Untitled Document
Senin, 27 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 22 September 2014 14:51
Calon Peserta Tes CPNS Membludak Datangi Kantor Disdukcapil Pekanbaru

Senin, 22 September 2014 14:45
Warga Tambusai Minta Anggota DPRD Rohul Bangun Daerah

Senin, 22 September 2014 14:43
Kelurahan Duri Barat Tak Kunjung Miliki Kantor Sendiri

Senin, 22 September 2014 14:32
Gara-gara SMS Ucok, Bupati Rohul Ancam Berhentikan Tenaga Honor

Senin, 22 September 2014 14:28
OPSAD Bengkalis Sayangkan Pungli di SMP 5 Mandau

Senin, 22 September 2014 14:26
Kadishut Rohil Buka Rakor Pemantapan Kawasan Hutan

Senin, 22 September 2014 13:37
Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Batik,
Mantan Sekdaprov Riau Penuhi Panggilan Penyidik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Korupsi Pengadaan Pakaian Batik,
Mantan Sekdaprov Riau Penuhi Panggilan Penyidik

- Diduga Hendak Menculik Anak, Pemuda Mabuk Dibebaskan Polres Meranti
- Polres Pelalawan Tangkap Empat Tersangka Pembakar Lahan
- Pemko tak Becus Kelola Sampah,
Adipura Hanya untuk Jalan Sudirman Pekanbaru

- PT Merauke Beberkan Bukti Beli Lahan dari Sejumlah Pengusaha Kuansing
- Dendam, Pasutri di Rohil Gorok Leher Janda Majikannya Hingga Tewas
- Soemardi Tolak Permintaan Damai Dugaan Pencabulan Gubri Terhadap Putrinya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.206.166
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com