Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 April 2015 19:20
Bupati Rohil Serahkan SK 199 CPNS 2013

Rabu, 1 April 2015 19:06
Gubri Nonaktif Annas Maamun tak Kunjung Diberhentikan,
Kemendagri Berencana Kirim Surat Kembali ke KPK


Rabu, 1 April 2015 18:22
Pencurian Kerbau Mulai Marak di Kuansing

Rabu, 1 April 2015 18:16
Korupsi Drainase Perkotaan Pekanbaru, Dirut PT SBKR Divonis Setahun

Rabu, 1 April 2015 18:12
Penipuan Travel Perjalanan Umroh, Direktur PT GTC Resmi Tersangka

Rabu, 1 April 2015 18:04
Senilai Rp2,4 Miliar,
‎Delapan Unit Mobnas Dibagikan untuk Anggota DPRD Inhu


Rabu, 1 April 2015 17:43
Kasus Pelecehan Anak-anak Meningkat, Keberadaan KPAID Rohul Dipertanyakan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Pencurian Kerbau Mulai Marak di Kuansing
- Korupsi Drainase Perkotaan Pekanbaru, Dirut PT SBKR Divonis Setahun
- Penipuan Travel Perjalanan Umroh, Direktur PT GTC Resmi Tersangka
- Kasus Pelecehan Anak-anak Meningkat, Keberadaan KPAID Rohul Dipertanyakan
- Sidang Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Bertele-tele, Suheri Tirta Buat Kesal Jaksa

- Robohkan Pagar DPRD Riau,
Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Berlangsung Ricuh

- Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.132.82
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com