Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Juli 2016 22:05
Antisipasi Radikalisme Beragama, FKUB Kuansing Gelar Dialog

Kamis, 28 Juli 2016 22:00
Wadir Lajnah Jamiyyah Asia Tenggara Kunjungi Pompes Al-Utsaimin, Kampar

Kamis, 28 Juli 2016 20:25
Komisi A DPRD Riau Sayangkan Alasan Pemerintah Pusat Tunda Penerimaan PNS

Kamis, 28 Juli 2016 20:22
200-an Pensiunan BRK Hadiri Halal Bi Halal di Menara Dang Merdu

Kamis, 28 Juli 2016 20:16
Bangun Kebun dalam Hutan Lindung, Wabup Kuansing Digugat di PN Rengat

Kamis, 28 Juli 2016 20:11
Belum Deadline, ,
DPRD Riau Tak Bisa Gelar Paripurna Pengesahan Tata Cara Pengelolaan BUMD


Kamis, 28 Juli 2016 19:17
Status Siaga Darurat Karhutla Diperpanjang, Tim FERT PT RAPP Selalu Siaga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 Oktober 2012 19:08
Demo, Koki Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi PON Riau

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koki berdemo mendukung KPK. Selain itu, juga disuarakan desakan agar lembaga tersebut menuntaskan kasus korupsi PON Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Koalisi Keterbukaan Informasi Untuk Rayat (Koki) hari ini, Selasa (9/10/12) untuk kedua kalinya melakukan aksi damai setelah kemarin, Senin (8/91012) lakukan “Aksi Dukung KPK”. Selain aksi save KPK, Koki juga menuntut KPK untuk secepatnya mengungkap kasus korupsi yang ada di Provinsi Riau.

“Kita mendukung KPK untuk secepatnya membongkar dan menyelesaikan kasus korupsi diriau. Tidak terkecuali Gubri (M Rusli Zaenal, red). Baik itu dugaan korupsi pelaksanaan PON maupun yang ada di Kehutanan,” ujar Anggota Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau Triono Hadi yang tergabung dalam Koki.

Koki memastikan adanya keterlibatan Gubri terhadap kasus dugaan korupsi PONXVIII. Menurutnya, dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau Lukman Abas tidak mungkin tanpa ada keterlibatan Gubri.

Selain itu, Koki menilai pereintahan Rusli Zaenal gagal dalam menjalankan program nonfisik. “Dalam dua priode. Rusli memang telah melakukan pembangunan seperti PustakaDaerah dan Kantor Gubenur. Tetapi yang mengena langsung kepada masyarakat tidak ada. Program K2I gagal. Kebun juga tidak jelas,” terang Triono.

Selanjutnya belasan massa yang gabung dalam Koki, berpindah dari Tugu Silais ke Bundaran Tugu Bingung dengan membentang sepanduk yang bertuliskan “Selamatkan KPK Usut Tuntas Korupsi Di Propinsi Riau. Setelah berorasi di Tugu Bingung, massa membubarkan diri dengan tertib.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Boruok
Kobau kok mikirnya cuma sekitar perut doang, makan KA makan aja. Dasar Kobau busuok

kobau
mex dah tak dapat jatah lagi kau dah? ini mulai lagi dikau perangi RZ , lapo perut tuh dah? nanti di suap lagi miko diam lagi. pening aku lihat dikau mex. tutuplah ni

memang dilarang berburuk sangka tapi......
Kita memang dilarang berburuk sangka tapi berusahalah amar makruf nahi mungkar. PON ada baik dan juga tidak sedikit keburukan yg terkait dengan pelaksanaannya seperti pengeboran pundi2 rakyat, pengelolaan yang tidak profesional, sikap yg lebih banyak

Pemuda Riau
Betul tu, usut tuntas jangan gubernur yg kenyang. DPRD jadi korban,setiap dinas banyak korupsinya, Lukman hanya korban, stadiun utama eka yang banyak dapat duit, anggota DPRD Riau jangan Anda diam diri, dah banyak korban, Miko tukang stempel,Sekda ju

sepuh
RZ kebal hukum tak akan bisa KPK menangkap RZ dia sdh diamankan Bambang w ( dah jelas2 dipengadilan tipikor rz dalangnya kasus pon ini tapi kpk masih tarek ulur agak grogi )

sepuh
RZ kebal hukum tak akan bisa KPK menangkap RZ dia sdh diamankan Bambang w ( dah jelas2 dipengadilan tipikor rz dalangnya kasus pon ini tapi kpk masih tarek ulur agak grogi )


Berita Hukum lainnya..........
- Bangun Kebun dalam Hutan Lindung, Wabup Kuansing Digugat di PN Rengat
- Pagi Buta, Motor Pelajar di Ujungbatu Dicuri dari dalam Rumah
- Dipasok dari Sumut,
Resnarkoba Polres Pelalawan Ciduk Bandar Pemilik 4 Kg Ganja

- Masuk Daftar Eksekusi Mati Jilid III,
Lurah di Meranti Ini Sebut Warganya Tumbal Mafia Narkotika

- Diduga Ilegal dan Terancam Disegel,
Satpol PP Siak Layangkan Peringatan ke 2 pada Tempat Karoke Perawang

- Diduga Ada Pelanggaran Hukum‎ dan Pidana ,
Kejari Siak "Lirik" PNS Rangkap Jabatan dan Bergaji Ganda di BUMD

- Sampai ke Polisi,
Perkelahian Remaja di Tambusai Utara, Rohul Mirip Geng Motor



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.226.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com