Untitled Document
Jumat, 5 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 28 Nopember 2014 10:59
Romi 'Ketum PPP' Diperiksa KPK untuk Annas dan Gulat Manurung

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:48
Puluhan Rumah di Kampung Baru, Inhil Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:46
Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
LBH Kecam Polisi dan Kapitra Siap jadi Pengacara Umat Islam


Jum’at, 28 Nopember 2014 10:31
Antikorupsi Masuk Kurikulum Pendidikan Bakal Diseminarkan di Pekanbaru

Jum’at, 28 Nopember 2014 10:18
Tembaki Pasutri, Rampok di Duri Gondol Rp150 Juta

Jum’at, 28 Nopember 2014 07:04
Serbu Mahasiswa Dalam Musholla,
Ormas Islam Desak Sejumlah Petinggi Polda Dicopot


Jum’at, 28 Nopember 2014 07:01
‎Polsek Tualang Musnahkan 1,8 Kilogram Ganja Kering



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Romi 'Ketum PPP' Diperiksa KPK untuk Annas dan Gulat Manurung
- Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
LBH Kecam Polisi dan Kapitra Siap jadi Pengacara Umat Islam

- Antikorupsi Masuk Kurikulum Pendidikan Bakal Diseminarkan di Pekanbaru
- Tembaki Pasutri, Rampok di Duri Gondol Rp150 Juta
- Serbu Mahasiswa Dalam Musholla,
Ormas Islam Desak Sejumlah Petinggi Polda Dicopot

- ‎Polsek Tualang Musnahkan 1,8 Kilogram Ganja Kering
- Termasuk Gubri Nonaaktif Annas Maamun,
Tahanan KPK Sembuyikan Uang Jutaan Rupiah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.84.123
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com