Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 17:30 Dampak Pembangunan Meningkat, Rohul Mulai Padat Kendaraan
Kamis, 23 Mei 2013 17:16 Sekdakab Rohul Tinjau Disdukcapil, Minta Antrian Warga Pengurus Dokumen Diminimalisir
Kamis, 23 Mei 2013 17:12 Edarkan Ganja 10 Kg, Kurir Divonis 13 Tahun Penjara
Kamis, 23 Mei 2013 17:03 Demo, FP3A2 Tuntut Proyek di Pemkab Siak Bebas KKN
Kamis, 23 Mei 2013 16:46 Dua Desa Binaan P2WKSS Rohul Siap Ikut Lomba Tingkat Kabupaten
Kamis, 23 Mei 2013 16:42 Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan
Kamis, 23 Mei 2013 16:39 Anggaran Belum Cair, Bawaslu Riau Kelimpungan
|
|
|
|
Jum’at, 17 Agustus 2012 20:59 Kecelakaan Speedboat di Inhil, Seorang Pemudik Tewas
Arus mudik di Inhil mulai menelan korban jiwa. Seorang penumpang tak terselamatkan jiwanya setelah speedboat yang ditumpangi menabrak pohon bakau di Batang Tumu.
Riauterkini-TEMBILAHAN-Akibat speedboat menabrak pohon bakau di
pinggir sungai Batang Tumu, Kecamatan Mandah, Jum’at (17/8/12) subuh,
satu orang penumpangnya meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh riauterkini.com dari lapangan,
pada subuh itu, Jailani sedang melaju di Sungai Batang Tumu membawa
speedboat 40 PK membawa satu penumpang diketahui bernama Siregar.
Disebutkan, ia akan berangkat dari Desa Tokolan menuju Sungai Guntung,
Kecamatan Kateman.
Tiba-tiba ia melihat ‘sesuatu’ di hadapan speedboat yang sedang melaju
tersebut, karena kaget reflek saja saat itu ia langsung terjun ke
sungai. Akibatnya, tentu saja speedboat tersebut melaju sendiri tanpa
ada yang menyetirnya.
Sang penumpang yang duduk bagian belakang bangku penumpang tentu saja
tidak dapat berbuat apa-apa, speedboat baru berhenti setelah menabrak
pohon bakau yang tumbuh di pinggir sungai.
Akibat hantaman keras saat tabrakan dengan pohon bakau tersebut,
mengakibatkan korban Siregar mengalami luka parah di bagian kepalanya.
Korban diketahui meninggal di lokasi kejadian, sedangkan supir
speedboat Jailani juga mengalami luka-luka saat terjun ke sungai.
Peristiwa tabrakan dipicu kejadian ‘aneh’ ini baru diketahui, setelah
ada warga setempat yang melintas tak lama setelah kejadian naas yang
merenggut nyawa tersebut. Para korban pun ditolong dan dibawa ke Desa
Tokolan oleh warga yang menemukannya.***(mar)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|