Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 September 2016 22:15
Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai,
Kontraktor Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa


Selasa, 27 September 2016 22:06
Lomba Inovasi TTG 2016,
Mesin Pemotong Keripik Buatan Anak Rohul Masuk 10 Nominasi Nasional


Selasa, 27 September 2016 21:51
Sertijab Kapolda dan Wakapolda Riau yang Baru Jumat lusa

Selasa, 27 September 2016 21:20
Panja Komisi III DPR Temukan Kejanggalan SP3 Karhutla oleh Polda Riau

Selasa, 27 September 2016 19:53
Pekan Ini, Harga TBS di Riau Naik

Selasa, 27 September 2016 19:21
Lima Penjual Gading Divonis 1,5 dan 2 Tahun Penjara

Selasa, 27 September 2016 19:17
DPRD Rohil Doakan JH yang Sakit di Makkah Segera Sembuh



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Pebruari 2013 14:26
Kejati Riau Dalami Dugaan Korupsi Restribusi LLHH di Inhil

Diduga terjadi tindak korupsi dana restribusi LLHH di Kabupaten Inhil. Untuk mendalaminya, Kejati Riau mengumpulkan data dan bukti tambahan.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap 4 tersangka terkait dugaan korupsi dana restribusi Lalu Lintas Hasil Hutan (LLHH) PT Sumatera Riang Lestari (SRL) di Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) waktu lalu.

Hingga saat ini,tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, masih terus mendalami pemeriksaan terhadap keempat tersangka tersebut.

Kepala Kejati Riau Eddy Rakamto SH MH melalui Kasi Penkum dan Humas Andri Ridwan SH MH, ketika dikonfirmasi Riauterkini, Senin (4/2/13) siang mengatakan, hingga saat ini, tim penyidik kita masih melakukan pemeriksaan terhadap keempat tersangka yang telah kita tahan tersebut.

" Tim penyidik kita masih mendalami pemeriksaan terhadap keempat tersangka yakni, Abdul Razak (44) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibagian Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Rahmat Sutopo (39) PNS Dishut Inhil, Heru Santoso (42) Kasubag UPTD Keritang Dishut Inhil dan Husnizar (36) Karyawan PT Sumatera Riang Lestari (SRL)," ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada penambahan tersangka baru dalam kasus ini. Andri belum dapat memberitahukannya lebih rinci. Karena tim penyidik pihaknya masih mendalami pemeriksaan.

" Untuk sementara, kita masih menunggu konfirmasi tim penyidik yang saat ini masih mendalami pemeriksaan," ujarnya.

Dijelaskan Andri, kasus dugaan korupsi restribusi LLHH ini, pada Kamis (31/1/13) kemarin, pihak Kejati Riau melakukan penahanan terhadap empat tersangka, yang mana tiga diantaranya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) aktif yang bertugas di Pemprov Riau. Sedangkan satu tersangka lagi dari pihak PT SRL

Kasus ini bermula pada September 2009 lalu. Dimana tersangka Heru Santoso membuka rekening pribadi di BPD Riau dan selama periode September- Desember 2009.

" Heru menerima setoran tunai dari PT SRL senilai Rp 1,354 miliar untuk Retribusi daerah atas laporan hasil penebangan kayu KBB, Kayu KBS dan Kayu Bulat Kecil (KBK)," kata Andri.

Selanjutnya masih kata Andri, pada tanggal 20 November 2009, Heru Santoso menarik uang senilai Rp 890 juta dan ditransfer via RTGS ke Bank BNI Cabang Tembilahan atas nama Rahmat Sutopo, Abdul Razak dan Huznizur masing-masing Rp 207 juta sedangkan sisanya Rp 476 juta ditarik tunai oleh Heru Santoso.

Namun, aksinya tersebut diketahui oleh PPATK hingga dilaporkan ke Kejati Riau. Sedangkan Tim Pidsus Kejati Riau langsung melakukan penyelidikan hingga ditemukan penyimpangan dalam restibusi hasil penebangan kayu tersebut. Atas perbuatan para tersangka ini, negara dirugikan sebesar Rp1,9 miliar.

" Total dana Retribusi LLHH PT SRK Rp 1,926 miliar masuk ke rekening pribadi Heru Santoso. Hingga saat ini, tim Pidsus masih mendalami penyidikan lebih lanjut,"jelas Andri. ***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
gugun inhil
dalam kasus ini masih ada anggota DPRD inhil yg seharusnya juga diperiksa kejaksaan..namanya Elda suhanura (komo),,setahu kami ini aktornya..


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai,
Kontraktor Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

- Sertijab Kapolda dan Wakapolda Riau yang Baru Jumat lusa
- Lima Penjual Gading Divonis 1,5 dan 2 Tahun Penjara
- Sopir Nyetir Diduga Sambil Kencan Penyebab Lakalantas Maut di Pakning, Bengkalis
- Dugaan Korupsi Dana Bansos,
Mantan Bupati Bengkalis dan Kabag Keuangan Dituntut 8, 5 Tahun

- Geledah 6 Rumah di Kampung Dalam,
Polresta Pekanbaru Gagal Temukan Pengedar Narkoba

- Lakalantas Maut di Ujungbatu, Kakek 60 Tahun di Rohul Meninggal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.160.187.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com