Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 26 Nopember 2014 08:47
Tiba Pukul 11.30 WIB, Berikut ini Agenda Presiden Jokowi di Riau

Rabu, 26 Nopember 2014 08:46
ABM Desak DPRD Tolak LPj Bupati Bengkalis 2014 dan Bentuk Pansus BLJ

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
DPRD Dumai Gelar Sosialisasi Fungsi dan Kewenangan

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
Januari-Oktober Renggut 6 Nyawa,
Diskes Klaim DBD di Bengkalis Turun


Selasa, 25 Nopember 2014 21:52
Pelanggan PDAM Tirta Dharma Duri Keluhkan Bengkaknya Tagihan

Selasa, 25 Nopember 2014 21:40
Piala Gubernur 2014,
Tim Sepakbola Kampar Tumbangkan Juara Porprov 2014


Selasa, 25 Nopember 2014 21:34
Ribuan Warga Sei Tohor Siap Menanti Kedatangan Presiden RI



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 14 Oktober 2012 22:23
Oknum Anggota Brimob Bacok Warga Pangkalan Kerinci

Seorang oknum anggota Brimob Polda Riau membacok seorang warga Pangkalan Kerinci. Peristiwa itu dipicu oleh pertengkaran mulut antara korban dengan mantan istrinya yang tidak lain adalah ipar pelaku.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Seorang oknum anggota Brimobda Pekanbaru EA (28) membacok warga Pangkalan Kerinci dengan menggunakan benda tajam. Akibatnya, korban mengalami luka serius pada bagian tubuhnya. Korban bernama Sugiono (33) langsung membuat laporan kepada Mapolsek Pangkalan Kerinci.

Informasi yang dirangkum riauterkini.com di lapangan, peristiwa tersebut terjadi Ahad (14/10/12) sekira pukul 13.30 Wib persis di depan bengkel Semarang Variasi jalan lintas timur. Ramainya orang berlalu lalang di jalan tersebut tidak menyulut amarah oknum Brimob untuk melampiaskan kemarahannya.

Menurut saksi mata di TKP,dan dari pihak kepolisian, kejadian tersebut bermula dari perdebatan mulut antara korban (Sugiono, red) dan mantan istrinya pada Sabtu (13/10/12) malam. Saat itu, korban meminta kepada mantan istrinya bernama Diana Riayanti (26) yang merupakan ipar dari EA telah bercerai beberapa tahun. Namun, oleh sang mantan istri tidak menerima tawaran mantan suaminya ini karena telah memiliki istri muda. Kemudian, Diana pun meminta harta gono-gini kepada korban.

Akan tetapi, korban tidak mau memberikan harta gono-gini tersebut dikarenakan oknum anggota brimob tersebut mempunyai hutang kepada korban dan korban juga menilai pelaku merupakan sumber dari hancurnya rumah tangga korban karena Diana dulu sering mengadukan masalah rumahtangganya kepada pelaku.

"Suruh dulu iparmu si EA itu membayarkan hutangnya dulu kepada ku, baru aku berikan harta yang kau inginkan itu," terang Sugiono yang merasa sakit hati kepada pelaku karena pernah dipergoki pelaku berduaan dengan istri muda korban saat ini yang kemudian melaporkannya kepada Diana.

Berdasarkan perkataan korban, sang mantan istri pun mengadukan masalah tersebut kepada iparnya yang merupakan oknum anggota brimob Pekanbaru.

"Tolong selesaikan masalah abang terkait hutang-piutang kepada mantan suami saya, karena dia (Sugiono, red) tidak mau memberikan bagian harta yang menjadi hak milik saya," ungkap Diana yang saat itu menghubungi abang iparnya tersebut.

Saat mendengar pengaduan sang mantan istri korban, pelaku kaget karena merasa tidak memiliki hutang kepada korban. Sehingga, keesokan harinya atau tepatnya, Ahad (14/10) siang pelaku yang saat itu baru pulang dari ladang di sekitar Pangkalan Kerinci mendatangi mantan istri korban yang tidak jauh dari lokasi TKP.

Kemudian pelaku pun menanyakan keberadaan korban. Dan oleh sang mantan istri, pelaku yang kebetulan dan tanpa sengaja membawa parang karena baru pulang dari ladangnya menjumpai korban di jalan Lintas timur pangkalan kerinci atau tepatnya didepan bengkel semarang Variasi pada pukul 13:00 wib. Sehingga, perdebatan mulut pun tidak dapat dihindari.

Dalam perdebatan tersebut, korban saat itu memegang obeng memaki-maki pelaku dengan perkataan kasar sambil mengarahkan obeng kepada sang oknum brimob itu." Sini kau, kau pikir hebat kau mentang-mentang anggota brimob," papar Sugiono.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Pangkalanm Kerinci Kompol RR Sagala didampingi Kanit Reskrim Ipda Syahrul , membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kita telah menerima laporannya. Dan saat ini perkara ini masih dalam proses penyidikan anggota kita," ujar Syahrul.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Oknum Wartawan
Jangan dipermasalahkan,, yang penting CARO lancar..hahahahahha..

Febri
Sopan boy, setiap saya nelis berita, terus menyudutkan saya, saya tau orangnya,, nulis-nulis lancik tu,....saya tidak perna menganngu kalian

Kolega amek
Korbannya sugiono, nama lengkapnya febri sugiono..wkwkwkwk,


Berita Hukum lainnya..........
- Curi Alat Pengetam Kayu, Warga Pelalawan Ditahan di Pekanbaru
- Danrem Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam Presiden
- Atlet Dayung Tenggelam, Basarnas Masih Sisir Sungai Siak
- Sempat Tidur Saat Rekonstruksi,
Kuasa Hukum Sebut Annas Maamun Sehat dan Tabah

- Kasus Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Hingga Kini KPK Belum Tetapkan Tersangka Baru

- Sidang Perambahan Hutan,
Anggota DPRD Rohul Dituntut 3 Tahun Kurungan Denda Rp1,5 Miliar

- Pelanggar Pajak Toko Sony Elektronik Dihukum Percobaan,
Jaksa Banding Atas Putusan PN Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.207.53
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com