Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 1 Oktober 2012 19:48
Minta Polisi Tegas,
Febriandy Berharap Dirinya Korban Terakhir Geng Motor


Korban kebrutalan geng motor di Pekanbaru masih dirawat di RSUD Arifin Achmad. Febriandy mengharapkan tak ada lagi korban, karena itu ia minta polisi bertindak tegas.

Riauterkini-PEKANBARU-Febriandy (20) warga Kualu Panam kini terbaring lemah di salah satu ruangan Cendrawasih I RSUD Arifien Achmad setelah sebelumnya harus menjalani operasi jahit di kepala, tangan dan kakinya. Bukan hanya itu, Febri juga di landa trauma setelah pada Ahad (30/9) sekitar pukul 03.00 wib dini hari ia mengalami pembacokan oleh genk motor.

Peristiwa pembacokan diawali saat Febri dan kawannya Ivan, tengah menikmati malam minggu. Karena keesokan harinya ia libur, mereka berniat pulang agak pagi. Sekitar pukul 03.00 wib, mereka berdua melintas di depan Purna MTQ. Sayangnya, niat mereka pulang pagi dengan melintas di depa Purna MTQ mejadi naas mereka.

Tanpa mereka sangka, di belakang mereka belasan bahkan puluhan kendaraan bermotor roda dua genk motor juga melintas dan mencari korban. Ivan dan Febriandy tidak sempat menghindar. Mereka berdua di pepet oleh 2 kendaraan di sisi kiri dan kanan.

"Kami di pepet da diapit oleh 2 kendaraan di sisi kiri dan kanan. Tak lama kemudian mereka menyerang kami dari sisi kiri dan kanan dengan menyabetkan parang ke arah kami. 2 jari kanan dan 1 jari kiri saya putus terkena sabetan parang mereka. Kepala saya beberapa kali di bacok. Juga kaki saya yang luka parah terkena parang mereka. Ivan sempat lari dan hanya kepalanya saja yang luka kena bacok," terang Febri terbata-bata menceritakan kejadian yang menimpanya kepada Riauterkini Senin (1/10).

Melihat kawannya terjatuh dan terkena sabetan dan bacokan senjata tajam, Ivan kemudian menghubungi kawan-kawannya untuk membantu Febriandy yang tergeletak di tengah jalan setelah di bacok genk motor. Febri langsung di bawa ke sebuah rumah sakit swasta di Jl Sukarno Hatta. Kemudian di rujuk ke RSUD Arifien Achmad untuk menjalani pengobatan serius.

Ia berharap dengan kejadian ini, pihak kepolisian bisa melakukan pengejaran terhadap pelaku agar tidak lagi ada korban oleh kebiadaban genk motor.***(H-we)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar

- Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com