Untitled Document
Ahad, 4 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 24 Januari 2015 21:03
Pergoki sedang Beraksi, Seorang Warga Rohul Dibacok Maling

Sabtu, 24 Januari 2015 20:57
Sedang Transaksi Sabu,
Tiga Warga Kampar Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul di Tandun


Sabtu, 24 Januari 2015 15:18
Pendukung KPK di Pekanbaru Desak Presiden Bertanggung Jawab

Sabtu, 24 Januari 2015 14:58
Hutan Konservasi Sebagai Aset,
RAPP Jaga Kelestarian Semenanjung Kampar


Sabtu, 24 Januari 2015 14:43
Pelecehan Nabi Muhammad SAW,
Ratusan Massa HTI Aksi Kecam Majalah Prancis, Charlie Hebdo


Sabtu, 24 Januari 2015 14:34
Bentuk Komitmen Perusahaan,
Wilmar Group Salurkan Buku Bacaan di Perpus Intan Payung


Sabtu, 24 Januari 2015 13:34
Galeri Foto Pisah Sambut Dandim 0302 Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pergoki sedang Beraksi, Seorang Warga Rohul Dibacok Maling
- Sedang Transaksi Sabu,
Tiga Warga Kampar Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul di Tandun

- Pendukung KPK di Pekanbaru Desak Presiden Bertanggung Jawab
- Kebakaran Ludeskan Tiga Petak Rumah Warga Bangkinang
- Polresta Pekanbaru 'Gulung' 3 Spesialis Curat dan Curanmor
- Diduga Ada Pihak Nakal,
Naiknya Kebutuhan BBM Membuat Heran Pengelola SPBU di Rohul

- Pelaku Curanmor di Meranti Dibekuk Polisi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.183.128
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com