Untitled Document
Senin, 11 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Maret 2015 22:13
Komit Berantas Narkoba, 145 Paket Sabu Diamankan Polres Rohil

Ahad, 1 Maret 2015 22:10
Sepekan, Pasien Korban Kebakaran Terlantar di RSUD Pekanbaru

Ahad, 1 Maret 2015 21:07
Bupati Kampar Sebut Olahraga Salah-satu Cara Perangi Narkoba

Ahad, 1 Maret 2015 20:46
Diduga Kelebihan Muatan, KM Sinar Surya Karam di Sungai Siak

Ahad, 1 Maret 2015 20:44
Plt Gubri Dukung 10 Rekomendasi Rakernas APPSI di Ambon

Ahad, 1 Maret 2015 20:41
Demi Pemerataan Kesejahteraan,
Program Kemandirian Pangan Kampar Juga Dukung KB


Ahad, 1 Maret 2015 20:35
Hari Pertama, 100 Finalis DCR Jalani Mind Setting dan Outbond



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Komit Berantas Narkoba, 145 Paket Sabu Diamankan Polres Rohil
- Diduga Kelebihan Muatan, KM Sinar Surya Karam di Sungai Siak
- Pengangguran Empat Anak di Bagansiapiapi Nekat Gantung Diri
- Pencurian Sapi Marak, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap di Kampar
- Amankan 10 Pelaku, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
- Letuskan Tembakan Peringatan, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
- Diduga 10 Tahun Disalahgunakan,
Guru-guru di Inhil Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Iuran Korpri



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.180.142
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com