Untitled Document
Rabu, 15 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 16 April 2014 20:58
Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil

Rabu, 16 April 2014 20:58
Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU


Rabu, 16 April 2014 20:51
HUT Bank Riau Kepri ke-48, Digelar Turnamen Bulutangkis se-Sumatera

Rabu, 16 April 2014 20:50
Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu

Rabu, 16 April 2014 20:48
2.971 Generasi Muda Riau Mendaftar jadi Calon Bintara Polri

Rabu, 16 April 2014 20:43
Dugaan Penggelembungan Suara,
Perwakilan Caleg di Pelangiran Minta Panwaslu Serius Tindak Lanjuti


Rabu, 16 April 2014 20:36
PNS Pemkab Kampar Diminta Memahami Undang-Undang ASN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 29 Januari 2013 15:32
Infonya, Besok Malam PKL Ditertipkan Paksa

Batas waktu toleransi bagi pedagang kakilima atau PKL menjelang habis. Dikabarkan, besok malam Satpol PP Pekanbaru melakukan penertipan paksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan berikan ketegasan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), para PKL diberikan waktu hingga akhir bulan Januari untuk menempati tempat yang telah disediakan. Seperti Pasar Senggol di belakang Gian, Taman Puskopau di jalan Pepaya dan Pujasera di Jalan Arifin Ahmad, sebelum dilakukan penertiban secara paksa.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asisten I Kota Pekanbaru M Noer, Selasa (29/1/13) terkait kapan dilaksannya penertiban PK. Karena selama ini, Pemko Pekabaru hanya berjanji dan memberikan jatuh tempo kepada PKL agan berpindah dan ditertibkan.

“Memang Pak Wali Kota telah berjanji akan menertibkan pada malam tanggal 28 Januari kemarin. Tetapi karena kita masih sayang kepada mereka, oleh karena itu kita masih lakukan pendekatan secara persuasive,” jelas M Noer. “Tetapi kita akan memberikan ketegasan sebelum bulan ini berakhir,” tegasnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada para PKL untuk mengikuti aturan yang telah ada. Sehingga tidak terjadi konflik serta terjalin hubungan yang baik antara Pemerintah dan masyarakat, yakni para PKL.

Selain itu, M Noer juga berpesan agar para PKL jangan sampai terkompori oleh pihak atau oknum-oknum tertentu. Seperti adanya organisasi yang mengatasnamakan membela PKL, ternyata sebaliknya malah menghasut dan menimbulkan permasalahan baru.

“Himbauan saya, PKL jangan terkompori oleh organisasi yang justru merekalah yang telah melanggar aturan,” himbaunya.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wati
Sebelum melakukan penggusuran sebaiknya lakukan dulu pendekatan dengan pihak keamanan lainnya, jangan merasa badan tu sudah kuat, gaji tak seberapa tapi kalau sudah terjadi hal yang tidak diinginkan tidak ada guna, lebih bagus mewaspadai dari pada su


Berita Hukum lainnya..........
- Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil
- Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU

- Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu
- Ditahan Polisi Diduga Kelola Lahan PT SSL,
Warga Desa Tumang, Siak Demo Tuntut Bebasan Kades

- Tertangkap Tangan sedang Beraksi,
Pelaku Curanmor di Kampar Babak belur Dihajar Warga

- Perambahan Hutan Lindung,
Mantan Ketua DPRD Rohul Mangkir Dipanggil Polda

- Berhasil Sikat Pencuri Sapi,
Kadisnakan Rohul Puji Kinerja Polisi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.62.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com