Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 Juni 2016 08:59
Gubri dan Bupati Meranti Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Alah Air

Ahad, 26 Juni 2016 07:59
Seorang Nelayan Teluk Kiambang, Inhil Hilang Saat Sedang Menjaring di Sungai Indragiri

Ahad, 26 Juni 2016 07:57
Buka Bersama Alumni SMA Tri Bhakti 2000 Ajang Kangen Setelah Terpisah 16 Tahun

Ahad, 26 Juni 2016 07:53
Masjid Al Inayah Mandah, Inhil Rutin Gelar Pemilihan Dai Cilik Setiap Ramadhan

Sabtu, 25 Juni 2016 22:54
Buka Bersama PMI Inhil Diisi Pembagian Santunan Buat Warga

Sabtu, 25 Juni 2016 22:48
Sambil Bantu Urai Kemacetan,
Karang Taruna Delima, Pekanbaru Bagikan 120 Paket Takjil


Sabtu, 25 Juni 2016 22:44
Sekdaprov, Gubri Menunggu Putusan Mendagri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Nelayan Teluk Kiambang, Inhil Hilang Saat Sedang Menjaring di Sungai Indragiri
- Polsek XIII Koto Kampar Ringkus Perampokan Setelah Kabur 1 Bulan
- Kapolres Kampar Imbau Warga Mencegah dan Menghindari Pelaku Kejahatan ‪
- Maling Gondol Honda Beat dari Parkiran Kantor Camat Ujungbatu, Rohul
- Melaut di Perairan RI, 19 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia
- Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar
- Seorang lagi Tersangka Korupsi Cetak Sawat Ditahan Poles Inhu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.196.232
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com