Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 19:36
Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah tak Membiarkan SP3 Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan

Senin, 25 Juli 2016 19:34
Terkait Pengelolaan Taman Nasional Zamrud,
Tak Prosedural, Perjanjian Kerjasama KLHK dengan PT TNZ Dibatalkan


Senin, 25 Juli 2016 19:28
Siswa Diminta Bayar Uang Baju Rp1, 3 juta, Bupati Kampar Langsung Turun ke Sekolah

Senin, 25 Juli 2016 19:22
PekanKedua Agustus Diharapkan Pembahasan APBD-P Sudah Sampai ke Dewan

Senin, 25 Juli 2016 18:26
Peringatan Hari Anak Nasional 2016,
Wabup Rohul Ajak Masyarakat Akhiri Kekerasan Terhadap Anak


Senin, 25 Juli 2016 18:21
Cegah Karhutla, Sejumlah Kanal Bloking dibangun di Rimbo Panjang

Senin, 25 Juli 2016 18:10
Bertempat di Satu Ruangan, Anggota DPRD Riau Adakan Tiga Rapat Paripurna Sekaligus



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Agustus 2012 12:52
Kecelakaan Kerja di PT FFA Rohul,
Dua Karyawan Tewas, Satu Kritis di RS Pekanbaru


Dua karyawan tewas dan seorang lagi kritis akibat kecelakaan kerja yang terjadi PT FFA Kabun, Rohul tadi malam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kecelakaan kerja terjadi di PT Fortius Agro Asia (FFA) Kabun, Rokan Hulu, Jumat malam (24/8/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua karyawan dikabarkan tewas, sedangkan seorang lagi sekarang kritis di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Dua korban yang tewas itu, yakni Haris Damanik (32), sudah dibawa keluarga ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) dan Jonter Marbun (29) yang sudah dibawa keluarganya ke Pekanbaru.

Sementara, seorang korban kritis bernama Abdul Sunan (23) telah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Informasinya, ia mengami luka berat dan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan yang dikonfirmasi riautekini.com, Sabtu (25/8/12), mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja di PT FFA Jumat malam kemarin. Informasi sementara, katanya kecelakaan telah terjadi di bagian proses stasion klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit.

“Kita belum mengetahui penyebabnya, tapi informasi sementara di lapangan, saat karyawan sedang bekerja ada yang anjlok, tapi tidak tahu apa yang anjlok, sebab anggota masih olah TKP di lapangan,” katanya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dua Kabur, Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembobolan Kartu ATM di Tembilahan
- Polsek Bukit Kapur, Dumai Tangkap Dua Pengedar Ganja
-
- Salah Paham, Satpam RAPP Bentrok dengan Pekerja Perusahaan Kontraktor
- Polres Meranti Gagalkan Peredaran Daging Bebek 'Haram' Asal Malaysia
- Ekspose Kasus Kejahatan,
Selama Sepekan, Polsek Pekanbaru Kota Nihil Penangkapan

- Korupsi ADD Semunai, Kejari Bengkalis Ajukan Banding


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.209.198
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com