Untitled Document
Rabu, 15 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 3 Juni 2015 06:46
Gemakusi Jakarta Desak Pemkab dan DPRD Fasilitasi Naker Lokal Kuansing Diprioritaskan Perusahaan

Selasa, 2 Juni 2015 22:46
Sepekan Ops Patuh Siak 2015, 7 Nyawa Melayang di Jalan Raya

Selasa, 2 Juni 2015 22:31
Polres Kuansing Amankan Dua Bos PETI dan Tiga Pekerja

Selasa, 2 Juni 2015 20:41
Dandim 0313 KPR Segera Bentuk Distrik PPM dan FKPPI

Selasa, 2 Juni 2015 19:42
Program Polisi Peduli Kesehatan,
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Perhatikan Pola Makan


Selasa, 2 Juni 2015 19:29
Disdik Dumai Terapkan PPDB Online di 10 Sekolah

Selasa, 2 Juni 2015 19:26
Pemko Dumai Kembali Jalankan Program Safari Ramadhan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sepekan Ops Patuh Siak 2015, 7 Nyawa Melayang di Jalan Raya
- Polres Kuansing Amankan Dua Bos PETI dan Tiga Pekerja
- Korupsi Jembatan Pedamaran Rohil,
Jaksa Penyidik dan Tim Ahli UI Cek Fisik Jembatan

- Polresta Pekanbaru Musnahkan Dua Ribuan Ekstasi Milik ST Cs
- Terangka Judi dan Sabu Ditangkap Saat Operasi Cipta Kondisi Polres Inhu
- Laboratorium Pabrik Karet PT Tirta Sari Surya di Rengat Terbakar
- 916 Calon Brigadir Polri Jalani Tes Akademik di UIN Suska


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.251.179
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com