Berita Terhangat.. |
Kamis, 20 Juni 2013 07:38 Berbelit dan Gugup Ditanya Hakim, Pencuri Motor Terancam Tujuh Tahun Penjara.
Rabu, 19 Juni 2013 20:51 Proton Preve Hadir di Pekanbaru
Rabu, 19 Juni 2013 20:41 Eksekusi Lahan di Dumai Berlangsung Ricuh
Rabu, 19 Juni 2013 20:36 Chaidir Mundur, Pengurus PD Riau Merasa Kehilangan
Rabu, 19 Juni 2013 20:32 Polisi Tangkap 5 Perampok Dumtruk di Tapung Hilir
Rabu, 19 Juni 2013 20:19 Bupati Kampar Lantik Kades Sei Simpang Dua
Rabu, 19 Juni 2013 20:05 Hari Ini, BMKG Pekanbaru Catat Ada 142 Titik Api
|
|
|
|
Sabtu, 14 Juli 2012 19:48 Sejak Kamis, Santri Gontor VI Hilang di Pekanbaru
Seorang santri Pondok Pesantren Gontor IV di Magelang sejak Kamis kemarin hilang di Pekanbaru. Ia tidak diketahui keberadaannya setibanya di Bandara SSK II.
Riauterkini-PEKANBARU- Ided (52), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Tambusai Timur, Rokan Hulu sedang dilanda kecemasan. Anaknya, Abdul Azis (13) yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Modern Gontor VI di Magelang, Jawa Tengah sejak Kamis (12/7/12) sore tidak diketahui keberadaannya. Azis yang pulang liburan Ramadhan 1433 Hijriyah hilang setelah tiba dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.
"Saya baru tahu kalau dia hilang hari ini, setelah bisa menghubungi ustadz yang mendampingi dia pulang dari Magelang," ujarnya kepada riauterkini, Sabtu (14/7/12).
Diceritakan Ided, ia sudah menjemput kepulangan Azis sejak Rabu (11/7/12). Namun selama itu tidak bisa mengontak anaknya maupun ustadz yang mendampinginya. Baru tadi siang, Ustads Ridwan yang mendampingi didapat nomor telephonnya dan bisa dikontak.
"Saya juga kaget saya diberi tahu kalau Azis belum pulang, karena ketika kami lepas, dia bilang sudah ada yang jemput," ujar Ustadz Ridwan saat ditemui riauterkini di sela-sela mengupayakan pencarian Azis.
Dijelaskan Ridwan, ia mengawal kepulangan 37 santri dari Magelang. Setibanya di Bandara SSK II Pekanbaru, seluruh satri dibawa ke Masjid Muhajirin di Jalan Melati II Marpoyan Damai. Di sana, para santri dijemput orang tua atau keluarganya. Sementara santri yang tidak dijemput harus tinggal.
"Ada enam santri yang tinggal karena tidak ada yang menjemput, tetapi tidak termasuk Azis. Dia kita lepas, karena bilang sudah ada yang menjemput," tuturnya.
Untuk mencari Azis, Ridwan sudah menghubungi seluruh santri yang pulang satu rombongan dengan dia, namun belum ada hasil.
Sementara itu, Ided saat ditanya apakah sudah melaporkan kehilangan anak ke polisi, mengaku belum, karena menunggu foto Azis yang tengah dibawa anak tertuanya dari kampung. "Sekarang abangnya Azis sedang dalam perjalanan ke sini, besok kami akan lapor polisi kalau Azis tak juga ditemukan," tuturnya.
Sebagai data tambahan, Ided mengharapkan masyarakat yang kebetulan melihat Azis dengan ciri-ciri berbadan gemuk, baju putih, celana hitam, membawa kopor pakaian. Serta di bawah matanya ada bekas luka, diharapkan menghubungi ke nomor telephon genggam 08127522834.***(mad)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
sule tenang deh, ajis lg maen ovj nih
Atan Rengat santri gontor 4 ap gontor 6 tuh,, judul ama isi kok lain,,,
|
|