Untitled Document
Ahad, 29 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 19 April 2015 10:00
Wilayahnya Teramat Luas, Sejumlah Camat di Pekanbaru Desak Pemekaran

Ahad, 19 April 2015 06:31
Ketua HNSI Riau Terpilih Kagumi Potensi Perikanan Budidaya Kampar

Ahad, 19 April 2015 06:27
Polres Dumai Ciduk Tiga Maling Kabel Wilmar Group

Sabtu, 18 April 2015 19:37
Tangkap Empat Tersangka Narkoba,
Polres Dumai Amankan 1 Kg Ganja dan Belasan Sabu Siap Edar


Sabtu, 18 April 2015 19:33
Tetap Selektif,
Dewan Ingatkan Pencairan Bantuan Masyarakat Tak Dipersulit


Sabtu, 18 April 2015 19:29
Bupati Apresiasi Sekolah yang Ajarkan Keterampilan Berbasis Kelapa

Sabtu, 18 April 2015 19:26
92 CPNS Dumai Sumringah Terima SK Walikota



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Ciduk Tiga Maling Kabel Wilmar Group
- Tangkap Empat Tersangka Narkoba,
Polres Dumai Amankan 1 Kg Ganja dan Belasan Sabu Siap Edar

- Seorang Pedagang Kelontong di Pelalawan Dibayar Pakai Uang Palsu
- Dianggap Hanya Merugikan, Warga Pelalawan Sandera Truk CPO PT MAL
- Kawasan Lindung, Perambah Hutan Pulau Basu di Inhil Bisa Dipidanakan
- AKBP Edy Sumardi Resmi Pimpin Polres Kuansing
- Terungkap, Seorang Imigran Gelap Asal Iran Miliki KTP Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.181.1
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com