Untitled Document
Ahad, 16 Rajab 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 26 Mei 2013 15:36
Koko Siap Amankan Rekomendasi untuk Achmad-Masrul

Ahad, 26 Mei 2013 15:34
Polisi Kesulitan Lacak Rampok Toko Emas di Siak Hulu

Ahad, 26 Mei 2013 15:32
Pasangan WAROHMAH Diantar Jamaah Masjid Mendaftar di KPU Inhil

Ahad, 26 Mei 2013 15:30
Dipicu Pandangan, Warga Pekanbaru Dipukuli 4 Pria

Ahad, 26 Mei 2013 15:28
Kunker ke Riau,
Yapto Minta PP Rapatkan Barisan Jelang Pilgubri


Ahad, 26 Mei 2013 15:26
Lupa Kunci Pintu Mobil, Uang Rp20 Juta Lesap

Ahad, 26 Mei 2013 13:07
Makan Badan Jalan, Parkir llegal Ramayana Duri Ganggu Lalin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Juli 2012 11:57
Sejak Kamis, Santri Gontor VI Hilang di Pekanbaru

Seorang santri Pondok Pesantren Gontor IV di Magelang sejak Kamis kemarin hilang di Pekanbaru. Ia tidak diketahui keberadaannya setibanya di Bandara SSK II.

Riauterkini-PEKANBARU- Ided (52), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Tambusai Timur, Rokan Hulu sedang dilanda kecemasan. Anaknya, Abdul Azis (13) yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Gontor VI di Magelang, Jawa Tengah sejak Kamis (12/7/12) sore tidak diketahui keberadaannya. Azis yang pulang liburan Ramadhan 1433 Hijriyah hilang setelah tiba dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

"Saya baru tahu kalau dia hilang hari ini, setelah bisa menghubungi ustadz yang mendampingi dia pulang dari Magelang," ujarnya kepada riauterkini, Sabtu (14/7/12).

Diceritakan Ided, ia sudah menjemput kepulangan Azis sejak Rabu (11/7/12). Namun selama itu tidak bisa mengontak anaknya maupun ustadz yang mendampinginya. Baru tadi siang, Ustads Ridwan yang mendampingi didapat nomor telephonnya dan bisa dikontak.

"Saya juga kaget saya diberi tahu kalau Azis belum pulang, karena ketika kami lepas, dia bilang sudah ada yang jemput," ujar Ustadz Ridwan saat ditemui riauterkini di sela-sela mengupayakan pencarian Azis.

Dijelaskan Ridwan, ia mengawal kepulangan 37 santri dari Magelang. Setibanya di Bandara SSK II Pekanbaru, seluruh satri dibawa ke Masjid Muhajirin di Jalan Melati II Marpoyan Damai. Di sana, para santri dijemput orang tua atau keluarganya. Sementara santri yang tidak dijemput harus tinggal.

"Ada enam santri yang tinggal karena tidak ada yang menjemput, tetapi tidak termasuk Azis. Dia kita lepas, karena bilang sudah ada yang menjemput," tuturnya.

Untuk mencari Azis, Ridwan sudah menghubungi seluruh santri yang pulang satu rombongan dengan dia, namun belum ada hasil.

Sementara itu, Ided saat ditanya apakah sudah melaporkan kehilangan anak ke polisi, mengaku belum, karena menunggu foto Azis yang tengah dibawa anak tertuanya dari kampung. "Sekarang abangnya Azis sedang dalam perjalanan ke sini, besok kami akan lapor polisi kalau Azis tak juga ditemukan," tuturnya.

Sebagai data tambahan, Ided mengharapkan masyarakat yang kebetulan melihat Azis dengan ciri-ciri berbadan gemuk, baju putih, celana hitam, membawa kopor pakaian. Serta di bawah matanya ada bekas luka, diharapkan menghubungi ke nomor telephon genggam 08127522834.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANKER'S VAN FOLDISM ELFARISIE THE OUTSIDER
MUDAH,MUDAHAN CEPAT DI TEMUKAN

muslimah
turut prihatin... semoga cepat ditemukan. saya hanya bisa membantu dengan doa


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Kesulitan Lacak Rampok Toko Emas di Siak Hulu
- Dipicu Pandangan, Warga Pekanbaru Dipukuli 4 Pria
- Lupa Kunci Pintu Mobil, Uang Rp20 Juta Lesap
- Makan Badan Jalan, Parkir llegal Ramayana Duri Ganggu Lalin
- Informasi Bocor, Razia Geng Motor di Pinggir Tanpa Hasil
- Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
- Maling Gondol Ratusan Juta Rupiah dari ATM BCA di Iin Swalayan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.17.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com