Untitled Document
Rabu, 27 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 22 Oktober 2014 16:15
BPMPD dan BP2T Riau Bakal Dilebur Jadi Satu

Rabu, 22 Oktober 2014 16:13
Bermarga Sama, Calon Waka DPRD Riau Bantah Kenal Gulat Manurung

Rabu, 22 Oktober 2014 16:08
Realisasi Program Desa Maju Inhil Jaya Masih Minim

Rabu, 22 Oktober 2014 16:05
186 Kades Rohil Ikuti Bimtek di Bandung untuk Kelola Dana Rp4,8 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2014 16:02
Sidang Korupsi Bhakti Praja Pelalawan,
Mantan Kepala BPN Akui Kelola Pembebasan Lahan


Rabu, 22 Oktober 2014 16:00
Seorang Warga Rohul Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon

Rabu, 22 Oktober 2014 15:02
Hasil Sementara, Kuansing Peringkat IO Porprov Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Bermarga Sama, Calon Waka DPRD Riau Bantah Kenal Gulat Manurung
- 186 Kades Rohil Ikuti Bimtek di Bandung untuk Kelola Dana Rp4,8 Miliar
- Sidang Korupsi Bhakti Praja Pelalawan,
Mantan Kepala BPN Akui Kelola Pembebasan Lahan

- Seorang Warga Rohul Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon
- Diperiksa KPK untuk Kasus Gubri Nonaktif,
Kepala BPAD Sebut Ditanya Soal Administrasi

- Gadis di Bawah Umur di Pekanbaru Dicabuli Abang Kandung
- Diperiksa KPK untuk Kasus Gubri Nonaktif,
Lima Pegawai Protokol 'Kesandung Kacang Pukul' Rp500 Juta



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.70.14
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com