Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Mei 2016 15:45
Sekda Pekanbaru Buka Diklat Prajabatan PNS dari Honorer K1 dan K2

Senin, 30 Mei 2016 15:31
Sengketa Lima Desa Rohul-Kampar,
DPRD Rohul Bersama Dua Kades Datangi DPRD Riau


Senin, 30 Mei 2016 15:26
Lusa, Gubri Lantik Mursini-Halim Jadi Bupati dan Wabup Kuansing

Senin, 30 Mei 2016 15:18
Grobak Vs Sepeda Motor,
Pelaku Diduga Mengangkut Kayu Illog dari Wilayah TTB


Senin, 30 Mei 2016 15:09
Wabup Meranti: Bulan Puasa Tidak Ada Alasan Pegawai Bermalas-malasan

Senin, 30 Mei 2016 14:28
Otak Pelaku Pengedar Uang Palsu di Rohul Mantan Karyawan Bank Agro

Senin, 30 Mei 2016 13:58
Bengkalis Terbaik I Invesda Expo 2016 di Yogyakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2012 19:19
Kasus Korupsi Disdukcapil Inhu Segera Dilimpahkan

Penyidikan kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera tuntas. Dalam waktu dekat, Polres akan limpahkan berkas pada jaksa.

Riauterklini -RENGAT-Kepolisian Resort (Polres) Inhu dalam waktu dekat segera melimpahkan berkas dugaan korupsi mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhu Zulkifli Sulaiman ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat.

Kapolres Inhu AKBP Hermansyah kepada riauterkinicom Jum’at (7/12) melalui Kasat Reskrim AKP Dody Harza Kusumah mengatakan, kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera dilimpahkan. Namun sebelumnya penyidik masih menunggu laporan dari perwakilan BPKP Riau. Tentang kerugian atas pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sistim Informasi dan Admintrasi Kependudukan (SIAK) senilai Rp 1,564 miliar lebih tahun 2011.

“BAP dugaan korupsi terhadap tersangka sudah tuntas dan sudah dikoordinasikan dengan jaksa dalam hal ini Kasi Pidsus Kejari Rengat," ujarnya.

Diungkapkanya, secara hitungan kasar pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian KTP SIAK di Disdukcapil kerugian negara mencapai lebih kurang Rp 950 juta. Namun hitungan tersebut tidak dapat dijadikan lampiran pada BAP. Sebab, pihak yang berwenang menentukan kerugian negera adalah BPKP. “Berkas itu baru dapat dilimpahkan secara keseluruhan, setelah ada laporan dari BPKP”, ungkapnya.

Pihaknya juga belum mengetahui kapan BPKP akan melimpahkan hasil audit tersebut.“Kita sifatnya menunggu dari BPKP dan apa bila sudah turun, secepatnya akan dilimpahkan ke Kejari," tegasnya.

Dihubungi terpisah Kasi Pidsus Kejari Rengat Heru Saputra ketika dikonfirmasi membenarkan berkas pemeriksaan tersangka korupsi mantan Kadisdukcapil Inhu belum dilimpahkan Polres Inhu. “Benar hingga saat ini belum dilimpahkan, sebab masih terganjal hasil audit dari BPKP," tandasnya.

Namun demikian untuk memudahkan mempelajari berkas tersebut, pihaknya telah meminta copy BAP kepada Satreskrim Inhu. “Untuk memudahkan memperalajari kasus tersebut, kita sudah minta copyan BAP nya," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
hidung besar
Inhu gudang Koruptor.

warga lb.batu jaya
Pln kami mati sudah hari 2 mlm knapa? Tolong penjelasanya.


Berita Hukum lainnya..........
- Grobak Vs Sepeda Motor,
Pelaku Diduga Mengangkut Kayu Illog dari Wilayah TTB

- Otak Pelaku Pengedar Uang Palsu di Rohul Mantan Karyawan Bank Agro
- Bengkalis Terbaik I Invesda Expo 2016 di Yogyakarta
- Ops Patuh 2016, Tingkat Laka Lantas di Pekanbaru Menurun
- ‎Tanpa Tersangka, Polres Bengkalis Kembali Sita Bawang Merah Ilegal
- Polres Pelalawan Tangkap 6 Pejudi, Termasuk Bandar Togel
- Picu Kerusakan Jalan, Pemkab Inhil Diminta Larang Truk Besar Masuk Kota Tembilahan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.66.170
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com