Untitled Document
Senin, 8 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 27 April 2015 20:32
Dewanu Pertanyakan Sikap Plt Gubri Lantik Pejabat Tak Sesuai Pilihan

Senin, 27 April 2015 20:20
14 Desa di Rohul Jadi Sasaran Program Lisdes 2015

Senin, 27 April 2015 19:56
Moment HUT XVI Kota Dumai,
Agus Widayat 'Suap' Khairul Anwar


Senin, 27 April 2015 19:52


Senin, 27 April 2015 19:52
BAZ Palika Rohil Ajak Pengawai Puskesmas Berzakat

Senin, 27 April 2015 19:47
Paripurna HUT ke 16 Kota Dumai,
Wawako Curhat Masalah RTRW Tak Kunjung Disahkan


Senin, 27 April 2015 19:25
Kerusuhan di PTPN V Batu Langkah,
Perusahaan Laporkan Warga Kampar ke Polsek Kabun




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kerusuhan di PTPN V Batu Langkah,
Perusahaan Laporkan Warga Kampar ke Polsek Kabun

- 22 Muda-mudi Diduga Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP dari Jondul
- Seorang IRT di Duri Jadi Korban Jambret
- Polretas Pekanbaru Tangkap Dua Anggota Jaringan Narkoba Asal Aceh
- Sepeda Motor Sempat Dibawa Kabur,
Empat OTK Hadang IRT di Jalan Saat Belanja ke Pasar

- Suap Pembahasan APBN-P 2013, Sutan BathoeganaTantang KPK Buktikan Komisi VII Terima Duit
- Diduga Hasil Pemalakan Liar, Polda Riau Amankan 43 Tual Kayu Log


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.72.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com