Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 11:43
Dilantik Bersama Tiga Wakil, Dani Resmi Ketua DPRD Inhil

Kamis, 23 Oktober 2014 11:38
Pemprov Riau Berkemugkinan Lanjutkan Program UED-SP

Kamis, 23 Oktober 2014 11:36
Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus

Kamis, 23 Oktober 2014 11:34
KUA dan PPAS APBDP Rohul 2014 Disepakati Rp1.449 Triliun

Kamis, 23 Oktober 2014 11:30
Rp66 Miliar Bansos dan Dana Hibah Pemkab Pelalawan Siap Dicairkan

Kamis, 23 Oktober 2014 10:51
Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur

Kamis, 23 Oktober 2014 10:48
439 Pelamar CPNS Pemko Pekanbaru tak Daftar Ulang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus
- Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur
- KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN
- Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal

- Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan

- Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta
- Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com