Untitled Document
Rabu, 8 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Mei 2015 14:34
Panitia Penjaringan Balon Bupati DPD II Partai Golkar Rohil Dibentuk

Rabu, 27 Mei 2015 14:31
Pimpin Rakor Evaluasi Angkutan Lebaran Terpadu,
Kadishub Minta Hambatan Arus Mudik Bisa Diatasi


Rabu, 27 Mei 2015 14:26
Desa Sebangar, Bengkalis Harap Chevron Hibahkan Lahan Borrow Fit

Rabu, 27 Mei 2015 13:58
Diduga Gelapkan Tual Sagu Sejak Panen 2009,
Seorang Pria Tua di Selatpanjang Dilapor ke Polisi


Rabu, 27 Mei 2015 13:36
Korupsi Pengadaan Baju Koko,
Mantan Kepala BKD Kampar Diganjar Hakim Setahun Penjara


Rabu, 27 Mei 2015 13:32
Operasi Patuh 2015 Polres Rohul,
Mobil Avanza Milik Tim BERSERI Ketahuan Pakai Plat Palsu


Rabu, 27 Mei 2015 13:26
Berlangsung 14 Hari,
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh 2015




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Desember 2012 13:44
Berkas Rampung,
Kasus Korupsi Islamic Center Pelalawan Menjelang Dilimpahkan


Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau menyatakan berkas perkara dugaan korupsi Islamic Center Pelalawan rampung. Dalam waktu dekat dilimpahkan ke pengadilan.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati dinilai cukup lamban menangani perkara dugaan korupsi pada pembangunan Gedung Islamic Centre ini, akhirnya pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas perkaranya kepihak pengadilan.

" Setelah proses penyidikannya dinyatakan rampung, maka berkas perkara korupsi pembangunan GedungIslamic Centre di Kabupaten Pelalawan, segera kita limpahkan," ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan SH MH kepada Riauterkini, Selasa (18/12/12) siang diruang kerjanya.

Dikatakannya, pemberkasan penyusunan dakwaan perkara Islamic Centre Pelalawan, dinyatakan sudah rampung. Dan kordinasi dengan tim penyidik Pidsus juga telah selesai. Jadi tak ada hal lain, dan berkasnya segera berkas dan secepatnya kita limpahkan," terangnya.

" Pekan depan, berkasnya sudah kita limpahkan," ungkapnya.

Selain itu kata Andri lagi. dalam penanganan kasus korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre ini. Pihak Kejati telah menetapkan enam tersangka yang diduga menyelewengkan dana pembangunan gedung tersebut.

Enam tersangka yang dimaksud adalah, Amrasul Abdullah sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), Syahril, selaku Pengguna Anggaran, Tengku Azman, pelaksana tugas Kepala Sub Dinas Cipta Karya, dan Fahran Ridwan. Sedangkan dua tersangka lainnya, H Zakri, Ketua DPRD Pelalawan, yang juga Direktur PT Langgam Sentosa, perusahaan pemenang tender. Selain itu, Kejati juga menetapkan Rahman Saragih, supervisor engineer PT Wisatama Arsitek, perusahaan pengawas pembangunan proyek, sebagat tersangka," jelasnya.

Dimana kasus dugaan korupsi ini telah merugikan negara senilai Rp7,7 miliar. Hal itu berdasarkan laporan hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau pada November lalu.

Selain kerugian secara finansial, negara juga telah dirugikan secara materil. Sebab dalam laporannya BPKP menyatakan, gedung Islamic Centre tidak bisa difungsikan atau dipakai masyarakat.

Laporan tersebut diterima Kejati Riau surat itu diterima pada tanggal 28 September 2012. Surat itu bernomor SR-3139/PW 04/5/2012/28 September 2012.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggara proyek ini dianggarkan senilai Rp6,1 miliar pada tahun 2007-2008. Dalam perjalanannya, pembangunannya tak kunjung selesai. Bahkan pada tahun 2009, anggarannya kembali ditambah sekitar Rp3,6 miliar.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kajati kantuik
Kajati riau ini byk cerita saja,dari dulu mau melimpahkan kasus ini.padahal nol besar,itu gampang saja menebak,krn ksjati sdh terima duit suap lagi para tersangka.

budak %@!*
Mudah mudahan masyarakat pelalawan tidak asik menceritakan aiborang lain sehingga yang penuh bukan kedai kopi dan warung tapi temoat kerjanya masing2 he..

botot
banyak cerita kajati riau nee. mans berani menahan krn byk terima duit.kita lihat saja nanti.

botot
banyak cerita kajati riau nee. mans berani menahan krn byk terima duit.kita lihat saja nanti.


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Gelapkan Tual Sagu Sejak Panen 2009,
Seorang Pria Tua di Selatpanjang Dilapor ke Polisi

- Korupsi Pengadaan Baju Koko,
Mantan Kepala BKD Kampar Diganjar Hakim Setahun Penjara

- Operasi Patuh 2015 Polres Rohul,
Mobil Avanza Milik Tim BERSERI Ketahuan Pakai Plat Palsu

- Berlangsung 14 Hari,
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh 2015

- Kawanan Perampok Gasak Harta Benda Rp230 Juta Milik Warga Rohul
- Masalah Bisnis Picu Penculikan Pengusaha Cangkang Sawit di Pekanbaru
- Pendemo Desak Kejati Riau Usut Dugaan Korupsi di UIN Suska


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.166.96
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com