Untitled Document
Kamis, 13 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 30 Juli 2015 15:12
‎Pemko Optimis Kota Pekanbaru Kembali Raih Adipura

Kamis, 30 Juli 2015 15:07
Melalui APBD Riau Rp11,3 M, Jaringan JTM Akan Dibangun di Dua Kecamatan di Rohul

Kamis, 30 Juli 2015 15:03
Sampaikan Rencana Aksi Pemprov Riau Atasi Karhutla,
Plt Gubri Apresiasi Program Desa Bebas Api RGE Group


Kamis, 30 Juli 2015 14:56
Sibuk Sosialisasikan Hafith-Nasrul, Fraksi Demokrat Rohul Tetap Bekerja

Kamis, 30 Juli 2015 14:36
Kantor Desa Sekijang, Tapung Hilir Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kamis, 30 Juli 2015 14:18
Cegah Calon Tunggal Pilkada, KPU Minta Parpol Siapkan Kader di Daerah

Kamis, 30 Juli 2015 14:15
Pilkada Rohul, Susuki Yakin Lolos Tes Kesehatan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2013 19:53
Korupsi Bakti Praja Rp 40 M,
Tiga Pejabat Pemkab Pelalawan Ditahan Polda Riau


Ditreskrimsus Polda Riau menahan tiga pejabat Pemkab Pelalawan. Mereka tersangka korupsi proyek Bakti Praja Rp 40 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU- Tiga pejabat Pemkab Pelalawan ditahan Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Jumat (8/2/13). Mereka merupakan tersangka kasus dugaan korupsi ganti rugi lahan proyek Bahkti Praja senilai Rp 50 miliar dengan potensi kerugian negara Rp 40 miliar..

Ketiga pejabat yang ditahan adalah mantan kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pelalawan Lahmuddin dan salah seorang Kepala Seksi di Dinas Perikanan dan kelautan Pelalawan Tengku Alfian.

"Kita menahan mereka karena berkas kasus ini sudah hampir lengkap dan kita akan segera melimpahkan berkas berikut tersangkanya kepada jaksa," papar Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Kenedy kepada riauterkini.

Sebagai data tambahan, kasus ini terungkap pada tahun 2010 lalu dan diketahui sejak tahun 2002 lahan tersebut sudah pernah di bebaskan dan di ganti rugi oleh Pemkab Pelalawan.

Tetapi, lahan tersebut kemudian diurus ulang atas nama keluarga tersangka lainnya yaitu Syahrizal. Kemudian kembali dilakukan ganti rugi pada tahun 2007 Rp 5 miliar, kemudian 2008 Rp 17 miliar dan 2009 Rp 17 miliar. Serta 2011 Rp 11 miliar. Dengan demikian total ganti rugi Rp 50 miliar dengan potensi kerugian negara Rp 40 miliar.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Budak langgam
Pak kapolda riau ini dapat sogokan dari harris 10 milliar utk mengamankan kasus izajah palsunya,jadi kapolda riau hrs segera diganti.

Anjang Bunut
Pak Marwan dan Haris adalah orang baik dan jujur jangan fitnah dia, dia selalu memebantu orang miskin aplagi istrinya buk As, jangan sakit hati karena kenaren tergusur

Budak langgam
Pak kapolda riau ini dapat sogokan dari harris 10 milliar utk mengamankan kasus izajah palsunya,jadi kapolda riau hrs segera diganti.

Santi janda Zaki
untung kita sdh cerai bang jafi Rumah dan Mobil Anti tidak ikut disita

Ali usman
Oh ya, ngomong2 siapa Cagubri yg akhirnya mendapat perahu dari Demokrat ? Siapapun itu ya sah2 saja,silahkan2 saja, mungkin itu memang rejekinya dia... Tapi tidak untuk Bos MM,khusus untuk bos yang ikut mencalonkan diri di Cagubri ini, terleb

pengamat politik pelalawan
haji zak galau di dalam sel dan siap berdendang apa yang terjadi di pelalawan, marwan ibrahim tinggal menunggu saat.

Budak langgam
Pak kapolda riau ini dapat sogokan dari harris 10 milliar utk mengamankan kasus izajah palsunya,jadi kapolda riau hrs segera diganti.

Budak pelalawan
Pak kapolda,pak marwan kapan ditahan?dio plg besar korupsinya pengadaan tanah ini,tolong pak kapolda tangkap marwan ibrahim

Budak pelalawan
Pak kapolda,pak marwan kapan ditahan?dio plg besar korupsinya pengadaan tanah ini,tolong pak kapolda tangkap marwan ibrahim

Putra negri
Mudah mudahkan Pak wabup tak ikut terlibat

Haji Zakri.
Ongah Haris tolong bebaskan ambo dari sel ko. Ambo adik ongah ketuo DPRD pelalawan. Ambo ikuik mendukung ongah sampai jadi Bupati.. Kini ambo masuok penjara gara2 proyek untuk bantu ongah jadi Bupati.. Tolonglah ambo ngah.

jenewar
kapan tim TIPIKOR akan menahan achmad bupati rohul, yg jelas-jelas mergikan keuangan daerah Rohul tahun 2007 52 Miliar yakni penyertaan modal di Persda Rohul Jaya sampai sekarang tidak diketahui keberadaan uang tersebut , pengadaan Genset 45 Miliar P

Lollom
Terus perjalanan dinas yang diduga fiktif dprd kampar yang melibatkan Junaida rahim kapan ditahan,

politikus pk?
ini jebakan konspirasi zionis


Berita Hukum lainnya..........
- Kantor Desa Sekijang, Tapung Hilir Hangus Dilalap Si Jago Merah
- Tuntut THR dan Rapel Gaji, Puluhan Karyawan PT SAS Duri Mogok
- Loncat dari Lantai Dua, Pemuda di Selatpanjang Tewas Menggenaskan
- Rumah Kanit Intel Polsek Kuantan Tengah Terbakar
- Curi Sepeda Motor Polisi,
Polsek Lima Puluh Tangkap Tiga Residivis Curanmor

- Ganggu Kenyamanan Warga, Sembilan Anak Punk Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Minta Pelaku Dihukum Berat,
Keluarga Korban Pencabulan Hingga Hamil Datangi DPRD Rohul



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.195.118
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com