Untitled Document
Sabtu, 7 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 27 Maret 2015 20:29
Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

Jum’at, 27 Maret 2015 20:16
8 Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Akui Keabsahan SK Kemenkum HAM

Jum’at, 27 Maret 2015 20:11
Tim Pansel Serahkan Hasil Assessment ke Plt Gubri Minggu Ini

Jum’at, 27 Maret 2015 20:02


Jum’at, 27 Maret 2015 19:38
3.728 Pelajar di Dumai Siap Ikut UN SMA Sederajat

Jum’at, 27 Maret 2015 19:36
Berkas Formasi 4.098 CPNS Rohul 2015 Sudah di Menpan RB

Jum’at, 27 Maret 2015 19:31
Anggaran KPU Dumai Terendah se Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Agustus 2012 12:52
Kecelakaan Kerja di PT FFA Rohul,
Dua Karyawan Tewas, Satu Kritis di RS Pekanbaru


Dua karyawan tewas dan seorang lagi kritis akibat kecelakaan kerja yang terjadi PT FFA Kabun, Rohul tadi malam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kecelakaan kerja terjadi di PT Fortius Agro Asia (FFA) Kabun, Rokan Hulu, Jumat malam (24/8/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua karyawan dikabarkan tewas, sedangkan seorang lagi sekarang kritis di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Dua korban yang tewas itu, yakni Haris Damanik (32), sudah dibawa keluarga ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) dan Jonter Marbun (29) yang sudah dibawa keluarganya ke Pekanbaru.

Sementara, seorang korban kritis bernama Abdul Sunan (23) telah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Informasinya, ia mengami luka berat dan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan yang dikonfirmasi riautekini.com, Sabtu (25/8/12), mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja di PT FFA Jumat malam kemarin. Informasi sementara, katanya kecelakaan telah terjadi di bagian proses stasion klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit.

“Kita belum mengetahui penyebabnya, tapi informasi sementara di lapangan, saat karyawan sedang bekerja ada yang anjlok, tapi tidak tahu apa yang anjlok, sebab anggota masih olah TKP di lapangan,” katanya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas
- Kejari Terkesan Lambat Tuntaskan Korupsi Dishub Dumai
- Dewan Rekomendasikan Polda Riau Usut Lahan PTPN V di Kuansing
- Didalangi Wartawan Gadungan,
Sindikat Narkoba Antar Provinsi Dibongkar Polisi

- Terjerat Dua Kasus Sekaligus,
KPK Belum Terapkan Pasal TTPU Untuk Gubri Nonatif Annas Maamun

- Diperiksa KPK, Saqlul Akui Diperintah Asisten II Kumpulkan Uang Suap
- Ternyata Karyawan Angkringan,
Mayat Dibuang di Parit Terdapat 27 Tusukan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.10.234
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com