Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Mei 2016 17:24
Sabu Tak Bertuan di Kampung Dalam Bernilai Rp1,3 Miliar

Kamis, 5 Mei 2016 16:51
Jadi Pengurus Apkasi, Bupati Syamsiar Berharap Aspirasi Masyarakat Siak Didukung Pusat

Kamis, 5 Mei 2016 16:06
Tak Senang Ditegur, Pemuda Ini Tebas Leher Honorer Pemkab Kuansing Hingga Tewas

Kamis, 5 Mei 2016 16:02
Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu,
Sepasang Pasutri Diringkus di Jalan Garuda Pekanbaru


Kamis, 5 Mei 2016 14:29
Bau Kemenyan dan Keserupan Warnai Evakuasi Buaya di Dumai

Kamis, 5 Mei 2016 14:20
Pemkab Bengkalis Terus Siapkan Sarana Prasarana Wisata Pantai Rupat

Kamis, 5 Mei 2016 14:16
Pemko Perjuangkan Pelabuhan Dumai Pintu Masuk Bawang Impor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sabu Tak Bertuan di Kampung Dalam Bernilai Rp1,3 Miliar
- Tak Senang Ditegur, Pemuda Ini Tebas Leher Honorer Pemkab Kuansing Hingga Tewas
- Polisi Gerebek Rumah Pengedar Sabu,
Sepasang Pasutri Diringkus di Jalan Garuda Pekanbaru

- Jelang Diganti, Kapolres Inhu Mutasi Empat Perwira
- Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan
- Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka
- Suparman Laporkan Zukri, Tony dan Gumpita ke Polda Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.86.59
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com