Untitled Document
Jumat, 8 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 27 Pebruari 2015 18:25
Dua Ditangkap Dua DPO,
Mayat Rudi di Rumbai Pekanbaru, Dibunuh dan Dibakar oleh 4 Pelaku


Jum’at, 27 Pebruari 2015 17:39
Anggota DPRD Riau Asri Auzar Siap Maju di Pilkada Rohil

Jum’at, 27 Pebruari 2015 17:10
Harga Beras Asal Sumatera di Rohul Cenderung Stabil

Jum’at, 27 Pebruari 2015 17:06
Golkar Rohul Dukung Warkah Maklumat LAM Setempat

Jum’at, 27 Pebruari 2015 16:55
Ini Rincian Rencana Pembangunan Tol Trans Sumatera di Riau

Jum’at, 27 Pebruari 2015 16:43
Pererat Tali Persaudaraan, Warga Baganbatu Rohil Gelar Pekan Bakti Gotong Royong

Jum’at, 27 Pebruari 2015 16:33
Polisi Tetap Usut Kasus Kepemilikan Senpi Ketua DPRD Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dua Ditangkap Dua DPO,
Mayat Rudi di Rumbai Pekanbaru, Dibunuh dan Dibakar oleh 4 Pelaku

- Polisi Tetap Usut Kasus Kepemilikan Senpi Ketua DPRD Pekanbaru
- Sidang Praperadilan di PN Rohul,
Polda Riau Ngaku Penangkapan 7 Warga Kepenuhan Sudah Prosedural

- Divonis 7 Bulan Penjara, Pencuri di Alfamart Menangis
- Kejagung RI Sosialisasikan PNBP dan Piutang Negara
- Sidang Praperadilan Polda Riau di Rohul,
Kuasa Hukum 7 Warga Kepenuhan Timur Tolak Sawit jadi Barang Bukti

- Satu Pelaku Berhasil Kabur,
Ketahuan, Seorang Pejambret Dihajar Massa di Kampar



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.244.121
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com