Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Pebruari 2013 19:04
Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal,
Polda Riau Tahan Kadis Kelautan dan Perikanan Rohil


Penyidik Tipikor Polda Riau akhirnya menahan Kadis Kelautan dan Perikanan Rohil bersama stafnya dalam aksus korupsi pengadaan kapal cepat Sembilang.

Riauterkini-PEKANBARU-Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Riau akhirnya menahan Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Rokan Hilir (Rohil), stafnya Ir AM bin AM dan Ir. T S Jab Kabid Kekayaan Laut dalam kasus pengadaan kapal cepat Sembilang.

Kapolda Riau, Brigjen (Pol) Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau AKBP Hermansyah kepada riauterkinicom, Jumat (15/2/13), membenarkan hal itu. Dikatakan, penahan kedua tersangka dimulai hari ini.

"Keduanya ditahan atas dugaan Tipikor pada kegiatan pengadaan kapal pengawas Kabupaten Rohil sesuai LP/ 22/ VII/ 2012/ Reskrimsus tanggal 3 Juli 2012 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.399.378.400,-," katanya melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM).

Dikatakannya Kabid Humas Polda Riau, kerugian negara itu berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Riau. "Kedua tersangka kini dijerat pasal 2 jo pasal 3 UU RI No. 31//99 sebagaimana telah diubah UU RI No. 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi terkait kasus pengadaan kapal cepat (KPC) Sembilang senilai Rp7 miliar yang dianggarkan di APBD Rohil tahun anggaran 2008. Kasus ini menjadi heboh karena disebut-sebut pemenangnya tak lain adalah anak seorang pejabat di Rohil.***(son)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
alan Zisayla
Wah... Wah. Rakyat riau masih banyak yang sengsara, pejabatnya korupsi terus.

susno duaji
Wooo enaknya kerja di riau. Banyak koruptor. Oknum polisi, jaksa dan hakim banyak uang nih....duitin saja tuh m e l a y u.....

antan
ayo pak kpk selidiki lagi ada lagi yang menyusul apalagi apbd udh disyahkan

Forum Keadilan Rohil
Kasus sudah terkuak lebar.... bahwa Rohil penuh segudang masalah.. Sekarang... Branikah penegak hukum di negeri ini memproses hingga tuntas...??? Kami tunggu.......

Pasti
Saya jamin 100% anas terlibat

asli bagan
klu di rohil di sobuik nyo anak pejabat, osah anak anas sang bupati tu dah,,,

Ujang Rohil
kono patil sembilang jugo akhirnya...! mudah2an jgn dikembangkan penyidik Reskrimsus lah kasus ini, kalau dilanjut...." habislah...harapanku..."

KEADILAN
betul, yg bermain adalah anak bupati rohil..,tpi pak amrizal jg korupsi,yg perlu di di proses jg rafizal, kabid budidaya yg menggelapkan dana SPPD di dinas perikanan

Pedang Keadilan
Saya tak yakin Ir. AMRIZAL korupsi; tapi justru yang mengambil keuntungan tsb adalah ATUK ANAS melalui anaknya...


Berita Hukum lainnya..........
- Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi
- Nelayan Labusel Sumut Meninggal Saat Menjaring Ikan di Perairan Pulau Jemur Rohil
- Penegakan Hukum Tipikor Bansos Bengkalis Disarankan Transparan
- Satlantas Polres Inhil Limpahkan 4 Perkara Laka Lantas ke Kejaksaan
- Tanda Tangan Palsu Bupati Bengkalis,
PT. BRI Serahkan Dokumen Izin Prinsip Asli ke Polisi

- Kredit Fiktif di BNI,
Kepala Kopkar PTPN V dan Dua Karyawan BNI, Ditahan Kejati Riau

- Sebelum Demo di Kejati,
Korlap Massa FPMPR Mengaku Dipukuli Oknum OKP Hingga Bibir Pecah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.114.194
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com