Untitled Document
Kamis, 6 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 30 Oktober 2014 21:32
PNS di Pekanbaru Dihipnotis, Rp17,5 Juta Lesap

Kamis, 30 Oktober 2014 21:24
Pemadaman Listrik PLN di Duri Melebihi Jadwal Minum Obat

Kamis, 30 Oktober 2014 21:11
Aanmaning Eksekusi Lahan Main Stadion Tak Dihiraukan,
PT HTJ Kecewa Atas Sikap Kemendiknas, Pemprov Riau dan Unri


Kamis, 30 Oktober 2014 21:03
Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Pekanbaru Dilaporkan ke Kejati

Kamis, 30 Oktober 2014 20:58
Akan Gelar Operasi Besar-besaran,
Kapolresta: Preman Silakan Menyingkir dari Pekanbaru


Kamis, 30 Oktober 2014 20:50
Bongkar Rumah, Anak Kandung Klewang Ditangkap

Kamis, 30 Oktober 2014 20:43
Terkait Perampokan Akibatkan Korban Tewas,
Tiga Tersangka Sebut Barang Bukti Uang Tunai Dibawa Yusuf Palembang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Agustus 2012 12:52
Kecelakaan Kerja di PT FFA Rohul,
Dua Karyawan Tewas, Satu Kritis di RS Pekanbaru


Dua karyawan tewas dan seorang lagi kritis akibat kecelakaan kerja yang terjadi PT FFA Kabun, Rohul tadi malam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kecelakaan kerja terjadi di PT Fortius Agro Asia (FFA) Kabun, Rokan Hulu, Jumat malam (24/8/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Dua karyawan dikabarkan tewas, sedangkan seorang lagi sekarang kritis di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.

Dua korban yang tewas itu, yakni Haris Damanik (32), sudah dibawa keluarga ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut) dan Jonter Marbun (29) yang sudah dibawa keluarganya ke Pekanbaru.

Sementara, seorang korban kritis bernama Abdul Sunan (23) telah dirujuk ke Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Informasinya, ia mengami luka berat dan luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan yang dikonfirmasi riautekini.com, Sabtu (25/8/12), mengaku belum mengetahui penyebab kecelakaan kerja di PT FFA Jumat malam kemarin. Informasi sementara, katanya kecelakaan telah terjadi di bagian proses stasion klarifikasi pengolahan minyak kelapa sawit.

“Kita belum mengetahui penyebabnya, tapi informasi sementara di lapangan, saat karyawan sedang bekerja ada yang anjlok, tapi tidak tahu apa yang anjlok, sebab anggota masih olah TKP di lapangan,” katanya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- PNS di Pekanbaru Dihipnotis, Rp17,5 Juta Lesap
- Aanmaning Eksekusi Lahan Main Stadion Tak Dihiraukan,
PT HTJ Kecewa Atas Sikap Kemendiknas, Pemprov Riau dan Unri

- Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Pekanbaru Dilaporkan ke Kejati
- Akan Gelar Operasi Besar-besaran,
Kapolresta: Preman Silakan Menyingkir dari Pekanbaru

- Bongkar Rumah, Anak Kandung Klewang Ditangkap
- Pengguna BBM di Duri Keluhkan Maraknya Pertemanan Porno
- Polisi Gerebek Judi Jack Pot di Bagansinembah, Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.165.62
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com