Untitled Document
Rabu, 23 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 20 Agustus 2014 13:22
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Belakang Terminal Inhu

Rabu, 20 Agustus 2014 13:19
Periode 2014-2019,
Suparman, Alumni Unri Pertama Jadi Ketua DPRD Riau


Rabu, 20 Agustus 2014 13:03
Warga Nilai Pembongkaran Kos-kosan 70 Pekanbaru Setengah Hati

Rabu, 20 Agustus 2014 11:09
PLTA Berkapasitas 76 MW,
Pemerintah Berencana Bangun Waduk Serbaguna di Rohul


Rabu, 20 Agustus 2014 10:53
Peringatan ke-67 Hari Koperasi Riau,
Pemko: Koperasi yang Sehat Solusi Pengentasan Kemiskinan


Rabu, 20 Agustus 2014 10:49
Sempat Ragu,
Satpol PP Pekanbaru Lanjutkan Eksekusi Kos-kosan 70 Pintu


Rabu, 20 Agustus 2014 10:45
17 Km Jalan ke Obyek Wisata Syekh Abdul Wahab Rokan Perlu Dibangun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Oktober 2012 07:29
Polres Siak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pembinaan Atlet

Dugaan korupsi dana pembinaan atlet Kabupaten Siak memasuki tahapan penting. Polres Siak menetapkan seorang tersangka dan mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Riauterkini-SIAK- Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyelidiki kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Kabupaten Siak tahun anggaran 2011 lalu, saat ini melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak telah ditetapkan seorang tersangka yakni berinisial SG.

Keterangan Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Meilki Bharata kepada riauterkini.com diruangannya beberapa hari lalu membenarkan ada proses penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit tersebut, saat ini salah seorang tersangka sudah ditetapkan dan sudah dipanggil dan diperiksa penyidik.

"Memang saat ini kita tengah memproses penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Parsenibudpora tahun anggaran 2011 lalu, saat ini kita juga telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Selain itu SPDP nya sudah kita kirim ke jaksa," terang AKP Meilki Bharata.

Jumat (12/10/12), Penerimaan SPDP kasus dugaan korupsi tersebut dibenarkan Kajari Siak Zainul Arifin melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus kepada riauterkini.com, dan saat ini berkasnya sudah teregister dan akan ditunjuk jaksa penelitinya.

"Ya, beberapa hari lalu kita sudah menerima SPDP kasus dugaan korupsi tersebut, dan saat ini sudah kita register dan segera ditunjuk jaksa peneliti berkasnya, termasuk saya," ujar Jendra.

Ahad (14/10/12), Sementara untuk menanggapi hal tersebut Kepada Dinas Persenibudpora Siak Wan Abdul Razak mengatakan membenarkan adanya laporan tentang kasus tersebut, dan itu hanya laporan kasus sebelum dirinya menjabat."Itu hanya laporan saja ke Polres, itu kasus lama," ujarnya singkat.

Informasi tambahan, bahwa kasus tersebut terjadi saat Dinas Parsenibudpora dijabat Kadri Yafiz yang saat ini menjabat Kadis Pendidikan Siak menggantikan Arfan Usman yang saat ini menjabat Staf Ahli Bupati Siak.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin semekot
Pak polres dan kejari...periksa dan usut juga kasus ganti rugi lahan blk di mempura..jgn didiamkan


Berita Hukum lainnya..........
- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Belakang Terminal Inhu
- Sempat Ragu,
Satpol PP Pekanbaru Lanjutkan Eksekusi Kos-kosan 70 Pintu

- Dua Rumah Warga Tembilahan Terbakar Saat Listrik Padam
- Seorang Pelajar SMA di Pekanbaru Diculik, Diikat dan Dibuang Dekat Sungai
- Korupsi Dana Program K2I, Dua Pegawai Disbun Riau Diperiksa Jaksa
- Awal Penculik dan Pembunuh Bayi Tertangkap,
Rekan Kerja Lihat Foto Juli sebagai Buronan Terpampang di Halte Bus

- Pembantu Penculik dan Pembunuh Jeanette Jalani Tes Psikologi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.195.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com