Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 21:59 Galeri Coba
Kamis, 23 Mei 2013 20:59 Sidang Pemukulan Guru, Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi
Kamis, 23 Mei 2013 19:38 Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas
Kamis, 23 Mei 2013 19:36 Penerimaan Siswa Baru, Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan
Kamis, 23 Mei 2013 19:35 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
Kamis, 23 Mei 2013 19:31 Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
|
|
|
|
Jum’at, 31 Agustus 2012 16:31 Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja, Tim Labfor Polri Uji TKP di PKS PT FAA Kabun Rohul
Polres Rohul minta bantuan Tim Labfor Polda Sumut untuk menyelidiki kecelakaan kerja di PKS PT FAA. Uji TKP sudah dilakukan di lokasi yang menewaskan tiga pekerja.
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Medan,
Sumatera Utara, telah melakukan uji Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pabrik
Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Desa Aliantan, Kabun,
Rokan Hulu, Kamis siang kemarin (30/8/12).
Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan, mengaku uji TKP di PMKS PT FAA
dilakukan tim Labfor Medan sekitar 3 jam, antara pukul 11.00 WIB sampai
pukul 13.00 WIB. Hasilnya telah dibawa tim ke Labfor Medan untuk dianalisa.
“Hasil uji kemarin belum diketahui pasti, sebab hasil uji ini dibawa tim ke
Laboratorium Forensik Medan, sehingga belum dapat diketahui pasti kapan.”
“Jika personil mereka terbatas atau ada kerja di daerah lain bisa lama.
Tapi kita berharap secepatnya hasilnya bisa diketahui, sehingga kita bisa
segera periksa saksi-saksi lain,” tambah Kapolres Yudi menjawab
riauterkini.com di Pasirpangaraian, Jumat (31/8/12).
Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Rohul, AKP Syahrudin Tanjung,
menjelaskan, sejauh ini Polisi telah memintai keterangan dari lima
manajemen PT FAA Kabun, termasuk manager perusahaan.
“Kita masih perlu pendalaman. PKS ini dibangun tahun 2007 lalu. Aturannya
sepuluh tahun kemudian peralatan baru diganti. Jadi kita belum tahu apa
penyebabnya, sebab sekarang masih memintai keterangan dari sejumlah saksi
lain dan menunggu hasil analisa Laboratorium Forensik Medan,” jelasnya.
Akibat kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Kabun, Jumat (24/8/12), tiga
karyawan perusahaan ini tewas, yakni Abdul Sunan (23), Haris Damanik (32),
dan Jonter Marbun (29), akibat pecahnya penampungan CPO panas di pabrik
pengolahan.
Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul dan
Disnaker Riau telah menutup sementara operasional PMKS PT FAA, usai turun
ke lokasi pasca peristiwa kemarin.
Dituturkan Kadisosnakertrans Rohul, Tengku Rafli Armein, kemarin, hasilnya
pantauan di TKP dan keterangan sejumlah saksi mata, ketiga korban tewas
karena murni akibat kecelakaan kerja.
Hasil pemantauan bersama Disnaker Riau kemarin, diketahui standar Keamanan
Keselamatan Kerja (K3) perusahaan juga tidak masalah. Tapi begitu,
Disosnakertrans Rohul tetap minta perusahaan agar membayarkan hak-hak tiga
korban kepada keluarganya sesuai Undang-Undang Tenaga Kerja.***(zal)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|