Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 07:28
Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas

Selasa, 17 Oktober 2017 07:20
Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru

Selasa, 17 Oktober 2017 07:15
Bupati Inhil Adakan Pertemuan Bisnis Dengan Investor Asal Malaysia

Selasa, 17 Oktober 2017 07:12
‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time

Senin, 16 Oktober 2017 22:13
4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar

Senin, 16 Oktober 2017 22:08
DPRD dan Pemkab Bengkalis Teken MoU KUPA PPAS APBD Perubahan 2017

Senin, 16 Oktober 2017 21:37
Bupati Rohil Minta Pemprov dan Pusat Bantu Kembangkan Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 21:32
KPU Inhu Terima Pendaftaran Partai Demokrat

Senin, 16 Oktober 2017 21:09
Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun


Senin, 16 Oktober 2017 20:17
43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 5 Pebruari 2013 22:39
Kasus Suap PON, KPK Siapkan RZ jadi Tersangka

Meski belum resmi, Ketua KPK Abraham Samad menyatakan adanya peningkatan status seseorang inisial RZ dalam kasus korupsi PON. Dari saksi menjadi tersangka.

Riauterkini-JAKARTA- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyebutkan akan ada peningkatan status terhadap kasus suap PON Riau. Peningkatan status dalam suap PON tersebut, adalah seseorang berinisial RZ. Besar kemungkinan RZ itu adalah Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal, walau pun Abraham Samad enggan memberikan nama lengkapnya.

"Memang dari hasil ekspose kita kemarin, dalam kasus suap PON Riau kita sudah meningkatkan status seseorang terkait PON, yakni orang tersebut berinisial RZ," kata Abraham Samad kepada wartawan, Selasa (5/2/13) malam di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Abraham Samad mengakui, penepatan status baru berinisial RZ ini belum resmi Dikeluarkan, karena harus menunggu surat penetapan dari penyelidikan untuk menetapkan status tersangka baru tersebut.

Saat ditanya, apakah inisial RZ itu adalah Rusli Zainal, Abraham Samad mengatakan kalau media pasti bisa mengartikannya. "Saya rasa media sudah mengetahuinya, dan menebaknya siapa orang tersebut," sebutnya.

Lebih jauh Abraham Samad mengungkapkan, kalau kasus suap PON ini akan terus dikembangkan. Bukan berhenti pada penetapan RZ saja, tapi semua yang terlibat dalam kasus suap PON ini.

"Kasus ini akan dikembangkan terus bukan hanya terhenti sampai RZ saja, tapi semua yang terlibat di dalam pembuatan Perda Nomor 6 Tahun 2010 akan kita proses," tegas Abraham Samad.***(jor)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil
- Ayah Bejad di Bangun Purba, Rohul 3 Tahun Jadikan Putrinya Budak Seks
- Selundupkan Sabu Dibungkus Wafer, Seorang Pengunjung Lapas Bengkalis Ditangkap
- Pemilik Usaha Judi Jackpot di Tandun Barat Diringkus Polisi Rohul, Dua Mesin Disita


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.33.246
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com