Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


Selasa, 22 Mei 2018 20:58
3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun

Selasa, 22 Mei 2018 20:12
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Selasa, 22 Mei 2018 19:25
Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:12
Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:02
Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju

Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2012 22:01
Dituntut 6 Tahun,
Mantan Kadishut Riau Hanya Divonis 2,5 Tahun Bui


Terdakwa kasus korupsi izin kehutanan, mantan Kadishut Riau Burhanuddin Husin alias Boy hanya divonis 2,5 tahun penjara. Padahal jaksa menuntutnya 6 tahun bui.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah melalui beberapa kali agenda persidangan. Akhirnya mantan Bupati Kampar dan juga Mantan Kadishut Riau, Burhanudin Husein. Dijatuhi vonis hukuman oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, selama 2 tahun 6 bulan (2,5 tahun) kurungan penjara.

Amar putusan yang dibacakan Isnurul SH selaku ketua majelis hakim, pada Rabu (24/10/12) malam itu, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman denda Rp 100 juta atau subsider selama 2 bulan kurungan penjara. Karena menurut majelis, terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

" Terdakwa Burhanudin Husein, terbukti secara sah. Melakukan tindak pidana korupsi, dengan menyalahgunakan kewenangan dengan menerbitkan serta mengesahkan izin Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHK-HT). Untuk itu, kami majelis hakim sependapat setelah melalui segala pertimbangan. Terdakwa dihukum selama 2 tahun 6 bulan kurungan penjara," terang Isnurul.

Kendati putusan hakim tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun terdakwa tetap saja tak kuasa menahan tangisnya. Dengan air mata yang masih berlinang. Terdakwa yang berkordinasi dengan kuasa hukumnya. Menyatakan pikir pikir atas putusan vonis tersebut.

Sementara itu, JPU KPK juga menyatakan pikir pikir atas putusan hakim tersebut. Dan selanjutnya majelis hakim menutup persidangan

Sebelumnya, JPU KPK, M Roem SH menuntut terdakwa selama 6 tahun kurungan penjara. Selain hukuman, Burhanudin yang menjadi terdakwa kasus korupsi izin kehutanan itu, juga dikenakan denda sebesat Rp 250 juta atau subsider selama 5 bulan. Karena terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 18 dan pasal 55 KUHP, tentang tindak pidana koruspi secara bersama sama.

Dimana terdakwa pada tahun 2005 hingga tahun 2006 lalu, semasa menjabat Kadishut Riau. Terdakwa telah mengesahkan dan menerbitkan izin Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) untuk sejumlah perusahaan di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, yakni PT Mitra Tani Usaha Sejati, PT Merbau Pelalawan Lestari, PT Rimba Mutiara Permai, PT Selaras Abadi Utama, PT Uniseraya, PT Tri Mas FDI, CV Alam Lestari dan PT Madukoro.

Akibanya, negara dirugikan mencapai Rp 519 milyar lebih.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya

- 3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili
- Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam
- Bus Pengangkut Anak Sekolah Alami Tabrakan Maut di Jalintim Pelalawan
- Selain Pengamanan Ibadah Gereja,
Polres Rohul Juga Sebar Anggota ke Masjid Saat Salat Tarawih

- Pengungkapan Selama Ramadhan,
2 Pemilik Senpi Rakitan Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

- Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas

- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba

- Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP

- Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai

- Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang
- Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa

- Aparat Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8 Kilogram Sabu
- Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu
- Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com