Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 31 Agustus 2016 08:26
RSUD Selasih Pelalawan Optimis Lampau Target PAD Rp12 Miliar

Rabu, 31 Agustus 2016 08:23
Kades Semunai, Bengkalis Galau, Dana ADD tak Kunjung Cair

Rabu, 31 Agustus 2016 06:50
Pengedar Uang Palsu di Rimba Melintang Ditangkap Polres Rohil

Rabu, 31 Agustus 2016 06:47
Dua Tahun Diburu, Pembunuh Tukang Pijit Ditangkap Polres Inhu

Selasa, 30 Agustus 2016 21:46
Asap Karlahut Menipis, Ratusan KK Pengungsi di Bonai Rohul Pulang ke Rumah

Selasa, 30 Agustus 2016 21:20
Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai


Selasa, 30 Agustus 2016 21:14
Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2012 19:19
Kasus Korupsi Disdukcapil Inhu Segera Dilimpahkan

Penyidikan kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera tuntas. Dalam waktu dekat, Polres akan limpahkan berkas pada jaksa.

Riauterklini -RENGAT-Kepolisian Resort (Polres) Inhu dalam waktu dekat segera melimpahkan berkas dugaan korupsi mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Inhu Zulkifli Sulaiman ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat.

Kapolres Inhu AKBP Hermansyah kepada riauterkinicom Jum’at (7/12) melalui Kasat Reskrim AKP Dody Harza Kusumah mengatakan, kasus dugaan korupsi di Disdukcapil Inhu segera dilimpahkan. Namun sebelumnya penyidik masih menunggu laporan dari perwakilan BPKP Riau. Tentang kerugian atas pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sistim Informasi dan Admintrasi Kependudukan (SIAK) senilai Rp 1,564 miliar lebih tahun 2011.

“BAP dugaan korupsi terhadap tersangka sudah tuntas dan sudah dikoordinasikan dengan jaksa dalam hal ini Kasi Pidsus Kejari Rengat," ujarnya.

Diungkapkanya, secara hitungan kasar pelaksanaan kegiatan pengembangan dan pengoperasian KTP SIAK di Disdukcapil kerugian negara mencapai lebih kurang Rp 950 juta. Namun hitungan tersebut tidak dapat dijadikan lampiran pada BAP. Sebab, pihak yang berwenang menentukan kerugian negera adalah BPKP. “Berkas itu baru dapat dilimpahkan secara keseluruhan, setelah ada laporan dari BPKP”, ungkapnya.

Pihaknya juga belum mengetahui kapan BPKP akan melimpahkan hasil audit tersebut.“Kita sifatnya menunggu dari BPKP dan apa bila sudah turun, secepatnya akan dilimpahkan ke Kejari," tegasnya.

Dihubungi terpisah Kasi Pidsus Kejari Rengat Heru Saputra ketika dikonfirmasi membenarkan berkas pemeriksaan tersangka korupsi mantan Kadisdukcapil Inhu belum dilimpahkan Polres Inhu. “Benar hingga saat ini belum dilimpahkan, sebab masih terganjal hasil audit dari BPKP," tandasnya.

Namun demikian untuk memudahkan mempelajari berkas tersebut, pihaknya telah meminta copy BAP kepada Satreskrim Inhu. “Untuk memudahkan memperalajari kasus tersebut, kita sudah minta copyan BAP nya," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
hidung besar
Inhu gudang Koruptor.

warga lb.batu jaya
Pln kami mati sudah hari 2 mlm knapa? Tolong penjelasanya.


Berita Hukum lainnya..........
- Pengedar Uang Palsu di Rimba Melintang Ditangkap Polres Rohil
- Dua Tahun Diburu, Pembunuh Tukang Pijit Ditangkap Polres Inhu
- Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan
- Tuntut Ganti Kerugian,,
Kuasa Hukum Petani Sungai Bela, Inhil Somasi PT IJA

- Terekam CCTV, Polres Rohul Terus Buru Komplotan Pencuri Dump Truk
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Mandiri,
Mantan Kepala BPMPD Diperiksa Tipidkor Polres Inhil

- Tahanan Kabur Jelang Sidang, Kejati Riau Akan Panggil Kejari Dumai


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.22.30.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com