Berita Terhangat.. |
Senin, 20 Mei 2013 21:11 Demo, Mahasiswa Desa Kadisduk Capil Kampar Dipecat
Senin, 20 Mei 2013 19:34 BUMD Kampar Hadirkan Sejumlah Wahana di Stanum
Senin, 20 Mei 2013 19:26 PT SRL-Dekranasda Meranti Launching Sirup Mangrove Lestari
Senin, 20 Mei 2013 19:25 Keputusan DPP Golkar, Annas-Andi Jago Pilgubri dan Wardan-Rosman Pilbup Inhil
Senin, 20 Mei 2013 19:24 Jon Erizal Hadiri Ulang Tahun Ikatan Mantan Personil Arhanudse 13
Senin, 20 Mei 2013 19:20 Tumpal Hutabarat segera Dikukuhkan Sebagai Ketua IKBR
Senin, 20 Mei 2013 19:18 DRPD Rohil Panggil Inspektorat, Terkait Kades Jarang Ngantor
|
|
|
|
Jum’at, 27 Juli 2012 16:45 Mobnas Anggota KPU Bengkalis “Diserang” OTK
Terjadi penyerangan terhadap mobil anggota KPU Bengkalis. Akibatnya, kaca bagian belakang pecah.
Riauterkini-BENGKALIS- Tanpa diketahui penyebab ataupun motif yang
jelas, mobil dinas (mobnas) seorang Anggota Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Kabupaten Bengkalis Defitri Akbar tiba-tiba “diserang” dengan
batu oleh orang tak dikenal (OTK) saat parkir di depan kediamannya
Jalan Kelapapati Tengah Bengkalis, Jum’at (27/7/12) dinihari.
Akibat serangan tersebut, mobnas merk Hyundai Terios BM 1183 DP
diparkir tersebut, kaca bagian belakang hancur dan sejumlah bodi mobil
juga penyok. Menurut Defitri Akbar, pria yang akrab disapa Dedek ini
saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya mengatakan, pelaku
diperkirakan menjalankan aksinya saat tengah malam. Sebelum diri dan
keluarga tidur, tidak mendengar ada suara ganjil, seperti lemparan
benda atau kaca yang pecah.
“Taunya, mau sholat Subuh, anak saya melihat lampu sign mobil menyala.
Begitu saya periksa, ternyata kondisi mobil sudah seperti ini
(pecah,red),” ujar Dedek sambil memperlihatkan kaca mobil bagian
belakang yang pecah.
Perkiraan Dedek, aksi lempar batu ke mobnas Pemkab tersebut bukan
tindakan seorang maling, karena peralatan elektronik di dalam mobil
masih dalam keadaan utuh. Ia menilai aksi penyerangan yang dilakukan
oleh pelaku ini, kemungkinan sakit hati dengan pemerintah.
Sambung pria yang pernah memperoleh penghargaan Kalpataru Lingkungan
Hidup dari Presiden SBY ini, ia juga merasa heran. Kenapa lempar batu
tersebut bisa terjadi, Padahal selama bekerja di KPU Bengkalis ataupun
secara pribadi merasa tidak memiliki musuh atau berselisih paham
dengan siapapun.
“Bisa jadi, ada yang mengira kalau saya bekeja di ULP Bengkalis,
karena merasa sakit hati tak dapat proyek mobil jadi sasaran. Dulu
kantor KPU kan yang dijadikan ULP sekarang,” ujarnya sambil tertawa
ringan.
Aksi lempar batu ke mobnas ini, sudah ditangani kepolisian setempat.
Aparat berusaha mengumpulkan bukti-bukti serpihan kaca mobil, batu
bata diduga dipergunakan untuk melempar, 1 (satu) berada di dalam
mobil, dan 1 (satu) lagi di luar mobil, untuk dilakukan
penyelidikan.***(dik)
Foto : Defitri Akbar, Anggota KPU Bengkalis, memperlihatkan mobil
dinasnya yang tampak kaca bagian belakang pecah, setelah “diserang”
OTK dengan batu bata tanpa sebab yang jelas, Jum’at (27/7/12)
dinihari.
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
nasib bks qu untunglah monas alias mobil dinas klu mobil pribadi hebat klu bs senyum btl tak.......jgn 2ado sabotase tak???risau lah bile bupati blk krn msyrkt nye sndri nak jmp ajab btl,kwn2 rekanan kontraktor dan konsultan mari kta jmp bah kte bupati bks mno punyo anak 2lokal PL atw SS tlg di data dan bagi kan ke budak bks suai tuan2 semuo???
Tuk Kadi Macem mane wartawan Riau Terkini ni, wawasan nye sempit betul jangan nak sibuk ngejo duit2 terus dalam setiap pemberitaan, tambah wawasa sikit yung.. Daihatsu dan Hyundai dah jelas bede negara pembuatnye pun bede. Harap Pemred Riau Terkini dapat lebih mengkroscek berite2 dari reporter karena hal2 kecil macem ne bisa menimbulkan sesuatu kesalahpahaman.
Ramadhan mengajarkan kita untuk selalu menjaga lisan Semoga pembaca RT selalu berkomentar dengan dingin,,kritik bisa tapi membangun
Daihatsu maksudnyo tu Hahahah daihatsu maksudnyo tu.
pak lung Di kritik eee malah ngeyelll....harap maklum ajeee
udo kasem maklom lah tetuan...penulisnyo org pulau.......
pak lung Terios mano merk Hyundai tu, berita bongak
|
|