Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 16 April 2014 20:58
Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil

Rabu, 16 April 2014 20:58
Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU


Rabu, 16 April 2014 20:51
HUT Bank Riau Kepri ke-48, Digelar Turnamen Bulutangkis se-Sumatera

Rabu, 16 April 2014 20:50
Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu

Rabu, 16 April 2014 20:48
2.971 Generasi Muda Riau Mendaftar jadi Calon Bintara Polri

Rabu, 16 April 2014 20:43
Dugaan Penggelembungan Suara,
Perwakilan Caleg di Pelangiran Minta Panwaslu Serius Tindak Lanjuti


Rabu, 16 April 2014 20:36
PNS Pemkab Kampar Diminta Memahami Undang-Undang ASN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil
- Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU

- Pasca Kaburnya Tahanan Narkoba, Kapolda Riau Kunjungi Inhu
- Ditahan Polisi Diduga Kelola Lahan PT SSL,
Warga Desa Tumang, Siak Demo Tuntut Bebasan Kades

- Tertangkap Tangan sedang Beraksi,
Pelaku Curanmor di Kampar Babak belur Dihajar Warga

- Perambahan Hutan Lindung,
Mantan Ketua DPRD Rohul Mangkir Dipanggil Polda

- Berhasil Sikat Pencuri Sapi,
Kadisnakan Rohul Puji Kinerja Polisi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.65.168
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com