Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan

Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

Selasa, 19 Juni 2018 13:10
Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat

Selasa, 19 Juni 2018 13:05
Optimis Menang, Puluhan Ribu Saksi Siap Amankan Suara Firdaus-Rusli di TPS

Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

Senin, 18 Juni 2018 21:01
Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 22:20
Lolos dari "Jumat Keramat"
KPK Batal Ekspose Status Gubri dalam Kasus Suap PON


Gubri M Rusli Zainal sedikit bisa bernapas lega karena lolos dari "Jumat Keramat". KPK batal mengumumkan status gubernur dalam kasus suap PON karena pimpinan lembaga ini tak lengkap.

Riauterkini-JAKARTA-Gubernur Riau (Gubri) M Rusli Zainal (RZ) sedikit lega. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) batal mengumumkan status dirinya disebabkan pimpinan mereka yang tak lengkap.

Padahal hari ini, Jumat (25/1/13), menjalani periksaan lebih kurang enam jam sebagai saksi untuk tujuh tersangka anggota DPRD Riau dalam kasus suap revisi Perda Nomor 06 tahun 2010 tentang penambahan anggaran venue Lapangan Menembak PON lalu.

Batalnya pengumuman status Gubri usai pemeriksaan itu disebabkan pimpinan KPK tidak semua hadir, sehingga penetapan status RZ tidak bisa ditentukan.

Ini artinya, Gubri bisa bernafas lega karena terhindar dari momok "Jum'at Keramat" dalam penentuan status dari saksi menjadi tersangka.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP kepada riauterkini, Jum'at (25/1/13) malam, saat ditanya tentang status Gubri setelah diperiksa sebagai saksi atas tujuh anggota DPRD Riau selama enam jam.

"Penetapan status Gubernur Riau tidak bisa kita putuskan, karena salah satu pimpinan KPK hari ini tidak hadir," katanya.

Berhubung karena batalnya ekspose status Gubri, Johan Budi menyebutkan sampai saat ini statusnya masih sebagai saksi.

"Sampai saat ini status Gubernur Riau dalam pemeriksaan tadi, masih sebatas saksi," ujarnya.

Saat ditanya, apakah akan ada tersangka baru dalam kasus suap PON ini dalam waktu dekat setelah pemeriksaan dan penahan tujuh tersangka anggota DPRD Riau, lagi-lagi Johan Budi tidak tak bisa memberikan kepastian. "Saya tidak bisa mengatakan, apakah akan ada tersangka baru," sebutnya.

Johan Budi memang membenarkan, kalau hari ini sebenarnya akan dilakukan ekspose terhadap status Gubri seusai diperiksa. "Tapi berhubung pimpinan tidak lengkap, jadi ekspose dibatalkan," pungkasnya.***(jor)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com