Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 27 Agustus 2016 18:20
Seoang ladi Ditangkap, Polres Pelalawan Telah Tetapkan 10 Tersangka Pembakar Lahan

Sabtu, 27 Agustus 2016 17:51
Perayaan HUT RI Ke-71,
Plt. Sekda Bengkalis Hadiri Pembukaan Lomba Memancing


Sabtu, 27 Agustus 2016 17:43
Nama Masih Dirahasiakan,
DPP PDIP Keluarkan Rekomendasi Untuk Balon Wako Pekanbaru


Sabtu, 27 Agustus 2016 17:32
Lahan Sawit Diserobot PT RPI,
Apkasindo Inhu Siap Dampingi Warga Secara Hukum


Sabtu, 27 Agustus 2016 15:12
Jalur Sang Ratu Helmina Masuk Hari Ketiga

Sabtu, 27 Agustus 2016 15:00
Bocor saat Bersandar di Pelabuhan,
KLM Citra Samudra Tenggelam di Sungai Siak


Sabtu, 27 Agustus 2016 13:48
2000 Hektar Kebun Sawit Warga Inhu Ditanami Akasia PT RPI



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Seoang ladi Ditangkap, Polres Pelalawan Telah Tetapkan 10 Tersangka Pembakar Lahan
- Lahan Sawit Diserobot PT RPI,
Apkasindo Inhu Siap Dampingi Warga Secara Hukum

- Bocor saat Bersandar di Pelabuhan,
KLM Citra Samudra Tenggelam di Sungai Siak

- 2000 Hektar Kebun Sawit Warga Inhu Ditanami Akasia PT RPI
- Pamit ke Keluarga Adi, Kapolda Bawa Kapolres Meranti untuk Diperiksa
- Dikejar Polisi, Pecandu Narkoba di Inhil Ditangkap Warga Ronda
- Satu Dilumpuhkan,
Polresta Pekanbaru Baku Tembak dengan Perampok Bersenpi di SM Amin



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.230.193
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com