Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 26 Nopember 2014 15:17
Besok, Satpol PP Cek IMB Empat Toko Emas di Jalur Lambat Jalan Arengka

Rabu, 26 Nopember 2014 15:15
Golkar Riau Bakal Rapat Bahas Dualisme Munas

Rabu, 26 Nopember 2014 15:12
Siap Digantung,
Kepala Puskesmas se-Kuansing Bantah ke Bali Pakai Dana BPJS


Rabu, 26 Nopember 2014 15:10
Disnakertrans Rohil Mediasi Persoalan Suzuya Baganbatu

Rabu, 26 Nopember 2014 15:07
Sukseskan Kurikulum 2013, Guru Rohil Sudah Dibekali Pelatihan

Rabu, 26 Nopember 2014 15:06
Karantina Bengkalis Musnahkan 36,4 Ton Bawang Ilegal

Rabu, 26 Nopember 2014 15:04
Tujuh Perwira Polres Kuansing Dimutasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Besok, Satpol PP Cek IMB Empat Toko Emas di Jalur Lambat Jalan Arengka
- Siap Digantung,
Kepala Puskesmas se-Kuansing Bantah ke Bali Pakai Dana BPJS

- Disnakertrans Rohil Mediasi Persoalan Suzuya Baganbatu
- Karantina Bengkalis Musnahkan 36,4 Ton Bawang Ilegal
- Tujuh Perwira Polres Kuansing Dimutasi
- Serbu Mahasiswa di Rumah Ibadah,
Jemaah Musholla RRI Sesalkan Tindakan Polisi

- Kasus Karhutla, Dua Petinggi PT NSP Ditahan Kejati Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.220.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com