Untitled Document
Jumat, 9 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 Januari 2015 07:20
Tak Senang Bahasa Wartawan,
Kadisnaker Bengkalis Meradang di Depan Bupati


Jum’at, 30 Januari 2015 07:01
Jadi Tumbal Ilog, Keluarga Buruh Gerobak Datangi DPRD Rohil

Jum’at, 30 Januari 2015 06:59
Camp PT Diamond Raya Timber di Bakar Mayarakat Rohil

Jum’at, 30 Januari 2015 06:57
Penggalian Kabel PLN Rusak Jalan, Satpol PP Bakal Menindak

Jum’at, 30 Januari 2015 06:56
Dipuji Mebes Polri, Kantor Bhabinkamtibmas di Siak Perdana di Indonesia

Jum’at, 30 Januari 2015 06:53
Diprotes Warga, Dua Pembangunan Proyek Dihentikan Satpol PP

Kamis, 29 Januari 2015 21:46
Ditarik Paksa,
Satu Mobdin DPRD Bengkalis Belum Dikembalikan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Camp PT Diamond Raya Timber di Bakar Mayarakat Rohil
- Penggalian Kabel PLN Rusak Jalan, Satpol PP Bakal Menindak
- Dipuji Mebes Polri, Kantor Bhabinkamtibmas di Siak Perdana di Indonesia
- Dugaan Pengadan Buku, Penyidik Polda Riau Periksa 5 PNS Disdik Pelalawan
- Perketat Pengawasan,
Napi Narkoba Dominasi Lapas Bangkinang

- ‎Palsukan SPK Proyek, Oknum PNS Inhu Dipolisikan
- Suap Pembahasan RAPBD Riau Tahun 2015,
M Yafiz Ditanya KPK Terkait Proses Penyusunan RAPBD



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.242.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com