Untitled Document
Jumat, 26 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 19 Desember 2014 18:03
Hiasi Keindahan Tahun Baru,
Hotel Pangeran Persembahkan Inspired Party


Jum’at, 19 Desember 2014 17:07
12 Jam Usai Beraksi,
Dua Pelaku Curanmor di Kampar Berhasil Diringkus


Jum’at, 19 Desember 2014 16:58
Kesbangpol Riau Nilai Imigran Gelap Sudah Jadi Keresahan Sosial

Jum’at, 19 Desember 2014 16:55
Akmal JS Pendiri Kabupaten Wafat, Kuansing Berduka

Jum’at, 19 Desember 2014 16:25
Sasar Pasar Fashion, Enam Tenant Baru Hadir di Mal SKA

Jum’at, 19 Desember 2014 16:14
RAPP Taja Sunat Massal Gratis di Muara Lembu, Kuansing

Jum’at, 19 Desember 2014 16:13
Sempena Hari Juang Kartika dan Bela Negara,
Kodim 0314 Inhil Laksanakan Donor Darah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- 12 Jam Usai Beraksi,
Dua Pelaku Curanmor di Kampar Berhasil Diringkus

- Datangi KPK, Tjahjo Konsultasi Terkait Rekening Gendut Kepala Daerah
- Dua Kasus Dugaan Korupsi Bengkalis Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru
- Residivis Narkoba Ditangkap di Pekanaru, Lima Paket Sabu-sabu Disita
- Kapolda: Masih Banyak Bangunan Mapolsek yang Tidak Layak
- Maling Genset dan Motor di Pekanbaru Divonis 20 Bulan Penjara
- Tahanan Curanmor Polsek Sukajadi Pekanbaru Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.224.32
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com