Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 8 Pebruari 2016 22:40
Seorang Wanita di Kuansing Ditemukan TewasTergantung

Senin, 8 Pebruari 2016 21:55
Menyambut Cap Go Meh 2016, Lampion Raksasa Mulai Hiasi Kelenteng di Bagansiapiapi

Senin, 8 Pebruari 2016 21:45
Berikut Daerah di Kabupaten Rohul yang Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 21:37
Gelombang Pasang Juga Rusak Rumah Warga di Kecamatan Concong

Senin, 8 Pebruari 2016 20:24
Meski Diguyur Hujan, KNPI Kampar Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau

Senin, 8 Pebruari 2016 20:19
Puluhan Rumah di Dua Kecamatan di Kuansing Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 20:12
Operasi Antik 2016, Polres Dumai Ciduk Seorang Tersangka Narkoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Wanita di Kuansing Ditemukan TewasTergantung
- Operasi Antik 2016, Polres Dumai Ciduk Seorang Tersangka Narkoba
- Diduga Nyambi Ngedar Ganja, Petugas Damkar Inhil Diamankan Polisi
- Jadi Bandar Narkoba Warga Rengat Barat, Inhu Ditangkap Polisi
- Bersenjata Api, Pembegal Truk Sawit Beraksi di Wilayah Duri
- SatRes Narkoba Polres Kampar Ringkus Pengedar Sabu-sabu di Desa Suka Mulya
- Gelapkan Uang Perusahaan dan Sempat Buron,
Mantan Karyawan PT. SPSR Rohul Diciduk Polisi di Rumahnya



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.53.251
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com