Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 09:55
KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN

Kamis, 23 Oktober 2014 04:26
Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal


Rabu, 22 Oktober 2014 22:12
Porprov VIII Riau,
Taekwondo Sumbangkan Emas Terbanyak untuk Pekanbaru


Rabu, 22 Oktober 2014 21:46
Porprov VIII Riau,
Tim Dayung Kuansing Jawara


Rabu, 22 Oktober 2014 21:39
Porprov VIII Riau,
Sepak Takraw dan Atletik Sumbang Dua Emas untuk Rohul


Rabu, 22 Oktober 2014 21:36
Bupati Kampar Sebut P4S Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Rabu, 22 Oktober 2014 21:30
Aprizal Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai PWI Kabupaten Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Pebruari 2013 17:26
Hanya Diperiksa 6 Jam di Polresta
Aktivis HMI-MPO Siapkan Aksi Desak Gubri Mundur


Hanya diperiksa dan diinterogasi 6 jam di Polresta Pekanbaru kemarin, aktivis HMI-MPO kini mempersiapkan aksi untuk mendesak Gubri mundur dari jabatannya.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah diperiksa lebih kurang 6 jam di Markas Polresta Pekanbaru, kemarin, kini aktivis Himpunan Mahasiswa Indonesia Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Riau kini tengah mempersiapkan aksi untuk mendesak Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal mundur dari jabatannya.

"Kemarin kami memang diinterogasi terkait aksi di Gedung Kerapatan Adat Riau. Kami hanya dimintai keterangan sebentar setelah itu dilepaskan. Kini kami tengah mempersiapkan untuk menggelar aksi mendesak gubernur dari jabatannya," kata Maizan Mustafa, Ketua Umum (Ketum) HMI-MPO Riau saat dihubungi riauterkinicom, Rabu (13/2/13).

Disebutkannya, bagi Rusli Zainal mundur barangkali lebih terhormat. Namun pada Apel Upacara kemarin, Rusli mengisyaratkan dirinya mundur tetapi hanya minta maaf. Padahal akan lebih baik Rusli mengundurkan diri sebelum penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG).

"Kan kita malu di saat iven olahraga internasional itu sedang berlangsung tiba-tiba gubernur kita ditahan," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mizan bersama tiga anggotanya sempat diperiksa di Mapolsek Lima Puluh dan Polresta Pekanbaru terkait aksi membentangkan spanduk yang berisi hujatan terhadap Datuk Setia Amanah (Gubri) M Rusli Zainal di Gedung Lembaga Adat.

Risiko dari perbuatan nekatnya itu, para aktivis ini lalu mendapat pukulan dan tendangan di ruang belakang Gedung Lembaga Adat Melayu Riau. Tetapi, para mahasiswa ini mengaku belum menentukan sikap akan kembali melaporkan pihak-pihak yang telah menganiaya mereka.***(son)

Teks Foto : Mizan bersama tiga rekannya sesama aktivis HMI MPO sewaktu membentangkan spanduk yang berisi kecaman terhadap Datuk Setia Amanah M Rusli Zainal di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau, kemarin.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
marwah riau
maju terus mhs, jgn sampai riau ini dipimpin oleh seorang KORUPTOR seperti RZ, demo terus sampai RZ mundur dari jabatannya, ditangkap dn ditahan adalah resiko perjuangan. orang yg menangkap dan menahan nanti juga akan menikmati hasil dari perjuangan

ajo tungaw
Mahasiswa pendatang.. Bagus ocu balajar.. Lah tamat bisuok baru cai kojo.. kalau ndak tuntut bagi hasil ke pusat.. mahasiswa kan lebih terhormat memperjuangkan riau ini..

metamorfosa mahasiswa ke manusia mandiri
yg pernah jadi mahasiswa dapat merasakan idealisme kebenaran yg me-nyala2, tak kenal rasa takut berjuang demi masyarakat, tanpa pamrih berdasarkan nurani yg bersih. kalau ada satu dua yg serong, itu kasuistis dan biasanya ketahuan lalu terkucil. kala

Aran ke ok
Mahasiswa Dan masyarakat harus desak rz mundur, banyak Kali intrik rz Dan konco2 nya .

Anak Riau
Belajar dan kejar prestasi itu yang lebih terhormat wahai mahasiswa.................


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN
- Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal

- Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan

- Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta
- Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar
- Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
2 Pegawai PT Anugrah Kelola Artha Diperiksa Penyidik KPK

- BNI 46 Tagih Kredit Macet Rp97 M PT SRT


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.91.250
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com