Untitled Document
Kamis, 24 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 21 Agustus 2014 20:59
Terdapat 84 Penderita HIV-AIDS,
Terjadi 48 Kasus Pelanggaran Perlindungan Anak di Siak


Kamis, 21 Agustus 2014 20:51
Satpol PP Terus Pantau Janji Pengusaha Kos-kosan 70

Kamis, 21 Agustus 2014 20:45
Jalur Tuah Negeri Seribu Kubah, Rohil Melaju ke Hari Kedua

Kamis, 21 Agustus 2014 20:38
Gelapkan dan Gadaikan Sepeda Motor Tetangga, Supir di Pekanbaru Ditangkap

Kamis, 21 Agustus 2014 20:34
Pemko Dumai Sosialisasikan SP2EPA Tahun 2014

Kamis, 21 Agustus 2014 20:29
Cemari Sungai dengan Limbah Pabrik,
Massa IPM-PB Desak Ijin PT PSJ di Langgam Dicabut


Kamis, 21 Agustus 2014 20:24
Kejelasan Formasi CPNS Pekanbaru,
Sekdako Pekanbaru dan Kepala BKD Datangi MenPAN-RB




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 31 Desember 2012 19:32
Jenazah 3 Tewas di Mobil Dipulangkan ke Aceh

Tiga 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corolla Altis yang tengah diparkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore dipulangkan ke kampung halamannya, Provinsi Aceh.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 3 jenazah yang tewas di dalam mobil Corrolla Altis yang tengah parkir di Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru, Senin sore (31/12/12), dipulangkan ke kampung halaman mereka, di Provinsi Aceh.

Jenazah korban diangkut menggunakan dua unit mobil ambulance dari halaman Markas Polresta Pekanbaru. Pelepasan jenazah disaksikan Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dan perwakilan keluarga korban yang sengaja datang dari Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Salah satu perwakilan keluarga korban menyebutkan, mereka menyiapkan dua unit mobil ambulance karena ketiga korban alamatnya kampung halamannya berbeda.

Korban ayah dan anak, Muntasir (40) dan Aulia diantarkan ke Banda Aceh. Muntasir merupakan Kepala Sekolah Negeri Lamsat Darussalam, Banda Aceh.

Sementara jenazah supir sedan maut, Safrida Musa (41) dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Seperti diberita riauterkinicom sebelumnya ketiga korban ditemukan warga Jalan Pangeran Hidayat sudah tak bernyawa karena menghirup gas beracun (CO) dari AC kendaraan. Hasil visum menyebutkan, ketiga korban diperkirakan sudah meninggal dunia selama hampir 15 jam saat dievakuasi pihak kepolisian.

Menurut kerabat korban, ayah dan anak serta ditemani supirnya ini baru saja membeli mobil di Jakarta. Mobil tersebut dibawa langsung dari Jakarta, Kamis lalu (28/12/12).

Setiba di Jalan Pangeran Hidayat korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan sambil istirahat. Tetapi naas bagi korban saat tidur di dalam mobil itu lah AC mobil mengalami kebocoran dan mengeluarkan gas (CO).

Dini hari, warga setempat berupaya membangunkan orang-orang yang berada di dalam mobil maut itu. Karena tidak ada sahutan, warga akhirnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian terpaksa memecahkan kaca mobil sedan karena kondisinya dalam keadaan terkunci. Saat dipecahkan kaca dari dalam mobil memang keluar bau karbon monoksida yang menyengat hidung.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan dan Gadaikan Sepeda Motor Tetangga, Supir di Pekanbaru Ditangkap
- Sidang Pelanggaran Pajak,
Masuk Ranah Pidana, Saksi Ahli Sebut Perkara Pajak Cacat Hukum

- Oknum Polisi Tertipu Teman, Rp31,5 Juta Tak Dikembalikan
- Razia Pekat, Satpol PP Pekanbaru Jaring 29 Wanita Diduga Pelacur
- Terlibat Kasus TPPU,
Asset ‘Raja Ruko Bengkalis’ Disita Bareskrim Mabes Polri

- Polda Riau Gelar Sosialisasi E-KTA
- Bebaskan 3 WN Malaysia Pembakar Lahan,
Pendemo Desak Hakim PN Pelalawan Diperiksa



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.227.191
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com