Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 27 Mei 2018 22:29
Prosesi Pelantikan Hingga Sahur,
Yayasan Matankari Fokus Percepatan Pembangunan Balai Adat Andiko dan Museum


Ahad, 27 Mei 2018 22:19
Terpilih Defenitif, Rinaldi Resmi Pimpin Kepengurusan DPW PSI Riau

Ahad, 27 Mei 2018 22:11
Safari Ramadhan,
Legislator Pekanbaru Ini Gelar Bukber dengan Jamaah Masjid Al Hasan, Tampan


Ahad, 27 Mei 2018 21:36
Buka Puasa Bersama LBDH,
Warga Parit 13: Wardan Sangat Responsif dengan Aspirasi Kami


Ahad, 27 Mei 2018 21:32
T Zulmizan: Masyarakat 11 Kabupaten/Kota di Riau Iri dengan Siak

Ahad, 27 Mei 2018 21:25
Gelar Baksos, IKA SMP GB 95 Duri Berbagi Takjil ke Warga dan Panti Asuhan

Ahad, 27 Mei 2018 20:58
Gerebek Warung di Surau Gading,
5 Penjudi Song di Rambah Samo Diciduk Tim Buser Polres Rohul


Ahad, 27 Mei 2018 20:43
Survei Firdaus-Rusli Teratas,
Azis Zaenal Minta Kader PPP Kawal Hingga Hari Pencoblosan


Ahad, 27 Mei 2018 20:34
5000-an Buruh Ivo Mas Tunggal di Kandis Siap Menangkan Cagubri Syam-Edy

Ahad, 27 Mei 2018 20:30
Dukungan Terhadap Firdaus-Rusli Menguat di Rohul

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 Januari 2013 18:48
Pelimpahan Tahap II Kasus Korupsi Gedung Islamic Centre Pelalawan Batal

Pelimpahan tahap II berkas kasus korupsi gedung Islamic Centre Pelalawan bantal menyusul empat dari enam tersangka mangkir datang memenuhi panggilan penyidik.

Riauterkini-PEKANBARU-Rencana tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, melimpahkan berkas tahap II kasus korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre Kabupaten Pelalawan, Selasa (15/1/13) ini gagal.

Pasalnya, empat orang dari enam orang tersangka korupsi tersebut, mangkir datang menghadap tim penyidik. Sehingga penlimpahan berikut penyerahan tersangka beserta barang buktinya (BB) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, juga terkendala.

Kepala Kejati Riau, Eddy Rakamto SH MH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan kepada riauterkinicom, Selasa (15/1/13) sore mengatakan, rencananya hari ini, tim penyidik kita akan melimpahkan berkas tahap II kasus korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre ke Kejari Pelalawan. Namun, hingga sore ini, empat tersangka tidak datang memenuhi panggilan kita.

"Setelah kita tunggu tunggu hingga pakul 17.00 WIB sore ini. Namun empat tersangka belum juga datang memenuhi panggilan penyidik," terangnya.

Dijelaskannya, keempat tersangka yang mangkir memenuhi panggilan penyidik yaitu, H Zakri, Ketua DPRD Pelalawan, Amrasul Abdullah sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), Syahril, selaku Pengguna Anggaran dan Fahran Ridwan. Sedangkan dua tersangka yakni, Tengku Azman dan Rahmad Saragih, sudah berada diruang penyidik sejaka pukul 13.00 WIB siang tadi," ungkapnya.

Kendati begitu lanjutnya, kita akan memanggil kembali keempat tersangka ini. Jika dalam sepekan ini masih mangkir, kita akan lakukan penjemputan paksa.

"Besok kita akan lakukan pemanggilan kembali, keempat tersangka yang mangkir hari ini, kita beri waktu sepekan, jika masih mangkir, kita akan jemput paksa keempat tersangka tersebut ," tegasnya.

Seperti diketahui, dalam penanganan kasus korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre ini. Pihak Kejati telah menetapkan enam tersangka yang diduga menyelewengkan dana pembangunan gedung tersebut.

Enam tersangka yang dimaksud adalah, Amrasul Abdullah sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), Syahril, selaku Pengguna Anggaran, Tengku Azman, pelaksana tugas Kepala Sub Dinas Cipta Karya, dan Fahran Ridwan. Sedangkan dua tersangka lainnya, H Zakri, Ketua DPRD Pelalawan, yang juga Direktur PT Langgam Sentosa, perusahaan pemenang tender. Selain itu, Kejati juga menetapkan Rahman Saragih, supervisor engineer PT Wisatama Arsitek, perusahaan pengawas pembangunan proyek, sebagat tersangka.

Dimana kasus dugaan korupsi ini telah merugikan negara senilai Rp7,7 miliar. Hal itu berdasarkan laporan hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau pada November lalu.

Selain kerugian secara finansial, negara juga telah dirugikan secara materil. Sebab dalam laporannya BPKP menyatakan, gedung Islamic Centre tidak bisa difungsikan atau dipakai masyarakat.

Laporan tersebut diterima Kejati Riau surat itu diterima pada tanggal 28 September 2012. Surat itu bernomor SR-3139/PW 04/5/2012/28 September 2012.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggara proyek ini dianggarkan senilai Rp6,1 miliar pada tahun 2007-2008. Dalam perjalanannya, pembangunannya tak kunjung selesai. Bahkan pada tahun 2009, anggarannya kembali ditambah sekitar Rp3,6 miliar.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gerebek Warung di Surau Gading,
5 Penjudi Song di Rambah Samo Diciduk Tim Buser Polres Rohul

- Merasa Dikriminalisasi, Personel Polres Meranti Ini 'Bernyanyi'
- Polsek Dumai Kota Tangkap Seorang Pengedar Sabu
- Kabur Saat Sidang, Terdakwah Maling Sarang Walet Tertangkap
- Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel

- Rampok Sadis Bunuh Warga Jl Tuah Karya Panam, Pekanbaru
- Lanal Dumai Amankan Kapal Angkut 700 Ballpres Ilegal Asal Malaysia
- Dua Nama Toke Besar di Sei Pakning Disebut-sebut pada Sidang Kasus Trenggiling
- Polsek Kepenuhan Turut Ciduk Juru Tulis Judi Togel
- Bawa Sabu, 2 Warga Rambah Diciduk Satres Narkoba Polres Rohul dari 2 Lokasi
- ‎Judi Domino, Seorang Warga Kepenuhan Baru Ditangkap Polisi Rohul dan 3 Lainnya Kabur
- Korban Tenggelam di Sungai Rokan Desa Muara Dilam Mengalami Gangguan Jiwa
- Kamis Depan, Perkara Korupsi Proyek RTH Jilid II Disidangkan
- Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap

- Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang
- Polda Riau Ungkap Dua Kasus Narkoba 41 Kilogram Sabu 44000 Butir Ekstasi
- Ikut Edar Sabu, Oknum Satpol PP Rohul dan Tetangganya Ditangkap
- Razia, Satpol PP Pekanbaru Dapti Tempat Hiburan Buka di Malam Ramadhan
- 3 Penjudi Diciduk Polsek Tambusai, Seorang Tersangka Ketahuan Bawa Sabu
- Kredit Motor Pakai KTP Palsu, Seorang Warga Tapung Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com