Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

Kamis, 18 Januari 2018 18:06
Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM

Kamis, 18 Januari 2018 17:11
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak

Kamis, 18 Januari 2018 17:07
Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri


Kamis, 18 Januari 2018 17:01
‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2012 22:01
Dituntut 6 Tahun,
Mantan Kadishut Riau Hanya Divonis 2,5 Tahun Bui


Terdakwa kasus korupsi izin kehutanan, mantan Kadishut Riau Burhanuddin Husin alias Boy hanya divonis 2,5 tahun penjara. Padahal jaksa menuntutnya 6 tahun bui.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah melalui beberapa kali agenda persidangan. Akhirnya mantan Bupati Kampar dan juga Mantan Kadishut Riau, Burhanudin Husein. Dijatuhi vonis hukuman oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, selama 2 tahun 6 bulan (2,5 tahun) kurungan penjara.

Amar putusan yang dibacakan Isnurul SH selaku ketua majelis hakim, pada Rabu (24/10/12) malam itu, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman denda Rp 100 juta atau subsider selama 2 bulan kurungan penjara. Karena menurut majelis, terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

" Terdakwa Burhanudin Husein, terbukti secara sah. Melakukan tindak pidana korupsi, dengan menyalahgunakan kewenangan dengan menerbitkan serta mengesahkan izin Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHK-HT). Untuk itu, kami majelis hakim sependapat setelah melalui segala pertimbangan. Terdakwa dihukum selama 2 tahun 6 bulan kurungan penjara," terang Isnurul.

Kendati putusan hakim tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun terdakwa tetap saja tak kuasa menahan tangisnya. Dengan air mata yang masih berlinang. Terdakwa yang berkordinasi dengan kuasa hukumnya. Menyatakan pikir pikir atas putusan vonis tersebut.

Sementara itu, JPU KPK juga menyatakan pikir pikir atas putusan hakim tersebut. Dan selanjutnya majelis hakim menutup persidangan

Sebelumnya, JPU KPK, M Roem SH menuntut terdakwa selama 6 tahun kurungan penjara. Selain hukuman, Burhanudin yang menjadi terdakwa kasus korupsi izin kehutanan itu, juga dikenakan denda sebesat Rp 250 juta atau subsider selama 5 bulan. Karena terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 18 dan pasal 55 KUHP, tentang tindak pidana koruspi secara bersama sama.

Dimana terdakwa pada tahun 2005 hingga tahun 2006 lalu, semasa menjabat Kadishut Riau. Terdakwa telah mengesahkan dan menerbitkan izin Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) untuk sejumlah perusahaan di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, yakni PT Mitra Tani Usaha Sejati, PT Merbau Pelalawan Lestari, PT Rimba Mutiara Permai, PT Selaras Abadi Utama, PT Uniseraya, PT Tri Mas FDI, CV Alam Lestari dan PT Madukoro.

Akibanya, negara dirugikan mencapai Rp 519 milyar lebih.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun
- Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis

- Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak
- Pengembangan Kasus PTT Diskes, Kajari Akui Kantongi Calon Tersangka
- Jaksa 'Closing' Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan
- Satpol PP Mengendur, Lapak PKL Pasar Arengka Kembali Marak
- Teken Kebocoran PAD, Bapenda Pekanbaru Tertibkan Ratusan Reklame Bodong
- Cabuli Balita, Mbah Jinggok Ditangkap Polres Rohul
- Polres Kuansing Amankan Pelaku dan Mesin PETI
- Membantu Istri Mencuci Pakaian, Karyawan PT STI di Inhil Tewas Tersengat Listrik
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun
- Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo
- Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis

- BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo
- Polda Riau Musnahkan 49,28 Gram Sabu
- Miliki Ganja, Dedi Dores dan 2 Rekannya Terciduk Saat Razia Cipkon Polres Bengkalis
- Kasatpol PP Pekanbaru Janji Akan Tertibkan Perda Setiap Hari
- Jaksa Belum Siap, Dua Sidang Tuntutan Tipikor PN Pekanbaru Ditunda
- Pengamanan Pilkada, Polda Gelar Lat Pra Ops Mantap Praja Muara Takus 2018
- Tiga Petugas LP Bengkalis Tersangka Kaburnya Bandar Narkoba Asal Malaysia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.81.52
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com