Untitled Document
Jumat, 14 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Juli 2015 07:26
Pemkab Meranti Serius Adopsi Program RTMPE Kampar

Jum’at, 31 Juli 2015 07:24
Marak Penipuan, Menpan-RB Imbau Masyarakat Waspada Penerimaan CPNS

Jum’at, 31 Juli 2015 07:22
HUT ke-503 Bengkalis, DPRD Bengkalis Gelar Paripurna Istimewa

Kamis, 30 Juli 2015 21:06
Bupati Herliyan Saleh Resmikan Bengkalis Expo 2015

Kamis, 30 Juli 2015 21:00
Maling Spesialis Jok Motor di Bengkalis Seorang PNS

Kamis, 30 Juli 2015 20:52


Kamis, 30 Juli 2015 20:39
Dewan Desak Pemkab Inhil Segera Laksanakan Pembangunan Fisik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 19:04
Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal,
Polda Riau Tahan Kadis Kelautan dan Perikanan Rohil


Penyidik Tipikor Polda Riau akhirnya menahan Kadis Kelautan dan Perikanan Rohil bersama stafnya dalam aksus korupsi pengadaan kapal cepat Sembilang.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Riau akhirnya menahan Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Rokan Hilir (Rohil), stafnya Ir AM bin AM dan Ir. T S Jab Kabid Kekayaan Laut dalam kasus pengadaan kapal cepat Sembilang.

Kapolda Riau, Brigjen (Pol) Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau AKBP Hermansyah kepada riauterkinicom, Jumat (15/2/13), membenarkan hal itu. Dikatakan, penahan kedua tersangka dimulai hari ini.

"Keduanya ditahan atas dugaan Tipikor pada kegiatan pengadaan kapal pengawas Kabupaten Rohil sesuai LP/ 22/ VII/ 2012/ Reskrimsus tanggal 3 Juli 2012 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.399.378.400,-," katanya melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM).

Dikatakannya Kabid Humas Polda Riau, kerugian negara itu berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Riau. "Kedua tersangka kini dijerat pasal 2 jo pasal 3 UU RI No. 31//99 sebagaimana telah diubah UU RI No. 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terkait kasus pengadaan kapal cepat (KPC) Sembilang senilai Rp7 miliar yang dianggarkan di APBD Rohil tahun anggaran 2008. Kasus ini menjadi heboh karena disebut-sebut pemenangnya tak lain adalah anak seorang pejabat di Rohil.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
alan Zisayla
Wah... Wah. Rakyat riau masih banyak yang sengsara, pejabatnya korupsi terus.

susno duaji
Wooo enaknya kerja di riau. Banyak koruptor. Oknum polisi, jaksa dan hakim banyak uang nih....duitin saja tuh m e l a y u.....

antan
ayo pak kpk selidiki lagi ada lagi yang menyusul apalagi apbd udh disyahkan

Forum Keadilan Rohil
Kasus sudah terkuak lebar.... bahwa Rohil penuh segudang masalah.. Sekarang... Branikah penegak hukum di negeri ini memproses hingga tuntas...??? Kami tunggu.......

Pasti
Saya jamin 100% anas terlibat

asli bagan
klu di rohil di sobuik nyo anak pejabat, osah anak anas sang bupati tu dah,,,

Ujang Rohil
kono patil sembilang jugo akhirnya...! mudah2an jgn dikembangkan penyidik Reskrimsus lah kasus ini, kalau dilanjut...." habislah...harapanku..."

KEADILAN
betul, yg bermain adalah anak bupati rohil..,tpi pak amrizal jg korupsi,yg perlu di di proses jg rafizal, kabid budidaya yg menggelapkan dana SPPD di dinas perikanan

Pedang Keadilan
Saya tak yakin Ir. AMRIZAL korupsi; tapi justru yang mengambil keuntungan tsb adalah ATUK ANAS melalui anaknya...


Berita Hukum lainnya..........
- Marak Penipuan, Menpan-RB Imbau Masyarakat Waspada Penerimaan CPNS
- Maling Spesialis Jok Motor di Bengkalis Seorang PNS
- Meradang Diberitakan Bakal Kalah, Bupati Inhu Tampar Wartawan
- Korupsi Penyertaan Modal Pemkab,
Kinerja PT BLJ Bobrok, Jadi Rahasia Umum di Bengkalis

- Kantor Desa Sekijang, Tapung Hilir Hangus Dilalap Si Jago Merah
- Tuntut THR dan Rapel Gaji, Puluhan Karyawan PT SAS Duri Mogok
- Loncat dari Lantai Dua, Pemuda di Selatpanjang Tewas Menggenaskan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.168.37
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com