Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 28 Agustus 2016 19:03
Rampok Bersenpi Satroni Rumah Pedagang Emas di Inhu

Ahad, 28 Agustus 2016 18:51
Bakal Usung Dwi Agus-Said Usman,
PPP dan PDI-P Sepakat Berkoalisi Hadapi Pilwako Pekanbaru


Ahad, 28 Agustus 2016 18:21
Plt Bupati Dukung PS Rohul Berlaga di Suratin CUP 2016

Ahad, 28 Agustus 2016 18:12
September, MTQ Kabupaten Bengkalis Dilaksanakan di Ruput

Ahad, 28 Agustus 2016 18:03
Jarak Pandang 1 Km, Pelita Air ke Dumai Dialihkan ke SSK II

Ahad, 28 Agustus 2016 17:58
‎Prihatin Abrasi, Mahasiswa UR Tanam Ratusan Mangrove di Papal, Bengkalis

Ahad, 28 Agustus 2016 17:55
Kerusuhan di Selatpanjang,
3 Anggota Polres Kepulauan Meranti Jadi Tersangka




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Agustus 2012 12:52
Kecelakaan Kerja di PT FFA Rohul,
Dua Karyawan Tewas, Satu Kritis di RS Pekanbaru


Dua karyawan tewas dan seorang lagi kritis akibat kecelakaan kerja yang terjadi PT FFA Kabun, Rohul tadi malam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kecelakaan kerja terjadi di PT Fortius Agro Asia (FFA) Kabun, Rokan Hulu, Jumat malam (24/8/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua karyawan dikabarkan tewas, sedangkan seorang lagi sekarang kritis di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Dua korban yang tewas itu, yakni Haris Damanik (32), sudah dibawa keluarga ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) dan Jonter Marbun (29) yang sudah dibawa keluarganya ke Pekanbaru.

Sementara, seorang korban kritis bernama Abdul Sunan (23) telah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Informasinya, ia mengami luka berat dan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan yang dikonfirmasi riautekini.com, Sabtu (25/8/12), mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja di PT FFA Jumat malam kemarin. Informasi sementara, katanya kecelakaan telah terjadi di bagian proses stasion klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit.

“Kita belum mengetahui penyebabnya, tapi informasi sementara di lapangan, saat karyawan sedang bekerja ada yang anjlok, tapi tidak tahu apa yang anjlok, sebab anggota masih olah TKP di lapangan,” katanya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Rampok Bersenpi Satroni Rumah Pedagang Emas di Inhu
- Kerusuhan di Selatpanjang,
3 Anggota Polres Kepulauan Meranti Jadi Tersangka

- Kapolda Riau Setuju Tim Khusus Mahasiswa Kawal Proses Hukum "Meranti Berdarah"
- 9 Orang Sudah Tertangkap Lagi,
14 Tahanan di Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Kabur

- Seorang Pelaku Curas di Jembatan Getek, Inhil Berhasil Dibekuk Polisi
- Polres Pelalawan Ciduk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur
- Masyarakat Puji Optimalisasi Patroli Polres Inhi Cegah Perampokan di Perairan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.110.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com