Untitled Document
Ahad, 27 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Agustus 2014 21:48
Suzuki Gelar Kumpul Akbar Wirausahawan Carry Pick Up No.1

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:44
Terkait Aturan Penerimaan CPNS,
Gubri Ngotot tak Ikut Aturan Pusat


Sabtu, 23 Agustus 2014 17:30
DPPKP Meranti Berikan Pelayanan Kesehatan Rutin Hewan Ternak

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:23
Hadiri Halal Bihalal dengan PMRJ,
Gubri Curhat Sulitnya Menyatukan Tokoh-tokoh Riau


Sabtu, 23 Agustus 2014 17:19
Menhut Setujui Revisi RTRWP Riau

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:15
Ny Mimi, Konsumen Yamaha Meranti Mendapat Hadiah Mio

Sabtu, 23 Agustus 2014 15:14
Catatan Kasus Penculikan 3 Gadis di Duri,
Masyarakat Kaitkan dengan Mitos Bulan Syuro




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Catatan Kasus Penculikan 3 Gadis di Duri,
Masyarakat Kaitkan dengan Mitos Bulan Syuro

- Penculikan 3 Gadis Remaja di Duri,
Sebelum Lolos, Korban An Sempat Hampir Digorok Pelaku

- Bawa Sabu, Dua Pemuda di Tambusai Rohul Diamankan Polisi
- Kota Duri Semakin Mencekam,
Tiga Gadis Dikabarkan Diculik Saat Tidur

- Saksi Absen, Jaksa Batal Tuntut Tiga Terdakwa Kredit Fiktif BNI 46
- Diduga akan Ditangkap BC,
Seorang Mahasiswa Bengkalis Hilang dan Dua Selamat Karena Terjun ke Laut

- Danrem 031/WB Berkunjung Ke Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com