Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 22:01
Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat

Ahad, 25 Pebruari 2018 21:42
Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya

Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 22:20
Lolos dari "Jumat Keramat"
KPK Batal Ekspose Status Gubri dalam Kasus Suap PON


Gubri M Rusli Zainal sedikit bisa bernapas lega karena lolos dari "Jumat Keramat". KPK batal mengumumkan status gubernur dalam kasus suap PON karena pimpinan lembaga ini tak lengkap.

Riauterkini-JAKARTA-Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal (RZ) sedikit lega. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal mengumumkan status dirinya disebabkan pimpinan mereka yang tak lengkap.

Padahal hari ini, Jumat (25/1/13), menjalani periksaan lebih kurang enam jam sebagai saksi untuk tujuh tersangka anggota DPRD Riau dalam kasus suap revisi Perda Nomor 06 tahun 2010 tentang penambahan anggaran venue Lapangan Menembak PON lalu.

Batalnya pengumuman status Gubri usai pemeriksaan itu disebabkan pimpinan KPK tidak semua hadir, sehingga penetapan status RZ tidak bisa ditentukan.

Ini artinya, Gubri bisa bernafas lega karena terhindar dari momok "Jum'at Keramat" dalam penentuan status dari saksi menjadi tersangka.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP kepada riauterkini, Jum'at (25/1/13) malam, saat ditanya tentang status Gubri setelah diperiksa sebagai saksi atas tujuh anggota DPRD Riau selama enam jam.

"Penetapan status Gubernur Riau tidak bisa kita putuskan, karena salah satu pimpinan KPK hari ini tidak hadir," katanya.

Berhubung karena batalnya ekspose status Gubri, Johan Budi menyebutkan sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.

"Sampai saat ini status Gubernur Riau dalam pemeriksaan tadi, masih sebatas saksi," ujarnya.

Saat ditanya, apakah akan ada tersangka baru dalam kasus suap PON ini dalam waktu dekat setelah pemeriksaan dan penahan tujuh tersangka anggota DPRD Riau, lagi-lagi Johan Budi tidak tak bisa memberikan kepastian. "Saya tidak bisa mengatakan, apakah akan ada tersangka baru," sebutnya.

Johan Budi memang membenarkan, kalau hari ini sebenarnya akan dilakukan ekspose terhadap status Gubri seusai diperiksa. "Tapi berhubung pimpinan tidak lengkap, jadi ekspose dibatalkan," pungkasnya.***(jor)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat
- Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.236.164
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com