|
|
|
Ahad, 29 Juli 2012 07:44 Barak Pekerja dan Mobil PT RAKA Dibakar Warga
Konflik fisik antara warga Danau Lancang, Kampar dengan PT RAKA kembali pecah. Sejumlah barak tempat tinggal pekerja dan mobil serta alat berat perusahaan dibakar.
Riuaterkini-TAPUNGHULU-Bentrok kembali terjadi antara warga Desa Danau Lancang, Tapung Hulu Kabupaten Kampar dengan pihak PT. Riau Agung Karya Abadi (RAKA) pada Sabtu (28/7/12) ). Warga membakar Barak tempat bermukim karyawan, mobil serta alat berat milik PT RAKA.
. Bentrok ini dipicu karena warga kecewa terhadap tindakan perusahaan yang memanen hasil buah kelapa sawit di atas lahan bersengketa bahkan perusahaan juga memutus akses keluar masuk ke dalam lahan konflik dengan menurunkan satu alat berat berupa Eskavator dan menggali parit sehingga jalan terputus.
.
Dari informasi yang berhasil dihimpun riauterkini.com bahwa aksi massa mencapai dua ratusan orang itu dipicu oleh tidak adanya niat baik dari pihak perusahaan yang tidak mengindahkan status larangan panen tersebut.
. Gerombolan massa sempat lari pontang-panting saat mendengar suara tembakan.
Saat berita ini diterbitkan Kapolres Kampar AKBP Trio Santoso Sabtu (28/7/12) malam masih berada dilokasi dan riauterkini.com berusaha mengkonfirmasi terkait bentrok tersebut dengan menghubungi HP dan mengirimkan pesan (SMS) namun tidak ada jawaban.***(man)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Feri Pemkab riau dan kepolisian ini seperti penjarah saja dengan membiarkan kemelut ini berlarut larut. Di NKRI prov Riau ini sudah seperti tidak ada hukum nya, seenak enaknya tindakan anarkis secara bersama sama dibiarkan tidak ada proses hukum nya.
Gama boro kapolres men%@!*b Hp ,tanya aja ke kapolres Siak no.Pol.;Lp/08/II/2011/sek minas tanggal 10 Februari 2011 pembakaran mess karyawan gudang pupuk ,sepeda motor ,dan mobil,sampai saat ini polisi gak beranai melakukan penangkapan,padahal pelaku yg menyewa truk ,dan bergerombongan melakukan tindakan anarkis sudah diketahui,ya maklumlah kartel raka pelakunya siapa yg berani nangkap,metode ini untuk merusak citra kapolri yg bukan dari reserse,dan merusak kepemimpinan SBY ,tercitra tidak membela keadilan untuk rakyat
Gama boro kapolres men%@!*b Hp ,tanya aja ke kapolres Siak no.Pol.;Lp/08/II/2011/sek minas tanggal 10 Februari 2011 pembakaran mess karyawan gudang pupuk ,sepeda motor ,dan mobil,sampai saat ini polisi gak beranai melakukan penangkapan,padahal pelaku yg menyewa truk ,dan bergerombongan melakukan tindakan anarkis,ya maklumlah kartel raka pelakunya siapa yg berani nangkap,metode ini untuk merusak citra kapolri yg bukan dari reserse,dan merusak kepemimpinan SBY ,tercitra tidak membela keadilan untuk rakyat
Mariaman Sangat disayangkan pemda kampar melalui dishutnya hanya bisa mengeluarkan pengumuman bahwa izin pt. Raka tdk ada dari kampar... Kok hanya sebatas .. Mengeluarkan pengumuman... Mana suara anggota dewan dapil tapung raya... Apa nggak punya nyali... Ya... Gitulah ayam sayur... Gemuk gemuk dikandang.
pemerhati Seharusnya hal seperti ini tidak perlu terjadi,seandainya para pemegang kekuasaan di Riau ini punya iktikad baik untuk menyelesaikan semua kasus sengketa antara rakyat dengan pihak perusahaan/investor.
Kasihan rakyat kecil dan buruh yg tdk berdosa diadu domba dgn aparat penegak hukum,sampai harus kehilangan harta bahkan nyawa......
|
|