPK akan memanggil yang bersangkutan, hanya saja waktunya belum bisa dipastikan kapan," ujarnya.

Lebih jauh Johan Budi menyebutkan, KPK terus mengumpulkan alat bukti lain dikedua kasus yang menjerat HM Rusli Zainal. "Termasuk dari ketujuh tersangka anggota DPRD Riau dalam kasus suap PON, kita terus mengumpulkan alat bukti," ungkapnya.

Sementara itu Andrian Ali, sore tadi baru keluar dari Gedung KPK, setelah menjalani pemeriksaan penyidik dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk HR Rusli Zainal. Politisi PAN ini diperiksa, kurang lebih tujuh jam.

Andrian Ali meninggalkan Gedung KPK sekitar jam 17.40 WIB, setelah menjalani pemeriksaan sejak jam 11.00 WIB tanpa memberikan komentar apa pun kepada awak media dan langsung masuk ke mobil tahanan KPK kembali ke Rutan Cipinang.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Anti Pemimpin Glamor
Dulu saat Saleh Djasit dikriminalisasi lewat KPK, beliau tdk membuat kegaduhan. smua diterima dg ikhlas. Skrng baru dtetapkan jd trsangka lngsung kisruh: mengemis belas kasihan saat apel akbar & minta dkungan LAM. terima aja dg lapang dada. dulu berk

Johan Budi - KPK
Dalam konteks ini kami hanya mengusut pencemaran nama baik atas lembaga KPK dan pimpinan KPK, tidak ada kaitan dengan tersangka. Supaya dimaklumi.

orang dungucucuk hidung masih banyak rupanya di sekitar erzet
kok masih ada orang yg bilang erzet kena fitnah ya? padahal di pengadilan dah jelas2 disebutkan dia yg nyuruh atau setuju suap itu. ajudannya juga terima rp500juta, masa utk si ajudan?

Rudi, ciri-ciri orang cadiak busuak hati bongak!!!
Ini si rudi kalo komen kyk macam betu la, sok-sok pemerhati Rtc pulak kau. kau klo ambek berita Rtc g' bilang-bilng diam aj kau, dasar munafik, busuak hati, cadiak buruak, bongak!! ini lah contoh orang2 yang perusak di Riau ne, smapai2 Gubernur kenak

Us
Woooi wartawan kampar pantau terus kasus sppd fikrif dprd kampar yang melibatkan junaida Rahim

azuwar
KPK boleh2 aja melakukan scheduling terhadap kapan diperiksanya RZ karena secara juridis sudah ditetapkan sebagai tersangka. Karena menyadari adanya mekanisme internal yang harus dilalui secara administratif. Diharapkan tindakan KPK tidak menurunkan

numpang tanya pada pengusut yg menebar fitnah
sesiapa yg menebar berita buruk seseorang tanpa bukti disebut fitnah dan dianggap mencemarkan nama baik. pertanyaan kita: apa iya masih baik nama yg disebut2 itu? bagaimana pula kalau memuji2 & menyanjung2, misalnya disebut teladan padahal misalnya j

rudi
tadi malam juga tak ada berita ini. tampaknya berita yang lain diturunkan dan diganti dengan beberapa berita lain biar seolah-oleh tak ketinggalan informasi. sama seperti berita pasar cikpuan terbakr, hingga jam satu dini hari tadi malam tidak ada di

Johan Budi - KPK
Pedang Keadilan kami telah mendapatkan identitas anda, dan akan segera kami laporkan ke pihak Kepolisian atas pasal Pencemaran Nama Baik. Anda harus siap mempertanggung%@!*bkan tuduhan Saudara. Terima kasih.

Sayangnya tidak ada oghang %@!* yang menjadi calon gubri padahal orang %@!* yang duduk di dprd ria
Maju terusssssss

Sarah
Kalian ni jgn bicara SARA di sini.....kamper kalian semuaaaasa....

Indonesia Raya
To pedang keadilan: anda jgn menebar fitnah, apakah anda punya bukti kalo RZ ada memberi uang lelah pada KPK khususnya pada BW...kalo anda tdk punya bukti anda bisa dituntut dg dugaan telah menyebarkan fitnah yg mencemarkan nama baik KPK, lembaga res

penghulu
Termasuk si Zulfan Heri juga tukang kawin cerai, la tige bini nyo! Skr tanggung la azab akbt doa anak istri nya yg dizholiminye...!

warga prihatin
Pedang keadilan bukan org riau bro, tp pendatang gelap, kalau riau diobok2, mereka memetik keuntungan..

anti xtc
segerakan aja lah pak kapeka. kayak habis makan xtc, kalau masih on juga, dia akan tetap goyangkan badan terus dan tak sadar2 juga. Obatnya simbah dengan air seember, maksudnya cepat masukkan ke guntur itu.

lie bun
Kok berita kasus rusli zainal tidak bisa search ?? ada apa ni sm riau terkini ? pa dah digembosi sm LAM ? Berita tdk perlu disimpan,toh warga pekanbaru sudah pada tau. Begitulah sifat asli orang %@!*,selalu ingin tampil sempurna walaupun bobro

ang pin
Jangan sampai lolos prose hukum si rusli. Lo org gak tau untung.

ughang
Mantap jg ne yg komentar atas nama "pedang Keadilan"..tahu byk atau byk tahu anda ne skrg.?? Punya hub.kekerabatan yg dkt y dgn RZ atau pimpinan KPK an.BW.?? Data dr mana RZ bs nyuap BW ? Lo kira gmpng cara2 sprti itu? Agak pke logiko dong klw koment

Pedang Keadilan
RZ sudah melobby pimpinan KPK agar pemeriksaannya dialer-ulur sampai berakhir masa jabatannya selaku Gubri; Dan tentu tidak semudah itu pasti Ada UANG LELAH MENUNGGUNYA....

warga prihatin
Riau benar2 diobokobok oleh pusat, dimana ongah Tabrani kalau begini terus kami turut dukung anda pak ongah Tabrani. Kembali lanjutkan perjuangan yg dulu

ucok
Riauterkini propokator, tunggu saja bung, jgn digiring2lah...karma berlaku tunggu saja giliran anda


Berita Hukum lainnya..........
- Tembak Tiga Warga Rohil Hingga Tewas, Pensiunan TNI Ditangkap
- Menhut Dukung Upaya Mabes Polri Selidiki Peristiwa Karhutla
- Sengketa Lahan, Tiga Warga Rohil Tewas Ditembak Pensiunan TNI
- Sekwan DPRD Pekanbaru Tak Tahu Pengadaan Laptop Rp787 Juta
- Vonis Tinggi, Pejabat BNI 46 Pekanbaru Banding
- Mau Cek Titik Api, Polsek Pinggir Malah Temukan Warga Asik Berjudi
- Edi RM Ngaku Tasnya Sudah Dikembalikan Pelaku Jambret


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.236.20
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com