Untitled Document
Kamis, 9 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Mei 2015 12:40
Pendemo Minta Stop Campur Tangan Luar Terhadap Masalah Rohul

Kamis, 28 Mei 2015 12:14
Hari Pertama Ops Patuh Polres Rohul, 33 Kendaraan Ditilang

Kamis, 28 Mei 2015 12:12
Tiga Pemilik Toko Penjual DVD dan VCD Bajakan Terancam 4 Tahun Penjara

Kamis, 28 Mei 2015 11:54
Dihearing DPRD, PLN Janji Stop Pemadaman Listrik di Inhil Mulai Hari ini

Kamis, 28 Mei 2015 11:31
KBRI Kamboja tak Terlibat Pemulangan 13 Warga Meranti

Kamis, 28 Mei 2015 11:16
Dua Pembunuh Wanita dengan Kepala Dipenggal Ditangkap Polres Siak

Kamis, 28 Mei 2015 10:49
Hari ini, 13 Warga Meranti Tersandera di Kamboja Dijadwalkan Pulang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pendemo Minta Stop Campur Tangan Luar Terhadap Masalah Rohul
- Hari Pertama Ops Patuh Polres Rohul, 33 Kendaraan Ditilang
- Tiga Pemilik Toko Penjual DVD dan VCD Bajakan Terancam 4 Tahun Penjara
- KBRI Kamboja tak Terlibat Pemulangan 13 Warga Meranti
- Dua Pembunuh Wanita dengan Kepala Dipenggal Ditangkap Polres Siak
- Hari ini, 13 Warga Meranti Tersandera di Kamboja Dijadwalkan Pulang
- 24 Ribu Lebih CVD dan DVD Bajakan Disita Polda Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.117.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com