Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Agustus 2016 21:46
Asap Karlahut Menipis, Ratusan KK Pengungsi di Bonai Rohul Pulang ke Rumah

Selasa, 30 Agustus 2016 21:20
Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai


Selasa, 30 Agustus 2016 21:14
Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau

Selasa, 30 Agustus 2016 21:10
Kepala BNPB Klaim Sudah Berhasil Padamkan Api Karlahut

Selasa, 30 Agustus 2016 21:05
GPMR Minta Hakim PN Dumai Tidak Lindungi Perampas Tanah Rakyat

Selasa, 30 Agustus 2016 21:02
Pengangkatan Calon Ketua DPRD Riau,
Surat Permohonan Masih Proses Administrasi di Gubenur


Selasa, 30 Agustus 2016 20:38
Reses DPRD Riau,
Perangkat Desa di Inhu Keluhkan Tidak Ada Dana Desa dari Pemprov




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan
- Tuntut Ganti Kerugian,,
Kuasa Hukum Petani Sungai Bela, Inhil Somasi PT IJA

- Terekam CCTV, Polres Rohul Terus Buru Komplotan Pencuri Dump Truk
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Mandiri,
Mantan Kepala BPMPD Diperiksa Tipidkor Polres Inhil

- Tahanan Kabur Jelang Sidang, Kejati Riau Akan Panggil Kejari Dumai
- Kapolri Persilahkan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan Digugat
- Disperindag Pekanbaru Pastikan Semua Gudang Lakukan Pelanggaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.184.22
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com