Untitled Document
Jumat, 14 Rajab 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Mei 2013 21:59
Galeri Coba

Kamis, 23 Mei 2013 20:59
Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi


Kamis, 23 Mei 2013 19:38
Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas

Kamis, 23 Mei 2013 19:36
Penerimaan Siswa Baru,
Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan


Kamis, 23 Mei 2013 19:35
1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS

Kamis, 23 Mei 2013 19:31
Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus

Kamis, 23 Mei 2013 18:06
58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Agustus 2012 15:33
Kalung Dosen Dirampas Pria Pura-pura Tanya Alamat

Waspada! Kejatahan bisa terjadi kapan dan di mana saja. Seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai dosen dirampas kalungnya saat berada di rumah sendiri.

Riauterkini-PEKANBARU-Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dengan merengut paksa perhiasan emas, kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini, seorang wanita yang berprofesi sebagai dosen menjadi korbannya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dilapangan. Jum'at (31/8/12) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, Alfiah (40) warga Jalan Delima, Gang Keluarga, Tampan, yang sedang menyapu halaman rumahnya. Tiba tiba didatangi dua orang lelaki tak dikenal, yang berhenti depan rumahnya.

Kedua pria yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa nomor polisi itu, salah seorangnya mendekati korban dengan pura pura bertanya alamat rumah orang.

Belum sempat dijawab, pria itu langsung menarik kalung emas yang melingkar di leher korban hingga putus. Dan dalam waktu cepat, pelaku langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor menuju ke arah Jalan Srikandi.

Korban yang masih kaget dan bengong, langsung berteriak meminta tolong hingga suaminya langsung keluar dari rumah mengejar pelaku. Namun pengejaran terhadap pelaku tidak membuahkan hasil. Karena suasana sepi, membuat pelaku dengan mudah melarikan diri tanpa ada hambatan dari warga lain.

" Tadi saya dengar ada teriakan. Pas dilihat, ibu itu kena jambret kalungnya. Pelakunya dua orang pakai motor dan pura-pura nanya alamat. Kejadian ini sudah sering terjadi di sini, mungkin karena sepi," ujar Endang, salah seorang warga tetangga korban.

Kapolsek Tampan, Kompol M Idris SAg ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim AKP Jhon Sihite SH, ketika dikornfirmasikan Jum'at siangnya menyebutkan, kejadian ini masih diselidiki anggota yang sudah turun ke lapangan.

" Masih kita selidiki kejadian ini. Selain itu, kita harapkan kepada masyarakat jika keluar rumah, jangan memakai perhiasan emas yang mencolok. Karena hal itu bisa mengundang niat pelaku kejahatan," terang Kanit.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Pemukulan Guru,
Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi

- Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
- Ombudsman Riau Selidiki Dugaan Pungli Penerimaan Satpol PP Rohul
- Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
- Demo, Warga Tuntut Pertanggung-jawaban Kades Balai Makam
- Langsung Diterima Kejari,
Kapolres Dumai Limpahkan Berkas Korupsi UEK-SP Bening

- Edarkan Ganja 10 Kg, Kurir Divonis 13 Tahun Penjara


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.17.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com