Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 1 Oktober 2012 08:27
Mengganas, Geng Motor Bacok Tiga Warga

Daftar kejahatan geng motor di Pekanbaru kian panjang. Dini hari kemarin, mereka beraksi di sejumlah tempat dan membacok tiga warga. Brutal!

Riauterkini-PEKANBARU- Aksi geng motor di Kota Pekanbaru semakin meresahkan. Ahad (30/9) dini hari —hanya berbeda jam dengan aparat kepolisian melakukan razia— geng motor ‘’memangsa’’ tiga orang pengendara motor. Tiga orang itu dibacok menggunakan samurai sehingga mengalami luka parah di bagian kepala, badan, dan bahkan tiga jari tangan pun putus ditebas senjata tajam.

Hingga pukul 23.00 WIB, Ahad (30/9) malam tadi, pantauan Riau Pos gerombolan geng motor masih berkumpul di sekitar Stadion Utama Riau sambil menenteng senjata tajam, balok kayu, dan besi yang diduga hendak mencari sasaran lagi. Dengan jumlah puluhan kendaraan, mereka tampak bergerak dari Jalan Melati menuju Jalan Garuda Sakti dan berhenti di SPBU Jalan HR Subrantas, di dekat Pesantren Babussalam.

Salah seorang korban, Febriandi (20), kondisi sangat mengenaskan. Nyaris seperti koma. Wartawan menyambangi pemuda yang beralamat di Jalan Kualu itu ke tempatnya dirawat, ruang IGD RSUD Arifin Ahmad, malam tadi. Pada kepala, tangan dan kaki terpasang perban. Bagian-bagian ini mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Jari telunjuk dan jari tengah bagian tangan kirinya putus, sementara di tangan kanan, jari kelingkingnya juga bernasib serupa. Abang korban, Nasrianto (26), sangat menyesalkan peristiwa naas yang menimpa adiknya ini. Jika tak menjadi korban, sang adik Ahad pagi harusnya mengantarkan ibu mereka ke pasar.

‘’Tahunya seperti ini. Saya dapat informasi pukul 03.30 WIB,’’ ujar Nasrianto. Saat itu, ia diberitahu bahwa adiknya dirawat di Eka Hospital. ‘’Saya datang ke sana, setelah itu ke Polsek. Saya temui motornya di sana. Saya juga ditunjukkan jari telunjuk tangan kirinya yang putus di dalam kantong,’’ tuturnya.

Dengan kondisi sang adik yang luka dan terancam mengalami cacat seumur hidup, Nasrianto berharap pelaku dapat ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. ‘’Semoga pelakunya dapat tertangkap,’’ harapnya.

Korban kedua, Ivan (21) yang juga warga Jalan Simpang Kualu juga menderita luka bacokan pada bagian kepala dan salah satu jarinya juga putus. Febriandi dan Ivan, saat kejadian sedang berkendara berdua menggunakan sepeda motor Honda Beat. Saat di depan Purna MTQ, tengah malam, tiba-tiba diberhentikan oleh kelompok geng motor. Mereka ditanya apakah mereka anak Kualu.

‘’Kalian anak Kualu?’’ tanya salah seorang anggota geng motor. Ketika mengiyakan pertanyaan itu mereka lalu dianiaya. ‘’Setelah kami jawab, kami langsung dibacok,’’ ujar Ivan. Setelah dianiaya, keduanya lalu dilarikan ke rumah sakit. Ivan dirawat di RS Bhayangkara dan Febriandi di RS Eka Hospital untuk mendapatkan perawatan.

Korban ketiga dialami Dani (21), warga Jalan Garuda Sakti dan terjadi di terminal AKAP. Saat di AKAP, terjadi keributan yang dilakukan geng motor sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu datang sekelompok geng motor menyerang sekelompok pemuda yang sedang nongkrong-nongkrong menonton balap liar.

Di sinilah Dani langsung diserang begitu penonton balap liar yang ada di sana lari berhamburan. Akibat penyerangan ini, Dani menderita luka bacokan samurai di bagian kepalanya. ‘’Dia ditanya dulu, apakah dia anak Kualu, begitu dijawab dia langsung dibacok pakai samurai,’’ ujar rekan korban, Boy Purba (20) saat ditemui di RS Bhayangkara.***RPC



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com