Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 7 Pebruari 2016 21:59
HUT ke-66 Kampar,
Bupati Berharap Jalan Dua Jalur Pekanbaru-Bangkinang Segera Rampung


Ahad, 7 Pebruari 2016 21:45
Hanyut, Dua Warga Kampar Kiri Ditemukan Tewas

Ahad, 7 Pebruari 2016 20:23
Kembangkan Ekowisata Pantai Solop,
Budparpora Inhil Berdayakan Masyarakat Sekitar


Ahad, 7 Pebruari 2016 20:20
Jembatan Mentawai Rokan Hanyut, Empat Desa di Rohul Terisolir

Ahad, 7 Pebruari 2016 19:18
Anggaran Minim, Dua Proyek Besar di Meranti Gagal Dilanjutkan

Ahad, 7 Pebruari 2016 19:14
Rayakan HUT-8,
DPC Partai Gerindra Pelalawan Berbagi Bersama Tahfiz dan Anak Yatim Piatu


Ahad, 7 Pebruari 2016 19:08
Amankan Imlek 2567, Polres Meranti Kerahkan Ratusan Personel



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Oktober 2012 07:29
Polres Siak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pembinaan Atlet

Dugaan korupsi dana pembinaan atlet Kabupaten Siak memasuki tahapan penting. Polres Siak menetapkan seorang tersangka dan mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Riauterkini-SIAK- Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyelidiki kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Kabupaten Siak tahun anggaran 2011 lalu, saat ini melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak telah ditetapkan seorang tersangka yakni berinisial SG.

Keterangan Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Meilki Bharata kepada riauterkini.com diruangannya beberapa hari lalu membenarkan ada proses penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit tersebut, saat ini salah seorang tersangka sudah ditetapkan dan sudah dipanggil dan diperiksa penyidik.

"Memang saat ini kita tengah memproses penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Parsenibudpora tahun anggaran 2011 lalu, saat ini kita juga telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Selain itu SPDP nya sudah kita kirim ke jaksa," terang AKP Meilki Bharata.

Jumat (12/10/12), Penerimaan SPDP kasus dugaan korupsi tersebut dibenarkan Kajari Siak Zainul Arifin melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus kepada riauterkini.com, dan saat ini berkasnya sudah teregister dan akan ditunjuk jaksa penelitinya.

"Ya, beberapa hari lalu kita sudah menerima SPDP kasus dugaan korupsi tersebut, dan saat ini sudah kita register dan segera ditunjuk jaksa peneliti berkasnya, termasuk saya," ujar Jendra.

Ahad (14/10/12), Sementara untuk menanggapi hal tersebut Kepada Dinas Persenibudpora Siak Wan Abdul Razak mengatakan membenarkan adanya laporan tentang kasus tersebut, dan itu hanya laporan kasus sebelum dirinya menjabat."Itu hanya laporan saja ke Polres, itu kasus lama," ujarnya singkat.

Informasi tambahan, bahwa kasus tersebut terjadi saat Dinas Parsenibudpora dijabat Kadri Yafiz yang saat ini menjabat Kadis Pendidikan Siak menggantikan Arfan Usman yang saat ini menjabat Staf Ahli Bupati Siak.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin semekot
Pak polres dan kejari...periksa dan usut juga kasus ganti rugi lahan blk di mempura..jgn didiamkan


Berita Hukum lainnya..........
- Hanyut, Dua Warga Kampar Kiri Ditemukan Tewas
- Amankan Imlek 2567, Polres Meranti Kerahkan Ratusan Personel
- Ditinggal Shalat Magrib, Motor Warga Rohul Raib di Parkiran Masjid Agung
- BNK Dumai: Jumlah Pencandu Narkoba Rehabilitasi Meningkat
- Bawa Sabu, Ical Disergap Polisi di Jalan Lintas Rohul-Duri Saat Motor Mogok
- Nekat Bawa 3 Paket Sabu, Petruk Ditangkap Polisi di Rohul
- Razia di 7 Lokasi Pekanbaru, Polisi Hanya Dapati Sebutir Happy Five Tak Bertuan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.114.177
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com