Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 18:04
Hindari Macet, Andi Jemput SK DPP PDIP Naik Ojek

Ahad, 17 Desember 2017 18:01
Puluhan Tim Pemadam Kebakaran RAPP Tambah Kompetensi di Situgal

Ahad, 17 Desember 2017 16:51
Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia

Ahad, 17 Desember 2017 16:34
Andi-Suyatno Dapat Dukungan Resmi PDIP di Pilgubri 2018, Yopi Langsung 'Merapat'

Ahad, 17 Desember 2017 15:34
Gelorakan Ajaran Bung Karno, Repdem Rekrut Kader Muda di Siak

Ahad, 17 Desember 2017 15:28
4 Sepeda Motor Jadi Doorprize Gerak Jalan HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti

Ahad, 17 Desember 2017 15:15
Kecam Pernyataan Trump, Ratusan Muslim di Duri Gelar Aksi Damai

Ahad, 17 Desember 2017 14:48
Resmi Diusung PDIP, Suyatno Ajak Kader Partainya dan Masyarakat Menangkan Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 14:24
Ditutup Wagubri, Pekanbaru Juara Umum MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 17 Desember 2017 14:03
Dewan Bengkalis Tekankan RT dan Dinsos Tak Persulit Masyarakat Kurang Mampu

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 1 Oktober 2012 19:48
Minta Polisi Tegas,
Febriandy Berharap Dirinya Korban Terakhir Geng Motor


Korban kebrutalan geng motor di Pekanbaru masih dirawat di RSUD Arifin Achmad. Febriandy mengharapkan tak ada lagi korban, karena itu ia minta polisi bertindak tegas.

Riauterkini-PEKANBARU-Febriandy (20) warga Kualu Panam kini terbaring lemah di salah satu ruangan Cendrawasih I RSUD Arifien Achmad setelah sebelumnya harus menjalani operasi jahit di kepala, tangan dan kakinya. Bukan hanya itu, Febri juga di landa trauma setelah pada Ahad (30/9) sekitar pukul 03.00 wib dini hari ia mengalami pembacokan oleh genk motor.

Peristiwa pembacokan diawali saat Febri dan kawannya Ivan, tengah menikmati malam minggu. Karena keesokan harinya ia libur, mereka berniat pulang agak pagi. Sekitar pukul 03.00 wib, mereka berdua melintas di depan Purna MTQ. Sayangnya, niat mereka pulang pagi dengan melintas di depa Purna MTQ mejadi naas mereka.

Tanpa mereka sangka, di belakang mereka belasan bahkan puluhan kendaraan bermotor roda dua genk motor juga melintas dan mencari korban. Ivan dan Febriandy tidak sempat menghindar. Mereka berdua di pepet oleh 2 kendaraan di sisi kiri dan kanan.

"Kami di pepet da diapit oleh 2 kendaraan di sisi kiri dan kanan. Tak lama kemudian mereka menyerang kami dari sisi kiri dan kanan dengan menyabetkan parang ke arah kami. 2 jari kanan dan 1 jari kiri saya putus terkena sabetan parang mereka. Kepala saya beberapa kali di bacok. Juga kaki saya yang luka parah terkena parang mereka. Ivan sempat lari dan hanya kepalanya saja yang luka kena bacok," terang Febri terbata-bata menceritakan kejadian yang menimpanya kepada Riauterkini Senin (1/10).

Melihat kawannya terjatuh dan terkena sabetan dan bacokan senjata tajam, Ivan kemudian menghubungi kawan-kawannya untuk membantu Febriandy yang tergeletak di tengah jalan setelah di bacok genk motor. Febri langsung di bawa ke sebuah rumah sakit swasta di Jl Sukarno Hatta. Kemudian di rujuk ke RSUD Arifien Achmad untuk menjalani pengobatan serius.

Ia berharap dengan kejadian ini, pihak kepolisian bisa melakukan pengejaran terhadap pelaku agar tidak lagi ada korban oleh kebiadaban genk motor.***(H-we)



Berita Hukum lainnya..........
- Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia
- Diduga Hendak Membegal, Pemuda Asal Bangkinang Tewas Dihajar Warga Tambang
- Dibujuk Beli Baju, Seorang Bocah Diculik Bekas Ayah Tirinya
- Sempat Jadi DPO, Seorang Jambret di Duri Dibekuk Polisi
- Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk
- Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com