Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 18 April 2014 06:40
PAN Menang di Kuantan Hulu,
Penghitungan Suara Pemilu di Sejumlah PPK Kuansing Lancar


Jum’at, 18 April 2014 06:33
Tarik Investor, Bupati Inhil Minta Optimalisasi Pelayanan Izin

Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II

Kamis, 17 April 2014 20:05
Kursi Golkar untuk DPRD Rohul Diprediksi Meningkat

Kamis, 17 April 2014 20:02
Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 25 Januari 2013 16:22
Selesai Jalani Pemeriksaan,
Nasib Gubri Tunggu Ekspos Pimpinan KPK


Gubri M Rusli Zainal meninggalkan gedung KPK setelah diperiksa 6 jam sebagai saksi suap PON. Nasibnya ditunggu pengumuman ekspos pimpinan KPK beberapa saat lagi.

Riauterkini-JAKARTA- Setelah menjalani pemeriksaan selama 6 Jam, sejak 09.15 WIB, akhirnya Gubernur Riau HM Rusli Zainal keluar dari Gedung KPK tepat jam 15.15 WIB dengan wajah tampak lelah. Dalam keterangannya, Gubri mengaku tak memerintahkan Lukman Abbas memberikan suap ke anggota DPRD Riau untuk melancarkan pengesahan revisi Perda Nomor 6 tahun 2010 tentang penambahan anggaran Venue Lapangan Tembak.

"Saya tidak ikut memerintah pemberian uang suap ke anggota DPRD Riau, dan itu terbukti dengan adanya vonis bagi anggota DPRD Riau," sebut Gubri seusai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jum'at (25/1/13).

Gubri mengatakan, kalau pemeriksaan oleh KPK hari ini sebagai saksi atas tujuh tersangka kasus Suap PON yang saat ini sudah ditahan di Rutan KPK. "Pemeriksaan hari ini, untuk kesaksian atas tujuh orang anggota DPRD Riau," sebutnya.

Gubri juga menegaskan, kalau dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus suap PON Riau tahun 2012. Ini dibuktikan, sebut Gubri sudah adanya vonis atas sejumlah anggota dewan dan pihak kontraktor.

"Sekarang sudah ada yang di vonis atas kasus suap PON, dan ini sebagai bukti bahwa saya tidak terlibat," ujarnya.

Pembantahan ini sudah sering diutarakan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, baik saat di persidangan Pengadilan Tipikor, Pekanbaru sebagai saksi atas terdakwa kasus suap PON mau pun kepada awak media.

Padahal dalam kicauan Mantan Kadispora Riau Lukman Abbas, pemberian suap kepada DPRD Riau itu atas sepengetahuan Gubri. Ini dibuktikan dengan rekaman percakapan Gubri yang diperdengarkan saat sidang Pengadilan Tipikor.

Sampai saat ini belum ada ekspos dari KPK terkait pemeriksaan Gubri hari ini. Apakah status Gubri akan dinaikan jadi tersangka tau hanya sebatas saksi saja seperti biasanya. Nasib orang nomor satu di Provinsi Riau tersebut bakal diketahui beberapa saat, pada ekspos pimpinan KPK yang sedang dipersiapkan.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Organ
Wartawan dan pemilik Riau terkini antek Rz liat aja di kolom tanggapan di up load berita hauhau

WARTAWAN AMPLOP
MASYARAKAT sudah lama sangat terganggu dengan keberadaan wartawan gadungan, wartawan amplop, atau wartawan bodrex, yakni orang yang mengaku wartawan atau benar wartawan namun menyalahgunakan profesinya dengan tujuan mencari duit. Jelas, wartawan g

matera raja
Raja zalim raja pembual raja ambisius raja pembohong raja korupsi raja main betino raja foya2 raja seremonial raja bermegah2 raja sadis raja munafik raja pura2 baik dan raja2 busuk lainnya jangan lagi lah ada yg bersenang2 dan bersuka ria di atas ban

wak rantau
Tunggu saja ,smua akan terbukti siapa yg salah

Orang Riau
kita serahkan ke KPK, tak jg percaya atas KPK, Carilah Lembaga penegak hukum yg lebih dari KPK di negara ini.

ucok
Betul RZ tidak memerintahkan menyuap tapi MENYURUH menyuap anggota dewan, biar licin tuh PERDA memang beda tu...rz...rz... nasib mu... APE TANDE PEMIMPIN BIJAK DAN BERSIH TANDENYE WAKTU MAU AKHIR JABATAN TAK DI HOTEL PRODEO..."


Berita Hukum lainnya..........
- Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi

- Digauli Hingga Melahirkan, Keponakan di Meranti Polisikan Paman
- Pasca Dua Warga Tertembak, Massa Kembali Demo Pembebasan Kades
- Tak Kunjung Tuntas, Proyek Pelabuhan Dumai Diduga Menyimpang
- Jaksa Wajibkan Pemohon PK Pemalsu Kartu Remi Hadiri Sidang
- Kejari dan Polres Dumai Tangkap Oknum Pengaku Intel Kejati
- Said Faisal Sudah Berada di Rutan Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.59.78
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com