Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 2 September 2015 13:22
Dor, Dor! Polresta Pekanbaru Tembak Lima Rampok

Rabu, 2 September 2015 13:19
Maling Sapi di Duri Babak-belur Dihajar Massa

Rabu, 2 September 2015 13:17
Korupsi POPNAS Riau, Penyidik Kejari Pekanbaru Periksa PPHP

Rabu, 2 September 2015 13:15
Keberangkatan 165 JCH Kampar Tertunda Berjam-jam Akibat Asap

Rabu, 2 September 2015 13:05
Siak Kembali Meliburkan Seluruh Sekolah Akibat Asap

Rabu, 2 September 2015 12:52
Tersangka Perusak LH di Pelalawan, PT LIH Diduga Tutup 16 Anak Sungai

Rabu, 2 September 2015 12:02
Menolak Masuk Kampar, Warga 5 Desa Demo Ingin Ikut Pilkada Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dor, Dor! Polresta Pekanbaru Tembak Lima Rampok
- Maling Sapi di Duri Babak-belur Dihajar Massa
- Korupsi POPNAS Riau, Penyidik Kejari Pekanbaru Periksa PPHP
- Tersangka Perusak LH di Pelalawan, PT LIH Diduga Tutup 16 Anak Sungai
- Kapolsek Mandau Ajak Warga Pematang Pudu Ikut Sukseskan Pilkada
- Warga Tanjung Pura, Sumut Tergilas Fuso di Rohil
- Berjam-jam Tak Pulang, Gadis Belasan Tahun di Pekanbaru Diculik dan Diperkosa


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.29.212
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com