Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 1 September 2015 22:18
Warga Tanjung Pura, Sumut Tergilas Fuso di Rohil

Selasa, 1 September 2015 22:10


Selasa, 1 September 2015 22:09
‎PNS Pemkab Bengkalis Diwajibkan Registrasi e-PUPNS

Selasa, 1 September 2015 22:04
Koramil 02/Rambah Bantu Pemkab Rohul Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2015 21:59
Sepanjang September,
Enoki Mal Pekanbaru Sediakan Makan Gratis 11 Pilihan Menu Untuk Konsumen


Selasa, 1 September 2015 21:52
BPNB Tanjungpinang, Kepri Gelar Workshop di Pekanbaru

Selasa, 1 September 2015 21:38
‎2 Desa di Bengkalis Ditunjuk Sebagai Desa Broadband Terpadu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Oktober 2012 07:29
Polres Siak Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Pembinaan Atlet

Dugaan korupsi dana pembinaan atlet Kabupaten Siak memasuki tahapan penting. Polres Siak menetapkan seorang tersangka dan mendalami kemungkinan adanya tersangka tambahan.

Riauterkini-SIAK- Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyelidiki kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Kabupaten Siak tahun anggaran 2011 lalu, saat ini melalui Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak telah ditetapkan seorang tersangka yakni berinisial SG.

Keterangan Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Meilki Bharata kepada riauterkini.com diruangannya beberapa hari lalu membenarkan ada proses penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi dana pembinaan atlit tersebut, saat ini salah seorang tersangka sudah ditetapkan dan sudah dipanggil dan diperiksa penyidik.

"Memang saat ini kita tengah memproses penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Parsenibudpora tahun anggaran 2011 lalu, saat ini kita juga telah memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. Selain itu SPDP nya sudah kita kirim ke jaksa," terang AKP Meilki Bharata.

Jumat (12/10/12), Penerimaan SPDP kasus dugaan korupsi tersebut dibenarkan Kajari Siak Zainul Arifin melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus kepada riauterkini.com, dan saat ini berkasnya sudah teregister dan akan ditunjuk jaksa penelitinya.

"Ya, beberapa hari lalu kita sudah menerima SPDP kasus dugaan korupsi tersebut, dan saat ini sudah kita register dan segera ditunjuk jaksa peneliti berkasnya, termasuk saya," ujar Jendra.

Ahad (14/10/12), Sementara untuk menanggapi hal tersebut Kepada Dinas Persenibudpora Siak Wan Abdul Razak mengatakan membenarkan adanya laporan tentang kasus tersebut, dan itu hanya laporan kasus sebelum dirinya menjabat."Itu hanya laporan saja ke Polres, itu kasus lama," ujarnya singkat.

Informasi tambahan, bahwa kasus tersebut terjadi saat Dinas Parsenibudpora dijabat Kadri Yafiz yang saat ini menjabat Kadis Pendidikan Siak menggantikan Arfan Usman yang saat ini menjabat Staf Ahli Bupati Siak.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
udin semekot
Pak polres dan kejari...periksa dan usut juga kasus ganti rugi lahan blk di mempura..jgn didiamkan


Berita Hukum lainnya..........
- Warga Tanjung Pura, Sumut Tergilas Fuso di Rohil
- Berjam-jam Tak Pulang, Gadis Belasan Tahun di Pekanbaru Diculik dan Diperkosa
- Polres Kampar Tangkap Seorang Pembongkaran Rumah
-
- Diduga Serobot Lahan Masyarakat, Dewan Akan Panggil Pemkab dan PT CPK
- Bantah Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Rohul Ancam Laporkan Balik
- Korupsi Dana Hibah Pemprov, Dosen UIR dan Kontraktor Diadili


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.183.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com