Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 17:39
Banjir Kampar, 133 Warga Terendam dan Dua Meninggal Dunia

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:26
Banjir Rohul, Giliran Ribuan Rumah di Kepenuhan dan Bonai Terendam

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:23
DPD Golkar Kampar Serahkan Bantuan Korban Banjir

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:14
Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:11
Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:55
Dua Pelajar Pekanbaru Ikuti Seleksi Pembinaan Sepakbola Frenz United di Malaysia

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:44
Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 8 Oktober 2012 08:00
Jual Lahan Fiktif, Mantan Anggota DPRD Kampar Ditangkap

Seorang mantan anggota DPRD Kampar b ernama Alwi Arifin ditahan Polda Riau. Ia menjadi tersangka penjualan lahan fiktif di Sinama Nenek.

Riauterkini-PEKANBARU- Berangkat dari pengaduan sejumlah korban pembelian lahan fiktif di Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kampar, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap Alwi Arifin, mantan anggota DPRD Kampar, Sabtu (6/10/12) malam lalu.

Alwi sempat ditahan sehari di Mapolda Riau, sebelum akhirnya dibantarkan ke RS Bhayangkara Polda Riau di Jalan Kartini Pekanbaru untuk menjalani perawatan, menyusul tekanan darahnya mendadak tinggi.

Direktur Reserese Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Diat Chardy mengungkapkan, Alwi ditangkap di salah satu hotel di Pekanbaru. "Sebelumnya petugas kesulitan mencari tersangka, hingga kemudian menemukannya di salah satu hotel di Pekanbaru," tuturnya kepada wartawan di Pekanbaru kemarin.

Dijelaskan Diat, penangkapan terhadap mantan wakil rakyat tersebut sebagai tindak lanjut dari laporan tiga korban. Salah satunya Hartono yang mengaku membeli lahan seharga Rp 30 juta kepada Alwi, namun ternyata lahan yang dijual fiktif, karena sudah merupakan milik orang lain.

Tidak tertutup kemungkinan korban Alwi tidak hanya tiga, namun banyak. Meningat informasi yang berkembang Alwi menjual ribuan hektar lahan di Sinama Nenek. Karena itu Diat menghimbau kepada masyarakat yang merasa jadi korban Alwi untuk melapor ke aparat.***(dok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD
- Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran
- Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima
- Tolak Melayani, Seorang IRT di Pekanbaru Dianiaya dan Diusir Suami Sendiri
- Ini Laporan Wabup Kuansing ke BPK yang Buat Bupati Meradang
- Rebutan Bongkar Muat, Buruh SP3 dan SPTI Rohul Ribut Lagi di PT. KPN
- Setelah Kabid BM Meranti,
Akan Ada Tersangka Baru dalam Dugaan Tipikor Peningkatan Jalan Tanjung Mayat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.35.245
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com