Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 April 2018 22:16
Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:39
Dugaan Pencemaran PT SUN, Dinas LH Kuansing Serahkan Hasil Labora ke Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:27
Bawaslu Riau Hentikan Dugaan Pelanggaran Rudyanto dan Alfedri

Kamis, 19 April 2018 20:23
Dihadapan Warga Kandis, Hardianto Bicara Tentang Ketegasan dan Keberanian Pemimpin

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 19:59
AHM Hadirkan Beragam Gaya Hidup Berkendara di IIMS 2018

Kamis, 19 April 2018 19:53
Wujud Kepedulian, PT PAA Taja Pengobatan Gratis Di Duri, Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2013 16:37
Berantas Pekat, FPI Rohul Koordinasi dengan Aparat

FPI Rohul komitmen tidak akan berjalan sendiri dalam memberantas penyakit masyarakat. Sebelum bertindak pasti berkoordinasi dengan aparat.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kabupaten Rokan Hulu Yulihesman mengaku belum mendapat dukungan penuh dalam menegakkan “Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar” di wilayah kerjanya.

Akibat belum adanya dukungan dari instansi terkait seperti pihak Kepolisian berdampak terhadap belum maksimalnya kinerja organisasinya dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat).

Menurutnya, saat ini keberadaan warung esek-esek di 16 kecamatan semakin menjamur. Perihal itu lebih disebabkan karena masyarakat takut terjerat hukum. Seperti upaya masyarakat Kecamatan Kepenuhan yang akan menutup paksa warung remang-remang harus berurusan dengan hukum.

Masyarakat terpaksa membayar denda hampir ratusan juta rupiah karena dituding pemilik telah merusak sebuah warung yang diduga digunakan pemiliknya sebagai lokasi praktek prostitusi.

“Sebenarnya jika ada persamaan persepsi seluruh instansi terkait di Rokan Hulu ini seluruh penyakit masyarakat bisa diberantas, tapi pada faktanya, ini menjadi sela bagi oknum sehingga masyarakat bingung mau melapor kemana,” kesal Yulihesman di Pasirpangaraian, Jumat (8/2/13).

Upaya memberantas Pekat, sejak terbentuk dan dilantik 15 Januari 2011 lalu, DPW FPI Rohul sebatas berkoordinasi dan kerjasama dengan Polres Rohul. Hal itu dinilainya langkah aman agar tidak terjerat hukum.

“Dalam menyambut MTQ tingkat Provinsi Riau di Pasirpangaraian Juni tahun ini, gebrakan yang kita lakukan sedikit berbeda dari FPI di daerah lain. Kalau kita lebih memilih bekerjasama dengan instansi terkait seperti Polres dan Satpol PP Rokan Hulu,” jelas Yulihesman saat disinggung gebrakan organisasi nya dua tahun terakhir dalam memberantas Pekat.

Koordinasi antara Polres Rohul, kata Yulihesman, beberapa hari terakhir telah berjalan, seperti beberapa warung esek-esek telah menjadi target operasi dalam pemberantasan Pekat.

Sementara, koordinasi dengan Satpol PP Rohul sendiri sampai saat ini belum ada aksi, tapi begitu pihak pelaksana peraturan daerah itu telah berjanji dalam bulan ini akan membersihkan segala bentuk praktek Pekat. “Kita masih terus komunikasi dengan aparat terkait untuk pemberantasan Pekat ini,” katanya.

Yulihesman mengaku ada informasi masyarakat jika sebuah warung remang-remang di Pasirpangaraian merupakan milik aparat. Keberadaan warung itu, diakuinya telah dilaporkan secara lisan kepada Kapolres Rohul AKBP Yudi Kurniawan.

“Laporan itu baru sebatas lisan. Tapi dalam waktu dekat kita akan surati Pak Kapolres,” janjinya.

Fenomena yang terjadi sekarang di Kabupaten Rohul, masyarakat tidak peduli dengan lingkungannya. Masyarakat tidak berani menegakkan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar,sebab saat terjadi tindakan anarkhis, oknum aparat manfaatkan situasi dan menjerat pelaku dengan tudingan pengrusakan.

Akibat sikap cuek tersebut, keberadaan warung esek-esek dan lokasi prostitusi berkedok panti pijat semakin menjamur. Sudah beberapa kali Satpol PP merazia lokasi itu, tapi operasi sering bocor. Saat petugas tiba, lokasi sudah tutup.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru

- Pekan Depan, Tiga Tersangka Korupsi RTH Pemprov Riau Diadili
- Duet TNI-Polri di Pelalawan Amankan 3 Truk Angkut Miras dan Rokok Ilegal
- BNNP Riau Musnahkan 582,42 Gram Sabu
- Sampai Pertengahan April, Terjadi 47 Kasus Kebakaran di Pekanbaru
- Melalui Program JMS, Kejari Rohul Ajak Pelajar Perangi Bullying
- Kontraktor dan Konsultan Pembangunan Jembatan Enok Inhil Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor
- Polda Riau Tangkap 5 Kilogram Shabu Senilai Rp7,5 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.234.8
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com