Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 April 2015 07:52
Dapat Sabu dari Napi di LP, WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru

Rabu, 1 April 2015 07:31
BPJS Dituding Bersikap Arogan dan Cenderung Rugikan Rumah Sakit

Rabu, 1 April 2015 07:22
Penjaringan Balon Bupati Rohil, Yatim Maamun Kembalikan Formulir ke Gerindra

Rabu, 1 April 2015 07:18
Ditabrak Truk, Penarik Becak di Baganbatu Tewas

Rabu, 1 April 2015 07:17
Pemkab Bengkalis Serahkan RLH untuk 24 KK di Bukitbatu

Rabu, 1 April 2015 07:02
Sebuah Keluarga di Duri Menderita Gizi Buruk dan TBC

Rabu, 1 April 2015 07:00
Serahkan LKPD 2014 ke BPK, Bupati Bengkalis Harap Raih WTP



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dapat Sabu dari Napi di LP, WN Malaysia Ditangkap Polisi Pekanbaru
- Ditabrak Truk, Penarik Becak di Baganbatu Tewas
- Ricuh Saat Rapat Komisi, Anggota DPRD Pekanbaru Polisikan Rekannya
- Dimulai Besok,
Satlantas Polres Rohul Gelar Operasi Simpatik

- 3 Pemakai dan Pengedar Sabu Dibekuk Polsek Pinggir, Bengkalis
- Tiga orang di Sekap,
Dinas Petanian dan Peternakan Kampar Dirampok

- Simpan 60 Gram Sabu, Mantan Anggota Polres Pelalawan Dibekuk di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.172.149
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com