Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 18 April 2014 06:40
PAN Menang di Kuantan Hulu,
Penghitungan Suara Pemilu di Sejumlah PPK Kuansing Lancar


Jum’at, 18 April 2014 06:33
Tarik Investor, Bupati Inhil Minta Optimalisasi Pelayanan Izin

Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II

Kamis, 17 April 2014 20:05
Kursi Golkar untuk DPRD Rohul Diprediksi Meningkat

Kamis, 17 April 2014 20:02
Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Agustus 2012 12:52
Kecelakaan Kerja di PT FFA Rohul,
Dua Karyawan Tewas, Satu Kritis di RS Pekanbaru


Dua karyawan tewas dan seorang lagi kritis akibat kecelakaan kerja yang terjadi PT FFA Kabun, Rohul tadi malam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kecelakaan kerja terjadi di PT Fortius Agro Asia (FFA) Kabun, Rokan Hulu, Jumat malam (24/8/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua karyawan dikabarkan tewas, sedangkan seorang lagi sekarang kritis di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Dua korban yang tewas itu, yakni Haris Damanik (32), sudah dibawa keluarga ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) dan Jonter Marbun (29) yang sudah dibawa keluarganya ke Pekanbaru.

Sementara, seorang korban kritis bernama Abdul Sunan (23) telah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Informasinya, ia mengami luka berat dan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan yang dikonfirmasi riautekini.com, Sabtu (25/8/12), mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja di PT FFA Jumat malam kemarin. Informasi sementara, katanya kecelakaan telah terjadi di bagian proses stasion klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit.

“Kita belum mengetahui penyebabnya, tapi informasi sementara di lapangan, saat karyawan sedang bekerja ada yang anjlok, tapi tidak tahu apa yang anjlok, sebab anggota masih olah TKP di lapangan,” katanya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi

- Digauli Hingga Melahirkan, Keponakan di Meranti Polisikan Paman
- Pasca Dua Warga Tertembak, Massa Kembali Demo Pembebasan Kades
- Tak Kunjung Tuntas, Proyek Pelabuhan Dumai Diduga Menyimpang
- Jaksa Wajibkan Pemohon PK Pemalsu Kartu Remi Hadiri Sidang
- Kejari dan Polres Dumai Tangkap Oknum Pengaku Intel Kejati
- Said Faisal Sudah Berada di Rutan Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.62.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com