Untitled Document
Jumat, 29 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 24 Oktober 2014 14:36
Porprov Riau,
Catur Sumbangkan Lima Emas untuk Pelalawan


Jum’at, 24 Oktober 2014 14:32
Maling Sikat Motor Wartawan Riau Pos

Jum’at, 24 Oktober 2014 14:25
Tonton Aksi Marquez di Negeri Jiran,
Honda Berangkatkan 5 Konsumen Loyal ke Sepang


Jum’at, 24 Oktober 2014 14:19
Kadisnaker Dumai: UMK 2015 Diprediksi Tetap Rp1,9 Juta

Jum’at, 24 Oktober 2014 14:12
Diperiksa KPK di SPN Pekanbaru,
Zulkifli Yusuf Ngaku Cuma Ngantar Berkas, Zulher Pucat, Pimpinan Duta Palma Terbirit-Birit


Jum’at, 24 Oktober 2014 14:02
KPU Dumai Tunda Penyusunan Tahapan Pilkada 2015

Jum’at, 24 Oktober 2014 13:59
Status Lahan SHM dan SKGR,
Dishutbun Rohul Data 175 Pemilik Lahan di Rawa Seribu Mahato




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Maling Sikat Motor Wartawan Riau Pos
- Diperiksa KPK di SPN Pekanbaru,
Zulkifli Yusuf Ngaku Cuma Ngantar Berkas, Zulher Pucat, Pimpinan Duta Palma Terbirit-Birit

- KPK Mulai Telusuri Aset dan Harta Kekayaan Gubri Nonaktif Annas Maamun
- Kasus Pembunuhan Bayi Jeanette Gracia,
Dona alias Yulia Dijadwalkan Jalani Sidang Perdana Kamis Depan

- Truk Fuso Diduga Penuh Muatan Ganja Ditangkap BNN di Pekanbaru
- Mantan Kadishut Kembali ke SPN,
Zulher Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK

- Muncul Spanduk Permintaan KPK Sidik APBD Rohil Selama Dipimpin Annas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.72.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com