Untitled Document
Rabu, 25 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 23 Juli 2014 17:49
Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp70,9 per Kg

Rabu, 23 Juli 2014 17:44
Buka Puasa Bersama,
Masjid Agung Madani Bantu Kaum Dhuafa dan Anak Yatim Berprestasi


Rabu, 23 Juli 2014 17:38
Disdukcapil Pelalawan Kantongi Perusahaan Pekerjakan Warga Asing Ilegal

Rabu, 23 Juli 2014 17:35
Avanza-Suzuki Laga Kambing di Tambang, 1 Tewas dan 1 Kritis

Rabu, 23 Juli 2014 17:26
Kasus Sodomi Bocah Disertai Pembunuhan dan Mutilasi,
4 Pria Diperiksa Intensif di Polres Siak


Rabu, 23 Juli 2014 16:47
Korupsi Pengadaan Lahan BLK Siak,
Mantan Camat Siak Divonis 1,4 Tahun


Rabu, 23 Juli 2014 16:36
Kategori Daerah Terpencil,
Kasek SDN 27 Tanjungleban, Bengkalis Terbaik di Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 Desember 2012 13:44
Berkas Rampung,
Kasus Korupsi Islamic Center Pelalawan Menjelang Dilimpahkan


Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau menyatakan berkas perkara dugaan korupsi Islamic Center Pelalawan rampung. Dalam waktu dekat dilimpahkan ke pengadilan.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati dinilai cukup lamban menangani perkara dugaan korupsi pada pembangunan Gedung Islamic Centre ini, akhirnya pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas perkaranya kepihak pengadilan.

" Setelah proses penyidikannya dinyatakan rampung, maka berkas perkara korupsi pembangunan GedungIslamic Centre di Kabupaten Pelalawan, segera kita limpahkan," ungkap Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan SH MH kepada Riauterkini, Selasa (18/12/12) siang diruang kerjanya.

Dikatakannya, pemberkasan penyusunan dakwaan perkara Islamic Centre Pelalawan, dinyatakan sudah rampung. Dan kordinasi dengan tim penyidik Pidsus juga telah selesai. Jadi tak ada hal lain, dan berkasnya segera berkas dan secepatnya kita limpahkan," terangnya.

" Pekan depan, berkasnya sudah kita limpahkan," ungkapnya.

Selain itu kata Andri lagi. dalam penanganan kasus korupsi pembangunan Gedung Islamic Centre ini. Pihak Kejati telah menetapkan enam tersangka yang diduga menyelewengkan dana pembangunan gedung tersebut.

Enam tersangka yang dimaksud adalah, Amrasul Abdullah sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), Syahril, selaku Pengguna Anggaran, Tengku Azman, pelaksana tugas Kepala Sub Dinas Cipta Karya, dan Fahran Ridwan. Sedangkan dua tersangka lainnya, H Zakri, Ketua DPRD Pelalawan, yang juga Direktur PT Langgam Sentosa, perusahaan pemenang tender. Selain itu, Kejati juga menetapkan Rahman Saragih, supervisor engineer PT Wisatama Arsitek, perusahaan pengawas pembangunan proyek, sebagat tersangka," jelasnya.

Dimana kasus dugaan korupsi ini telah merugikan negara senilai Rp7,7 miliar. Hal itu berdasarkan laporan hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau pada November lalu.

Selain kerugian secara finansial, negara juga telah dirugikan secara materil. Sebab dalam laporannya BPKP menyatakan, gedung Islamic Centre tidak bisa difungsikan atau dipakai masyarakat.

Laporan tersebut diterima Kejati Riau surat itu diterima pada tanggal 28 September 2012. Surat itu bernomor SR-3139/PW 04/5/2012/28 September 2012.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggara proyek ini dianggarkan senilai Rp6,1 miliar pada tahun 2007-2008. Dalam perjalanannya, pembangunannya tak kunjung selesai. Bahkan pada tahun 2009, anggarannya kembali ditambah sekitar Rp3,6 miliar.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Kajati kantuik
Kajati riau ini byk cerita saja,dari dulu mau melimpahkan kasus ini.padahal nol besar,itu gampang saja menebak,krn ksjati sdh terima duit suap lagi para tersangka.

budak %@!*
Mudah mudahan masyarakat pelalawan tidak asik menceritakan aiborang lain sehingga yang penuh bukan kedai kopi dan warung tapi temoat kerjanya masing2 he..

botot
banyak cerita kajati riau nee. mans berani menahan krn byk terima duit.kita lihat saja nanti.

botot
banyak cerita kajati riau nee. mans berani menahan krn byk terima duit.kita lihat saja nanti.


Berita Hukum lainnya..........
- Avanza-Suzuki Laga Kambing di Tambang, 1 Tewas dan 1 Kritis
- Kasus Sodomi Bocah Disertai Pembunuhan dan Mutilasi,
4 Pria Diperiksa Intensif di Polres Siak

- Korupsi Pengadaan Lahan BLK Siak,
Mantan Camat Siak Divonis 1,4 Tahun

- BNPB : Perlu Penegakan Hukun yang Keras Atasi Karhutla
- Masyarakat Ingatkan Kejari Tuntaskan Kasus Arena Road Race di Duri
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru,
Pejabat Kementrian PU Divonis Hakim 16 Bulan

- Diduga Angkut Sapi Curian,
Tiga Pria Diamankan di Polsek Tambusai



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.50.20
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com