Untitled Document
Sabtu, 27 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 20 Desember 2014 07:13
Empat Kawanan Maling Motor Ditembak Polisi di Mandau

Sabtu, 20 Desember 2014 07:04
Benarkah Indonesia Kaya Minyak?

Sabtu, 20 Desember 2014 00:31
Pagu Diatas Rp15 M, Dewan Bengkalis Sarankan Menjadi Proyek MY

Sabtu, 20 Desember 2014 00:22
37 KK Miskin Palkun, Bengkalis Nikmati Meteran Listrik Gratis

Sabtu, 20 Desember 2014 00:05
Kasus Korupsi Penyertaan Modal PT. BLJ Bengkalis,
Konsistensi versus "Asap Hitam" di Negeri Kaya


Jum’at, 19 Desember 2014 23:55
Pria Tua di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jum’at, 19 Desember 2014 23:53
Bupati Bengkalis Serahkan 316 SK PNS Baru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 22:20
Lolos dari "Jumat Keramat"
KPK Batal Ekspose Status Gubri dalam Kasus Suap PON


Gubri M Rusli Zainal sedikit bisa bernapas lega karena lolos dari "Jumat Keramat". KPK batal mengumumkan status gubernur dalam kasus suap PON karena pimpinan lembaga ini tak lengkap.

Riauterkini-JAKARTA-Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal (RZ) sedikit lega. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal mengumumkan status dirinya disebabkan pimpinan mereka yang tak lengkap.

Padahal hari ini, Jumat (25/1/13), menjalani periksaan lebih kurang enam jam sebagai saksi untuk tujuh tersangka anggota DPRD Riau dalam kasus suap revisi Perda Nomor 06 tahun 2010 tentang penambahan anggaran venue Lapangan Menembak PON lalu.

Batalnya pengumuman status Gubri usai pemeriksaan itu disebabkan pimpinan KPK tidak semua hadir, sehingga penetapan status RZ tidak bisa ditentukan.

Ini artinya, Gubri bisa bernafas lega karena terhindar dari momok "Jum'at Keramat" dalam penentuan status dari saksi menjadi tersangka.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP kepada riauterkini, Jum'at (25/1/13) malam, saat ditanya tentang status Gubri setelah diperiksa sebagai saksi atas tujuh anggota DPRD Riau selama enam jam.

"Penetapan status Gubernur Riau tidak bisa kita putuskan, karena salah satu pimpinan KPK hari ini tidak hadir," katanya.

Berhubung karena batalnya ekspose status Gubri, Johan Budi menyebutkan sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.

"Sampai saat ini status Gubernur Riau dalam pemeriksaan tadi, masih sebatas saksi," ujarnya.

Saat ditanya, apakah akan ada tersangka baru dalam kasus suap PON ini dalam waktu dekat setelah pemeriksaan dan penahan tujuh tersangka anggota DPRD Riau, lagi-lagi Johan Budi tidak tak bisa memberikan kepastian. "Saya tidak bisa mengatakan, apakah akan ada tersangka baru," sebutnya.

Johan Budi memang membenarkan, kalau hari ini sebenarnya akan dilakukan ekspose terhadap status Gubri seusai diperiksa. "Tapi berhubung pimpinan tidak lengkap, jadi ekspose dibatalkan," pungkasnya.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
MALLEWA
sEBAGAI BANGSA,ANAK JATI RIAU SEMESTINYA SELALU BERSIKAP ARIF ZAMAN SEKARANG BUKANLAH ZAMAN JAHILIAH BICARA ASAL BICARA KITA PUNYA MARTABATAT, KALAU BERCERTIA KORUPSI, MAIN PEREMPUAN ADA DIMANA-MANA TINGGAL KITA MAU ATAU TIDAK.MARI KITA LIHAT.SEMESTI

%@!* pesisir dan kepulauan
yopi kau dibayar berapa sama herman dan saleh untuk berteriak tentang RZ %@!* kau percuma kau mahasiswa jual harga diri dengan sebungkus nasi ramas

Budak Pekan
RZ itu isterinya berapa orang? Coba dijawab dari pada membicarakan kasus PON

bukan nama2 buah....
erzet thamsir azmun arwin boy burhanuddin asral syuhada ruskin humizri wan darlis tengku azuwir ramlan faisal aswan dunir topan lukman abu torechan hidayat roem zen adrian ali zulfan heri tengku muhazza.... siapa lagi nyusul?

