Untitled Document
Sabtu, 16 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 6 Maret 2015 21:19
Pecahkan Kaca Mobil, Maling Sikat Uang Rp103 Juta

Jum’at, 6 Maret 2015 21:12
Mensos RI Kunjungi Rumah Habsyah Hariani Penerima PKH

Jum’at, 6 Maret 2015 20:39
Polisi Tangkap Dua Buruh PT Naga Mas Curi Motor

Jum’at, 6 Maret 2015 20:29


Jum’at, 6 Maret 2015 20:12
Percontohan RMPE Bukti Keseriusan Kampar Akan 3 Zero

Jum’at, 6 Maret 2015 19:59
Bupati Jefri Ajak Manfaatkan Perkarangan Untuk Kemandirian Pangan

Jum’at, 6 Maret 2015 19:52
63 Ribu Barel Hilang, Dewan Segera Panggil PT SPR, PT Chevron dan SKK Migas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2012 19:19
Kasus Korupsi Disdukcapil Inhu Segera Dilimpahkan

Penyidikan kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera tuntas. Dalam waktu dekat, Polres akan limpahkan berkas pada jaksa.

Riauterklini -RENGAT-Kepolisian Resort (Polres) Inhu dalam waktu dekat segera melimpahkan berkas dugaan korupsi mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhu Zulkifli Sulaiman ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat.

Kapolres Inhu AKBP Hermansyah kepada riauterkinicom Jum’at (7/12) melalui Kasat Reskrim AKP Dody Harza Kusumah mengatakan, kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera dilimpahkan. Namun sebelumnya penyidik masih menunggu laporan dari perwakilan BPKP Riau. Tentang kerugian atas pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sistim Informasi dan Admintrasi Kependudukan (SIAK) senilai Rp 1,564 miliar lebih tahun 2011.

“BAP dugaan korupsi terhadap tersangka sudah tuntas dan sudah dikoordinasikan dengan jaksa dalam hal ini Kasi Pidsus Kejari Rengat," ujarnya.

Diungkapkanya, secara hitungan kasar pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian KTP SIAK di Disdukcapil kerugian negara mencapai lebih kurang Rp 950 juta. Namun hitungan tersebut tidak dapat dijadikan lampiran pada BAP. Sebab, pihak yang berwenang menentukan kerugian negera adalah BPKP. “Berkas itu baru dapat dilimpahkan secara keseluruhan, setelah ada laporan dari BPKP”, ungkapnya.

Pihaknya juga belum mengetahui kapan BPKP akan melimpahkan hasil audit tersebut.“Kita sifatnya menunggu dari BPKP dan apa bila sudah turun, secepatnya akan dilimpahkan ke Kejari," tegasnya.

Dihubungi terpisah Kasi Pidsus Kejari Rengat Heru Saputra ketika dikonfirmasi membenarkan berkas pemeriksaan tersangka korupsi mantan Kadisdukcapil Inhu belum dilimpahkan Polres Inhu. “Benar hingga saat ini belum dilimpahkan, sebab masih terganjal hasil audit dari BPKP," tandasnya.

Namun demikian untuk memudahkan mempelajari berkas tersebut, pihaknya telah meminta copy BAP kepada Satreskrim Inhu. “Untuk memudahkan memperalajari kasus tersebut, kita sudah minta copyan BAP nya," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
hidung besar
Inhu gudang Koruptor.

warga lb.batu jaya
Pln kami mati sudah hari 2 mlm knapa? Tolong penjelasanya.


Berita Hukum lainnya..........
- Pecahkan Kaca Mobil, Maling Sikat Uang Rp103 Juta
- Polisi Tangkap Dua Buruh PT Naga Mas Curi Motor
- Puluhan Motor Terjaring Operasi Rutin Polsek Ujungbatu, Rohul
- Peragakan 30 Adegan
Polresta Pekanbaru Gelar Pra Reka Ulang Pembunuhan Rudi

- Polri Diminta Tindaklanjuti Kasus Keterangan Palsu Anggota DPRD Pekanbaru
- BPOM Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp600 Juta
- Dewan Bengkalis Desak Seluruh PNS Sering Dites Urine


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.179.32
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com