Untitled Document
Jumat, 7 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Oktober 2014 10:45
Kembali Tolak Digusur, PKL Arengka Ancam Gulingkan Wako Firdaus

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:42
Pagi Diguyur Hujan Deras, Sebagian Jalan di Duri Kebanjiran

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:41
Pemkab Rohil Bantu Panti Asuhan Aisiyah Bagansiapiapi

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:33
Wartawan Terlibat Perampokan,
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik


Jum’at, 31 Oktober 2014 09:12
RAPP Beri Pelatihan Dasar Harvesting dan Plantation pada Masyarakat

Jum’at, 31 Oktober 2014 09:07
2 Mantan Bendahara Pemkab Inhu Ditahan Kejari Rengat

Kamis, 30 Oktober 2014 21:32
PNS di Pekanbaru Dihipnotis, Rp17,5 Juta Lesap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 16:22
Selesai Jalani Pemeriksaan,
Nasib Gubri Tunggu Ekspos Pimpinan KPK


Gubri M Rusli Zainal meninggalkan gedung KPK setelah diperiksa 6 jam sebagai saksi suap PON. Nasibnya ditunggu pengumuman ekspos pimpinan KPK beberapa saat lagi.

Riauterkini-JAKARTA- Setelah menjalani pemeriksaan selama 6 Jam, sejak 09.15 WIB, akhirnya Gubernur Riau HM Rusli Zainal keluar dari Gedung KPK tepat jam 15.15 WIB dengan wajah tampak lelah. Dalam keterangannya, Gubri mengaku tak memerintahkan Lukman Abbas memberikan suap ke anggota DPRD Riau untuk melancarkan pengesahan revisi Perda Nomor 6 tahun 2010 tentang penambahan anggaran Venue Lapangan Tembak.

"Saya tidak ikut memerintah pemberian uang suap ke anggota DPRD Riau, dan itu terbukti dengan adanya vonis bagi anggota DPRD Riau," sebut Gubri seusai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jum'at (25/1/13).

Gubri mengatakan, kalau pemeriksaan oleh KPK hari ini sebagai saksi atas tujuh tersangka kasus Suap PON yang saat ini sudah ditahan di Rutan KPK. "Pemeriksaan hari ini, untuk kesaksian atas tujuh orang anggota DPRD Riau," sebutnya.

Gubri juga menegaskan, kalau dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus suap PON Riau tahun 2012. Ini dibuktikan, sebut Gubri sudah adanya vonis atas sejumlah anggota dewan dan pihak kontraktor.

"Sekarang sudah ada yang di vonis atas kasus suap PON, dan ini sebagai bukti bahwa saya tidak terlibat," ujarnya.

Pembantahan ini sudah sering diutarakan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, baik saat di persidangan Pengadilan Tipikor, Pekanbaru sebagai saksi atas terdakwa kasus suap PON mau pun kepada awak media.

Padahal dalam kicauan Mantan Kadispora Riau Lukman Abbas, pemberian suap kepada DPRD Riau itu atas sepengetahuan Gubri. Ini dibuktikan dengan rekaman percakapan Gubri yang diperdengarkan saat sidang Pengadilan Tipikor.

Sampai saat ini belum ada ekspos dari KPK terkait pemeriksaan Gubri hari ini. Apakah status Gubri akan dinaikan jadi tersangka tau hanya sebatas saksi saja seperti biasanya. Nasib orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut bakal diketahui beberapa saat, pada ekspos pimpinan KPK yang sedang dipersiapkan.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Organ
Wartawan dan pemilik Riau terkini antek Rz liat aja di kolom tanggapan di up load berita hauhau

WARTAWAN AMPLOP
MASYARAKAT sudah lama sangat terganggu dengan keberadaan wartawan gadungan, wartawan amplop, atau wartawan bodrex, yakni orang yang mengaku wartawan atau benar wartawan namun menyalahgunakan profesinya dengan tujuan mencari duit. Jelas, wartawan g

matera raja
Raja zalim raja pembual raja ambisius raja pembohong raja korupsi raja main betino raja foya2 raja seremonial raja bermegah2 raja sadis raja munafik raja pura2 baik dan raja2 busuk lainnya jangan lagi lah ada yg bersenang2 dan bersuka ria di atas ban

wak rantau
Tunggu saja ,smua akan terbukti siapa yg salah

ucok
Betul RZ tidak memerintahkan menyuap tapi MENYURUH menyuap anggota dewan, biar licin tuh PERDA memang beda tu...rz...rz... nasib mu... APE TANDE PEMIMPIN BIJAK DAN BERSIH TANDENYE WAKTU MAU AKHIR JABATAN TAK DI HOTEL PRODEO..."


Berita Hukum lainnya..........
- Kembali Tolak Digusur, PKL Arengka Ancam Gulingkan Wako Firdaus
- Wartawan Terlibat Perampokan,
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik

- 2 Mantan Bendahara Pemkab Inhu Ditahan Kejari Rengat
- PNS di Pekanbaru Dihipnotis, Rp17,5 Juta Lesap
- Aanmaning Eksekusi Lahan Main Stadion Tak Dihiraukan,
PT HTJ Kecewa Atas Sikap Kemendiknas, Pemprov Riau dan Unri

- Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Pekanbaru Dilaporkan ke Kejati
- Akan Gelar Operasi Besar-besaran,
Kapolresta: Preman Silakan Menyingkir dari Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.121.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com