Berita Terhangat.. |
Rabu, 22 Mei 2013 19:59 Perbaikan Barakhir, KPU Dumai Masih Temukan DCS Bermasalah
Rabu, 22 Mei 2013 19:57 Wabup Inhu Intruksikan BLH Pantau Aktifitas PETI
Rabu, 22 Mei 2013 19:32 Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif
Rabu, 22 Mei 2013 19:29 Polres Rohul Diminta Maksimal Cegah Geng Motor
Rabu, 22 Mei 2013 19:17 Tahap II dari Polres, Kejari Siak Tahan Tersangka Korupsi Disparsenibudpora
Rabu, 22 Mei 2013 19:12 Rapat Evaluasi PAD Pekanbaru, Satu daru Tiga SKPD Belum Capai target
Rabu, 22 Mei 2013 19:04 Penutupan MTQ Ke-XII Pelalawan Bandar Seikijang Raih Juara Umum
|
|
|
|
Kamis, 28 Juni 2012 22:15 Ketua DPRD Riau Bantah Nikmati Uang Lelah Revisi Perda
Sidang perdana suap PON Riau mengungkap fakta anggota DPRD Riau minta uang lelah revisi Perda No.6/2010, namun Ketua Johar Firdaus membantah ikut menikmati.
Riauterkini-PEKANBARU- Meski sempat diberitakan bahwa para anggota DPRD Riau
menerima uang lelah dari Eka Darma Putra, Kasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau untuk memuluskan perubahan Rancangan
Peraturan Daerah (Rapendra) no 6 tahun 2010 membuat para anggota DPRD Riau angkat
bicara.
“Saya tidak tahu uang lelah terkait Rapendra No 6 tahun 2010 itu dan sama sekali
saya tidak tahu,” terang Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus kepada wartawan di Ruang
Medium DPRD Riau, Kamis (28/6/12).
Lanjut Johar Firdaus, “kalau ada saya menerima uang tersebut mari kita buktikan
bersama di pengadilan, saya siap untuk itu” ungkap Politisi Golkar ini.
Hal senada juga diungkapkan Noviwaldy Jusman, anggota Komisi B DPRD Riau, “saya
tidak tahu itu,” kata Noviwaldy Jusman di Gedung DPRD Riau.
“Setahu saya, yang ada uang lelah untuk anggota Dewan itu, apabila melakukan
Kunjungan Kerja ke luar daerah, baru ada uang lelahnya dan itu sudah ada anggarannya
di APBD,” tutup Ketua Fraksi Demokrat ini. ***(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
untuk kelas bawah hai para komentator..gak usah sok komentar kalian...kita liat aja hasil persidangan nanti..gak usah saling menuding..kalo kalian yg lebih tau..kenapa tidak kalian saja yang jadi kpk nya..%@!*OO!!!
orang jelas2 udah ada yang ahli dalam bidangnya untuk mengatasai masalah korupsi.. jadi jangan sok pintar deh smua!!
URUSIN AJA KELUARGA N HIDUP KALIAN MASING2 !!!
GAK USAH SOK IKUT CAMPUR MASALAH ORANG LAEN DEH!!
untuk kelas bawah hai para komentator..gak usah sok komentar kalian...kita liat aja hasil persidangan nanti..gak usah saling menuding..kalo kalian yg lebih tau..kenapa tidak kalian saja yang jadi kpk nya..%@!*OO!!!
orang jelas2 udah ada yang ahli dalam bidangnya untuk mengatasai masalah korupsi.. jadi jangan sok pintar deh smua!!
misni teman yanto periksa jg kadis PU (sf hariyanto) ini dedengkotnya koruptor di Riau, dana2 yg di pu habis disikatnya semua dari rekanan dia minta uang grtifikasi sebesar 7 - 10 % itu belum lg untuk mendapatkan proyek ada lg berkisar 3% bayangkan berapa uang yg diperoleh untuk memperkaya dirinya plafon dana semua di pu tahun ini sebesar Rp 1,2 Triliyun kalikan saja ini sangat dahsat dari gayus dan nazarudin
dody johar firdaus, anda ngaku saja nampakan bwh anda itu seorang gentelmen tampang awak tu dah kelihatan sama ama RZ perampok uang rakyat malu lah sedikit anda2 itu yg di DPR jangankan masalah PERDA untuk pengesahan anggaran setiap tahun saja sdh merampok semua anggota DPR kalau tdk diberi tak akan diketok PALU itu dasar PENYAMUN semua buat pak KPK sikat semua
dody johar firdaus, anda ngaku saja nampakan bwh anda itu seorang gentelmen tampang awak tu dah kelihatan sama ama RZ perampok uang rakyat malu lah sedikit anda2 itu yg di DPR jangankan masalah PERDA untuk pengesahan anggaran setiap tahun saja sdh merampok semua anggota DPR kalau tdk diberi tak akan diketok PALU itu dasar PENYAMUN semua buat pak KPK sikat semua
dody johar firdaus, anda ngaku saja nampakan bwh anda itu seorang gentelmen tampang awak tu dah kelihatan sama ama RZ perampok uang rakyat malu lah sedikit anda2 itu yg di DPR jangankan masalah PERDA untuk pengesahan anggaran setiap tahun saja sdh merampok semua anggota DPR kalau tdk diberi tak akan diketok PALU itu dasar PENYAMUN semua buat pak KPK sikat semua
Persatuan Pejabat Penyamun (P3) - Riau tua, botak, pembohong, pnipu, haji pule !
muka badak mana ada koruptor ngaku...
Mariaman Ncek Johar.. Klu dapat pun .. Kami nggak akan minta bagian kok.. Nikmatilah apa yang kau dapat... Tapi ingat Tuhan tdk tidur dan maha mengetahui..
tumpak berkelit lah anda dalam kasus ini ntar ada alat bukti yg akan menjerat anda2 semua, dasar munafik semua kalian uang lelah nggak ada yang ada uang SUAP yg kalian terima utk pengesahan perda, semuanya anggota DPR perampok uang rakyat pengesahan APBD setiap tahunnya jg ada UANG SUAP dasar penyamun, maling berdasi serakah pemeras uang rakyat kalian semua
popi jkt ude pak johar elu ngaku aje dah ketahuan semue belang elu, memang kalian nggak ade rase malu pada diri anda uang lelah memang nggak ada yg ada uang SUAP ( korupsi) pak KPK tangkap semua kuropsi berjemaah ini dah hancur Riau dibuatnya kalau dapat IMAM nya duluan di karengkeng johar johar sadar lah
atan sengat anak buah tak salah,pasti mengetahui lebih banyak ketua DPRD. becanda pak Johar ini.
bagi-bagi dong johar duit saweran itu,apakah mau johar ikut kawan-kawan dalam lapas tipikor.sy bisa mengusulkan ketua KPK.
atan sengat anak buah tak salah,pasti mengetahui lebih banyak ketua DPRD. becanda pak Johar ini.
bagi-bagi dong johar duit saweran itu,apakah mau johar ikut kawan-kawan dalam lapas tipikor.sy bisa mengusulkan ketua KPK.
atan sengat anak buah tak salah,pasti mengetahui leibh banyak ketua DPRD. becanda pak Johar ini.
bagi-bagi dong johar duit saweran itu,apakah mau johar ikut kawan-kawan dalam lapas tipikor.
mustafa sekarang mari ramai2 membantah, maling mana ada yg ngaku, ini cara2 koruptor kalau sdh ketangkap atau ketahuan, semuanya membantah, coba kalau tdk ketangkap KPK, mungkin sdh pestafora, beli mobil baru buat istri dan anak2nya dgn uang korupsi...
|
|