suara rakyat
dalam hidup kita tidak boleh suudzon sama orang lain, termasuk dalam kasus suap PON.Sebab bisa jadi penilaian kita itu salah. Mari kita serahkan saja proses pemeriksaan kasus ini sama KPK.

orde baru
buat riau terkini filter dong berita yg bisa membuat SARA..... tolong buat teman2 yg menulis tanggapannya silakan saling menghujat tapi jangan membawa kultus kedaerah2an.....NKRI HARGA MATI.....!!!!!!!!!!!!!!!

DEWan pers
Redaksi ini berita atau opinion? Kasian RZ korban RT atau pers2 yang dibayar . Hormati praduga tak bersalah. Berimbanglah pers. tulis fakta, jgn opini yg sesat. Mintalah konfirmasi ke ybs (RZ).

SUCIWATI
MARI KITA BERDOA SEMOGA BAPAK GUBERNUR KITA TERHINDAR DARI MASALAH HUKUM

ajo sunguik
mantap juge komentar sdr hariyanto ini ye , pamer kekuatan (power)YA TUNGGU AJE TANGGAL MAINNYE

asykar teking
Bagusnya PSPS Pekanbaru dibubarkan saja, karena : 1. Banyak Pemainnya (terutama pemain luar) tidak bermental pemenang 2. Klub sepakbola ini tidak memberikan kebanggaan bagi daerah 3. Klub sepakbola ini hanya jadi alat untuk menguras uang rakyat da

karim
lantak lah situ.....macam kau lebih baik jo ngejek2 urang

anti-bahlul raja zalim
makin kelihatan lah mutu manusia2 yg tak suka dgn aksi mahasiswa ini. dah mengakkan benang basah, tak pula berakhlak!!!! patutlah jadi pendukung koruptor, mungkin dapat uang haram atau fasilitas curang juga ya?

Prabu
RUSLi dilindungi Oleh BAMBANG WIDJOYANTO ,dia pelindung korupsi partai golkar.mngkin saja dia yg g datang.

YOPI LATUL
Inilah akibatnya kalau RZ tak pernah memberikan bantuan bea siswa untuk saya maka saya akan tetap demo sampai bantuan itu ada, pokoknya semuanya beres kalau RZ mau memberikan bantuan untuk saya, saya akan membela RZ mati2an. Bagaimana teman2 BEM setu

Pendatang binatang
Kami pendatang cuma mau ngancurin riau, usir aja kami pendtang ni biar jdi gelandangan di kampuang awak

PANGLIMO ANTAH BARANTAH
OOOIIII KPK JAAN DI PASUSAHKAN JUO GUBERNUR GANTENG KAMIII TUH, ALA TAMBAH KURUIH INYO KINI

ucok
Memang blom..., tapi tambah menderita gubri mana enak tidur was was trus..., sudah la.. jujur saja rusli biar cepat selesai...walaupun trus berusaha menutupi tercium juga tuhan itu maha tahu.. dan kebenaran yang selalu menang memang waktu yang yang m

ujang lap2
mantap pak.Cik......ha ha ha ha

Cambstret
Batalnya penetapan RZ utk jadi tersangka kasus korupsi PON bukan suatu yg luar biasa,hanya tinggal menunggu waktu saja. Tidak hadirnya salah satu pimpinan KPK bisa jd masalah teknis,mungkin blm ada persetujuan dr presiden krn RZ adalah Kepala Daerah.

same
Jangan saling menghujat,

Ong kinci
Kader golkar mmg sangat sulit disentuh penegakan hukum,ini terbukti banyaknya kader golkar yg tersangka korupsi di riau tdk satupun ditahan jaksa,bahkan diekspose pun jarang,ini terlihat pada ketua dprd pelalawan h.zakri,kerugian negara sebesar 7. 7

