Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 24 Mei 2016 16:52
Warga Bengkalis Keluhkan Lampu PJU Jalan Poros Bantan seperti Lampu Kamar

Selasa, 24 Mei 2016 16:39
Tes Narkoba, Kajari Siak dan 45 Anggotanya Serahkan Urin ke BNK

Selasa, 24 Mei 2016 16:29
Perencanaan Destinasi Wisata di Rohul Butuh Rp360 Miliar

Selasa, 24 Mei 2016 16:17
Tak Kunjung Dilakukan, Komisi C DPRD Riau Minta PT Jamkrida Segera Gelar RUPS

Selasa, 24 Mei 2016 16:09
Empat Lembaga Penegak Hukum Dumai Gelar Forum Koordinasi

Selasa, 24 Mei 2016 16:05
Kabur Lompati Pagar 6 Meter,
2 Patah Tulang, 4 Tahanan Rutan Rengat Masih Diburu Petugas


Selasa, 24 Mei 2016 16:00
Dilantik di Duri, Hasan Basri Komandoi MSI Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tes Narkoba, Kajari Siak dan 45 Anggotanya Serahkan Urin ke BNK
- Empat Lembaga Penegak Hukum Dumai Gelar Forum Koordinasi
- Kabur Lompati Pagar 6 Meter,
2 Patah Tulang, 4 Tahanan Rutan Rengat Masih Diburu Petugas

- Miliki Senpi Illegal,
Warga Kuasing Dibekuk Mapolsek Pangkalan Kuras

- 3 Honorer BC dan 1 Karyawan Wilmar Dumai Tertangkap Sedang Pesta Sabu
- Terpidana Korupsi Kredit Fiktif BNI 46,
Proses Hukum Ingkrah, Direktur PT BRJ Diekdekusi Jaksa

- Pelaku Curanmor di Bangko Rohil Ditangkap Bersama Delapan Paket Ganja


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.183.2
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com