Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 17:26
Banjir Rohul, Giliran Ribuan Rumah di Kepenuhan dan Bonai Terendam

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:23
DPD Golkar Kampar Serahkan Bantuan Korban Banjir

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:14
Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:11
Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:55
Dua Pelajar Pekanbaru Ikuti Seleksi Pembinaan Sepakbola Frenz United di Malaysia

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:44
Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:38
Berpengalaman dan Berkemampuan, Modal Utama Direktur atau Dirut PT PIR



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 9 Oktober 2012 19:08
Demo, Koki Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi PON Riau

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koki berdemo mendukung KPK. Selain itu, juga disuarakan desakan agar lembaga tersebut menuntaskan kasus korupsi PON Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Koalisi Keterbukaan Informasi Untuk Rayat (Koki) hari ini, Selasa (9/10/12) untuk kedua kalinya melakukan aksi damai setelah kemarin, Senin (8/91012) lakukan “Aksi Dukung KPK”. Selain aksi save KPK, Koki juga menuntut KPK untuk secepatnya mengungkap kasus korupsi yang ada di Provinsi Riau.

“Kita mendukung KPK untuk secepatnya membongkar dan menyelesaikan kasus korupsi diriau. Tidak terkecuali Gubri (M Rusli Zaenal, red). Baik itu dugaan korupsi pelaksanaan PON maupun yang ada di Kehutanan,” ujar Anggota Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau Triono Hadi yang tergabung dalam Koki.

Koki memastikan adanya keterlibatan Gubri terhadap kasus dugaan korupsi PONXVIII. Menurutnya, dugaan korupsi yang dilakukan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau Lukman Abas tidak mungkin tanpa ada keterlibatan Gubri.

Selain itu, Koki menilai pereintahan Rusli Zaenal gagal dalam menjalankan program nonfisik. “Dalam dua priode. Rusli memang telah melakukan pembangunan seperti PustakaDaerah dan Kantor Gubenur. Tetapi yang mengena langsung kepada masyarakat tidak ada. Program K2I gagal. Kebun juga tidak jelas,” terang Triono.

Selanjutnya belasan massa yang gabung dalam Koki, berpindah dari Tugu Silais ke Bundaran Tugu Bingung dengan membentang sepanduk yang bertuliskan “Selamatkan KPK Usut Tuntas Korupsi Di Propinsi Riau. Setelah berorasi di Tugu Bingung, massa membubarkan diri dengan tertib.***(tam)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Boruok
Kobau kok mikirnya cuma sekitar perut doang, makan KA makan aja. Dasar Kobau busuok

kobau
mex dah tak dapat jatah lagi kau dah? ini mulai lagi dikau perangi RZ , lapo perut tuh dah? nanti di suap lagi miko diam lagi. pening aku lihat dikau mex. tutuplah ni

memang dilarang berburuk sangka tapi......
Kita memang dilarang berburuk sangka tapi berusahalah amar makruf nahi mungkar. PON ada baik dan juga tidak sedikit keburukan yg terkait dengan pelaksanaannya seperti pengeboran pundi2 rakyat, pengelolaan yang tidak profesional, sikap yg lebih banyak

Pemuda Riau
Betul tu, usut tuntas jangan gubernur yg kenyang. DPRD jadi korban,setiap dinas banyak korupsinya, Lukman hanya korban, stadiun utama eka yang banyak dapat duit, anggota DPRD Riau jangan Anda diam diri, dah banyak korban, Miko tukang stempel,Sekda ju

sepuh
RZ kebal hukum tak akan bisa KPK menangkap RZ dia sdh diamankan Bambang w ( dah jelas2 dipengadilan tipikor rz dalangnya kasus pon ini tapi kpk masih tarek ulur agak grogi )

sepuh
RZ kebal hukum tak akan bisa KPK menangkap RZ dia sdh diamankan Bambang w ( dah jelas2 dipengadilan tipikor rz dalangnya kasus pon ini tapi kpk masih tarek ulur agak grogi )


Berita Hukum lainnya..........
- Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD
- Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran
- Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima
- Tolak Melayani, Seorang IRT di Pekanbaru Dianiaya dan Diusir Suami Sendiri
- Ini Laporan Wabup Kuansing ke BPK yang Buat Bupati Meradang
- Rebutan Bongkar Muat, Buruh SP3 dan SPTI Rohul Ribut Lagi di PT. KPN
- Setelah Kabid BM Meranti,
Akan Ada Tersangka Baru dalam Dugaan Tipikor Peningkatan Jalan Tanjung Mayat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.35.245
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com