Ong kinci
Kader golkar mmg sangat sulit disentuh penegakan hukum,ini terbukti banyaknya kader golkar yg tersangka korupsi di riau tdk satupun ditahan jaksa,bahkan diekspose pun jarang,ini terlihat pada ketua dprd pelalawan h.zakri,kerugian negara sebesar 7. 7

anaklaut
hoi pendukung RZ, kalian juga harus ikut tobat walaupun itu tidak akan mudah. dosa koruptor adalah dosa publik. beda dengan perampok dan maling, korbannya bisa dikenali, tapi dosa korup bagaimana caranya minta maaf kepada rakyat riau yang 4 jutaan in

anakkubangan
apa ia rusli sekarang di back up BW? habat dong. saya kira rz bisa diberi gelar doktor kehormatan (DR. HC) di bidang hukum untuk kelihaian dan kehebatan yang luar biasa untuk menghindari jeratan hukum. kalau benar pimpinan kpk yang tidak hadir kemari

anak pekanbaru
rz pemimpin amanah ? kita liat saja nanti wak

batu ujian kapeka di mata org riau yg anti-korupsi
hal ini adalah batu ujian kapeka di mata orang riau yg anti-korupsi. kalau penuh ketidakjelasan di tengah fakta terang benderang yg sdh terkuak di pengadilan, apalagi bila sampai ke tingkat pimpinannya yg dapat diduga "main2", maka akan runtuhlah kep

ini bukan soal suku atau asal tapi sosl korupsi berjamaah, bahlul...!
woi jangan mengatasnamakan org riau utk bela2 koruptor. aku jg org riau asli sejak datuk-nenekku tapi tak suka kalau orang tempatan kerjanya menghancurkan riau. ada memang yg dibuat rezim ini tapi dah lari dari visi/misi semula (krn itu direvisi mere

Tokoh Riau
Turunkan Ya Allah laknatmu untuk orang2 yang menghujat RZ

POLISI DAN JAKSA HARUS PINTAR SOAL INI
MODUS KOLUSI PERBANKKAN ANTARA PEMDA DAN PIHAK BANK SERING TERJADI : MODUS KORUPSI DANA APBD YANG PARKIR DI BANK MILIK PEMERINTAH. DANA APBD ITU SENGAJA TIDAK DISERTIFIKASI OLEH PEMERINTAH DAERAH DAN PIHAK BANK, SUPAYA KEUNTUNGAN DEPOSITO-NYA ATAU KE

mafia
yang ngaku2 orang asli riau hanya para penjilat, yang bangga hidup berlimpah harta dg duit haram dari hasil korupsi. krn selama RZ jadi gubri, mereka leluasa menguras dana sesuka hatinya krn dilindungi oleh RZ, makanya orang2 ini menjadi "HERDER" nya

malian gazali
yang menghujat tokoh riau suka betel membuat hancur tapi kalau kita simak mereka siapa jelas bukan orang riau hanya umpang cari makan diriau ada lagi yg dari bem unri pranoto namannya jelas orang yg numpang makan tahu dirilah

ferry (BEM UIR)
Tetapla bersabar gubri, krna berkat engkaulah sesungguhnya riau ini mjd trkenal di mata nasional bahkan internasional..semoga selalu ada jln terbaik,klw pn mmg bnr salah semoga dpt mjd pembelajaran..semoga pemimpin2 riau berikutnya ada yg sprti gubri

wan nasar
Good job Bambang...

Yopi Pranoto (BEM UNRI)
Saya tetap setia menanti: KPK bakal mencokok Rusli. Namun yang menjadi pertanyaan adalah: apakah pimpinan KPK yang tidak hadir itu Bambang Widjoyanto (BW)? Hati-hati sudah ada yang bermain mata nampaknya.


Berita Hukum lainnya..........
- Empat Kawanan Maling Motor Ditembak Polisi di Mandau
- Kasus Korupsi Penyertaan Modal PT. BLJ Bengkalis,
Konsistensi versus "Asap Hitam" di Negeri Kaya

- Pria Tua di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Gantung Diri
- Kasus Suap Alih Fungsi Hutan di Kuansing,
Gubri Nonktif Annas Sebut Pernah Temui Zulkifli Hasan di Rumahnya

- Datangi Mapolda, Massa Gerakan Umat Desak Usut Insiden Musholla RRI
- 12 Jam Usai Beraksi,
Dua Pelaku Curanmor di Kampar Berhasil Diringkus

- Datangi KPK, Tjahjo Konsultasi Terkait Rekening Gendut Kepala Daerah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.110.151
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com